50 Pesepeda jelajahi trans Jawa dari Surabaya ke Jakarta

Ini salah satu even menantang dan di sela perjalanan kami akan melihat insfrastruktur di Pulau Jawa

Surabaya (ANTARA) – Sebanyak 50 pesepeda dari berbagai komunitas sepeda di Indonesia menjelajahi Pulau Jawa dalam kegiatan bertajuk “Jelajah Trans Jawa” yang menempuh jarak 900 kilometer dari Surabaya menuju Jakarta.

“Ini salah satu even menantang dan di sela perjalanan kami akan melihat insfrastruktur di Pulau Jawa,” ujar koordinator kegiatan Jelajah Trans Jawa Hendra Dharmanto di sela pemberangkatan di Titik Nol Jalan Pahlawan Surabaya, Senin pagi.

Saat melewati rute panjang dan menantang, pihaknya juga akan menyempatkan berkunjung untuk melihat hasil pembangunan, termasuk penggunaan dana desa di Kabupaten Madiun.

Jelajah Trans Jawa, kata dia, akan melewati sejumlah pemberhentian, seperti di Kabupaten Madiun, Semarang, Cirebon serta Ibu Kota Jakarta.

Rinciannya, jarak dari Surabaya ke Madiun menempuh jarak 171 kilometer, Madiun-Semarang 215 kilometer, Semarang-Cirebon 239 kilometer, dan Cirebon-Jakarta 218 kilometer.

“Kami akan singgah ke desa-desa untuk melihat secara langsung kondisi insfrastruktur yang ada di desa-desa tersebut,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang membuka bendera start mengatakan sangat mendukung kegiatan bersepeda karena akan melihat langsung secara nyata hasil pembangunan yang dilakukan Presiden Joko Widodo.

“Para peserta harus menyempatkan berfoto untuk menikmati keindahan alam yang membentang di sepanjang Pulau Jawa. Secara tidak langsung, kegiatan ini juga promosi pariwisata,” kata orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut.

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu berharap saat sampai di garis “finish” di Istana Negara nantinya bisa diterima langsung oleh Presiden Jokowi.

Ketua umum Muslimat NU tersebut juga menyempatkan bersepeda dari garis “start” di Jalan Pahlawan hingga Gedung Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo Surabaya bersama Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono dan sejumlah kepala OPD Pemprov Jatim.

Pewarta:
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Zach Murray juara New Zeland Open ke-100

Jakarta (ANTARA) – Pegolf pendatang baru (rookie) asal Australia Zach Murray mengisyaratkan dirinya akan melangkah ke tahap laga yang lebih besar ketika dia menjadi pegolf kualifikasi tingkat sekolah yang memenangi ajang Asian Tour setelah menutup permainan putaran keempat atau terakhir New Zeland Open ke-100, Minggu.

Murray pada turnamen New Zealand Open ke-100 itu memastikan kemenangannya dengan membukukan total 266 pukulan atau 21 di bawah par selama empat putaran permainan atau empat hari, dan memimpin dua pukulan atas dua pegolf rekan senegaranya Ashley Hall dan Josh Geary yang keduanya mencatat 65 dan 69 pukulan dengan total 286 pukulan atau 19 di bawah par. seperti dikutip dari asiantour.

Pada permainan terakhir itu Murray mencetak birdie kedua sebelum membuat tujuh par berturut-turut untuk permainan 35 lubang. Dia menambahkan birdie lainnya di lubang ke-10 namun selanjutnya dia terkena bogey. Pemuda itu tampil mengejutkan dengan selanjutnya mencetak eagle-birdie-eagle mulai dari permainan lubang ke-13 untuk memastikan menninggalkan Geary dan Hall.

Murray hampir saja memimpin tiga pukulan menjelang permainan terakhirnya, namun dia tersandung bogey dan harus puas memimpin dua pukulan dalam turnamen yang diselenggaran oleh Asian Tour dan ISPS PGA Tour of Australasia.

Sementara itu pimpinan order of merit Jazz Janewattananond harus terlempar ke urutan keempat setelah dia mencatat 66 pukulan dengan terkena bogey. Pegolf asal Thailand itu tidak pernah masuk posisi 10 besar sejak dia meraih gelar ketiganya di Asian Tour title di Sinagapura pada Januari lalu.

Pewarta:
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

58 pecatur ikut Seleknas persiapan ASEAN Para Games Manila

Karanganyar (ANTARA) – Sebanyak 58 pecatur dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti seleksi nasional cabang olahraga catur National Paralympic Committee (NPC) untuk persiapan ASEAN Para Games (APG) X 2020 Manila Filipina, di gedung Pusat Pengembangan Dan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (PPRBM) Karanganyar, Minggu.

Menurut Pelatih Nasional Cabang Catur NPC Indonesia Tedi Wiharto kegiatan seleknas cabang catur digelar untuk mempersiapkan para pecatur NPC Indonesia mengikuti Pemusatan Latihan (Pelatnas) APG X 2020 Manila, yang bakal digelar Januari mendatang.

“Dari 58 atlet yang ikut seleksi sekitar 14 atlet nasional. Para atlet yang lolos seleksi ini, bakal masuk Pelatnas untuk di Kota Solo,” kata Tedi Wiharto. Seleknas catur mempertandingkan tiga kelas yakni Tuna Daksa, Tuna Netra B1 total, dan B2. Jumlah pecatur putri sebanyak 13 atlet sisanya putra.

Tedi mengatakan, seleksi diikuti 12 provinsi yakni Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali.

“Dari 58 pecatur yang mengikuti Seleknas, akan diambil sesuai kuota sebanyak 18 atlet,” kata Tedi, yang terdiri atas 9 atlet putra dan 9 putri. Setiap 3 kelas akan diambil tiga atlet untuk persiapan Pelatnas.

Menurut Tedi NPC Indonesia pada cabang catur APG 2017 di Malaysia, berhasil merebut 11 medali emas. Indonesia siap akan mempertahankan perolehan medali di Manila.

Negara yang menjadi saingan berat pada cabang catur, kata Tedi, adalah tuan rumah Filipina dan Vietnam, karena kedua negara ini, memiliki atlet-atlet bagus.

Cabang catur NPC Indonesia, kata dia, rencananya melakukan Tryout ke Italia mengikuti turnamen internasional.

Wakil Bidang Pembinaan Prestasi NPC Indonesia Rima Ferdianto menambahkan NPC Indonesia pada cabang catur membutuhkan atletnya untuk regenerasi pecatur seniornya yang kini banyak yang minta pensiun.

“Ada empat pecatur nasional NPC Indonesia yang mengajukan mundur yakni Debi, Tatik Kaherti, Edi, dan Hendi. Keempat pecatur ini, perebut medali emas pada APG sebelumnya,” kata Rima.

Kendati demikian, pihaknya harus menghargai para pecatur handal NPC Indonesia yang meminta untuk mundur dari dunia olahraga catur. Mereka akan fokus dengan keluarganya, karena mereka selama pelatnas cukup lama meninggalkan keluarganya.

“Kami memang membutuhkan sebanyak 18 atlet catur untuk regenerasi melalui seleknas ini. Kami sekarang masih kekurangan atletnya. Khusus catur terpaksa mencari atlet baru untuk pembinaan ke depan,” katanya.

Baca juga: Judo gelar Seleknas persiapan ASEAN Para Games Manila

Pewarta:
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Judo gelar Seleknas persiapan ASEAN Para Games Manila

Karanganyar (ANTARA) – Puluhan atlet National Paralympic Committee (NPC) dari berbagai provinsi di Indonesia mengikuti seleksi nasional (Seleknas) cabang olahraga judo untuk persiapan pesta olahraga multievent ASEAN Para Games (APG) X 2020 Manila Filipina.

Seleknas judo tersebut dibuka oleh Wakil Bidang Pembinaan Prestasi NPC Indonesia, Rima Ferdianto, yang mewakili Presiden NPC Indonesia, Senny Marbun, di gedung Pusat Pengembangan dan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (PPRBM) Colomadu Karanganyar, Minggu.

Menurut Pelatih Nasional cabang judo NPC Indonesia Seno Hadi, kegiatan Seleknas Cabang Olahraga Judo diikuti 38 atlet baik putra maupun putri dari sembilan provinsi.

Seno Hadi mengatakan daerah yang mengirimkan atletnya untuk persiapan APG X Manila adalah Provinsi Riau, Medan (Sumut), DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Papua, dan Makassar.

“Dari 38 atlet tersebut terdiri dari 33 atlet putra dan lima putri,” kata Seno Hadi.

Pada seleknas cabang olahraga judo, kata Seno, dipertandingan 14 nomor untuk bagian putra antara lain 55 kg, 60 kg, 66 kg, 73 kg, 81 kg, 90 kg, dan 100 kg, sedangkan bagian putri 45 kg digabung 48 kg dan 52/57, karena pesertanya sedikit.

“Hasil seleknas NPN Indonesia ini, atlet yang diambil kuotanya sekitar 10 pejudo. Pada seleknas judo juga diikuti sekitar 7 atlet nasional, sedangkan seperta lainnya atlet pendatang baru atau junior,” kata Seno.

Seno mengatakan, pada cabang ini peta kekuatan masing-masing negara belum saling mengetahui, karena baru pertama kali akan dipertandingakan di Manila.

Selain itu, NPC Indonesia dalam waktu dekat juga akan mengirimkan empat atlet judonya ke Jepang untuk mengikuti turnamen. Mereka adalah dua putra yakni Ilham (Makassar) akan turun kelas 100 min kg, Rafli (Jabar) 60 kg, sedangkan putrinya Siska (Riau) 78 kg dan Melin (Jabar) 57 kg.

Baca juga: NPC segera siapkan atletnya ke APG Filipina

Pewarta:
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Diwarnai hujan lebat, Legese juara Tokyo Marathon

Jakarta (ANTARA) – Berlari dalam kondisi basah kuyup akibat hujan, pelari Ethiopia Birhanu Legese tampil sebagai juara Tokyo Marathon untuk kelompok putra, Minggu, setelah mencatat waktu tercepat dua jam empat menit dan 48 detik.

Pelari berusia 24 tahun itu masih berada dalam kelompok kecil sampai kilometer ke-30 sebelum dengan mudah kemudian berhasil memisahkan diri dan memimpin sampai garis finish dan meraih gelar di turnamen penting untuk pertama kali dalam karirnya. Ia mengungguli saingan terberat asal Kenya, Bedan Karoki dengan waktu 2:06:48.

Sementara pelari Ethiopia lainnya, Dickson Chumba, yang sudah dua kali tampil sebagai juara di Tokyo, kali ini harus puas di peringkat ketiga.

Akibat hujan yang mengguyur sejak pagi dan membuat pelari dalam kondisi kedinginan dan basah kuyup, sangat sulit pagi peserta untuk berlari dalam kecepatan maksimal.

Harapan tuan rumah Jepang meraih gelar juara di hadapan pendukung sendiri untuk sejak 2010, akhirnya lenyap setelah Suguru Osako yang berjuang keras agar tetap berada dalam grup terdepan, akhirnya menyerah pada kilometer ke-30 akibat cedera.

Atlet berusia 27 tahun yang menjadi tumpuan terbesar tuan rumah untuk merebut emas di nomor lari marathon Olimpiade Tokyo 2020, tampak putus asa ketika harus keluar dari lintasan tidak mampu melanjutkan lomba.

Ethiopia benar-benar tampil dominan setelah pelari putri Ruti Aga tampil sebagai juara dengan waktu 2:20:40, mengungguli rekan senegara Helen Tola dengan selisih waktu 21 detik.

Sejauh ini, atlet putri dari Ethiopia telah menjuarai enam dari delapan lomba edisi terakhir Tokyo Marathon.
Baca juga: Jangan lakukan hal ini sebelum ikut lari marathon
Baca juga: Panitia lari Shenzhen berjanji hukum 258 peserta curang

Pewarta:
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wyndham Clark memimpin, pegolf gaek Vijay Singh membuntuti

Jakarta (ANTARA) – Pegolf AS Wyndham Clark masih harus berjuang bersaing untuk bisa meraih gelar Honda Classicc sehari menjelang berakhir turnamen golf bergengsi itu, ketika dia hanya memimpin satu pukulan setelah putaran ketiga dengan total membukukan 203 pukulan atau 7 pukulan di bawah par selama tiga putaran permainan, di Palm Beach Gardes, Florida, Jumat waktu setempat.

Catatan skor Clark itu dibuntuti oleh tiga pegolf yaitu Vijay Singh dari Fiji, Kyoung-Hoon Lee dari Korsel dan pegolf AS Keith Mitchell yang ketiganya berada di posisi ties kedua dengan total 204 pukulan atau 6 di bawah par, seperti dilansir dari sumber pgatour.

Pada permainan putaran ketiga atau satu tahap jelang putaran keempat atau terakhir itu, Clark mencatat skor 67 pukulan, Vijay (65), Kyoung 68, dan Keith Mitchell 70 pukulan.

Pada turnamen Honda Classic kali ini, Vijay Sing akan menjadi pegolf tertua yang ikut serta dengan usia 56 tahun.

“Ini akan hebat jika saya bisa menang,” kata Singh ketika ditanya apakah kemenangan akan sangat berarti di usia dia yang sekarang.

“Saya bekerja sangat keras, secara fisik saya masih bisa bertanding, dan juga secara mental. Saya pergi ke sana dan melihat bagaimana pikiran saya bekerja, jika saya tidak terganggu maka saya bisa melakukan itu,” tambahnya.

Ada tujuh pegolf yang pernah memenangi turnamen PGA Tour saat usia lebih dari 50 tahun, yang paling tua Sam Snead dengan usia 52 tahun 10 bulan dan 8 hari pada ketika memenangi Greater Greenboro Open 1965.

Pewarta:
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Zach Murray masih memimpin jelang putaran terakhir New Zealand Open

Jakarta (ANTARA) – Pegolf Australia yang sedang cemerlang Zach Murray masih memimpin setelah putaran ketiga atau sehari menjelang putaran terakhir turnamen New Zealand Open ke-100 di Queenstown, Jumat, meskipun dia bermain kurang greget dengan catatan 70 pukulan atau 2 di bawah par pada permainan putaran ketiga itu.

Pendatang baru atau rookie berusia 21 tahun itu tidak bermain secantik sehari sebelumhya pada putaran kedua ketika dia mencatat 65 pukulan, dan kini dia merosot lima pukulan dari hari sebelumnya itu. Buruknya permainan dipicu bogey ketiga yang dibuatnya pada permainan lubang ke-10, dia kembali terkena pada lubang ke-13 untuk mencatat hasil par, namun dia mampu memperbaikinya dengan mencetak birdie di lubang ke-17 dan 18.

Murray bermain solid pada pertengahan fairway pada akhir permainan ketika dia mencetak birdie dari jarak 15 kaki dan secara total tiga putaran permainan dia membukukan 198 pukulan atau 17 di bawah par, demikian dikutip dari laman resmi Asian Tour.

Sementara itu pegolf tuan rumah Josh Geary mendapat sambutan hangat dari para penonton ketika dia mampu mencetak pukulan terendah dalam turnamen itu dengan 63 pukulan untuk naik ke posisi kedua dengan mengemas 199 pukulan atau 16 di bawah par.

Sedangkan pegolf Jepang Kodai Ichihara juga tampil memukau dengan membuat lima birdie di enam lubang permainan pertama dia, namun dia tergelincir membukukan skor setelah terkena bogey di lubang ke-12 dan double bogey di lubang 13. namun setelah itu pegolf Jepang itu mampu bangkit kembali mencetak tiga birdie di lubang 14, 16 dan 17 dan memastikan berbagi tempat di posisi ketiga setelah mencatat skor 67 pukulan dengan total 201 pukulan.

Pegolf Thailand Poom Saksansin dan Jazz Janewattananond, yang sebelumnya sempat mengancam dalam persaingan harus puas berbagi di posisi ke-12 setelah mencatat 66 dan 69 pukulan.

Baca juga: Zach Murray memimpin setelah putaran kedua New Zealand Open
 

Pewarta:
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sungjae Im dan Keith Mitchell berbagi posisi puncak pada turnamen Honda Classic

Jakarta (ANTARA) – Pegolf pendatang baru berusia 20 tahun asal Korea Selatan Sungjae Im berbagi posisi puncak dengan Keith Mitchell setelah putaran kedua Honda Classic di Palm Beach Garden, Florida, Jumat waktu setempat.

Im yang tahun lalu sempat memenangi turnamen Web.com Tour yang menjadi awal karir dia, pada permainan putaran kedua itu dia mencatat 64 pukulan dan Mitchell 66 pukulan untuk berbagi posisi pimpinan dengan catatan total 134 pukulan atau 6 di bawah par setelah selesai bermain 36 lubang permainan.

Pada pertandingan putaran ketiga Sabtu waktu setempat, Im juga akan bermain satu kelompok dengan Mitchell.

hasil undian pairing itu cukup mengejutkan, karena kedua pegolf itu sama-sama belum pernah memenangi ajang PGA Tour.

“Ini cukup menyenangkan dan rasanya seperi anda sedang bermain dengan baik,” kata Mitchell.

“Anda di sana tentu ingin mencetak birdie untuk menghindar terkena cut…dan pasti memaksa untuk mencetak birdie, dan hari ini kami hanya mencoba untuk bisa melakukan pukulan dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu Im mengatakan pada putaran kedua itu dirinya bermain cukup baik.

“Hari ini pukulan saya cukup akurat, seluruh pukulan putt saya berjarak 10 kaki dari lubang,” kata Im.

Baca juga: Jonattan Vegas pimpin putaran pertama Honda Classic
 

Pewarta:
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Crismonita perbaiki catatan waktu dalam Kejuaraan Dunia

Jakarta (ANTARA) – Atlet balap sepeda putri Indonesia Crismonita Dwi Putri memperbaiki catatan waktu pada nomor perlombaan Time Trial 500 meter putri dalam Kejuaraan Dunia Balap Sepeda Track 2019 di Pruszkow, Polandia, pada Sabtu (2/3).

“Perbaikan catatan waktu itu menambah pengalaman yang baik bagi Crismonita karena ini adalah momentum pertama dalam kepengurusan kami untuk mengirimkan atlet pada Kejuaraan Dunia,” kata Ketua PB Ikatan Sport Sepeda Seluruh Indonesia Raja Sapta Oktohari dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Sabtu malam.

Crismonita mencatatkan waktu 35,182 detik atau lebih baik dibanding catatan waktunya dalam Kejuaraan Track Asia 2019 di Velodrome Rawamangun, Jakarta yaitu 35,981 detik.

Catatan waktu atlet asal Malang itu dalam Kejuaraan Dunia Track 2019 menempatkannya pada peringkat ke-23 pada klasemen akhir kualifikasi.

Baca juga: Crismonita bidik tiket Olimpiade dalam Kejuaraan Dunia Track

Atlet asal Rusia Daria Shmeleva menempati posisi pertama dengan waktu 33,554 detik. Catatan itu diikuti atlet Australia Kaarle McCulloch yang menempati peringkat kedua dengan waktu 33,556 detik.

Okto mengatakan pengalaman dalam perlombaan Kejuaraan Dunia itu bahkan bukan hanya bagi Crismonita melainkan juga bagi tim manajer, pelatih, dan semua kru untuk meningkatan penampilan para atlet.

Pencapaian Crismonita pada Kejuaraan Dunia di Polandia itu, bagi Okto, menjadi pemacu prestasi cabang balap sepeda Indonesia untuk dapat lebih bersaing dalam kejuaraan internasional pada Juni.

Optimisme Okto itu dilatarbelakangi Crismonita dan dua pebalap sepeda disiplin lain Indonesia yang mendapatkan program beasiswa Federasi Balap Sepeda Internasional (UCI) di Swiss.

“Beasiswa bagi para atlet itu akan menambah kepercayaan diri mereka dalam Olimpiade karena ini adalah olahraga terukur. Kami harus menyiapkan semua hal secara matang dan terus tampil konsisten,” ujar Okto.

Baca juga: Crismonita kembali lolos ke kejuaraan dunia

Manajer Tim Balap Sepeda Indonesia Budi Saputra mengatakan catatan waktu yang diraih Crismonita di luar perkiraan para pelatih dan tim PB ISSI.

“Tim semula memperkirakan catatan waktu pada 35,4 detik atau 35,5 detik karena pada Kejuaraan Asia telah tercapai 35,981 detik,” ujar Budi.

Pewarta:
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kejuaraan panahan junior

Atlet panahan junior membidik sasaran pada kejuaraan Panahan Junior Jawa Tengah 2019 di Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (2/3/2019). Kejuaraan yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Provinsi Jawa Tengah tersebut sebagai ajang pencarian bibit atlet panahan nasional. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/aww.

Perguruan karate wadokai harapkan atlet SEA games merata

Jakarta (ANTARA) – Perguruan Karate Wadokai berharap atlet-atlet yang dipanggil dalam pemusatan latihan nasional jelang pertandingan SEA Games 2019 di Filipina merata dari semua perguruan karate di bawah Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki).

“Semua perguruan karate selayaknya diberikan kesempatan yang sama dan dilibatkan ketika pemilihan atlet pelatnas. Kami berharap pelatih dan pembina Forki memilih atlet-atlet terbaik dalam berbagai kejuaraan nasional,” kata Ketua Umum Perguruan Karate Wadokai Sudjalma Trisna selepas membuka Kejuaraan Nasional Karate Wadokai 2019 di Jakarta, Sabtu.

Purnawirawan Kepolisian RI itu mengakui atlet-atlet karate perguruan Wadokai belum termasuk atlet-atlet yang telah dipanggil untuk mengikuti pelatnas Forki jelang SEA Games ke-30.

“Kami pernah punya atlet yang menjadi juara dalam kejuaraan nasional. Tapi, dia tidak dipanggil dalam pelatnas. Saat ini, kami fokus dalam pembinaan dan kejuaraan bagi para atlet dalam Kejuaraan Nasional Karate Wadokai 2019 itu,” kata Sudjalma.

Baca juga: PB FORKI seleksi atlet Pelatnas

Sudjalma mengatakan Kejuaraan Nasional Karate Wadokai 2019 itu sebagai persiapan para atlet perguruan Wadokai jelang pertandingan nasional Karate Piala Mendagri, Piala KASAD, serta Piala Panglima TNI pada akhir Maret.

“Kami ingin terus meningkatkan kualitas atlet-atlet muda kami agar mereka dapat mengikuti kejuaraan yang lebih besar lagi, termasuk kejuaraan internasional,” ujarnya.

Sebelumnya, salah satu Formatur PB Forki Basiruddin mengatakan Indonesia membidik minimal lima medali emas dalam pertandingan karate SEA Games 2019 di Filipina.

Target itu mengacu pada pencapaian cabang karate Indonesia alam SEA Games 2017 di Malaysia yang meraih tiga medali meas, tiga medali perak, dan tujuh medali perunggu.

PB Forki akan menentukan struktur kepengurusan baru setelah menggelar kongres ke-15 dan menghasilkan keputusan Panglima TNI Marsekal Hadji Tjahjanto sebagai Ketua Umum 2019-2023.

“Setelah penentuan pengurus, Forki akan segera mengeluarkan surat keputusan pelatnas yang lebih komprehensif dengan tujuan juara SEA Games 2019,” kata Basiruddin.

Pewarta:
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Inge tidak siapkan target khusus dalam BCA Super League Triathlon

Jakarta (ANTARA) – Atlet triatlon putri Indonesia Inge Prasetyo mengaku tidak menyiapkan target khusus terkait keikutsertaannya dalam ajang BCA Super League Triathlon Bali yang akan digelar pada 23-24 Maret 2019 di Ayodya Resort, Bali.

“Saya tidak ada target khusus. Saya ingin ikut saja, karena ini kan pertama kalinya digelar di Indonesia,” kata Inge dalam konferensi pers BCA Super League Triathlon Bali di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Jumat.

Dalam ajang pertandingan tersebut, dia mengaku ingin mencoba variasi lain dari olahraga triatlon, yaitu enduro triatlon yang lebih menguji daya tahan tubuh dibandingkan sprint triathlon tradisional.

“Justru saya malah penasaran sama yang namanya enduro triathlon. Katanya lebih berat dari sprint triathlon. Saya tidak tahu seperti apa itu, belum kebayang, makanya saya mau coba,” ujar Inge.

Selain mencoba enduro triathlon, dia mengungkapkan keikutsertaannya dalam ajang tersebut adalah untuk memperkenalkan olah raga triatlon secara lebih luas kepada masyarakat di Indonesia.

“Disamping itu, saya juga punya keinginan untuk menunjukkan kepada masyararakat bahwa triatlon bukan olahraga untuk laku-laki saja, perempuan juga bisa melakukannya asalkan punya komitmen yang kuat,” ungkap Inge.

Pada hari pertama BCA Super League Triathlon Bali, akan digelar lomba lari bertajuk BCA Super League Run dengan jarak yang bervariasi, yakni 2,5 kilometer, 5 kilometer dan 10 kilometer.

Pada hari kedua, akan digelar BCA Super League Age Group yang dibagi menjadi dua jenis, yaitu sprint triathlon dan enduro triathlon. Sprint triathlon terdiri dari berenang 500 meter – sepeda 20 km – lari 5 km. Sedangkan enduro triathlon terdiri dari berenang-sepeda-lari-berenang-sepeda-lari dengan masing-masing jarak berenang 250 meter, sepeda 10 km dan lari 2,5 km.

Biaya registrasi untuk mengikuti kegiatan tersebut bervariasi, tergantung kategori yang diinginkan oleh peserta. Untuk lomba lari, berkisar mulai Rp150.000 hingga Rp375.000. Untuk sprint triathlon berkisar dari Rp1.800.000 hingga Rp2.250.000, sedangkan enduro triathlon berkisar antara Rp2.250.000 hingga Rp3.300.000.

Selain itu, ada pula lomba lari untuk anak-anak berusia 3 hingga 14 tahun dengan biaya pendaftaran Rp150.000. Tersedia diskon khusus bagi para pemegang kartu kredit BCA dan pembayaran melalui BCA KlikPay untuk seluruh kategori. Pendaftaran dapat dilakukan melalui laman superleaguetriathlon.com.

Pewarta:
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Assmaah Helal ajak perempuan Indonesia geluti sepak bola

Sydney (ANTARA) – Assmaah Helal yang merupakan pemain perempuan sepak bola yang beragama Islam dari Australia mengajak para perempuan di Indonesia untuk bermain dan atau menggeluti dunia sepak bola.

“Pesan saya kepada semua perempuan di Indonesia yang sangat bergairah tentang sepak bola untuk membangun inisiatif berani bermain, dan yang terbaik untuk dilakukan adalah dengan belajar lebih banyak,” kata Assmaah kepada wartawan di Sydney, Kamis. 

Sepak bola memang belum begitu populer di kalangan perempuan Indonesia. Namun, menurut Assmaah, perempuan Indonesia memiliki gairah yang besar tentang sepak bola.

Saat melakukan klinik sepak bola bagi anak-anak perempuan dari kalangan siswi SMP pada 2015 di Indonesia, Assmaah menuturkan anak-anak perempuan Indonesia sangat antusias dan memiliki pengetahuan yang baik.

Untuk itu, menurut dia, ada potensi untuk membangkitkan gairah berolahraga di kalangan anak-anak remaja termasuk perempuan.

Di Australia, anak-anak sejak dini telah menekuni olahraga yang disukai. Selain untuk menjaga kesehatan tubuh, olahraga seperti sepak bola juga membangun keterampilan dan kapasitas diri sendiri seperti belajar percaya diri, bekerja dalam tim, mengajarkan perjuangan yang dibutuhkan untuk bekal masa depan.

Assmaah mengatakan perempuan-perempuan Indonesia dapat memulai membangun inisiatif bermain sepak bola dengan komunitas lokal atau teman-teman.

Kemudian, mengatur program di mana semua orang terlibat dan setiap saat mencoba membangun momentum dan mencari peluang untuk bisa mendapatkan dukungan untuk melibatkan banyak orang dalam permainan sepak bola.

“Yang paling penting hanyalah mulai dan Anda tidak tahu apa yang akan muncul dari itu. Semoga beruntung,” tutupnya.

Assmaah Helal bekerja untuk Football United, sebuah inisiatif dengan fokus yang kuat untuk membawa lebih banyak perempuan dari komunitas pengungsi dan migran ke untuk terlibat dan membangun kapasitas mereka. 

Football United adalah inisiatif dari Universitas New South Wales untuk meningkatkan partisipasi anak-anak muda  dalam olahraga. Itu dimulai 12 tahun yang lalu sebagai Program Sepak Bola Pengungsi, yang mempromosikan sepak bola di komunitas pengungsi dan migran di Sydney barat.

***3***

Baca juga: Milla dukung pengembangan sepak bola putri Indonesia

Baca juga: PSSI Sumsel Bentuk Tim Sepak Bola Wanita

Baca juga: Perempuan Saudi pertama kali langsung tonton pertandingan sepak bola

Pewarta: Martha Herlinawati S
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jonattan Vegas pimpin putaran pertama Honda Classic

Jakarta (ANTARA) – Jonattan Vegas memimpin putaran pertama Honda Classic dengan catatan 64 pukulan atau 6 di bawah par setelah dia mencetak enam birdie tanpa terkena bogey, sekaligus memimpin dua pukulan di Palm Beach Garden, Florida, Kamis waktu setempat.

Hasil itu mengungguli Lucas Glover serta tiga pegolf lainnya yaitu Zach Johnson, Ernie Els, dan Ben Silverman yang bersama berada di posisi ties kedua dengan catatan 66 pukulan.

“Pukulan dengan iron saya ini menjadi pukulan terbaik yang pernah saya lakukan sepanjang tahun dan saya selalu menyukai ini di lapangan golf,” kata Vegas.

“Ini merupakan salah satu lapangan yang saya sukai, anda harus memukul bola dengan baik di sini dan anda harus bisa mengenal lapangan dengan baik, dan kemudian saya mampu membuat beberapa pukulan putt,” tambahnya.

Sementara itu, Brooks Koepka, Rickie Fowler, dan Sergio Garcia mencatat 67 pukulan, sedangkan juara bertahan Justin Thomas mencatat 68 pukulan setelah permainan putaran pertama yang memperlihatkan dia memainkan delapan lubang permainan tanpa menggunakan 9-iron.

“Hari ini saya merasa mantap dengan mencatat 2 di bawah par di lapangan ini, dan ini hebat,” kata Thomas.

Sam Saunders, yang merupakan cucu legenda golf Arnold Palmer, juga mencatat 68 pukulan, berjuang keras pada permainan lubang ke-15 hingga 17 di mana kondisi sulit dengan kondisi par 4 yang bersanding dengan par 3 yang bisa menjadi bahaya meski tidak banyak angin.

Sementara itu Vegas pada permainan putaran pertama tersebut mampu menjinakkan “fairway” dengan hanya tiga dari 14 pukulan dia ke “fairway” yang kurang akurat dan hanya tiga dari 18 pukulan ke green melenceng, dan dia hanya butuh 29 kali pukulan putt untuk tampil memukau.

“Saya merasa mampu mengnendalikan permainan dengan baik di sepanjang hari,” kata Vegas.

Pegolf asal Venezuela berusia 34 tahun itu pernah tiga kali memenangi ajang PGA Tour, memenangi Bob Hope Classic 2011 dan the RBC Canadian Open pada 2016 dan 2017.

Pewarta:
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menpora minta orang tua jangan halangi anak untuk jadi atlet

Jambi (ANTARA) – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta para orang tua agar tidak melarang atau menghalang-halangi anaknya yang ingin menjadi atlet.

“Anak yang ingin menjadi atlet apalagi hingga bisa berprestasi, jangan dihalang-halangi tetapi harus didorong serta difasilitasi agar dapat meraih prestasinya,” kata Imam Nahrawi di sela-sela kunjunganya di Kota Jambi, Jumat.

Imam Nahrawi selama dua hari melakukan kunjungan kerja di Jambi.

Pada Kamis (28/2), Menpora membuka Ajang Kreativitas untuk Siswa dan Siswi Se Provinsi Jambi Diniyyah Al-Azhar (Diaz) Expo 2019 di Perguruan Diniyah Al-Azhar Jambi.

Selain itu melakukan kunjungan dan menyampaikan kuliah umum di UIN Sultan Thaha Saipuddin Jambi. Kemudian melakukan kunjungan di Pasar Angso Duo untuk menyapa para pedagang serta berbelanja. Menpora Imam Nahrawi juga mendengarkan harapan warga Jambi untuk memiliki tim sepak bola yang tangguh.

Masyarakat Jambi mengapresiasi prestasi tim nasional U-22 yang berhasil meraih Piala AFF U-22 2019 setelah di laga final mengalahkan Thailand dengan skor 2-1. Prestasi inilah yang ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia yang berhasil dipersembahkan para pemain Garuda Muda Indonesia di ajang sepak bola.
 

Pewarta:
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KONI Bandarlampung apresiasi kemenangan timnas U-22

Kita selaku masyarakat, pecinta juga pengurus sepak bola merasa senang dan bersyukur Timnas U-22 juara.

Bandarlampung (ANTARA) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bandarlampung mengapresiasi prestasi Tim Nasional (Timnas) U-22 Indonesia yang menjadi juara usai menang atas Thailand pada Piala AFF di Kamboja beberapa waktu lalu.

“Kita selaku masyarakat, pecinta juga pengurus sepak bola merasa senang dan bersyukur Timnas U-22 juara,” kata Sekertaris Koni Bandarlampung Ramudin HS, di Bandarlampung, Jumat.

Dia mengatakan bahwa keberhasilan Timnas U – 22 dalam Piala AFF juga tidak terlepas dari kerja keras pemain dan para pengurus yang ada didalamnya.

Disisi lain, menurutnya, kemenangan timnas ini juga patut dibanggakan karena keberhasilan ini dapat memotivasi pengurus – pengurus daerah agar lebih serius lagi dalam mengembangkan persepakbolaan di wilayahnya.

“Memang pembinaan di daerah sudah ada dari dulu, namun dengan timnas menjadi juara kita akan lebih bersemangat dalam pembinaan sepak bola ke depanya,” kata dia.

Ramudin mengatakan bahwa dalam upaya peningkatan persebakbolaan di Bandarlampung KONI sendiri telah lama membentuk Sekolah Sepak Bola (SSB), mengadakan turnamen – turnamen dan lainya.

Ia menambahkan permasalahannya di Bandarlampung dan umumnya Lampung, belum adanya tim dari Lampung yang berlaga di Liga 1 Indonesia, sehingga bakat – bakat yang ada disini susah terpantau, meski beberapa tahun kebelakangan ada beberapa pemain asli Lampung yang bermain di Liga 1.

Pewarta:
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Zach Murray memimpin setelah putaran kedua New Zealand Open

Jakarta (ANTARA) – Pegolf yang lolos kualifikasi Asian Tour, Zach Murray, terus tampil solid dengan catatan 65 pukulan atau tujuh di bawah par pada permainan putaran kedua di padang golf Hills untuk memantapkan dia di posisi pimpianan sementara dengan unggul lima pukulan di New Zealand Open ke-100, Jumat.

Pegolf asal Australia berusia 21 tahun yang pada putaran pertama sebelumnya berbagi posisi pimpian dengan dua pegolf lain, dengan cepat dia meninggalkan para pesaing dengan menceta satu eagle dan birdie awal sebelum menambahkan lima birdie lagi namun dia sempat juga tersandung membuat satu bogey untuk memimpin sementara dengan total 128 pukulan atau 15 di bawah par pada turnamen berhadiah total NZ$1,250,000 (US$850,000) itu, seperti diambil dari situs asiantour.

Ryuko Tokimatsu yans sempat ikut menduduki posisi pimpinan bersama pada putaran pertama, Kamis,yang juga pegolf Jepang peringkat tertinggi yang ada di turnamen pekan ini, pada permainan putaran kedua kembali mencatat 69 pukulan atau dua di bawah par di Millbrook Resort untuk menduduki posisi kedua di ajang turnamen bergengsi yang diselenggarakan oleh Asian Tour dan ISPS HANDA PGA Tour of Australasia.

Sementara itu pegolf tuan rumah Ryan Fox, yang sempat merebut gelar ajang Asian Tour di Australia waktu lalu, mencatat 66 pukulan di Hills. dia berada di posisi ketiga dengan terpaut enam pukulan dari posisi pimpinan bersama mantan juara Brad Kennedy dan Dimitrios Papadatos dari Australia, yang mencatat 63 dan 66 pukulan di Millbrook Resort.

Sedangkan pegolf Thailand Poom Saksansin cukup tampil lumayan dengan catatan 68 pukulan di Millbrook Resort untuk berbagi di posisi ties kesembilan dengan total 136 pukulan bersama lima pegolf lainnya termasuk pegolf rekan senegaranya dari Thailand Pavit.

Turnamen New Zealand Open itu diikuti 152 pegolf profesional dan 152 pegolf amatir, dimana pertandingan dimainkann di dua tempat yaitu di padang golf 71 par Millbrook Resort dan di 72 par The Hills.

Pada pertandingan putaran ketiga Sabtu (2/3) dan keempat Minggu (3/3), hanya akan tinggal diikuti 62 pegolf yang lolos dari miss cut dengan memiliki skor minimal 140 pukulan atau tiga di bawah par, posisi peringkat 60 besar termasuk ties, di The Hills.

Pewarta:
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gubernur Sulsel: target PON tunggu hasil kualifikasi

Makassar (ANTARA) – Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah mengatakan target daerah itu pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua tergantung hasil babak kualifikasi 2019.

“Masih prematur (bicara target) saat ini. Kita tunggu bagaimana hasil dari pra PON cabang olahraga Sulsel,” kata Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Makassar, Jumat.

Ia menjelaskan, pihaknya akan melihat dulu cabang olahraga mana saja yang berhasil atau berpeluang merebut medali di PON 2020.

Artinya, kata dia, Pemprov akan lebih selektif dalam menentukan cabang apa yang bisa diberangkatkan untuk bersaing dalam ajang olahraga terbesar di Indonesia tersebut.

“Jadi kita ingin melihat siapa saja yang berpeluang merebut medali emas, perak dan perunggu (sesuai hasil pra-PON). Jangan asal kirim atlet yang kita tahu sulit bersaing dalam perburuan medali,” jelasnya.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu mengatakan, pihaknya menyiapkan Rp10 miliar untuk pengurus olahraga dalam menghadapi babak kualifikasi tahun ini.

“Kita ingin anggaran yang ada ini betul-betul dimaksimalkan. Kita masih ada dana sisa Porda di KONI sebesar Rp12 miliar,” ujarnya.

Pewarta:
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BCA Super League Triathlon Bali Targetkan 3.000 Peserta

Jakarta (ANTARA) –  Sebanyak 3.000 peserta ditargetkan akan mengikuti ajang multiolahraga tingkat internasional BCA Super League Triathlon Bali yang diselenggarakan di Ayodya Resort, Bali, selama dua hari pada 23 dan 24 Maret 2019.

“Kami optimistis BCA Super League Triathlon Bali akan mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Kami targetkan kegiatan itu akan diikuti 3.000 peserta,” kata Founder dan CEO Mesa Race Reza Puspo dalam konferensi pers di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Jumat.

Menurut dia, sampai dengan saat ini tercatat sudah ada sebanyak 2.000 orang yang mendaftarkan diri untuk mengikuti pertandingan olahraga bergengsi tersebut. Pihaknya pun membuka pendaftaran hingga 10 Maret 2019.

“Peserta yang sudah daftar kira-kira 2.000 orang. Pendaftaran kami buka sampai 10 Maret 2019. Jadi, kalau mau daftar sekarang masih bisa. Lewat dari tanggal 10 Maret, pendaftaran sudah kami tutup, tidak bisa daftar lagi,” ujar Reza.

Dia menmbahkan para peserta yang akan mengikuti kegiatan tersebut, bukan hanya berasal dari Indonesia, tetapi ada juga yang berasal dari negara-negara lain, di antaranya Bangkok, Singapura, Filipina, Australia, Amerika Serikat, dan Prancis.

“BCA Super League Triathlon Bali akan diikuti oleh peserta-peserta dari sekitar 10 sampai 15 negara. Jadi, kegiatan ini bukan hanya diikuti oleh orang-orang dari Indonesia saja. Yang pasti, kami ingin agar kegiatan ini diikuti oleh sebanyak-banyaknya peserta,” ungkap Reza.

Pada hari pertama BCA Super League Triathlon Bali, akan digelar lomba lari bertajuk BCA Super League Run dengan jarak yang bervariasi, yakni 2,5 kilometer, 5 kilometer, dan 10 kilometer.

Pada hari kedua, akan digelar BCA Super League Age Group yang dibagi menjadi dua jenis, yaitu sprint triathlon dan enduro triathlon. Sprint triathlon terdiri dari berenang 500 meter – sepeda 20 km – lari 5 km. Sedangkan enduro triathlon terdiri dari berenang-sepeda-lari-berenang-sepeda-lari dengan masing-masing jarak berenang 250 meter, sepeda 10 km, dan lari 2,5 km.

Biaya registrasi untuk mengikuti kegiatan tersebut bervariasi, tergantung kategori yang diinginkan oleh peserta. Untuk lomba lari mulai Rp150.000 hingga Rp375.000. Untuk sprint triathlon mulai dari Rp1.800.000 hingga Rp2.250.000, sedangkan enduro triathlon berkisar antara Rp2.250.000 hingga Rp3.300.000.

Selain itu, ada pula lomba lari untuk anak-anak berusia 3 hingga 14 tahun dengan biaya pendaftaran Rp150.000. Tersedia diskon khusus bagi para pemegang kartu kredit BCA dan pembayaran melalui BCA KlikPay untuk seluruh kategori. Pendaftaran dapat dilakukan melalui laman superleaguetriathlon.com.

Pewarta:
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Super League Triathlon Pertama Di Indonesia Resmi Digelar

Jakarta (ANTARA) – Ajang olah raga bergengsi tingkat internasional yang menguji ketahanan tubuh Super League Triathlon (SLT) akan segera digelar untuk pertama kalinya di Indonesia, yakni di Ayodya Resort, Bali selama dua hari berturut-turut, 23 dan 24 Maret 2019.

Dalam penyelenggaraan perdana tersebut, SLT menggandeng Bank Central Asia (BCA) sebagai sponsor utama beserta pihak-pihak lain sebagai sponsor pendukung, diantaranya Ayodya Resort Bali, Bukalapak, Investree, ISO Plus dan tiket.com.

Melalui kegiatan yang diberi nama BCA Super League Triathlon Bali itu, para pecinta olah raga triatlon dari berbagai negara di dunia, baik yang masih pemula (newbie) maupun yang sudah berpengalaman dapat berbaur bersama.

“Kami antusias sekali menyambut penyelenggaraan SLT di Bali. BCA Super League Triathlon Bali tentunya dapat menjadi ajang untuk menaikkan popularitas olah raga triatlon di Indonesia,” kata Co-Founder dan CEO SLT Michael D’hulst dalam konferensi pers di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Jumat.

Pada hari pertama, menurut dia, akan digelar lomba lari bertajuk BCA Super League Run dengan jarak yang bervariasi, yakni 2,5 kilometer, 5 kilometer dan 10 kilometer.

Sedangkan pada hari kedua, sambung dia, akan digelar BCA Super League Age Group yang dibagi menjadi dua jenis, yaitu sprint triathlon dan enduro triathlon. Sprint triathlon terdiri dari berenang 500 meter – sepeda 20 km – lari 5 km. Enduro triathlon terdiri dari berenang-sepeda-lari-berenang-sepeda-lari dengan masing-masing jarak berenang 250 meter, sepeda 10 km dan lari 2,5 km.

“Seluruh olah raga itu dapat diikuti oleh peserta dari semua latar belakang olah raga dan tingkat pengalaman. Melalui kegiatan tersebut, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama berlaga sambil menguji daya tahan tubuh,” ujar Michael.

Sementara itu, Executive Vice President Transaction Banking Business Development BCA Mira Wibowo menyambut baik penyelenggaraan festival multi olahraga tersebut. Dia pun berharap kegiatan itu akan berjalan dengan lancar dan banyak peminatnya.

“BCA Super League Triathlon Bali itu bukan hanya ajang pertandingan olah raga, tetapi juga sebuah acara festival. Jadi, akan ada hiburan pertunjukan musik, serta berbagai stan makanan dan minuman yang dapat dinikmati oleh seluruh peserta,” tutur Mira.

Biaya registrasi untuk mengikuti kegiatan tersebut bervariasi, tergantung kategori yang diinginkan oleh peserta. Untuk lomba lari, berkisar mulai Rp150.000 hingga Rp375.000. Untuk sprint triathlon berkisar dari Rp1.800.000 hingga Rp2.250.000, sedangkan enduro triathlon berkisar antara Rp2.250.000 hingga Rp3.300.000.

Selain itu, ada pula lomba lari untuk anak-anak berusia 3 hingga 14 tahun dengan biaya pendaftaran Rp150.000. Tersedia diskon khusus bagi para pemegang kartu kredit BCA dan pembayaran melalui BCA KlikPay untuk seluruh kategori. Pendaftaran dapat dilakukan melalui laman superleaguetriathlon.com.

Pewarta:
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Zohri bersiap hadapi Asian Grand Prix 2019 Malaysia

Jakarta (ANTARA) – Sprinter Indonesia Lalu Muhammad Zohri dijadwalkan mengikuti kejuaraan Asian Grand Prix Malaysia 2019 yang menjadi perlombaan pertamanya setelah Asian Games 2018.

“Kita dapat undangan kejuaraan Asian Grand Prix di Malaysia, kebetulan yang diundang untuk nomor perorangan, yang kita kirim Zohri,” kata pelatih sprint Pelatnas PB PASI, Eni Nuraini, saat ditemui di sela latihan di Stadion Madya GBK, Jakarta, Jumat pagi.

Menurutnya, atlet peraih medali perak Asian Games 2018 mendapat undangan untuk mengikuti Asian Grand Prix 2019 Malaysia, khusus atletik perorangan.

Kejuaraan Grand Prix Malaysia 2019 akan berlangsung pada 30 dan 31 Maret mendatang. Zohri dipilih karena memiliki catatan waktu yang bagus.

Perlombaan ini menjadi kesempatan bagi Zohri mengumpulkan poin untuk naik peringkat agar bisa masuk Olimpiade.

Berdasarkan catatan rekor di International Association of Athletics Federation (IAAF) 2019, Zohri berada di ranking 68. Ranking tertinggi yang pernah ditempatinya urutan 65.

Untuk lolos ke Olimpiade, syarat atlet harus berada diperingkat 56 besar untuk nomor perorangan. Sedangkan untuk estafet peringkat 16 besar.

Zohri dan kawan-kawan (Bayu Kertanegara, Fadlin, dan Eko Rimbawan) pada nomor estafet 4×100 meter saat ini berada di peringkat 19, setelah memecahkan rekor nasional dengan catatan waktu 20,29 detik di Asian Games 2018.

Pada Asian Grand Prix 2019 Malaysia ini, Zohri akan turun di nomor 100 meter putra dengan target yang terbaik, bisa memecahkan rekor nasional, dan menambah poin.

Catatan waktu terbaik Zohri pada kejuaraan dunia IAAF 2018 lalu di Tampere, Finlandia yakni 10,18 detik.

“Kita berusaha yang terbaik,” kata Eni.

Zohri yang ditemui usai latihan mengatakan kondisinya cukup baik, dan sudah lebih rileks setelah menuntaskan Asian Games 2018, siap untuk kejuaraan berikutnya.

“Alhamdulillah tidak ada kendala, sakit atau apapun, sudah lebih siap lagi sekarang,” katanya.

Menjelang Asian Grand Prix 2019, Zohri menjaga betul kondisi fisiknya, dengan latihan rutin, disiplin, makan teratur dan minum vitamin.

Ia juga memberikan bocoran pada sesi latihan yang dilakukannya sejak November sempat mencatat waktu 10,17 detik yang menyamai rekor nasional yang dipegang Suryo Agung. Tetapi catatan waktu ini terukur secara manual menggunakan ‘stop watch’.

“Insya Allah tes kemarin catatan waktu 10,17 detik. Insya Allah bisa,” kata pelari asal Lombok, NTB ini.

Zohri mengaku tidak tau soal target, pelatih hanya memintanya menyiapkan diri untuk perlombaan yang akan berlangsung pertama kali di bulan tiga (Maret) mendatang.
 

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sepak Bola – Koni Bandarlampung Apresiasi Kemenangan Timnas U-22

Kita selaku masyarakat, pecinta juga pengurus sepak bola merasa senang dan bersyukur Timnas U-22 juara.

Bandarlampung (ANTARA) –

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bandarlampung mengapresiasi kemenangan Tim Nasional (Timnas) U-22 Indonesia atas Thailand pada Piala AFF di Kamboja beberapa waktu lalu.

“Kita selaku masyarakat, pecinta juga pengurus sepak bola merasa senang dan bersyukur Timnas U-22 juara,” kata Sekertaris Koni Bandarlampung Ramudin HS, di Bandarlampung, Jumat.

Dia mengatakan bahwa keberhasilan Timnas U – 22 dalam Piala AFF juga tidak terlepas dari kerja keras pemain dan para pengurus yang ada didalamnya.

Disisi lain, menurutnya, kemenangan timnas ini juga patut dibanggakan karena keberhasilan ini dapat memotivasi pengurus – pengurus daerah agar lebih serius lagi dalam mengembangkan persepakbolaan di wilayahnya.

“Memang pembinaan di daerah sudah ada dari dulu, namun dengan timnas menjadi juara kita akan lebih bersemangat dalam pembinaan sepak bola ke depanya,” kata dia.

Ramudin mengatakan bahwa dalam upaya peningkatan persebakbolaan di Bandarlampung KONI sendiri telah lama membentuk Sekolah Sepak Bola (SSB), mengadakan turnamen – turnamen dan lainya.

Ia menambahkan permasalahannya di Bandarlampung dan umumnya Lampung, belum adanya tim dari Lampung yang berlaga di Liga 1 Indonesia, sehingga bakat – bakat yang ada disini susah terpantau, meski beberapa tahun kebelakangan ada beberapa pemain asli Lampung yang bermain di Liga 1.

Pewarta:
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KONI Sulteng siapkan tim pencari bakat di Porprov VIII

Palu (ANTARA) – Koni Sulawesi Tengah telah mempersiapkan tim khusus yang akan memantau dan menjaringn atlet berbakad dan berprestasi selama Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII berlangsung di Kabupaten Parigi Moutong pada 23-31 Apiril 2019.

Ketua Umum Koni Sulten melalui Kepala Sekretariat KONI, Edison Ardiles di Palu, Jumat mengatakan selama kegiatan berlangsung tim pencari bakat dan prestasi akan melaksanakan tugas memantau setiap atlet yang berlaga.

Mereka yang terjaring selanjutnya akan dibina melalui pengda masing-masing cabang olahraga untuk dipersiapkan menjadi aset daerah dan juga nasional.
Para atlet yang mengukir prestasi terbaik di Porprov VIII akan dipersiapkan untuk mengikuti prakualifikasi PON XX.

Karena itu, KONI Sulteng sangat berharap besar kegiatan ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh para atlet dari berbagai daerah di Sulteng yang akan berlaga.
Kegiatan ini juga merupakan tolak ukur menghadapi PON XX yang akan dilaksanakan di Papua pada 2020.

Pada PON tersebut, Sulteng berharap mampu meningkatkan prestasi dari peringkat bawah menerobos paling tidak di posisi lebih bagus lagi dari sebelumnya.
Untuk bisa mewujudkannya, tentu perlu persiapan yang matang dan juga jumlah cabor yang lolos meraih tiket ke PON.

Menurut dia, semakin banyak atlet yang merebut tiket pada babak kualifikasi PON, maka semakn besar peluang dan kesempatan untuk merebut medali.
Pada PON XIX 2016, kontingen Sulteng merebut 11 medali yakni tiga perak dan tujuh perunggu menempati peringkat ke-31.

Medali sebanyak itu disumbangkan atlet karate,pencaksilat, tinju, sepaktakraw putri,binaraga dan dayung.
Usai pelaksanaan Porprov, kata Edison selanjutnya akan dilakukan peltda berjalan dan pelatda terpusat bagi seluruh atlet dan cabang olahraga yang dipastikan merebut tiket ke PON.

Pelatda terpusat rencananya akan digelar di Palu, Ibu Kota Provinsi Sulteng.

Pewarta:
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Porprov VIII di Parigi Moutong hanya perlombakan satu nomor dayung

Palu (ANTARA) – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah VIII yang akan berlangsung di Kabupaten Parigi Moutong pada 23-31 April 2019 hanya memperlombakan satu nomor khusus cabang olahraga dayung.
Humas Pengda Persatuan Olahraga Dayung (PODSI) Provinsi Sulawesi Tengah, Edison Ardiles di Palu, Jumat membenarkan cabang dayung hanya memperlombakan nomor perahu naga.
“Itupun hanya ada empat kabupaten/kota yang akan berlaga,” kata dia.
Empat peserta tersebut adalah Kota Palu, Kabupaten Donggala, Poso, dan tuan rumah Kabupaten Parigi Moutong.
Sementara nomor lainnya tidak diperlombakan, karena belum semua kabupaten di Sulteng sudah terbentuk pengurus PODSI.
Namun, kata dia, ke depan Pengda PODSI Sulteng akan mengupayakan semua kabupaten dan kota di Provinsi Sulteng bisa terbentuk pengurus PODSI agar pembinaan atlet bisa dilakukan secara merata di provinsi ini.
“Apalagi,  dayung merupakan cabang olahraga tradisional yang selama ini telah mencetak sejumlah pedayung andal bukan hanya menjadi aset daerah, tetapi juga aset nasional,” katanya.
Di Sulteng sejak beberapa tahun lalu telah ada Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar (PPLP) yang dibangun oleh Dinas Pemuda dan Olaharaga Provinsi Sulteng.
Selain itu juga ada sekolah kelas olahraga (SKO) khusus cabang dayung. Melalui PPLP dan SKO ada beberapa atlet yang kini mengikuti pelatnas jangka panjang dan pelatnas Sea Games di Jakarta.
Edison mengatakan pelaksanaan Porprov VIII di Parigi Moutonh yang akan berlangsung setelah usai penyelenggaraan Pemilu 2019 dipastikan mempertandingkan sebanyak 20 cabang olahraga.
Cabang olahraga tersebut antara lain sepak takraw, bola voli,voli pasir,sepak bola,karate,judo, pencak silat,tinju,tenis meja, tenis lapangan, kempo, taekwondo, dan bulutangkis.***3***
(T.BK03/)

Pewarta:
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Petarung blasteran wakili Indonesia di One Championship Jepang

Jakarta (ANTARA) – Anthony Engelen yang merupakan petarung blasteran Indonesia-Belanda bakal menjadi wakil Indonesia pada kejuaraan tarung bebas (MMA) bergengsi ONE Championship di lokasi Ryogoku Kokugikan, Tokyo, Jepang, 31 Maret.

Petarung berdarah Manado, Sulawesi Utara itu, berdasarkan data dari manajemen One Championship yang dihimpun di Jakarta, Kamis, akan menghadapi wakil Amerika Serikat Garry “The Lion Killer” Tonon. Mereka akan menjadi bagian pada pertarungan tajuk ONE: A New Era.

Untuk bertarung di Jepang, Anthony Engelen memang dituntut untuk menunjukkan kemampuan terbaik selayaknya musim 2018 lalu. Saat itu, petarung yang berjuluk “The Archangel” mampu menang cepat di ronde pertama atas Meas Meul dan Jimmy Yabo.

Namun, “The Archangel” dituntut melakukan persiapan yang maksimal mengingat lawan yang bakal dihadapi adalah salah satu pegulat paling sukses di dunia yang merupakan mantan pemegang gelar IBJJF World Champion, dua kali pemegang gelar IBJJF World No-Gi Champion, dan empat kali sebagai peraih Eddie Bravo Invitational Champion.

Tonon melakukan debut seni bela diri campurannya pada 2018 dan memenangkan tiga pertarungan pertamanya dengan cara yang keren. Tonon saat ini berusaha untuk dapat menahan Engelen di laga keempatnya di ONE Championship.

ONE: A NEW ERA bakal menampilkan 17 pertarungan. Pada partai utama akan mempertemuman petarung asal Filipina, Eduard “Landslide” Folayang melawan jagoan tuan rumah Shinya “Tobikan Judan” Aoki pada kelas ONE Lightweight World Championship 77,1 kg. Pertarungan ini adalah yang kedua bagi mereka.

Untuk pertandingan lain tak kalah hebohnya karena akan mempertemukan beberapa juara dunia. Pemegang gelar ONE Middleweight dan Light Heavyweight World Champion Aung La “The Burmese Python” N Sang akan mempertahankan gelar Middleweight miliknyanya saat melawan petarung Jepang Ken Hasegawa.

Pada laga utama tambahan lainnya, pemegang gelar ONE Women’s Strawweight World Champion “The Panda” Xiong Jing Nan akan mempertahankan sabuk juaranya melawan ONE Women’s Atomweight World Champion “Unstoppable” Angela Lee.

Kedua atlet bela diri tersebut menjadi yang terbaik di masing-masing kelas. Meski begitu, dengan naiknya kelas Lee untuk menantang Xiong dan merebut mahkota kelas strawweight, atlet Singapura tersebut berkesempatan untuk menjadi Juara Dunia Wanita di dua divisi untuk pertama kalinya dalam sejarah ONE Championship. Hal yang jelas tidak mudah karena “The Panda” menjadi penantang paling kuat dalam karir Lee.

Berikut jadwal pertarungan ONE: A New Era.

Main Event
ONE Lightweight World Championship
Eduard Folayang (C) vs Shinya Aoki
Mixed Martial Arts: 77.1kg

Co-Main Event
ONE Women’s Strawweight World Championship
Xiong Jing Nan (C) vs Angela Lee
Mixed Martial Arts: 56.7kg

Co-Main Event
ONE Middleweight World Championship
Aung La N Sang (C) vs Ken Hasegawa
Mixed Martial Arts: 93.0kg

Co-Main Event
ONE Bantamweight World Championship
Kevin Belingon (C) vs Bibiano Fernandes
Mixed Martial Arts: 65.8kg

ONE Flyweight World Grand Prix (Quarter-Final)
Demetrious Johnson vs Yuya Wakamatsu
Mixed Martial Arts: 61.2kg

ONE Lightweight World Grand Prix (Quarter-Final)
Eddie Alvarez vs Timofey Nastyukhin
Mixed Martial Arts: 77.1kg

Andy Souwer vs Yodsanklai IWE Fairtex
ONE Super Series Kickboxing (4oz. Gloves): 72.0kg

ONE Flyweight World Grand Prix (Quarter-Final)
Danny Kingad vs Andrew Leone
Mixed Martial Arts: 61.2kg

ONE Flyweight World Grand Prix (Quarter-Final)
Tatsumitsu Wada vs Ivanildo Delfino
Mixed Martial Arts: 61.2kg

ONE Flyweight World Grand Prix (Quarter-Final)
Kairat Akhmetov vs Reece McLaren
Mixed Martial Arts: 61.2kg

Mei Yamaguchi vs Kseniya Lachkova
Mixed Martial Arts: 52.2kg

Anthony Engelen vs Garry Tonon
Mixed Martial Arts: 70.3kg

Rodtang Jitmuangnon vs Hakim Hamech
ONE Super Series Muay Thai (4oz. Gloves): 61.2kg

Panicos Yusuf vs Mohammed Bin Mahmoud
ONE Super Series Muay Thai (4oz. Gloves): 65.8kg

Hiroki Akimoto vs Joseph Lasiri
ONE Super Series Kickboxing (4oz. Gloves): 61.2kg

Yoon Chang Min vs Bala Shetty
Mixed Martial Arts: 77.1kg

Pewarta:
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Latihan panjat tebing pra kualifikasi Olimpiade

Dua atlet panjat tebing Indonesia Aries Susanti Rahayu (kiri) dan Salsabila (kanan) beradu cepat dalam nomor Speed saat uji tanding di Arena Panjat Tebing Stadion Mandala Krida, DI Yogyakarta, Kamis (28/2/2019). Uji pertandingan antar atlet panjat tebing tersebut untuk mengasah mental dan meningkatkan kemampuan agar lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/foc.

Pegolf Zach Murray berbagi posisi pimpinan sementara di Selandia Baru

Jakarta (ANTARA) – Pegolf pendatang baru Asian Tour Zach Murray tampil cukup mengesankan pada putaran pertama turnamen Selandia Baru Terbuka ke-100 dengan berbagi di posisi pimpinan dengan catatan 63 pukulan atau delapan di bawah par di padang golf 71 par di Millbrook Resort, Selandia Baru, Kamis.

Pegolf berusia 21 tahun asal Australia yang masuk kualifikasi Asian Tour 2019 pada Desember lalu, pada permainan putaran pertama itu mencetak delapan birdie untuk menduduki posisi pimpinan bersama pegolf Jepang Ryuko Tokimatsu dan Harry Bateman dari Selandia Baru yang keduanya bermain di padang golf 72 par di Hills dengan mencatat skor 64 pukulan atau delapan di bawah par.

Sementara itu Kodai Ichihara dari Jepang, pemenang dua kali Japan Golf Tour, membuntuti dengan mencetak lima kali birdie berturut-turut dalam penutupan permainan enam lubang di Hills untuk membuntuti tiga pegolf yang memimpin dengan terpaut dua pukulan di turnamen berhadiah total 850.000 dolar AS itu.

Sedangkan pegolf Thailand Panuphol Pittayarat berada di posisi kelima dengan catatan 67 pukulan setelah mencetak enam birdie pada permainan sembilan lubang kedua dalam ajang bergengsi yang diselenggaran oleh Asian Tour dan ISPS HANDA PGA Tour of Australasia itu.

Turnamen tersebut diikuti 152 pegolf profesional dan 152 pegolf amatir, dan bagi yang lolos ke putaran ketiga punya alternatif bermain di padang golf 71 par di Millbrook Resort dan di padang golf 72 par di Hills.

Babak gugur bagi para pegolf akan dibuat setelah permainan 36 lubang dan 60 besar pegolf ditambah peraih posisi ties akan berhak bertanding pada dua babak akhir yaitu putaran ketiga dan keempat di Hills.
 

Pewarta:
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

MercedesTrophy Indonesia bidik 144 peserta pada seri ke-23

Meskipun membuka peluang untuk keikutsertaan lebih banyak pemain, panitia MercedesTrophy Indonesia tidak akan menambah jumlah lebih dari 144 peserta demi kenyamanan para pemain.

Jakarta (ANTARA) – Kejuaraan golf MercedesTrophy membidik keikutsertaan 144 peserta dalam kejuaraan seri ke-23 yang berlangsung di Indonesia pada 2019 menyusul kelonggaran peraturan pendaftaran para peserta.

“Para pemain yang pernah meraih gelar juara dalam seri-seri sebelumnya masih boleh ikut bertanding dalam kejuaraan kali ini. Selain itu, kami masih memperbolehkan para pemilik Mercedes-Benz dengan usia kendaraan lebih dari empat tahun selama mobil itu atas nama para peserta,” Deputi Direktur Komunikasi Pemasaran Mercedes-Benz Indonesia Hari Arifianto dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Kejuaraan MercedesTrophy Indonesia 2019 akan berlangsung di lapangan golf Pondok Indah Jakarta Selatan, pada 14 Maret. Kejuaraan itu terbagi dalam empat kategori, yaitu Pria Divisi A untuk peserta dengan handicap 0-10, Pria Divisi B untuk peserta dengan handicap 11-18, Pria Divisi C untuk peserta dengan handicap 19-24, serta kategori wanita dengan handicap 0-36.

“Kami akan mengirim para juara dari setiap kategori untuk mengikuti kejuaraan MercedesTrophy tingkat Asia, dan akhirnya satu wakil Indonesia untuk mengikuti kejuaraan tingkat dunia di Jerman,” kata Hari.

Meskipun membuka peluang untuk keikutsertaan lebih banyak pemain, panitia MercedesTrophy Indonesia tidak akan menambah jumlah lebih dari 144 peserta demi kenyamanan para pemain.

“Kami juga akan menerapkan sistem penilaian stableford serta keterlibatan para wasit agar permainan semakin adil dan mengindari kecurangan,” kata Hari.

Kejuaraan MercedesTrophy Asia akan berlangsung di Brisbane Australia pada 6-9 Agustus. Peserta yang menempati posisi dua besar pada setiap divisi pria dan satu peserta peringkat pertama pada kategori wanita berhak mengikuti kejuaraan Asia itu.

Kemudian, tiga tim dari kejuaraan Asia itu akan terpilih untuk mewakili peserta benua Asia di MercedesTrophy di Stuttgart, Jerman pada 30 September – 5 Oktober.

Panita kejuaraan Mercedes-Trophy mematok biaya pendaftaran sebesar Rp3 juta untuk setiap peserta yang akan mengikuti kejuaraan di Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada 14 Maret itu.

Pewarta:
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kiradech satu grup dengan Els di Honda classic

Jakarta (ANTARA) – Pegolf Thailand Kiradech Aphibarnrat bertekat mencari peluang bisa tampil mengesankan bersama kapten tim Presidents Cup International, Ernie Els, setelah dia dipastikan akan bermain satu grup bersama legenda pegolf asal Afrika selatan itu dan juga satu kelompok dengan bintang golf asal Australia Adam Scott di permainan dua putaran pertama di Honda Classic yang akan dimulai Kamis (28/2) waktu setempat.

Turnamen Honda Classic berlangsung pada 28 Februari 2019 di Palm Beach Garden, Florida, AS.

Masih segar lewat karir terbaiknya berada di urutan ties ke-3 di turnamen World Golf Championships-Mexico Championship pada hari Minggu kemarin, bintang asal Asia berusia 29 tahun itu kini sedang menjaga momentum dan ngotot untuk meraih penampilan debut dia di Presidents Cup di The Royal Melbourne Golf Club, Australia later pada Desember mendatang, demikian situs pgatour.

Dua pekan lalu, Kiradech bermain bersama Els di Riviera Country Club namun dia gagal melangkah ke putaran ketiga dan terkena miss cut dalam empat turnamen dengan selisih satu pukulan setelah dia tersandung tiga bogey di permainan empat lubang terakhir, namun pada turnamen selanjutnya di Meksiko dia mampu menembus lima besar yang merupakan prestasi bagus baginya.

Kiradech mengatakan bahwa Els, seorang mantan juara Honda Classic, beberapa tahun lalu pernah mengatakan kepadanya bahwa dirinya ingin bisa ikut bertanding di turnamen PGA TOUR.

“Setiap orang tahu saya sering ikut PGA TOUR, di CIMB Classic (Malaysia pada 2010), saya bermain dengan satu pemain dan setelah beberapa lubang permainan ketika menunggu di tee box, dia bertanya di mana saya bermain dan saya katakan saya bermain di Asian Tour,” kata Kiradech, pegolf pertama dari negaranya yang bisa memegang kartu PGA TOUR.

“Dia kemudian mengatakan’dengar saya’, anda bisa pergi ke AS ketika anda mendapatkan satu permainan di PGA TOUR.’ dan orang itu sekarang adalah kapten tim Internasional, dan kata-katanya itu hebat, mendengarnya sangat bermanfaat untuk bisa bermain di PGA TOUR dan itu bagus, saya mengubah target saya kemudian bermaksud berkiprah di PGA TOUR,” tambah Kiradech.

Pewarta:
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Koepka absen di Honda Classic, cedera pergelangan tangan belum pulih

Jakarta (ANTARA) – Setahun yang lalu, Brooks Koepka terpaksa istirahat di rumah karena cedera pergelangan tangan kiri, dan tidak bisa ikut saat turnamen Honda classic berlangsung hanya beberapa mil dari jarak rumah dia, dan itu cukup menjadi masa gelap dia.

Turnamen Honda Classic berlangsung pada 28 Februari 2019 di Palm Beach Garden, Florida, AS.

“Saya sedang duduk di sofa, mungkin sedang ngemil,’ kata Koepka.

“saya tidak bisa banyak bergerak, jelas saya kecewa, saya tidak bisa ikut kompetisi, itu menyedihkan,” tambahnya, seperti dilansir dari situs pgatour.com

Cedera pergelangan tangan itu sudah dia alami selama empat bulan dan memaksa dia tidak bisa ikut main di Florida Swinga pada Maret nanti. Dia juga tampaknya tidak bisa beraksi hingga sepekan sebulan dilangsungkannya turnamen begengsi PLAYERS Championship pada Mei.

Mungkin semua itu akan berakhir, namun selama beberapa bulan tidak bermain itu akan sangat sulit bagi seorang pemain untuk melangkah ke tahap selanjutnya.

“Saya tidak melihat beberapa turnamen golf hingga Augusta, dan saya tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya,” kata Koepka.

“Anda menjalin banyak pertemanan, melihat banyak orang di sana, dan anda tidak ikut di sana, maka anda akan sangat cepat terlupakan, itu yang berat bagi saya,” katanya.

Sekarang tak seorangpun ingat Koepka, tentu, dia sekarang sedang mengalami kesulitan, hanya dua kali ikut bertanding sejak kalender kejuaraan di rilis hingga 2019. Koepka terakhir ikut turnamen besar di Golf Championships-Mexico Championship 2016, ketika dia berakhir di urutan ties 27.

Pewarta:
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia siapkan tujuh nomor dayung-kano untuk Olimpiade 2020

Jakarta (ANTARA) – Indonesia akan menyiapkan atlet-atlet pelatnas cabang dayung, perahu kano serta perahu kayak untuk mengikuti tujuh nomor perlombaan kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 menyusul pelatnas yang berlangsung selepas Asian Games 2018.

“Kami menyiapkan atlet pada nomor perahu kano satu (C1) putri, perahu kano dua (C2) putri, perahu kayak satu (K1) putra, dan perahu kayak empat (K4) putra. Kemudian pada cabang dayung, kami menyiapkan atlet pada nomor single scull, nomor lightweight double scull, serta nomor quadruple sculls,” kata Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Budiman Setiawan selepas pembukaan Rapat Kerja Nasional 2019 di Jakarta, Rabu malam.

Budiman mengatakan pemusatan latihan nasional cabang dayung dan kano-kayak terus berjalan di Jatiluhur, Purwakarta, dan Pangalengan, Bandung seusai Asian Games 2018.

“Atlet-atlet kami hanya libur dua hingga tiga pekan setelah Asian Games. Kami memanfaatkan secara penuh anggaran dari Kementerian Pemuda dan Olahraga yang berakhir sampai 31 Desember 2018,” kata Budiman.

Pelatnas PB PODSI telah mengajukan sebanyak 35 atlet dayung, 26 atlet kano-kayak, serta 52 atlet perahu naga dalam program pelatnas 2019 menuju SEA Games ke-30 dan kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.

“Kami juga menyiapkan pelatnas itu untuk target jangka panjang yaitu Asian Games 2022 di China. Kami ingin mempertahankan perolehan medali dalam Asian Games 2018 di Palembang dalam perlombaan Asian Games 2022,” kata Budiman.

Tim PODSI telah memetik satu medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu pada cabang dayung Asian Games 2018. Sedangkan pada cabang kano dan kayak, Indonesia mendapatkan satu medali perak dan satu medali perunggu. Kemudian pada cabang perahu naga, tim Merah-Putih merebut dua medali perak dan satu medali perunggu.

Pelatih kepala cabang kano dan kayak PB PODSI Suryadi mengatakan atlet-atlet cabang kano-kayak serta perahu naga harus mengikuti tiga kali seleksi yang digelar pengurus pelatnas PODSI sebelum mengikuti kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.

“Kualifikasi Olimpiade untuk cabang kano pada Kejuaraan Dunia Sprint di Szeged, Hongaria pada Agustus 2019. Lalu, kejuaraan kualifikasi wilayah Asia di Pattaya, Thailand pada Maret 2020,” kata Suryadi.

Empat atlet kano yang disiapkan mengikuti kualifikasi Olimpiade 2020 antara lain Riska Andriyani pada nomor C-1 putri, Nurmeni yang berpasangan dengan Riska pada nomor C-2, Dayumin yang juga pada nomor C-1 putri, serta atlet kayak nomor K-1 putri Stefani Maysche Ibo.

“Atlet-atlet pelatnas kami merupakan gabungan antara atlet senior yang mengikuti Asian Games 2018 serta atlet-atlet junior yang berprestasi dalam Kejuaraan Nasional PODSI di Palembang pada Desember 2018,” kata Suryadi.

Baca juga: PODSI bidik sembilan emas SEA Games 2019
 

Pewarta:
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PODSI bidik sembilan emas SEA Games 2019

Jakarta (ANTARA) – Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) membidik sembilan medali emas atau 50 persen dari total seluruh medali cabang dayung, kano dan kayak, serta perahu naga dalam SEA Games 2019 yang akan berlangsung di Filipina pada November-Desember.

“Kami membidik sembilan emas dari 18 nomor perlombaan dalam SEA Games ke-30. Kami optimistis dapat meraih target itu karena dalam Asian Games 2018, kami sudah meraih satu medali emas, lima medali perak, dan empat medali perunggu,” kata Ketua Umum PB PODSI Basuki Hadimuljono selepas membuka Rakernas PB PODSI 2019 di Jakarta, Rabu malam.

Rakernas PB PODSI itu, menurut Basuki, menjadi titik tolak cabang olahraga dayung Indonesia untuk menyiapkan atlet-atlet junior dalam SEA Games Filipina, kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020, serta Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020.

“Kami berharap dapat meloloskan atlet dalam cabang dayung dan kano dalam kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat itu.

Ketua Bidang Organisasi PB PODSI Hifni Hasan mengatakan Rapat Kerja Nasional 2019 itu bertujuan untuk mengevaluasi program kerja cabang dayung dan kano Indonesia pada 2018 serta perencanaan kerja pada 2019.

“Sebanyak 26 pengurus provinsi dari 32 pengurus telah hadir dalam Rapat Kerja Nasional 2019 itu. Rakernas itu fokus pada pencapaian target-target yang telah ditetapkan Ketuam Umum PODSI dalam SEA Games 2019 dan kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020,” kata Hifni.

Mantan Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI) itu mengatakan pembahasan Rakernas PODSI 2019 juga tentang penyesuaian kebijakan Menteri Pemuda dan Olahraga terkait komposisi atlet junior dan senior Indonesia dalam SEA Games 2019.

“Kami sudah menyiapkan atlet-atlet junior dalam SEA Games Filipina karena mereka juga akan menjadi atlet-atlet pelapis dalam persiapan kualifikasi Olimpiade 2020,” kata Hifni.

Pewarta:
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sapwaturrahman jadi tumpuan raih emas di SEA Games 2019

Jakarta (ANTARA) – Atlet lompat jauh Indonesia Sapwaturrahman yang juga peraih perunggu Asian Games 2018 Jakarta-Palembang bakal menjadi tumpuan untuk meraih medali emas pada kejuaraan multievent SEA Games 2019 Filipina.

Pelatih atletik lompat jauh, Arya Yuniawan Purwoko saat ditemui di sela latihan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu sore, mengatakan, dipilihnya Sapwaturraham menjadi andalan didasarkan prestasi yang dimiliki saat ini.

“Saat ini Sapwaturrahman peringkat satu di Asia Tenggara dan peringkat 44 di IAAF (pada 2018),” kata pelatih pelatnas PB PASI tersebut.

Karir olahraga Sapwaturrahman menanjak sejak berhasil menyumbang satu medali dari dua medali yang diraih cabang atletik pada Asian Games ke-18 tahun lalu.

Pada kejuaraan tersebut ia juga menoreh prestasi dengan menambah catatan rekor dari 7,74 meter menjadi 8,09 meter.

Di tahun yang sama sebelum Asian Games ke-18, Sapwa sapaan akrab pria kelahiran 13 Mei 1993 ini berhasil meraih medali emas di kejuaraan Asia Korea Selatan.

Selain untuk SEA Games 2019, Sapwaturrahman juga dipersiapkan untuk kejuaraan multievent tingkat tinggi Olimpiade 2020 di Jepang.

Untuk bisa lolos ke Olimpiade, Sapwaturrahman harus melewati prosesi latihan yang cukup berat. Karena syarat untuk masuk dalam Olimpiade atlet tersebut harus menempati peringkat 32 di International Association of Atheletics Federation (IAAF).

“SEA Games menjadi pertandingan antara saja, karena prioritas utama kita adalah Olimpiade,” kata Arya.

Arya menambahkan, selain Sapwa, dua atlet lompat jauh lainnya juga disiapkan yakni Suwandi Wijaya dari Bali dan Ahmad Hambali Syukur.

Sementara itu, Sapwaturrahman merasa kondisi fisiknya jauh lebih fit dibandingkan saat bertanding di Asian Games 2018.

Kondisi fisik yang prima ini menambah kepercayaan dirinya untuk meraih poin sebanyak-banyaknya pada kejuaraan-kejuaraan yang akan dilaluinya sebelum Olimpiade.

“Waktu di Asian Games saya cedera otot pangkal paha, Alhamdulillah bisa menyumbang perunggu,” kata Sapwa.

Tahun ini lanjutnya, dengan kondisi yang prima dan latihan yang baik, pria asal Sumbawa, NTB ini optimistis bisa membawa medali untuk Indonesia.

Baca juga: Sapwaturrahman sumbang medali pertama atletik

Pewarta:
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PODSI akan pindahkan pelatnas kano ke Pangalengan

Jakarta (ANTARA) – Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) akan memindahkan pemusatan latihan nasional cabang kano dan kayak dari Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta ke Pangalengan, Kabupaten Bandung sebagai persiapan kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.

“Lokasi pelatnas PODSI di Pangalengan nantinya akan termasuk atlet-atlet kano dan tidak hanya bagi atlet-atlet dayung. Tapi, pelatnas perahu naga akan tetap berada di Jatiluhur,” kata Ketua Bidang Organisasi PB PODSI Hifni Hasan selepas pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2019 PB PODSI di Jakarta, Rabu malam.

Hifni mengatakan pemindahan lokasi pelatnas cabang kano dan kayak ke Pangalengan dari Jatiluhur karena atlet-atlet kano juga membutuhkan lokasi latihan dengan ketinggian 1.500 meter hingga 2.000 meter. “Mereka juga butuh suasana latihan yang bagus untuk mencapai prestasi,” katanya.

Mantan Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI) itu mengatakan lokasi pelatnas untuk cabang kano dan kayak masih dalam tahap penyediaan lahan serta penyelesaian administrasi terkait kepemilikan lahan.

“Lahan yang akan dipakai itu milik perusahaan perkebunan tapi bukan Badan Usaha Milik Negara. Kami harus membebaskan lahan yang saat ini digunakan untuk tanaman teh. Berikutnya, kami akan mengurus Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk legalitas lahan itu,” kata Hifni.

PODSI, lanjut Hifni, telah merencanakan pembangunan gedung baru sebagai fasilitas pelatnas cabang kayak dan kano yang didukung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Pembangunan wisma atlet dan pusat kebugaran di Pangalengan itu akan dibangun Kemen PUPera khusus untuk cabang kano dan kayak,” kata Hifni.

Hifni menambahkan pembangunan wisma atlet dan pusat kebugaran itu akan dimulai pada pertengahan 2019 sehingga siap untuk pelatnas jelang Olimpiade Tokyo 2020.

PODSI membidik sembilan medali emas dari 18 nomor perlombaan SEA Games 2019 dengan komposisi atlet junior sebanyak 60 persen dari total atlet yang akan turun pada pesta multi-cabang olahraga tingkat Asia Tenggara itu.

“Kami juga menargetkan untuk mengirim setidaknya dua atlet pada Olimpiade Tokyo 2020,” ujar Hifni tentang program kerja pengurus cabang dayung pada 2019 itu.

Baca juga: PODSI bidik sembilan emas SEA Games 2019

Baca juga: Peraih medali Asian Games 2018 asal Sultra jadi ASN

Pewarta:
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Program Yuk! Renang 2019 kembali digalakkan

Jakarta (ANTARA) –

Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) berencana untuk menggalakkan kembali program Yuk! Renang yang pernah dirancang pada 2018.

“Program Yuk! Renang itu sebetulnya program kerja kami tahun lalu, tapi belum berjalan secara efektif,” kata Wakil Ketua Umum PB PRSI Harlin E Rahardjo saat dihubungi Antara di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, program tersebut tidak dapat dijalankan secara efektif pada tahun lalu karena PRSI fokus terhadap persiapan serta penyelenggaraan Asian Games 2018.

“Karena kami fokus untuk Asian Games, makanya program itu tidak bisa berjalan penuh seperti yang sudah direncanakan. Jadi, kami akan jalankan kembali program itu tahun ini,” ujar Harlin.

Sementara itu, dia menuturkan program Yuk! Renang merupakan bentuk sosialisasi yang bertujuan mengajak seluruh masyarakat untuk menyukai sekaligus menekuni olah raga renang.

“Negara Indonesia adalah negara maritim. Jadi, seharusnya banyak masyarakat yang suka atau bisa renang. Melalui program itu, kami ingin mengajak lebih banyak lagi masyarakat untuk berolahraga renang,” tutur Harlin.

Aktivitas renang, dia mengungkapkan, selain sebagai salah satu jenis olah raga yang menyehatkan bagi tubuh, juga sekaligus berfungsi sebagai salah satu bentuk pertahanan diri.

“Artinya, kalau bisa berenang, maka tidak akan mudah tenggelam, bisa bertahan. Jadi, renang bisa juga disebut sebagai surviving skill. Diharapkan banyak orang Indonesia yang bisa renang,” ungkap Harlin.

Lebih lanjut, dia menambahkan dalam pelaksanaan program Yuk! Renang, PRSI turut bekerja sama dengan beberapa pihak, antara lain Kementerian Pariwisata dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Baca juga: PRSI Bertekad Tingkatkan Kualitas SDM Akuatik

Pewarta:
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Laga Wilder vs Fury bakal tertunda lagi

Jakarta (ANTARA) – Pertarungan ulang yang ditunggu-tunggu antara juara dunia tinju kelas berat versi WBC Deontay Wilder dan mantan juara Tyson Fury bakal tertunda tunda lagi, setelah Fury memilih untuk melakujkan satu pertarungan sebelum dengan lawan yang belum ditentukan namnya, demikin diumumkan WBC. Selasa (Rabu WIB).

Wilder (AS) dan Fury (Inggris) bertarung ketat pada 1 Desember lalu yang hasilnya seri meskipun Fury sempat terjatuh dua kali di ronde sembilan dan 12.

WBC seperti dikutip Reuters, mengatakan bahwa para penggemar tinju harus bersabar untuk menunggu pertarungan ulang.

“Pertarungan (Wilder vs Fury) resminya belum dijadwalkan sebagai laga berikutnya. Sementara pihak WIlder menegaskan keinginan untuk pertarungan ulang,  pihak Fury memilih untuk bertarung dulu dengan petinju lainnya,” demikian WBC melalui Twitter.

Fury menandatangani kesepakatan awal bulan ini dengan ESPN soal hal siar ekslusif untuk pertarungan di AS.
Kesepakatan itu bisa menjadi penghalang untuk pertarungan ulang karena Wilder sudah lama mengikat hubungan dengan perusaaan televisi saingan ESPN, Showtime,  di AS,
 

Pewarta:
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sosialisasi esports di Indonesia terus digencarkan

Jakarta (ANTARA) –

Dua tim esports profesional ternama di Tanah Air, Rex Regum Qeon (RRQ) dan EVOS, bertekad untuk terus melakukan sosialisasi mengenai esports kepada seluruh masyarakat Indonesia. 

“Saat ini, perkembangan esports pesat sekali di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Supaya esports itu lebih dikenal masyarakat, maka harus dilakukan sosialisasi,” kata Co-Founder EVOS Esports Hartman Harris di Jakarta, Selasa. 

Menurut dia, sosialisasi tersebut bukan hanya dilakukan kepada anak-anak muda, tetapi juga para orang tua, sehingga dapat lebih memahami mengenai esports, terlebih dampak-dampak positifnya. 

“Sosialisasi yang paling penting itu justru ke orang tua. Karena anak-anak muda yang bisa menekuni esports itu terlebih dahulu harus dapat izin dari orang tua. Jadi, orang tua harus diberi pemahaman yang baik dan menyeluruh,” ujar Hartman. 

Sementara itu, CEO RRQ Andrian Pauline menambahkan rencananya, sosialisasi esports akan dilakukan di sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) serta di kampus-kampus. 

“Sosialisasi esports itu terutama dilakukan di SMA dan kampus-kampus, karena target utamanya adalah anak muda. Untuk tahap awal, kami akan fokus di Pulau Jawa dulu. Setelah itu, mungkin baru lanjut ke daerah-daerah lain di Indonesia,” tutur Andrian. 

Lebih lanjut, dia mengungkapkan sosialisasi di SMA maupun di kampus-kampus itu dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu melalui acara talk show atau kompetisi lokal. 

“Melalui talk show, kami bisa ajak anak-anak muda sekaligus orang tua untuk sharing, berbagi pengalaman mengenai esports. Sehingga, anak muda sekaligus orang tuanya bisa memandang esports secara positif,” ungkap Andrian.

Baca juga: Esports diharapkan berkembang pesat di Indonesia
 

Pewarta:
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PRSI Bertekad Tingkatkan Kualitas SDM Akuatik

Jakarta (ANTARA) – Pengurus Besar Persatuan Renang seluruh Indonesia (PB PRSI) bertekad meningkatkan kualitas seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkecimpung dalam dunia akuatik yang diantaranya pelatih, juri dan wasit.

“Salah satu program kerja kami tahun ini adalah meningkatkan kualitas seluruh SDM akuatik yang meliputi pelatih, juri dan wasit. Itu semua harus ditingkatkan,” kata Wakil Ketua Umum PB PRSI Harlin E Rahardjo saat dihubungi Antara di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, peningkatan kualitas SDM akuatik merupakan salah satu program kerja yang dihasilkan melalui rapat kerja nasional (Rakernas) PB PRSI yang diselenggarakan di Jakarta, 24-25 Februari.

Peningkatan kualitas SDM tersebut, sambung dia, tidak hanya dilakukan di kota-kota besar, tetapi di seluruh wilayah di Indonesia, bahkan hingga ke daerah-daerah terpencil. Dengan demikian, diharapkan hasilnya akan lebih merata.

“Peningkatan kualitas SDM akuatik itu akan kami lakukan dengan mengadakan coaching clinic sampai ke daerah-daerah terpencil. Intinya, kami menginginkan adanya pemerataan ilmu akuatik di semua wilayah di Indonesia,” ujar Harlin menambahkan.

Selain peningkatan kualitas SDM akuatik, dia menuturkan, program kerja lain yang akan dilaksanakan oleh PB PRSI pada tahun ini adalah sertifikasi terhadap seluruh pelatih, juri dan wasit yang ada di Tanah Air.

“Sertifikasi itu akan kami lakukan dengan tujuan supaya semua pelatih renang, juri serta wasit di Indonesia memiliki standar yang sama, bahkan sesuai dengan standar FINA (federasi renang internasional),” kata pria yang masih aktif ikut lomba renang itu.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan sertifikasi terhadap pelatih, wasit maupun juri itu bukan hanya dilakukan di kota-kota besar, tetapi akan lebih difokuskan ke daerah-darah, sehingga hasilnya merata.

“Dengan begitu, kami berharap kualitas renang, baik itu atlet maupun SDM lain pendukungnya sama-sama berkualitas dan nama Indonesia jadi lebih harum melalui olah raga renang,” kata Harlin menjelaskan.
Baca juga: PRSI optimistis dalam persaingan di SEA Games 2019
Baca juga: Indonesia Targetkan Peningkatan Prestasi Renang Di SEA Games 2019

Pewarta:
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia Targetkan Peningkatan Prestasi Renang Di SEA Games 2019

Jakarta (ANTARA) – Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) menargetkan prestasi yang lebih baik bagi tim Indonesia dalam perhelatan SEA Games 2019 yang akan diselenggarakan di Filipina. 

“Pada SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, tim kita (Indonesia) hanya dapat empat medali emas. Tahun ini, kami targetkan bisa lebih,” kata Wakil Ketua Umum PB PRSI Harlin E Rahardjo saat dihubungi Antara di Jakarta, Selasa. 

Menurut dia, dalam kejuaraan SEA Games tahun ini, pihaknya menargetkan sekitar lima atau enam medali emas yang dapat diraih oleh tim Merah Putih dari cabang olahraga renang. 

“Jadi, kalau di SEA Games terakhir itu cuma dapat empat emas, di SEA Games tahun ini harus bisa dapat lima atau enam medali emas, yang pasti prestasinya harus meningkat, lebih baik lagi,” ujar Harlin. 

Berkaitan dengan peningkatan prestasi tersebut, dia menuturkan, pihaknya pun sudah mulai melakukan berbagai persiapan, salah satunya, yaitu melaksanakan seleksi atlet ketat, sehingga hanya atlet-atlet yang lolos seleksi yang dapat berlaga di SEA Games. 

“Sampai sekarang, seleksi itu masih kami lakukan, sambil latihan juga. Kemudian nanti, kira-kira akhir April 2019 akan ada kejuaraan nasional (kejurnas) renang. Disitu kami akan sekalian lakukan seleksi atlet,” tutur Harlin. 

Selain dari segi atlet, katanya, ia juga akan melakukan sertifikasi terhadap seluruh pelatih, sehingga sesuai dengan standar FINA atau federasi renang internasional dan dapat melatih para atlet dengan lebih baik. 

“Selain atlet, tentu saja dari segi pelatih juga harus ditingkatkan kemampuannya. Rencananya, kami akan lakukan sertifikasi untuk semua pelatih. Jadi selain atlet-atlet terbaik, kita juga punya pelatih-pelatih handal,” ungkap Harlin. 

Pewarta:
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Latihan boulder pelatnas panjat tebing

Atlet panjat tebing Indonesia Alfian M. Fajri (kiri) dan Rivaldi Ode WIjaya (kanan) mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) di Arena Panjat Tebing Mandala Krida, DI Yogyakarta, Selasa (26/2/2019). Sebanyak 10 atlet panjat tebing Indonesia memperbanyak latihan pada nomor boulder untuk lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 pada kejuaraan di Jepang dan Prancis. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/hp.

Stadion Mandala Krida

Foto aerial stadion Mandala Krida di Baciro, DI Yogyakarta, yang saat ini telah rampung, Selasa (26/2/2019). Stadion bertaraf internasional yang direnovasi sejak tahun 2013 itu menghabiskan anggaran sekitar Rp. 174,4 miliar. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/hp.

Indonesia siapkan 10 atlet panjat tebing menuju Olimpiade Tokyo

Jakarta (ANTARA) – Indonesia menyiapkan 10 atlet panjat tebing yang terdiri dari lima atlet putra dan lima atlet putri untuk lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 pada kejuaraan di Jepang dan Prancis.

“Kami akan melakukan seleksi masing-masing tiga atlet putra dan tiga atlet putri dari total 10 atlet putra dan putri. Seleksi itu dilakukan karena ada pembatasan keikutsertaan dalam kejuaraan-kejuaraan kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020, yaitu tiga putra dan tiga putri,” kata Sekretaris Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia Sapto Hardiono di Jakarta, Selasa.

Kelima atlet putra tersebut adalah Temi Teli Lasa dari Bali, Aspar Jaelolo dari DKI Jakarta, Fathur Roji dari Jawa Timur, Alfian M Fajri dari Jawa Tengah, dan Rivaldi Ode Wijaya dari Bali.

Kemudian, lima atlet putri yaitu Nurul Iqamah dari Nusa Tenggra Barat, Aries Susanti Rahayu dari Jawa Tengah, Agustina Sari dari Jawa Tengah, Salsabillah dari Jawa Barat, dan Chairul Ummi dari Jawa Timur.

Sapto menjelaskan pelatnas FPTI untuk kualifikasi Olimpiade telah berlangsung sejak Oktober 2018 di Yogyakarta. “Atlet-atlet kami telah meraih dua medali emas pada Piala Dunia di Wujiang, China pada Oktober 2018. Lalu, meraih dua emas dan tiga perak pada Kejuaraan China Terbuka pada November 2018,” katanya.

Pada 2019, FPTI menyiapkan atlet-atlet mereka untuk mengikuti seri kejuaraan panjat tebing di Swiss, Rusia, China dan Jerman agar mendapatkan poin dalam kejuaraan kualifikasi Olimpiade di Hachioji Jepang pada Agustus serta di Toulouse Prancis pada 28 November – 1 Desember 2019.

“Kami telah mengajukan anggaran sebesar Rp30 miliar untuk pelatnas kualifikasi Olimpiade bagi 10 atlet itu. Panjat tebing tidak dipertandingkan dalam SEA Games 2019 sehingga kami dapat lebih fokus ke kualifikasi Olimpiade,” kata Sapto.

Meskipun pelatnas panjat tebing berlokasi di Yogyakarta, Sapto berharap pelatnas akan bisa berlokasi di Jakarta menyusul pembangunan tembok panjat tebing di lapangan Banteng, Jakarta Pusat pada November 2019.

“Pembangunan tembok panjat tebing itu memang sebagai persiapan untuk menggelar Kejuaraan Asia pada November mendatang. Tapi, kami berharap pelatnas dapat bergeser ke Jakarta setelah penyelenggaraan kejuaraan itu karena akomodasi dan koordinasi pelatnas lebih mudah,” katanya.

Pewarta:
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pop Mie Dukung Prestasi Dua Tim Esports Indonesia

Jakarta (ANTARA) –

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk melalui produk Pop Mie memberikan dukungan terhadap dua tim esports profesional ternama yang ada di Tanah Air, yaitu Tim Rex Regum Qeon (RRQ) dan Tim EVOS Esports. 

“Kerja sama kedua tim itu merupakan bentuk dukungan kami terhadap perkembangan industri esports di Indonesia,” kata Senior Brand Manager Pop Mie Vemri Junaidi dalam konferensi pers di Sudirman Plaza, Jakarta, Selasa. 

Menurut dia, dukungan terhadap RRQ maupun EVOS tersebut diberikan mengingat keduanya merupakan tim esports terbesar di Indonesia dan sudah mencetak sejumlah prestasi dalam beberapa tahun belakangan ini. 

“Kami melihat RRQ dan EVOS itu banyak mencetak prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kami berharap, nama Indonesia akan semakin harum lagi di mata dunia melalui esports,” ujar Vemri. 

Sementara itu, Co-Founder EVOS Esports Hartman Harris mengaku bangga dapat bekerja sama dengan Pop Mie dan berharap kerja sama tersebut dapat terus berlangsung dalam jangka waktu yang lama. 

“Pop Mie adalah brand yang sudah kami kenal sejak kecil. Tentu kami bangga dapat menjalin kerja sama ini. Kerja sama ini juga membuktikan bahwa esports semakin didukung oleh berbagai ekosistem di sekitar kami,” tutur Hartman. 

Pada kesempatan yang sama, CEO RRQ Andrian Pauline juga menyambut baik kerja sama tersebut. Dia pun berharap kedepannya esports Indonesia semakin menunjukkan potensinya di kancah internasional. 

“Terlebih dengan dukungan dari Pop Mie, kami yakin akan dapat melakukan lebih banyak hal positif lainnya lagi. Semuanya akan kami usahakan untuk kemajuan industri esports di Indonesia,” ungkap Andrian. 

Dalam kerja sama tersebut, Pop Mie akan memasang logo jersey tim RRQ dan EVOS. Selain itu, Pop Mie juga akan memproduksi konten-konten dan informasi terkini mengenai dunia esports di Indonesia.

Baca juga: Menpora dorong eSport bidik emas SEA Games
 

Pewarta:
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hanya 69 kendaraan yang selesaikan IOX 2019 Andalas

Jakarta (ANTARA) – Petualangan ekstrem Indonesia Off-road eXpedition (IOX) 2019 Andalas dari Medan menuju Bukittinggi sejauh 1.400 km telah berakhir dari 81 kendaraan roda empat 4×4 yang terlibat hanya 69 kendaraan saja yang bisa mencapai garis finis di areal Jam Gadang Bukittingi Sumatera Barat.

Berdasarkan data dari manajemen IOX yang diterima media di Jakarta, Selasa, banyaknya kendaraan yang tidak bisa menyelesaikan petualangan karena banyak hal, di antaranya adalah kerasnya trek yang dilalui sehingga menimbulkan kerusakan mobil yang digunakan.

“Ada empat kendaraan yang tidak bisa dan harus ditarik trailer. Ditambah satu kendaraan masih tertinggal di hutan di trek terakhir yang berat karena tidak bisa diperbaiki yang akan dikeluarkan setelah acara finish usai,” kata Ketua Panitia IOX 2019 Andalas Zulkarnain Dahnie.

IOX 2019 Andalas merupakan petualangan ekstrem yang ada di Indonesia yang start di Medan, 9 Februari dan finis di Bukittinggi, Minggu (24/2). Tidak hanya kendaraan roda empat saja yang digunakan, namun ada juga kendaraan roda dua 74 motor. Namun yang finis hanya 49 kendaraan dalam petualangan selama 16 hari.

Meski banyak kendaraan yang tidak finis, sambutan di Jam Gadang Bukittinggi yang diberikan tetap meriah termasuk oleh H Ramlan Nurmatias SH sebagai Wali Kota Bukittinggi dan H Irwandi SH, Wakil Wali Kota, serta Muspida Bukittinggi dan masyarakat sekitar.

Penyambutan seluruh peserta IOX 2019 Andalas, diawali dengan masuknya seluruh peserta motor yang dilanjutkan oleh peserta kendaraan 4×4, diiringi hentakan tabuhan tradisonal yang dinamis, disambut langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota serta Muspida setempat dengan pengalungan medali IOX dan foto bersama.

Wajah seluruh peserta terlihat bahagia menikmati sambutan masyarakat Bukittinggi. Hawa udara yang sejuk dan pemandangan sekitar membuat seluruh peserta menikmati suasana penyambutan. Peserta motor bahkan melakukan free style yang menarik perhatian penonton, menambah maraknya suasana.

Malam harinya, di lokasi yang berdekatan dan masih di area Jam Gadan Bukittinggi, dilaksanakan jamuan Gala Diner secara open air yang disediakan oleh Wal Kota. Pada acara Gala Diner tersebut diumumkan juga piagam penghargaan baik kepada peserta motor dan kendaraan 4×4.

Penghargaan diberikan kepada David Ferdian – Tim Buaya (The Best Rookie), Roy Tolare – Tim Soa Soa (The Jungle Man), Uke Ridwan – Tim Orangutan (The Last Man Standing), Tim Harimau (The Favourite Team), dan Agusman Aco – Tim Soa Soa (The Best Rider), dan Tim Buaya (The Best Team).

Penghargaan juga diberikan untuk peserta kendaraan 4×4 yaitu kepada Tim Badak 1 (The Best Team), Singa (The Spirit Team), Tarantula (The Helpful Team), Cak Mendhol – Tim Buaya (The Best Navigator), Tjong Chandra – Tim Harimau (The Most Unique), Tim Banteng (The Jungle Man), Rachmad Santoso – Tim Kancil (The Best Rookie), dan Tim Serigala (The Best Social Media Contributor).

Tim Badak yang seluruhnya menggunakan kendaraan Jeep JK, setiap event IOX dan event lainnya yang diikutinya, sering meraih penghargaan. Prestasi ini selain karena manajemen team work yang kuat juga persiapan yang serius. Zulkarnin Dahnie atau Joel, yang menjadi Ketua Tim Badak mengatakan Tim Badak selalu serius mempersiapkan dan menjalani setiap event IOX karena mereka menyadari tingginya derajat kesulitan trek di event IOX ini.

Pewarta:
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wushu harapkan SK pelatnas sesuai permintaan cabang

Jakarta (ANTARA) – Pengurus Besar Wushu Indonesia berharap jumlah surat keputusan penetapan atlet pemusatan latihan nasional (SK atlet pelatnas) menuju SEA Games sesuai dengan permintaan pengurus cabang olahraga menyusul penggunaan arena latihan di komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

“Kami berharap SK atlet pelatnas segera keluar pada pekan depan sesuai dengan jumlah yang kami minta yaitu 33 atlet. Kami akan mulai berlatih di Gedung Serbaguna GBK pada awal Maret,” kata Sekretaris Jenderal PB WI Ngatino di Jakarta, Selasa.

Pelatnas Wushu Indonesia meminta SK pelatnas SEA Games 2019 untuk 33 atlet yang terdiri atas 10 atlet senior dan 23 atlet junior. “Jika SK dari Kemenpora hanya untuk 10 atlet senior dan 12 atlet junior, kami khawatir pengelola GBK akan menagih SK untuk atlet-atlet junior yang lain,” kata Ngatino.

Ngatino menambahkan atlet-atlet junior wushu yang diajukan PB WI merupakan atlet-atlet yang sudah mendapatkan prestasi dalam kejuaraan nasional tapi belum berprestasi dalam kejuaraan internasional.

“Dari 33 atlet pelatnas itu, kami hanya akan mengirim 16 atlet untuk mengikuti 16 nomor pertandingan wushu SEA Games Filipina yaitu tujuh nomor sanda dan sembilan nomor taolu,” kata Ngatino.

Pengurus Wushu Indonesi membidik dua hingga tiga medali emas dalam SEA Games 2019 menyusul persaingan terberat dari tim Vietnam dan tim tuan rumah Filipina.

“Saat ini, atlet-atlet kami masih menjalani tes fisik. Kami masih menunggu SK atlet agar kami dapat memulai pelatnas di Gedung Serbaguna Senayan pada Maret,” kata Ngatino.

Sebanyak 33 atlet yang akan menjalani pelatnas wushu SEA Games Filipina 2019. Mereka akan ditangani pelatih kepala Novita dan dua pelatih asal China Zhang Yuening dan Liu Zhen.

Atlet-atlet itu antara lain Edgar Xavier Marcelo, Ahmad Hulaefi, Juwita Niza Asni, Harris Horatius, Felda Elvira Santoso, Bobie Valentinus Gunawan, dan Yusuf Widiyanto.
 

Pewarta:
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PABBSI bidik tujuh kualifikasi Olimpiade berbekal Rp11 miliar

Jakarta (ANTARA News) – Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat, Binaraga, dan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABBSI) membidik tujuh kejuaraan kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 dengan kuota anggaran pemusatan latihan nasional lebih dari Rp11 miliar dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.

“Kami sudah mengirim atlet-atlet untuk lolos kualifikasi Olimpiade ke kejuaraan Thailand dan China pada Januari-Februari. Lalu, kami akan menggirimkan mereka dalam Kejuaraan Asia pada April. Kami juga memantau perkembangan hasil capaian mereka dalam setiap kejuaraan,” kata Wakil Ketua PB PABBSI Djoko Pramono di Jakarta, Selasa.

Djoko menyontohkan atlet angkat besi putra andalan Indonesia Eko Yuli Irawan harus mengikuti setidaknya tiga kejuaraan lain meskipun telah meraih medali emas dalam Piala Dunia 2019 di Fuzhou, China pada Sabtu (23/2).

PB PABBSI telah mengajukan pelatnas SEA Games 2019 dan kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 dengan jumlah total 20 atlet, yang terdiri dari atlet senior dan junior.

“Kami sudah mulai program pelatnas 2019 sejak 4 Januari. Saya masih mempelajari penggunaan anggaran itu,” kata Djoko yang meminta kemudahan pengelolaan anggaran untuk 20 atlet dan tidak terbatas pada Rp11 miliar yang disepakati oleh Kemenpora.

Djoko berharap anggaran sebesar Rp11 miliar untuk pelatnas cabang angkat besi menuju SEA Games 2019 dan kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 dapat segera cair pada Jumat (1/3).

“Kami akan menyesuaikan honor untuk masing-masing atlet tapi tidak sampai keluar dari Standar Biaya Masukan Lainnya (SBML). Jika alokasi sampai Rp10 juta misalnya, kami hanya akan meminta Rp4 juta untuk honor. Tapi, jumlah itu untuk atlet-atlet junior,” katanya.

Sebelumnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga menyepakati anggaran pemusatan latihan nasional untuk cabang angkat besi, bulu tangkis, dan wushu menuju SEA Games 2019 dan kualifikasi Olimpiade 2020.

“Total dana untuk prestasi olahraga sebesar Rp500 miliar. Dana itu dibagi dua yaitu untuk cabang-cabang prestasi sekira Rp312 miliar dan untuk Komite Paralimpiade Nasional sebesar Rp150 miliar sebagai persiapan tim ASEAN Para Games,” kata Menpora.

Baca juga: Eko Yuli sabet emas Piala Dunia 2019

Baca juga: Kemenpora sepakati anggaran pelatnas tiga cabang olahraga

Baca juga: Menpora ancam coret anggaran cabang olahraga

Pewarta:
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rossi puas dengan progres Yamaha di Qatar

Jakarta (ANTARA News) – Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha MotoGP) memperbaiki catatan waktunya di hari terakhir tes pramusim MotoGP di Sirkuit Losail, Qatar, Senin malam, dengan catatan waktu 1 menit 54,651 detik untuk finis tercepat keempat.

Rossi menyelesaikan tes hari itu setelah 38 putaran, atau total 136 lap sepanjang tiga hari di trek yang berada di gurun pasir itu, demikian laman resmi MotoGP.com Selasa pagi.

Baik Rossi maupun rekan satu tim Maverick Vinales memperbaiki performa motor Yamaha YZR-M1 2019 mereka.

“Kalian tidak akan pernah siap seperti yang kalian mau,” kata pebalap berjuluk The Doctor itu.

“Bagi saya, hari ini adalah hari yang bagus. Kami bekerja dengan bagus dan saya cukup kuat. Saya juga cukup kuat dengan ban balap, kecepatanku cukup bagus. Juga di time attack saya tidak terlalu buruk. P5 di hari terakhir setelah tiga hari tidak terlalu buruk,” kata juara dunia sembilan kali itu.

Rossi mengaku cukup puas dengan kecepatan motornya. “Saya kira malam ini kami siap. Mari kita lihat dua pekan ke depan jika itu cukup.”

Usai tes pramusim di Qatar, para pebalap MotoGP akan memusatkan perhatiannya menghadapi race pertama musim 2019 di Qatar yang digelar pada 10 Maret nanti.

Lalu siapa saja yang dilihat Rossi sebagai pebalap tercepat?

“Bagi saya, Maverick sedang dalam kondisi bagus. Dia membalap sangat baik di Malaysia dan di sini dia selalu berada di depan,” kata Rossi.

Selain itu ada Alex Rins dari Team Suzuki Ecstar yang berada di jajaran teratas pebalap tercepat di dua hari pertama tes.

“Dia (Rins) sangat cepat dan sepertinya Suzuki telah membuat kemajuan, (Joan) Mir juga cepat.”

Duo pebalap Ducati juga diwaspadai Rossi. “Dovizioso selalu tampak sangat kuat, tapi Petruci lah yang sangat impresif ketika tes,” kata Rossi.

“Dan tentu saja (Marc) Marquez. Mereka semua bagi saya adalah para pebalap teratas,” kata Rossi.

Empat pebalap Yamaha berada di peringkat enam besar di hari ketiga tes pramusim di Qatar. Vinales di puncak, Fabio Quartararo (Peteronas Yamaha SIC) di P2 sementara Rossi di P4 dan Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SIC) di peringkat 6.

Di antara pebalap Yamaha tersebut ada dua pebalap Honda, Marc Marquez (P3) dan Jorge Lorenzo (P6).

Pewarta: A059
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Latihan Persija jelang laga AFC

Sejumlah pesepak bola Persija Jakarta mengikuti latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (25/2/2019). Latihan tersebut sebagai persiapan tim Persija melawan tim Becamex Binh Duong dari Vietnam pada laga pertama Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (26/2). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.

KONI Pusat-Papua segera bahas persiapan PON 2020

Pertemuan itu bisa sekaligus jadi rapat finalisasi untuk persiapan PON

Jakarta (ANTARA News) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat berenca menggelar pertemuan terkait pematangan persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 yang akan diselenggarakan di Papua. 

“Rencananya, tanggal 1 sampai 2 Maret 2019 kami akan mengadakan rapat dengan KONI Provinsi Papua,” kata Wakil Ketua Umum I KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Suwarno kepada Antara di Jakarta, Senin. 

Menurut dia, rapat bersama dengan KONI Papua tersebut rencananya akan dilakukan di Jayapura, Papua. Dalam rapat itu pula nantinya akan dibahas berbagai permasalahan terkait penyelenggaraan PON 2020. 

“Banyak sekali yang ingin kami bahas nanti, yaitu mengenai jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan, persiapan infrastruktur sudah sampai mana dan masih banyak lagi yang mau dibahas,” ujar Suwarno. 

Lebih lanjut, pihaknya juga berharap dapat melakukan pertemuan dengan pengurus besar PON yang ada di Papua, sehingga segala dapat dibahas segala permasalahan yang dihadapi terkait penyelenggaraan kegiatan olahraga tersebut. 

“Kami berharap pertemuan itu bisa sekaligus jadi rapat finalisasi untuk persiapan PON. Semoga kami juga bisa ketemu dengan pengurus PON. Jadi, setelah rapat, bisa langsung ambil langkah,” tutur Suwarno. 

KONI Pusat bersama dengan KONI Provinsi Papua masih terus melakukan pembahasan mengenai jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam PON 2020. 

Terdapat lima cabang olahraga yang menurut KONI Papua tidak bisa diikutkan dalam PON 2020, yaitu boling, panjat tebing, handball (bola tangan), korf ball (bola keranjang) dan arung jeram, dengan alasan Papua memiliki keterbatasan anggaran untuk menyiapkan lima venue cabang olahraga tersebut. 

Menghadapi kondisi seperti itu, KONI Pusat yang diwakili oleh Suwarno langsung bertolak menuju Papua pada akhir 2018 lalu dan bertemu langsung dengan gubernur untuk membahas keikutsertaan lima cabang olahraga tersebut. 

Dari pertemuan tersebut, gubernur meminta kepada KONI Papua agar melakukan analisa atau mempelajari lima cabang olahraga tersebut. Gubernur juga meminta kepada KONI Pusat agar terus berkomunikasi dengan KONI Papua. 

Namun sampai dengan saat ini, belum ada keputusan atau kesepakatan yang dihasilkan. KONI Pusat dan KONI Papua masih terus mempelajari lima cabang olahraga tersebut.

Baca juga: Papua siapkan pengrajin noken untuk cendera mata PON 2020

Baca juga: Cabang olahraga PON 2020 masih dalam pembahasan

Baca juga: Papua perbaiki fasilitas infrastruktur jelang PON

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menpora ancam coret anggaran cabang olahraga

Jakarta (ANTARA News) – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengancam akan menyoret anggaran cabang-cabang olahraga yang tidak dapat memenuhi laporan pertanggungjawaban sesuai tenggat waktu batas pemeriksaan.

“Ketika pengurus cabang olahraga tidak menyerahkan pertanggungjawaban sesuai tenggat waktu yang diminta pemeriksa sesuai dengan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan yang ditentukan, anggaran mereka pada tahun berikutnya akan dicoret, daripada sasarannya adalah Kemenpora,” kata Menpora selepas menyaksikan penandatanganan nota kesepamahan anggaran pelatnas tiga cabang olahraga di Jakarta, Senin.

Menpora mengatakan sanksi juga diberikan kepada cabang-cabang olahraga yang tidak dapat mencapai target prestasi dalam SEA Games 2019. Sanksi itu berupa pengurangan jumlah anggaran pelatnas tahun berikutnya dibanding anggaran pada 2019.

“Kami akan memberlakukan penghargaan dan sanksi sehingga semua cabang olahraga akan terpacu untuk meyakinkan sponsor terhadap rencana kerja cabang olahraga,” kata Menpora.

Menpora mengatakan pencapaian target SEA Games 2019 oleh cabang olahraga dengan komposisi 60 persen atlet junior dan 40 persen atlet senior menjadi tantangan bagi pengurus cabang olahraga. “Pemerintah, sekali lagi, ingin membidik target pretasi dalam Asian Games dan bukan lagi pada SEA Games,” kata Menpora.

Target prestasi dalam SEA Games itu, lanjut Menpora, berlaku bagi semua cabang olahraga yang akan berlaga dalam SEA Games 2019 dan bukan hanya cabang baru pada SEA Games di Filipina itu.

Menpora menambahkan cabang-cabang olahraga berhak menggunakan arena di Gelora Bung Karno Jakarta sebagai lokasi pelatnas SEA Games 2019 menyusul surat edaran Menteri Keuangan kepada Pusat Pengelola Komplek GBK.

Sebelumnya, Kemenpora melalui Pejabat Pembuat Komitmen Deputi IV Muhammad Gajah Nata Surya telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman anggaran pelatnas dengan tiga perwakilan cabang olahraga. Tiga perwakilan itu adalah Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angat Berat, Binaraga, dan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABBSI) Djoko Pramono, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Ngatino, dan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Susy Susanti.

Semula, penandatanganan nota kesepahaman anggaran pelatnas juga akan dilakukan dengan perwakilan pengurus cabang olahraga panjat tebing serta pengurus cabang olahraga sepatu roda.

Baca juga: Kemenpora sepakati anggaran pelatnas tiga cabang olahraga

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenpora sepakati anggaran pelatnas tiga cabang olahraga

Total dana untuk prestasi olahraga sebesar Rp500 miliar

Jakarta (ANTARA News) – Kementerian Pemuda dan Olahraga menyepakati anggaran pemusatan latihan nasional untuk cabang angkat besi, bulu tangkis, dan wushu menuju SEA Games 2019 dan kualifikasi Olimpiade 2020.

“Kami ingin memastikan pemusatan latihan nasional harus mulai berlangsung pada pekan ini dengan memberikan prioritas kepada atlet-atlet junior dalam persiapan menuju SEA Games,” kata Menpora selepas menyaksikan penandatanganan kesepahaman anggaran antara perwakilan cabang olahraga dengan perwkilan Kemenpora di Jakarta, Senin.

Menpora meminta anggaran dana pelantas SEA Games 2019 dan kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 itu dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dan pertanggungjawabannya dilakukan dengan tertib sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Total dana untuk prestasi olahraga sebesar Rp500 miliar. Dana itu dibagi dua yaitu untuk cabang-cabang prestasi sekira Rp312 miliar dan untuk Komite Paralimpiade Nasional sebesar Rp150 miliar sebagai persiapan tim ASEAN Para Games,” kata Menpora.

Pelaksana tugas Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Candra Bhakti mengatakan alokasi anggaran pelatnas untuk cabang bulu tangkis sebesar Rp14 miliar. Kemudian, cabang angkat besi dan wushu masing-masing mendapatkan Rp11 miliar untuk pelatnas SEA Games dan kualifikasi Olimpiade.

“Kami mengupayakan pencairan pada Jumat (1/3) karena anggaran bantuan pemerintah itu di atas Rp2 miliar harus didaftarkan ke Kantor Pelayanan dan Perbendarahaan Negara (KPPN),” kata Candra.

Penandatanganan nota kesepahaman anggaran pelatnas tiga cabang olahraga itu dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen Deputi IV Kemenpora Muhammad Gajah Nata Surya dengan Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angat Berat, Binaraga, dan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABBSI) Djoko Pramono, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Ngatino, dan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Susy Susanti.

Menpora Imam Nahrawi mengatakan cabang-cabang olahraga akan mendapatkan sanksi terkait anggaran jika tidak dapat mencapai target dalam SEA Games ataupun kualifikasi Olimpiade.

“Jika tidak sesuai target, anggaran akan diturunkan pada tahun berikutnya. Kami akan berlakukan penghargaan dan hukuman. Ini adalah kesempatan bagus bagi cabang olahraga untuk meyakinkan sponsor agar membantu rencana kerja mereka,” kata Menpora.

Baca juga: Kemenpora minta JSC Palembang bersiap untuk Olimpiade

Baca juga: Kemenpora pastikan anggaran pelatnas SEA Games cair Januari
 

Pewarta: I026
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Samator raih gelar juara ketujuh di Proliga

Yogyakarta (ANTARA News) – Surabaya Bhayangkara Samator (SBS) memastikan gelar ketujuh mereka di kompetisi bola voli paling bergengsi di Indonesia, Proliga setelah mengalahkan BNI 46 di Grand Final Proliga 2019 di GOR Amongrogo Yogyakarta, Minggu.

Anak.asuh Ibarsjah Djanu memastikan juara tahun ini setelah membukukan skor 3-1 (23-25, 25-20, 26-24, 25-17) atas tim Jakarta BNI 46.

“Juara itu selalu di akhir. Kalimat itulah yang selalu kami sampaikan ke pemain untuk memompa semangat mereka bertanding. Tidak perlu mengingat hasil pertandingan sebelum-sebelumnya apalagi untuk mencapai grand final tidak mudah,” kata pelatih SBS Ibarsjah Djanu usai pertandingan.

Pada pertandingan tersebut, tim SBS terlebih dulu tertinggal di set pertama. Ibarsjah mengatakan, kekalahan di set pertama lebih banyak disebabkan faktor mental pemain karena tampil di grand final. Namun, SBS dapat membalik keadaan di tiga set berikutnya dengan memanfaatkan hasil analisa aplikasi statistik yang sudah diterapkan tim.

“Aplikasi ini sangat membantu karena kami bisa mengetahui kelemahan apa saja yang harus diperbaiki di set-set berikutnya. Apalagi, kemampuan pemain dari kedua tim tidak terlalu berbeda,” katanya.

Meskipun demikian, tim BNI 46 sempat berusaha melakukan serangan intensif pada set ketiga. BNI 46 yang sempat tertinggal di awal set ketiga mampu menyamakan kedudukan 16-16. Perolehan skor berjalan ketat hingga menjelang akhir set ketiga, namun servis dari Rendy Tamamilang yang tidak mampu dikembalikan lawan memastikan keunggulan Samator.

Sedangkan pada set keempat, pertandingan berlangsung berat sebelah karena tim SBS semakin percaya diri dan terus menekan, sedangkan BNI 46 tidak berkutik untuk mengembangkan pola permainannya.

Pelatih BNI 46 Samsul Jais mengatakan, pada set pertama anak asuhnya mampu membangun serangan dengan menerapkan servis dan penerimaan bola yang baik. Namun, kondisi tersebut tidak dapat dipertahankan pada tiga set berikutnya sehingga Samator mampu keluar dari tekanan dan bermain baik.

“Saat servis, atau receive serta blok tidak bisa dilakukan dengan baik, maka serangan tidak akan terbangun. Serangan kami tidak mematikan dan saat kami diserang tidak bisa bertahan,” katanya.

Samsul mengaku pihaknya berupaya untuk mengubah strategi pada set ketiga. Namun, tetap tidak bisa berjalan dengan baik karena servis dan receive pemain tidak baik.

Atas kemenangannya di Proliga 2019, Samator akan mewakili Indonesia pada kejuaraan Asia di Taiwan pada April. Selain memastikan gelar juara ketujuh, pemain dan pelatih Samator juga memperoleh penghargaan sebagai pemain dan pelatih terbaik, yaitu Rendy Tamamilang serta Ibarsjah.
Baca juga: Jakarta Pertamina pertahankan posisi tiga Proliga
Baca juga: Putri PGN Popsivo Polwan juara Proliga 2019
Baca juga: Putri Jakarta BNI rebut posisi tiga Proliga 2019

Pewarta:
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Balap sepeda GFNY Bali 2019

GFNY BALI 2019

Peserta memacu kecepatan sepedanya saat mengikuti Gran Fondo New York (GFNY) Bali 2019 di wilayah Klungkung, Bali, Minggu (24/2/2019). Kejuaraan balap sepeda jalan raya tersebut diikuti oleh 1.530 peserta dari 29 negara dengan dua jenis perlombaan berdasarkan jarak rute yaitu, Gran Fondo (134 km) dan Medio Fondo (90 km). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww.

IOX 2019 Andalas disambut keramahan dan kuliner Sumatera Barat

Jakarta (ANTARA News) – Peserta petualangan Indonesia Off-road eXpedition (IOX) 2019 yang sebelumnya dihadapan dengan rute ekstrem di Sumatera Utara langsung mendapatkan keramahan masyarakat serta kuliner saat memasuki wilayah Sumatera Barat.

Lembah Harau kabupaten Lima Puluh Kota, berdasarkan data dari tim IOX 2019 Andalas yang diterima media di Jakarta, Minggu, merupakan base camp tim yang terakhir sebelum semua peserta yang menggunakan kendaraan roda dua dan empat masuk ke garis finis di Bukittinggi.

Di Lembah Harau seluruh peserta menginap di base camp dan menikmati keindahan alam yang spektakuler. Harau merupakan lembah yang dikelilingi bukit batu yang dihiasi beberapa air terjun yang terpisah sehingga membentuk keindahan alam yang sempurna. Suhu udara yang sejuk membuat peserta betah berlama lama di Lembah Harau.

Setelah beristirahat dan menikmati keindahan alam Lembah Harau, peserta kembali digiring Syamsir Alam, Team Leader IOX 2019 Andalas memasuki trek super ekstrim ke Buluh Kaso dan Taram. Walau trek pendek, namun tingkat tantangannya termasuk tinggi karena harus melalui tanjakan tajam dan rawa yang dalam.

Trek ini ternyata tidak mudah dilalui peserta. Banyak peserta yang rontok karena mengalami kerusakan baik winch dan mesin. Beberapa kendaraan rusak tidak bisa jalan akibat terendam air rawa yang dalam. Mogoknya beberapa kendaraan peserta membuat peserta dibelakangnya tertahan. Untuk melancarkan, peserta dibelakangnya membuat jalur baru untuk bisa melewati kendaraan didepan yang rusak, karena jalur yang tersedia hanya satu jalur yang sempit.

Untuk mempercepat evakuasi, Syamsir Alam kembali ke trek untuk membantu percepatan evakuasi empat peserta yang sampai berita dibuat masih tertahan di trek agar seluruh peserta bisa mengikuti upacara finish di depan Jam Gadang Bukittinggi.

IOX 2019 Andalas sejauh 1.400 km dari Medan menuju Bukittinggi selain menjadi tantangan dari peserta ternyata juga mendapatkan apresiasi dari jurnalis internasional yang meliput langsung petualangan yang digelar untuk ketujuh kalinya itu.

“IOX 2019 Andalas mampu menjaga standard yang tinggi atas pelaksanaan event off-road super ekstrim yang selama ini menjadi ciri khas IOX” kata Fred M Krijsman dari Belanda, yang menjadi kontributor media otomotif dunia seperti Autobild Jerman dan Landmag Perancis.

“Trek dan pemandangan alam Sumatera yang indah, budaya lokal Sumatera Utara dan Barat yang berbeda dan menarik serta penduduk lokal dan peserta IOX yang menyenangkan membuat perjalanan 16 hari ini terasa menyenangkan” kata pria yang juga pengelola media online otomotif www.xtreme-adventure.com.

IOX 2019 Andalas sendiri diikuti ratusan peserta dengan 81 kendaraan 4×4 dan 73 motor dirt bike, direncanakan akan finish di area Jam Gadang Bukuttinggi.

Baca juga: Peserta IOX 2019 hadapi ujian berat di trek Siosar

Baca juga: IOX 2019 Andalas dimulai dengan bakti sosial

Baca juga: Panitia pastikan peserta IOX layak tempuh Bukittinggi

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia siapkan atlet usai panjat tebing masuk Olimpiade Paris 2024

Jakarta (ANTARA News) – Indonesia melalui Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) langsung fokus mempersiapkan atlet-atletnya usai cabang olahragta panjat tebing resmi masuk Olimpiade tahun 2024 di Paris.

Dikutip dari keterangan resmi FPTI yang diterima di Jakarta, Minggu, Ketua II PP FPTI Pristiswan Buntoro menegaskan bahwa persiapan tersebut utamanya ditujukan untuk atlet nomor “boulder” dan “lead” yang kemampuannya dinilai masih tertinggal dari negara-negara lain.

“Sekarang adalah kesempatan di prakualifikasi. Kami akan menggunakannya benar-benar untuk meningkatkan kemampuan atlet dan pembuat jalur di lead dan boulder,” ujar Pristiswan.

Meski demikian, itu bukan berarti FPTI melupakan nomor “speed” atau kecepatan yang kerap memberikan medali untuk Indonesia di berbagai kejuaraan internasional. Nomor kecepatan itu akan menjadi tumpuan utama menunaikan harapan meraih podium di Olimpiade 2024. Di Asian Games 2018, nomor speed ini berhasil menyumbangkan tiga emas untuk Tanah Air. 

“Itulah mengapa kita patut bersyukur panjat tebing dipertandingkan di Olimpiade 2024. Ini menjadi saat tepat menunjukkan bahwa perkembangan olahraga panjat tebing Indonesia semakin mendekati puncaknya,” tutur Pristiswan.

Sebelumnya, pada konferensi yang digelar Kamis (21/2) di Paris, Prancis, Paris Organising Committee of the Olympic and Paralympic Games (Paris 2024) mengumumkan bahwa ada empat cabang olahraga baru yang dipertandingkan di Olimpiade Paris tahun 2024. Keempat olahraga tersebut adalah “break dance”, “skateboard”, selancar dan panjat tebing.

Di cabang panjat tebing, Paris 2024 mengusulkan ada 12 medali yang akan diperebutkan yaitu enam medali untuk “speed world record” putra-putri, serta enam medali untuk nomor “combine” yang  mempertandingkan lead dan boulder putra-putri.

Nantinya format pertandingan berisi kuota 16 putra dan 16 putri untuk speed world record, serta 20 putra dan 20 putri untuk combine lead dan boulder. Sehingga total kuota atlet sebanyak 72 orang.  Namun nomor dan format pertandingan yang diusulkan tersebut masih menunggu persetujuan dari International Olympic Council (IOC).

Presiden Federasi Panjat Tebing Internasional (IFSC) Marco Scolaris juga mengutarakan rasa bahagianya setelah mendengar kabar panjat tebing menjadi salah satu olahraga yang dikompetisikan di Olimpiade 2024.

“Kami berterima kasih atas pengakuan tentang nilai panjat tebing dan apa yang telah dilakukan IFSC. Kami bangga menjadi bagian dari proses ini dan kami menantikan langkah-langkah selanjutnya,” kata Marco. ***3***

Pewarta: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Eko Yuli sabet emas Piala Dunia 2019

Eko berhasil meraih satu emas dan dua medali perak. Sedangkan atlet lain Deni mendapatkan satu medali perak dan dua medali perunggu

Jakarta (ANTARA News) – Atlet angkat besi nasional Eko Yuli Irawan berhasil menyabet medali emas dalam Piala Dunia Angkat Besi yang berlangsung di Fuzhou, China, pada 22-27 Februari.

“Eko berhasil meraih satu emas dan dua medali perak. Sedangkan atlet lain Deni mendapatkan satu medali perak dan dua medali perunggu,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Angkat Berat, Binaraga, dan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABBSI) Alamsyah dalam pesan singkat kepada Antara di Jakarta, Sabtu malam.

Eko yang turun pada kelas 61 kilogram putra meraih total angkatan 297 kilogram. Angkatan itu terdiri dari angkatan snatch 136 kilogram dan angkatan clean and jerk 161 kilogram.

Pelatih pemusatan latihan nasional PB PABBSI Dirja Wihardja mengatakan hasil yang dicapai Eko Yuli dalam Piala Dunia 2019 di China itu semakin memuluskan langkahnya untuk lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.

“Hasil itu akan mempertahankan posisi Eko pada peringkat delapan besar dunia. Tapi, Eko masih harus mengikuti lima hingga enam kejuaraan lain kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020,” kata Dirja.

Dirja menambahkan peluang Eko akan semakin besar jika dia dapat meraih medali emas dalam Kejuaraan Asia 2019 di Ningbo, China pada 18-28 April.

“Piala Dunia 2019 di Fuzhou itu adalah kejuaraan berkategori perak. Sedangkan Kejuaraan Asia di Ningbo adalah kejuaraan dengan kategori emas,” ujar Dirja.
  Tabel hasil Piala Dunia Angkat Besi 2019 kelas 61 kilogram putra dan 67 kilogram putra di Fuzhou, China, Sabtu. Atlet nasional Eko Yuli Irawan berhasil meraih medali emas pada kelas 61 kilogram putra dengan total angkatan 297 kilogram. Angkatan itu terdiri dari angkatan snatch 136 kilogram dan angkatan clean and jerk 161 kilogram. Sedangkan atlet lain Deni meraih medali perunggu dengan total angkatan 305 kilogram. Angkatan Deni itu terdiri dari angkatan snatch 135 kilogram dan angkatan clean and jerk 170 kilogram. (Tim Angkat Besi Indonesia)

Pada peringkat kedua perlombaan angkat besi kelas 61 kilogram putra, atlet Vietnam Thach Kim Tuan meraih posisi kedua dengan total angkatan 295 kilogram dan menyabet medali perak. Kemudian medali perunggu diraih atlet asal China Wang Hao dengan total angkatan 286 kilogram.

“Eko harus tetap menempati posisi delapan besar dunia agar lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020,” ujar Dirja.

Pada perlombaan kelas 67 kilogram putra, atlet lain Indonesia Deni meraih medali perunggu dengan total angkatan 305 kilogram. Angkatan Deni itu terdiri dari angkatan snatch 135 kilogram dan angkatan clean and jerk 170 kilogram.

Medali emas kelas 67 kilogram putra diraih atlet Korea Utara Pak Jong Ju dengan total angkatan 318 kilogram. Sedangkan atlet China Huang Minhao mendapatkan medali perak setelah menempati posisi kedua dengan total angkatan 314 kilogram. 

(T.I026/

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Putri PGN Popsivo Polwan juara Proliga 2019

Yogyakarta (ANTARA News) – Tim putri Jakarta PGN Popsivo Polwan berhasil menjuarai Proliga 2019 setelah mengalahkan juara bertahan Jakarta Pertamina Energi dengan skor 3-2 (15-25, 25-22, 21-25, 25-23, 15-12) pada partai final yang digelar di GOR Amongrogo Yogyakarta, Sabtu.

Atas keberhasilan itu PGN Popsivo berhak mengantongi hadiah uang pembinaan sebesar Rp200 juta, sedangkan Pertamina Energi yang keluar sebagai “runner up” Proliga 2019 mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp100 juta.

Juara bertahan Jakarta Pertamina Energi memulai laga dengan langsung menyerang pertahanan PGN Popsivo, dan mampu mengamankan set pertama dengan skor 25-15.

Memasuki set kedua PGN Popsivo mulai bangkit dengan memimpin lebih dulu 14-10, dan mengakhiri set kedua dengan skor 25-22.

Pada set ketiga permainan sengit diperlihatkan kedua tim, dan saling mengejar angka. Pertamina Energi memimpin terlebih dahulu 9-7, tetapi PGN Popsivo mampu menyamakan 18-18. Pertamina energi mengakhiri set ketiga dengan skor 25-21.

Pada set keempat PGN Popsivo mencoba keluar dari tekanan dengan memimpin 8-6, tetapi Pertamina Energi mampu mengejar dan memimpin 13-10. PGN Popsivo mampu menyamakan skor 14-14, dan akhirnya menutup set keempat 25-23.

Memasuki set kelima kedua tim saling mengejar angka. Namun, PGN Popsivo mampu memimpin perolehan angka dan mengakhiri set kelima dengan skor 15-12.

Pelatih Jakarta PGN Popsivo Polwan Chamnan Dokami mengatakan keberhasilan menjadi juara Proliga 2019 sesuai dengan ekspektasinya. Seluruh pemain bekerja keras untuk meraih hasil terbaik tersebut.

“Kerja keras kami membuahkan hasil yang membahagiakan dan membanggakan. Kami berhasil menjuarai Proliga 2019,” katanya.

Pelatih Jakarta Pertamina Energi Muhammad Ansori mengatakan anak asuhnya sering melakukan kesalahan saat bertanding. Bahkan, lima poin hilang percuma karena kesalahan sendiri.

“Para pemain kurang konsentrasi sehingga permainan tidak fokus dan mereka sering melakukan kesalahan. Hal itu akan dijadikan evaluasi ke depan,” katanya.

Pemain putri terbaik jatuh kepada Aprilia Manganang, “best server” Bethania De La Cruz, “best setter” Tri Retno Mutiara, “best spiker” Wilda Siti Nurfadillah, “best blocker” Agustin Wulandari, “best libero” Yulis Indahyani, “best scorer” Kokram Pimpichaya, dan pelatih putri terbaik jatuh kepada Chamnan Dokmai.

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019