Pelatih soroti irama lari Sapwaturrahman

Jakarta (ANTARA) – Pelatih lompat jauh Arya Yuniawan Purwoko menyoroti irama lari Sapwaturrahman meski sang atlet baru saja meraih medali emas pada kejuaraan atletik di Malaysia, Sabtu (30/3).

“Irama larinya belum stabil karena sering bertambah cepat mendekati batas lompatan 28 centimeter dari bak pasir. Akibatnya, tumpuan kaki tidak ideal saat menyentuh batas lompatan. itu yang membuat tolakan kaki untuk melompat kurang bertenaga,” kata Arya saat dikonfirmasi dari Jakarta, Selasa.

Hal tersebut, kata Arya, memang menjadi pekerjaan rumah bagi Sapwa meski tidak bisa dipungkiri hasil di kejuaraan Malaysia sudah cukup bagus untuk pemanasan sebelum kejuaraan di Doha akhir April ini.

Pada kejuaraan di Malaysia, Sapwaturrahman sukses meraih emas lompat jauh setelah membukukan lompatan 7,97 meter. Untuk perak direbut atlet tuan rumah Malaysia, Andre Anuar sejauh 7,72 meter dan perunggu direbut atlet Korea Selatan Joo Eunjae sejauh 7,69 meter.

Untuk memperbaiki kekurangan, pelatih Arya meminta pada anak asuhnya untuk berlatih keras. Apalagi kejuaraan Asia di Doha, Qatar bakal berlangsung 21-24 April.

Kejuaraan tersebut menjadi amat krusial karena menjadi awal kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo khusus untuk atlet asal Asia. Untuk itu hasil terbaik sangat dibutuhkan agar peluang lolos kekejuaraan empat tahunan ini lebih terbuka.

“Semua kekurangan di kejuaraan Malaysia akan menjadi tolak ukur untuk menghadapi kejuaraan selanjutnya,” kata Sapwaturrahman.

Sapwa mengaku saat ini tengah fokus pada latihan meningkatkan daya tahan agar kondisinya prima, sehingga performanya semakin maksimal. Sebagai persiapan dari seluruh rangkaian latihan pun telah diprogram oleh pelatih.

“Semua peserta yang mengikuti kejuaraan Atletik Asia di Doha adalah yang terbaik, saya optimis akan menjuarai kejuaraan tersebut agar lolos ke Olimpiade,” katanya menambahkan.

Baca juga: Emilia Nova berjaya, Indonesia dulang emas ketiga di Malaysia Open
Baca juga: Zohri raih emas di Malaysia Open

 

Pewarta: Galih Pradipta
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Emilia Nova mulai butuh lawan sepadan

Jakarta (ANTARA) – Atlet lari gawang Indonesia, Emilia Nova mulai membutuhkan lawan yang sepadan setelah pada kejuaraan di Malaysia, Minggu (31/3) kurang mendapatkan tekanan dari lawan sehingga peraih perak Asian Games 2018 dengan mudah meraih medali emas.

“Kemarin pesaingnya enggak ada yang bagus, tetapi teknik kemarin udah bagus. Pelatih juga senang,” kata Emilia Nova ketika ditemui di Gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, Selasa.

Setelah turun di kejuaraan Malaysia, Emilia Nova sudah dihadapkan dengan banyak kejuaraan mulai dari Kejuaraan Asia di Doha, Qatar, akhir April hingga target utama tahun ini yaitu SEA Games 2019 di Filipina.

“Sekarang kita fokus ke kejuaraan Doha yang waktunya tinggal tiga minggu lagi. Dengan teknik yang sudah bagus di Malaysia kemarin dan speed yang ditingkatkan harapannya bisa lebih baik daripada Asian Games,” kata atlet yang akrab disapa Emil ini.

Pada kejuaraan di Malaysia, Emil berhasil merebut medali emas dengan catatan waktu 13.59 detik. Medali perak diraih atlet asal Korea Na Hee Ryudengan catatan waktu 14.25 detik dan perunggu direbut atlet asal Malaysia, Raja Nursheena pelari dengan catatan waktu 14.31 detik.

Catatan waktu yang dibukukan Emil di Malaysia ternyata belum mendekati catatan waktu terbaiknya saat di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang yaitu 13,33 detik.

Sementara itu, pelatih lari gawang Fitri Haryadi mengatakan kejuaraan di Malaysia merupakan ajang untuk melihat perkembangan atlet termasuk Emilia Nova karena sebelumnya menjalani latihan selama tiga pekan. Evaluasi juga sudah dilakukan.

Baca juga: Emilia Nova fokus latihan teknik jelang Kejuaraan Asia

“Untuk evaluasinya paling dari segi speed, begitu juga dengan kecepatan antar gawangnya harus ditingkatkan. Untuk teknik sudah hampir sempurna, ” kata Fitri saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut Fitri mengungkapkan lawan Emil di kejuaraan Malaysia terlalu jauh dan tidak sebanding untuk ukuran kejuaraan terbuka. Ia mengaku lebih menyukai jika anak asuhnya itu berlari dengan pelari yang jauh lebih bagus darinya.

Baca juga: Emilia Nova berjaya, Indonesia dulang emas ketiga di Malaysia Open

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Elga pilih jadi PNS di Jakarta, M. Fadli pilih di Bogor

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan OIahraga (Kemenpora) secara resmi memberikan SK CPNS kepada atlet berprestasi yang di antaranya adalah untuk pebalap BMX Elga Kharisma Novanda dan pebalap paralimpik M. Fadli di Wisma Kemenpora Jakarta, Selasa.

Berdasarkan data yang ada, sebanyak 286 atlet berprestasi pada SEA Games 2015, SEA Games 2017, Asian Games 2018 maupun Asian Para Games 2018 diangkat menjadi CPNS. Saat penyerahan SK ada 240 atlet yang hadir. Untuk sisanya masih mengikuti beberapa kejuaraan.

Saat ditanya pilih menjadi PNS di mana, banyak atlet yang memilih di Kemenpora. Selain nama Elga Kharisma Novanda, ada nama pebalap Robin Manullang yang ingin mengabdikan diri di Jakarta.

“Saya pilih di Jakarta (Kemenpora) saja,” kata Ratu BMX Asia Tenggara itu tanpa memberikan alasan pastinya.

Elga Kharisma Novanda merupakan atlet asal Malang, Jawa Timur. Namun, saat ini banyak menghabiskan waktu berlatih di Jakarta. Saat ini, peraih emas SEA Games 2017 menekuni dua disiplin balap sepeda sekaligus yaitu BMX dan trek.

Jika Elga dan Robin pilih menjadi PNS di Jakarta, berbeda dengan peraih emas displin trek Asian Para Games 2018, Muhammad Fadli. Pria asal Bogor justru ingin mengabdikan diri di tanah kelahirannya.

“Saya ingin di Dispora Bogor saja,” katanya dengan singkat.

Selain M. Fadli, pebalap yang ingin mengabdikan diri di kampung halamannya adalah Wiji Lestari. Peraih medali perunggu BMX Asian Games 2018 ini memilik menjadi PNS di Blitar Jawa Timur.

Sementara itu, Sesmenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan jika seluruh atlet berprestasi yang diangkat jadi CPNS untuk tahun pertama akan dimaksimalkan di lingkungan Kemenpora.

“Untuk satu tahun pertama, daerah jangan dulu menggangu mereka. Biar di Kemenpora dulu. Tapi saat ini sudah banyak yang mengajukan permintaan. Salah satunya DKI Jakarta. Mereka minta paling banyak,” katanya saat dikonfirmasi.

Baca juga: Menpora serahkan SK CPNS kepada ratusan atlet berprestasi
 

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Robin Manullang sarankan ISSI mulai maksimalkan pebalap muda

Jakarta (ANTARA) – Pebalap sepeda nasional disiplin road race Robin Manullang menyarankan kepada Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) mulai memaksimalkan pebalap muda terutama untuk menghadapi SEA Games 2019 di Filipina, 30 November-11 Desember maupun kejuaraan internasional lainnya.

“Kalau tidak sekarang kapan lagi. Mereka (pebalap muda) juga menunggu kesempatan. Kami akui, sebagai senior kami mulai kerepotan melawan yang muda,” kata Robin Manullang di sela-sela penerimaan SK CPNS di Wisma Kemenpora, Jakarta, Selasa.

Nama Robin Manullang memang sudah kenyang menjadi punggawa timnas balap sepeda Indonesia termasuk saat Asian Games 2018 lalu. Khusus untuk level ASEAN, pebalap asal Kalimantan Timur ini terbilang cukup sukses karena mampu menyumbangkan emas bagi kontingen Indonesia.

Adalah SEA Games 2015 Singapura yang membuat namanya berkibar. Robin Manullang menjadi satu-satunya pebalap Indonesia yang sukses menyumbang emas meski pada saat itu PB ISSI mengalami konflik internal. Dia meraih emas dari nomor Individual Time Trial (ITT).

“Sebagai pebalap target saya adalah mengibarkan bendera Merah Putih. Itupun sudah terlaksana. Makanya saya akan memberikan kesempatan kepada pebalap muda untuk kursi timnas,” kata pebalap yang sudah menyelesaikan pendidikan tingkat sarjana itu.

Selain mendapatkan bonus dari pemerintah, raihan emas di SEA Games 2015 berdampak panjang. Pebalap yang saat ini memperkuat tim PGN Cycling Team ini juga diangkat menjadi CPNS dan akan bertugas di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Saat ditanya siapa pebalap muda yang berpotensi untuk bisa meraih prestasi tertinggi untuk ke depan, dia menjawab diantaranya adalah Sandy Nur Hasan. Selain itu ada nama yang cukup dikenal seperti Jamal Hibatulloh, Jamalidin Novardianto, Abdul Gani, Firman Hidayat hingga Aiman Cahyadi.

“Di klub saja (PGN) saya harus kerja keras melawan mereka (pebalap muda). Saya yakin mereka akan terus berkembang jika diberi kesempatan banyak mengikuti lomba maupun memperkuat timnas,” kata mantan pebalap Pegasus Continental Cycling Team itu.

Sementara itu manajer timnas balap sepeda Indonesia Budi Saputra mengaku pihaknya terus mengkaji rencana pemanggilan pebalap muda terutama untuk disiplin road race.

“Memang benar. Ada rencana untuk itu (pemanggilan pebalap muda). Salah satunya untuk ACC (Asian Cycling Championship),” katanya saat dikonfirmasi.

Khusus untuk ACC, kata Budi, pihaknya sudah menentukan nama yaitu Jamal Hibatulloh, Jamalidin Novardianto, Bambang Suryadi, Sandy Nur Hasan dan Aiman Cahyadi. Untuk sektor putri ada nama Ayustina Delia Priatna.

Baca juga: PB ISSI kirim tiga atlet latihan di Swiss
Baca juga: Chrismonita bidik poin Olimpiade pertama di Taiwan

 

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menpora serahkan SK CPNS kepada ratusan atlet berprestasi

Atlet bisa menjadi role model pegawai yang profesional, disiplin, fokus pada target dan pantang menyerah

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyerahkan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kepada sebanyak 286 atlet berprestasi.

SK tersebut diserahkan secara langsung oleh Menpora Imam Nahrawi dan turut disaksikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana dan Staf Ahli Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi bidang Administrasi Negara Hendro Wicaksono.

“Selamat untuk CPNS ini. Selamat datang di medan pengabdian yang baru. Kalian semua adalah pribadi-pribadi yang sangat tangguh,” kata Imam dapam sambutannya di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa.

Kepada para atlet berprestasi itu, dia pun berpesan agar mereka memberikan ide-ide maupun gagasan kepada Kemenpora agar dapat terus menghasilkan atlet-atlet berprestasi dan memajukan olahraga di Indonesia.

“Bagi atlet-atlet yang ide atau gagasannya belum sempat tersampaikan waktu jadi atlet, boleh disampaikan ke Kemenpora. Kami butuh banyak gagasan baru supaya bisa terus mengawal semua atlet Indonesia dengan baik,” ujar Imam.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana meminta kepada seluruh CPNS agar terus menjaga sikap, perilaku serta kinerjanya sebagai CPNS.

“Selamat bergabung dalam korps PNS. Ada dua tugas utama sebagai pegawai negeri, yaitu menjaga persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan melayani masyarakat. Jalani tugas ini dengan sebaik-baiknya,” tutur Bima.

Pada kesempatan yang sama, Staf Ahli Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi bidang Administrasi Negara Hendro Wicaksono mengungkapkan atlet dapat menjadi contoh atau panutan bagi para PNS lainnya.

“Atlet bisa menjadi role model pegawai yang profesional, disiplin, fokus pada target dan pantang menyerah. Sikap-sikap itu bisa dicontoh oleh para pegawai negeri sipil,” ungkap Hendro.

Berdasarkan data dari Kemenpora, terdapat sebanyak 286 atlet yang menerima SK CPNS Atlet Berprestasi. Sebelum menerima SK tersebut, para atlet telah menjalani serangkaian tes tertulis dan wawancara.

Atlet-atlet yang menerima SK tersebut merupakan atlet berprestasi yang berhasil meraih medali emas, perak dan perunggu di berbagai kejuaraan multi event maupun kejuaraan dunia masing-masing cabang olahraga terhitung sejak 2014.

Baca juga: Atlet-atlet CPNS ingin mengabdi di Kemenpora

Baca juga: Kemenpora tunda pengusulan CPNS atlet angkat besi Deni

Baca juga: BKN minta pemberkasan CPNS Butet akhir Februari

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pejetski asing cermati potensi besar atlet Indonesia

Kakak beradik Aswar tampil sangat baik di setiap moto, mereka sangat cepat. Mereka hanya kurang beruntung kali ini. Saya berharap keduanya bisa ikut pada putaran selanjutnya di Maroko. Sungguh suatu kehormatan bila bisa bertanding dengan mereka lagi

Jakarta (ANTARA) – Pejetski asal Prancis Jean-Bruno Paseterello mencermati potensi besar yang dimiliki dua atlet jetski Indonesia, Aero Sutan Aswar dan Aqsa Sutan Aswar.

Pastorello yang menjuarai ajang Jetracer World Championship 2019 di Ancol, Jakarta, Minggu (31/3/2019) beranggapan Aero dan Aqsa memiliki kecepatan dan visi juara yang baik.

“Kakak beradik Aswar tampil sangat baik di setiap moto, mereka sangat cepat. Mereka hanya kurang beruntung kali ini. Saya berharap keduanya bisa ikut pada putaran selanjutnya di Maroko. Sungguh suatu kehormatan bila bisa bertanding dengan mereka lagi,” kata Pastorello.

Senada dengan Pastorello, peraih posisi kedua dalam ajang yang sama Anthony Granger melihat Aqsa sangat berpeluang menjadi yang terbaik di masa depan.

“Menurut saya dia tipikal pilot yang punya jiwa kepemimpinan yang baik. Dia juga unggul dalam hal kecepatan dan selalu hampir mencapai final. Saya yakin dia akan memiliki perkembangan yang cukup cepat,” jelas Anthony.

Aqsa Sutan Aswar adalah peraih medali emas Asian Games 2018.

Pada Jetracer World Championship 2019 Anthony Granger meraih 3.048 angka dalam kejuaraan ini, sementara Aqsa finis di urutan ketiga dengan raihan 2.936 poin. Adapun juara dunia Jean-Bruno Pastorello meraih 3.180 poin.

Baca juga: Kejuaraan dunia jetski, atlet Indonesia raih podium ketiga

Baca juga: Aqsa Aswar waspadai atlet jetski Rusia dan Perancis

Baca juga: Kejuaraan dunia jetski diharapkan jadi promosi wisata laut Indonesia

Pewarta: Adnan Nanda
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Petinju Kash Ali diskors karena gigit lawan dua kali

Jakarta (ANTARA) – Izin tinju Kash Ali dibekukan oleh komisi tinju Inggris (BBBofC) setelah didiskualifikasi karena menggigit lawannya, David Price.

Ali terlihat menggigit Price dua kali dalam pertarungan kelas berat di Inggris, Sabtu pekan lalu.

Petinju berusia 27 tahun itu resmi didiskualifikasi oleh wasit Mark Lyson pada ronde kelima dan diusir ke luar ring tinju di bawah kawalan ketat petugas keamanan setelah si petinju dilempari kaleng minuman oleh penonton di M&S Bank Arena.

Mantan juara tinju kelas jelajah WBC Tony Bellew meminta BBBofC melarang seumur hidup petinju asal Birmingham itu.

“Dia telah melakukan hal menjijikkan yang tak ada tempatnya di ring tinju. Dia menggigit lawannya bukan sekali, bukan dua kali, dia menggigit lawannya empat kali dan wasit menyaksikannya dua kali,” kata Bellew dalam laman Sky Sports.

“Dia memalukan, dia tak boleh dibiarkan kembali ke ring tinju,” sambung Bellew.

Ali harus menghadapi sidang etik pada 13 April mendatang.

Dalam sejarah tinju, insiden petinju gigit petinju paling heboh sejagat adalah ketika petinju kelas berat Mike Tyson menggigit telinga Evander Holyfield pada 28 Juni 1997.

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wizards hempaskan tuan rumah Nuggets 95-90

Jakarta (ANTARA) – Troy Brown Jr. mencetak 24 poin, Thomas Bryant 20 poin dan 14 rebound ketika Washington Wizards mempermalukan tuan rumah Denver Nuggets 95-90, Minggu malam waktu setempat atau Senin pagi WIB tadi.

Jabari Parker juga mengemas 20 poin untuk Washington, sedangkan Bradley Beal menyumbangkan 17 poin.

Pemain Denver Nikola Jokic memimpin timnya dengan 23 poin dan 14 rebound sebelum dikeluarkan dari lapangan karena dua kali terkena technical foul saat waktu tersisa 3 menit 46 detik. Rekannya, Paul Millsap, mengkreasi 13 poin dan 16 rebound.

Nuggets memenangi  delapan dari 10 laga terakir namun kini berselisih satu gim di belakang Golden State sebagai tim terbaik Wilayah Barat. Pada hari yang sama, Warriors melumat Charlotte Hornets 137-90.

Dunk Bryant setelah menerima umpan dari Beal membuat Washington memimpin sampai empat poin ketika waktu tersisa 1 menit 58 detik.

Millsap tak berhasil pada dua lemparan bebas saat waktu tinggal 1 menit 2 detik lagi.

Denver juga tak berhasil melakukan offensive rebound. Sebuah technical foul yang dilakukan Beal yang berujung lemparan bebas juga tak bisa menjadi poin, tetapi beberapa saat kemudian giliran Wizards yang gagal pada dua lemparan bebas.

Setelah Denver gagal  pada dua lemparan, Washington melakukan rebound, sedangkan Parker sukses pada satu dari dua lemparan bebas untuk mengubah keadaan menjadi 95-90 saat waktu tersisa 11 detik lagi. Sebelas detik terakhir tidak ada poin yang tercipta pada kedua tim.

Baca juga: Trae Young cetak “buzzer-beater” demi bawa Hawks jungkalkan Bucks

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kevin Kisner juara World Golf Championship di Texas

Jakarta (ANTARA) – Pegolf AS Kevin Kisner memenangi gelar pertamanya pada World Golf Championship dan sekaligus menjuarai PGA Tour ketiganya setelah menang pada final atas pegolf rekan senegaranya Matt Kuchar dengan skor 3 dan 2 pada turnamen Dell Technologies Match Play di padang golf Austin, Texas, AS, Minggu waktu setempat.

Pegolf peringkat 48 dunia itu berhak atas hadiah utama uang 1.745.000 dolar AS dari total hadiah 10.250.000 dolar AS untuk turnamen bergengsi ini dan sekaligus meraih 550 poin sehingga menjadikan peringkat FedExCup dia naik ke urutan 13, demikian dilansir situs PGA Tour.

Dalam pertandingan final di Austin itu, pertarungan awalnya berlangsung ketat, namun Kisner membuat kejutan dengan mencetak birdie putt dari jarak 20,5 kaki di permainan lubang ke-16 untuk menghentikan permainan lawannya.

Sementara mantan juara Match Play pada 2013 Kuchar dalam permainannya di babak final harus berjuang keras di area green untuk bisa menyaingi lawannya dan akhirnya tetap harus mengakui keunggulan lawan. Namun posisi runner-up bagi Kisner cukup membuatnya naik ke puncak urutan pertama pada peringkat FedExCup.

Pada awal permainan Kisner yang bermain menyerang mencetak birdie putt dari jarak 11,5 kaki di lubang pertama, dan Kuchar baru menusuk di lubang kedua setelah Kisner yang melakukan tee shot mendapat penalti, namun Kuchar gagal memanfaatkan kesempatan ketika pukulan three-putted dari jarak 16 kaki tidak berjalan dengan baik.

Kuchar harus melepaskan pukulan kedua setelah pukulan sebelumnya bola melenceng ke kiri dan tidak akurat, namun dia mampu memperbaiki dengan mencetak par dari jarak 4 kaki, dan justru Kisner juga kecolongan mencetak birdie dari jarak 12 kaki.

Selanjutnya Kisner terkena bogey pada permainan lubang kelima namun mampu kembali unggul dengan mencetak birdie di lubang ke-enam par 5 setelah melakukan pukulan ketiga dengan cantik ketika bola jatuh di green dengan jarak 5 kaki dai lubang, pada lubang ketujuh par 3, Kuchar terkena three-putt kedua dan merosot 2-down.

Pada permainan lubang kesembilan, Kisner kembali harus melakukan pukulan three-putt dari jarak 73 kaki, ketika Kuchar harus berjuang meraih par dari sisi green bunker, meninggalkan Kisner 1-up.

Kisner semakin merajalela ketika dia mencetak par di lubang ke-11 par 3 ketika tee shot Kuchar bola masuk ke kolam, namun kedua pegolf mampu mencetak birdie di lubang ke-12 par 4.

Permainan selanjutnya, Kuchar terkena bogey di lubang ke-15, gagal melakukan pukulan akuran di green, ketika dia gagal menyelamatkan par putt dari jarak 13 kaki, permainan lubang selanjutnya ke-16 par 5 second shot Kuchar mencapai green dan bahkan dia bersiap mencetak eagle dari jarak 21 kaki, namun usaha dia gagal dan justru Kisner memenangi putting.

“Saya tidak berfikir salah satu dari kami bermain dengan permainan terbaik kami, tapi pukulan drive saya bagus sepanjang pekan ini dengan Callaway, dan saya suka dengan pekan keberuntungan saya ini,” kata Kisner.

Sementara itu Kuchar mengaku tidak mudah melewati permainan ini untuk mengalahkan Kisner.

“Tentu bukan apa yang saya inginkan, berat untuk bisa memelihara permainan tingkat tinggi memasuki turnamen ini, anda berharap bisa melakukan itu dan saya merasa seperti saya sedang membangun sebuah permainan meskipun saya sedang bermain bagus, saya tahu melawan Kisner saya tidak bisa melakukan itu, karena dia konstan bermain bagus dan menunggu saya melakukan kesalahan, dan itu strategi bagus yang dipakai Kevin,” kata Kuchar.

Baca juga: Haotong Li masuk babak 16 besar di Match Play setelah menang playoff
 

Pewarta: Aris Budiman
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nasa Hataoka menangi Kia Classic di ajang LPGA Tour

Jakarta (ANTARA) – Nasa Hataoka memenangi Kia Classic di Aviara Golf Club, Carlsbad, California, AS, Minggu waktu setempat, dan sekaligus menjadi kemenangan ketiga dia selama 16 penampilannya di LPGA Tour.

Pegolf putri berusia 20 tahun asal Jepang itu mencatat 67 pukulan atau 5 di bawah par pada permainan putaran keempat, Minggu itu, untuk memastikan memimpin tiga pukulan atas tiga pegolf Korsel Inbee Park, Sung Hyun Park, Jin Young Ko, Azahara Munoz dari Spanyol dan Danielle Kang dari AS, demikian dilansir situs LPGA Tour.

“Dua hari pertama putaran permainan, permainan putting saya kurang bagus dan saya sungguh tidak menyangka saya bisa membalikkan keadaan,” kata Hataoka.

“Hingga permainan lubang ke-18 semuanya bisa terjadi, tapi saya sangat yakin bahwa second shot saya jatuh ke area putt,” tambahnya.

Setelah bola hasil pukulan dia nyemplung ke kolam dalam perjalanan mencatat bogey di lubang ke-16 par 4, Hataoka mampu mencetak birdie di lubang ke-17 par 5 dan menutup permainan dengan mencetak par di lubang ke-18.

“Saya cepat lupakan tentang bogey, saya tahu bahwa permainan di lubang ke-17 merupakan kesempatan mencetak birdie, dan yakin saya bisa melakukan itu,” katanya.

Hataoka mencatat 64 pukulan pada permainan putaran ketiga, Sabtu waktu setempat, untuk memimpin satu pukulan atas Inbee Park ketika memasuki putaran terakhir, dan setelah ini akan menyongsong turnamen utama ANA Inspiration di Mission Hills di Rancho Mirage pekan depan.

“Pekan depan ada turnamen akbar, dan saya akan sedikit merayakan untuk penyegaran dan pekan depan mulai lagi,” kata Hatoka.

Dalam turnamen KIA Classic itu, Hataoka secara total empat putaran permainan membukukan 270 pukulan atau 18 di bawah par untuk memastikan menjadi juara dan tahun lalu dia juga memenangi turnamen NW Arkansas Championship dan Japan Classic.

“Dia bermain sangat solid,” kata Inbee Park.

“Sungguh tidak melihat dia ada dalam tekanan, terutama dengan cara dia bermain di lubang terakhir, cukup cantik,” tambahnya.

Baca juga: Haotong Li masuk babak 16 besar di Match Play setelah menang playoff

Pewarta: Aris Budiman
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

One Championship pastikan Jepang jadi barometer kemajuan

Tokyo, Jepang (ANTARA) – Manajemen kejuaraan tarung bebas One Championship memastikan Jepang bakal menjadi barometer kemajuan olahraga tersebut setelah sukses menggelar laga One : A New Era di di Ryogoku Kokugikan, Tokyo Jepang, Minggu (31/4).

“Jepang luar biasa. Masyarakat sangat antusias untuk datang. Lokasi pertarungan penuh. Terima kasih Jepang. One : A New Era,” kata CEO One Championship Chatri Sityodtong di Tokyo, Jepang.

Jepang memang merupakan lokasi pertarungan baru bagi kejuaraan yang tidak hanya mengedepankan prestasi, namun juga integritas, kemanusiaan, kebanggaan, kehormatan, keberanian, serta disipilin itu. Dengan hasil tersebut, Jepang bakal kembali menjadi sentral.

Memang, untuk tahun ini baru dua seri yang bakal digelar di Negeri Sakura ini. Namun, pihak manajemen telah menjanjikan bahwa musim depan jumlah kompetisinya akan ditambah jauh lebih banyak dibandingkan tahun ini.

“Tahun depan ada empat seri. Ke depan bisa 12 seri,” kata pria yang dulunya juga seorang petarung itu. Untuk seri Oktober nanti, bisa pastikan laga di Jepang akan berlangsung menarik.

Sang juara dunia kelas light heavyweight Aung La N Sang bakal kembali tampil setelah mendapatkan tantangan dari juara dunia kelas heavyweight Brandon Vera. Bahkan tantangan dari Brandon Vera dilakukan di atas lokasi pertarungan saat Aung La N Sang mempertahankan predikat juara dunia kelas light heavyweight setelah mengalahkan wakil tuan rumah Ken Hasegawa.

Saat ditanyakan kepada CEO One Championship Chatri Sityodtong, ternyata tantangan dari Brandon Vera melawan Aung La N Sang disetujui. Selain menampilkan laga utama, pertarungan di Jepang juga bakal diisi oleh jago-jago tuan rumah yang banyak memilki disiplin bela diri yang cukup banyak mulai dari karate, judo hingga aikido itu.

Baca juga: Shinya Aoki menang cepat untuk rebut predikat juara dunia

Baca juga: Aung La kokohkan dominasinya di One Championship

Baca juga: Eddie Alvarez gagal debut manis di One Championship

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tim kriket Selandia Baru batalkan tur ke Bangladesh

Jakarta (ANTARA) – Tim kriket Selandia Baru U-19 memutuskan untuk membatalkan tur ke Bangladesh sebagai buntut dari peristiwa penembakan di dua mesjid di Christchurch bulan lalu.

Keputusan itu diambil berdasarkan kesepakatan bersama Dewan Kriket Bangladesh (BCB) , demikian disampaikan Ketua Kriket Selandia Baru (NZC) , Greg Barclay Senin, seperti dikutip Reuters.

Menurut Barclay, baik NZC maupun BCB sepakat bahwa meneruskan rencana tur pada April akan “sentitif dan tidak tepat” tidak lama setelah peristiwa penembakan yang menewaskan 50 orang.

Terlebih karena sebagian korban pada peristiwa yang terjadi pada 15 Maret itu berasal dari Bangladesh.

Tim senior dari Asia Selatan tersebut juga terhindar dari penembakan karena sebagian pemain sedang dalam perjalanan menuju mesjid untuk menuaikan shalat Jumat menjelang pertandingan menghadapi tuan rumah Selandia Baru.

Pertandingan yang dijadwalkan keesokan harinya, akhirnya dibatalkan dan tim Bangladesh pun segera kembali ke negaranya.

“Kami sudah menyampaikan rasa penyesalan atas situasi yang terjadi dan BCB bisa mengerti dan merespon dengan baik, ” kata Barclay.

” NZC sangat menghargai BCB dan percaya apa yang terjadi bisa membuat hubungan lebih dekat dan meningkatkan kerjasama di bidang olahraga kriket, ” katanya.

Baca juga: Pria kulit putih didakwa terlibat dalam pembunuhan di Selandia Baru

Baca juga: Ribuan orang di Selandia Baru berkumpul mengenang korban Christchurch

Pewarta: Atman Ahdiat
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pencak Silat perekat Indonesia dan Afrika Selatan

London (ANTARA) – Persaudaraan Pencak Silat South Africa (PPSSA) merayakan 10 tahun kiprahnya dalam memelihara dan mengembangkan budaya dan olahraga khas Indonesia, pencak silat di negara Afrika Selatan yang dihadiri sekitar 200 orang warga  Bosmont, Kota Johannesburg. 

Pada acara  yang berlangsung akhir pekan lalu dihadiri beberapa perwakilan  pemerintah Afrika Selatan, dan duta besar negara sahabat seperti Turki, Singapura, Malaysia. 

Dubes Indonesia di Afrika Selatan, Salman Al Farisi dalam keterangannya kepada Antara London, Senin mengatakan dalam perayaan juga hadir Presdir Gajah Tunggal yang juga mantan Dubes RI untuk Afrika Selatan serta pendiri PPSSA, Sugeng Rahardjo.

Dalam kesempatan ini PPSSA mengundang enam pelatih pencak silat dari Indonesia  yang pada 10 tahun lalu memperkenalkan pencak silat di Afrika Selatan.

Selama dua minggu para pelatih dijadwalkan akan mengupgrade kemampuan para instruktur dan anggota PPSSA, peningkatan belt grading serta pelatihan senam hijaiyah.

Pada perayaan tersebut Dubes Indonesia di Afrika Selatan, Salman Al Farisi menyatakan bahwa kolonialisme telah menyatukan bangsa Indonesia dan Afrika Selatan walaupun kedua masyarakat dipisahkan oleh samudra luas.

Dubes mengatakan PPSSA adalah jembatan dan perekat persaudaraan Indonesia dan Afrika Selatan dan berharap jalinan persahabatan yang erat antara kedua negara akan terus berlanjut.

Salman juga menyumbangkan peralatan pencak silat kepada pelatih pencak silat yang fasih berbahasa Indonesia, Ammaar De La Rey.

Selama 10 tahun PPSSA telah berhasil mengembangkan olahraga khas Indonesia ini di Afsel. Pada saat ini, terdapat lebih kurang 26 pendekar pencak silat dari berbagai kelompok umur yang berlatih seminggu dua kali.

Tidak hanya pencak silat, anggota PPSSA juga wajib mempelajari bahasa Indonesia sebagai pengantar setiap gerakan dan aba-aba Pencak Silat.

Eksistensi pencak silat di Kota Bosmont tidak dapat dilepaskan dari dukungan masyarakat setempat  yang ingin mengadopsi nilai-nilai luhur akar budaya  Indonesia.

Selain itu pencak silat tidak saja dilihat sebagai seni mengagumkan, manfaatnya dirasakan oleh warga  Bosmont sebagai kegiatan di luar sekolah yang berhasil membangun nilai-nilai positif generasi muda.

Perayaan 10 tahun lahirnya PPSSA juga dihadiri Shafiq Morton pengarang buku “From the Land of Spices to Cape Town”.

Baca juga: Dedikasi Jojo dan Alwi untuk Pencak Silat Afrika Selatan

Buku itu menceritakan perjuangan Tuan Guru, bangsawan asal Tidore Indonesia di Afrika Selatan menyampaikan betapa pentingnya peran Indonesia dalam membangun peradaban masyarakat muslim Cape Malay di Afrika Selatan yang maju.

Sebagaimana nilai-nilai positif yang dibagikan Indonesia kepada Afrika Selatan melalui pencak silat , Tuan Guru, di masa kolonial membawa pendidikan dan pengetahuan melalui pendirian Madrasah, dan budaya penyembuhan melalui penggunaan tumbuh-tumbuhan yang sering dilakukan masyarakat Tidore sebagai salah satu lumbung rempah-rempah.

Shafiq mengharapkan kepada perwakilan Pemerintah Indonesia dan Afrika Selatan yang hadir dalam acara tersebut untuk menetapkan Tuan Guru sebagai pahlawan nasional di kedua negara.

Perayaan 10 tahun PPSSA ditutup dengan penampilan Tari Saman, peragaan pencak silat serta persembahan lagu Indonesia Pusaka dari salah satu warga kota Bosmont.

Baca juga: Afrika Selatan Pertama Kali Gelar Kejuaraan Silat

Pewarta: Zeynita Gibbons
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah berencana gelar kembali Piala Presiden Esports tahun depan

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah berencana akan kembali menyelenggarakan turnamen Piala Presiden Esports tahun depan dalam rangka mencari bibit-bibit baru atlet esports yang nantinya akan mengharumkan nama Indonesia dengan segudang prestasi.

“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan Piala Presiden Esports 2019. Jadi, tahun depan lanjut lagi, ada lagi,” kata Tenaga Ahli Madya Kedeputian II Kantor Staf Presiden Abraham Wirotomo usai grand final Piala Presiden Esports 2019 di Istora Senayan GBK, Jakarta, Minggu malam.

Kedepannya, dia berharap agar jumlah nomor pertandingan atau jenis permainan yang dipertandingkan semakin bervariasi, bukan hanya terbatas pada satu permainan (game) saja, seperti penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2019 yang hanya memainkan Mobile Legends.

“Kedepannya, semoga ada lebih banyak lagi nomor pertandingannya, jadi bukan cuma Mobile Legends saja, tetapi jenis-jenis permainan lainnya juga bisa ikut dipertandingkan di Piala Presiden Esports berikutnya,” ujar Abraham.

Selain nomor pertandingan, dia juga berharap agar penyelenggaraan turnamen tersebut, terutama pada tahap seleksi awal, kedepannya dapat dilakukan di lebih banyak provinsi atau kota di Indonesia.

“Semoga tahun depan Piala Presiden Esports bisa diselenggarakan di lebih banyak kota di Indonesia. Dengan begitu, semakin banyak kita juga akan mendapatkan talenta-talenta baru di bidang esports,”ungkap Abraham.

Grand final turnamen Piala Presiden Esports 2019 digelar mulai 30 hingga 31 Maret di Istora Senayan GBK, Jakarta. Dalam turnamen tersebut, tim esports ONIC Jakarta berhasil keluar sebagai juara pertama, sedangkan tim Louvre.JG Jakarta menjadi juara kedua dan tim PSG.RRQ Jakarta menjadi juara ketiga. Acara grand final turnamen Piala Presiden Esports 2019 berlangsung pada Sabtu (30/3) dan Minggu (31/3) di Istora Senayan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Sebanyak 16 tim, yang terdiri dari delapan tim regional dan tim profesional esports tanah air saling berkompetisi untuk menjadi juara turnamen bergengsi tersebut.

Piala Presiden Esports 2019 diselenggarakan atas kerja sama Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kantor Staf Presiden dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah terus majukan esports di Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah menyatakan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan dan kemajuan cabang olahraga elektronik atau esports di tanah air.

Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara dalam konferensi pers usai pelaksanaan grand final turnamen Piala Presiden Esports 2019.

“Kami(pemerintah) akan mendukung terus esports di Indonesia. Kami ingin agar esports itu terus berkembang di tanah air dan berprestasi,” kata Rudiantara di Istora Senayan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu malam.

Dalam rangka memajukan esports, pihaknya pun berencana untuk membangun infrastruktur untuk jaringan internet di seluruh wilayah di Indonesia, sehingga masyarakat di daerah pelosok negeri dapat mengakses internet dengan mudah, sekaligus mengenal esports.

“Kami akan membangun infrastruktur internet di seluruh wilayah Indonesia. Dengan begitu, semakin banyak yang mengenal esports dan kita bisa terus mendapatkan bibit-bibit baru atlet esports yang nantinya akan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional,” ujar Rudiantara.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf berharap kedepannya dapat terbentuk suatu komunitas esports yang akan terus mendukung keberlangsungan esports itu sendiri di tanah air.

“Kami ingin suatu hari nanti bisa terbentuk suatu komunitas esports yang baik dan positif, dan semakin lama, komunitas itu juga dapat terus tumbuh dan berkembang, bahkan lengkap dengan berbagai macam prestasi. Ini yang menjadi cita-cita kami,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia pun menginginkan agar kedepannya bukan hanya atlet-atlet esports saja yang berkembang atau mengalami kemajuan dan peningkatan prestasi, tetapi juga sekaligus memicu para pembuat game lokal atau permainan untuk terus berkarya.

“Di satu sisi, kami ingin mendorong agar para pembuat game lokal terus berkarya membuat permainan-permainan yang bisa dikenal di luar negeri, atau bahkan dipertandingkan dalam kejuaraan esports. Artinya, para pembuat game lokal itu bisa go international,” kata Triawan.

Grand final turnamen Piala Presiden Esports 2019 digelar pada  30 hingga 31 Maret di Istora Senayan GBK, Jakarta. Dalam turnamen tersebut, tim esports ONIC Jakarta berhasil keluar sebagai juara pertama, sedangkan tim Louvre.JG Jakarta menjadi juara kedua dan tim PSG.RRQ Jakarta menjadi juara ketiga.

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bungkam Louvre.JG, ONIC juarai Piala Presiden Esports 2019

Jakarta (ANTARA) – Tim cabang olahraga elektronik (esports) profesional Indonesia ONIC Jakarta berhasil keluar menjadi juara pertama turnamen Piala Presiden Esports 2019 usai mengalahkan tim profesional Louvre.JG Jakarta.

Dalam laga final nomor pertandingan atau jenis permainan Mobile Legends yang diselenggarakan pada Minggu (31/3) malam di Istora Senayan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta itu, tim ONIC menaklukkan Louvre.JG dengan skor akhir 3-0.

Atas kemenangan tersebut, tim ONIC berhak mendapatkan hadiah berupa uang tunai sejumlah Rp400.000.000, medali emas bagi masing-masing pemain serta piala turnamen.

Sedangkan tim Louvre.JG yang menjadi juara kedua mendapatkan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp200.000.000 serta medali perak.

Sementara itu, juara ketiga turnamen tersebut dimenangkan oleh tim PSG.RRQ Jakarta usai menaklukkan tim EVOS Jakarta dengan perolehan akhir 2-0.

Berdasarkan hasil tersebut, tim PSG.RRQ pun berhak mendapatkan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp100.000.000.

Acara grand final turnamen Piala Presiden Esports 2019 berlangsung pada Sabtu (30/3) dan Minggu (31/3) di Istora Senayan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Sebanyak 16 tim, yang terdiri dari delapan tim regional dan tim profesional esports tanah air saling berkompetisi untuk menjadi juara turnamen bergengsi tersebut.

Piala Presiden Esports 2019 diselenggarakan atas kerja sama Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kantor Staf Presiden dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Baca juga: PSG.RRQ raih medali perunggu Piala Presiden Esports

Baca juga: Dua tim profesional beradu di final Piala Presiden Esports

Baca juga: Piala Presiden Esports, Onic salah satu tim paling diperhitungkan

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

12 negara ikut serta dalam festival pencak silat dunia di TMII

Presiden Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa (Persilat) Prabowo Subianto (tengah) memeluk pesilat cilik saat menghadiri pembukaan World Pencak Silat Open Festival 2019 di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta, Minggu (31/3/2019). Festival pencak silat dunia itu diikuti lebih dari 300 peserta dari 12 negara yang digelar hingga 1 April. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras.

Emilia Nova berjaya, Indonesia dulang emas ketiga di Malaysia Open

Jakarta (ANTARA) – Kontingen atletik Indonesia menambah satu medali emas pada first Malaysia Open Grand Prix, di Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Minggu, melalui Emilia Nova di nomor 100m lari gawang putri.

Emilia Nova berhasil merebut medali Emas dengan catatan waktu 13.59 detik. Peraih medali perak Asian Games 2018 ini mengungguli Bu Na Hee Ryu dari Korea Selatan yang meraih perak dengan catatan waktu 14.25dtk, disusul Raja Nursheena asal Malaysia yang meraih perunggu dengan catatan waktu 14.31dtk.

Meskipun merebut emas, catatan waktu Emilia masih di bawah catatan terbaiknya yang ia ciptakan pada Asian Games, yakni 13,33 detik

Saat ini, rekor nasional lari 200m gawang putri masih dipegang Dedeh Erawati dengan catatan waktu 13,18 detik

Emas yang direbut Emilia Nova merupakan emas ketiga di kejuaraan atletik Malaysia Open tersebut. Dua medali emas sebelumnya dipersembahkan Lalu Muhamad Zohri di nomor lari 100m putra dan Sapwaturahman pada nomor lompat jauh putra.

Baca juga: Zohri raih emas di Malaysia Open

Baca juga: Emilia Nova fokus latihan teknik jelang Kejuaraan Asia
 

Pewarta: Dadan Ramdani
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Shinya Aoki menang cepat untuk rebut predikat juara dunia

Tokyo, Jepang (ANTARA) – Petarung tuan rumah Jepang, Shinya Aoki sukses merebut predikat juara dunia kelas lightweight One Championship setelah menang cepat dari juara bertahan asal Filipina Eduard Folayang di Ryogoku Kokugikan, Tokyo Jepang, Minggu.

Shinya Aoki hanya membutuhkan waktu kurang satu menit untuk melumpuhkan sang juara bertahan yang memiliki julukan Landslide itu. Petarung yang berjuluk Tobikan Judan ini sukses melakukan kuncian yang membuat Folayang tidak bisa melawan dan pertarungan langsung dihentikan wasit.

Hasil ini jelas menjadi sebuah kebanggan karena menjadi sukses ganda bagi Shinya Aoki. Sukses pertama adalah sukses melakukan balas dendam setelah pada 11 November 2016 dikalahkan Folayang dan sukses yang kedua adalah mampu menjadi juara dunia di rumah sendiri dalam laga yang bertajuk One : A New Era.

Aoki memang cukup percaya diri sejak dimulainya pertarungan. Apalagi dukungan terus diberikan oleh penonton yang memadati stadion. Begitu juga Folayang yang bermain dengan tenang. Namun, ketenangan petarung asal Filipina itu justru menjadi bumerang.

Kemenangan Aoki ini membuat stadion yang biasa untuk pertarungan sumo ini bergemuruh. Hal tersebut terjadi karena hanya Aoki yang sukses meraih kemenangan dan akhirnya menjadi juara dunia. Peluang sebenarnya terjadi juga pada Ken Hasegawa. Namun, upaya menjadi juara dunia digagalkan Aung La N Sang.

“Saya senang dengan hasil ini. Tapi saya tidak hanya berhenti disini karena ke depan banyak tantangan (pertarungan) yang harus saya jalani,” kata Shinya Aoki usai pertarungan.

Aoki berharap apa yang diraih saat ini terus berlanjut. Pihaknya juga menyadari jika persaingan di One Championship kedepannya bakal lebih ketat. Untuk itu dirinya akan terus menempa diri terutama untuk mempertahankan predikat juara dunia kelas lightweight.

Sementara itu, CEO One Championship Chatri Sityodtong mengaku puas dengan pelaksanaan One : A New Era di Jepang. Selain pelaksanaanya berjalan dengan lancar, animo masyarakat untuk menonton juga cukup besar.

Baca juga: Aung La kokohkan dominasinya di One Championship

Baca juga: Eddie Alvarez gagal debut manis di One Championship

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kejuaraan dunia jetski, atlet Indonesia raih podium ketiga

Jakarta (ANTARA) – Pejetski asal Indonesia, Aqsa Sutan Aswar berhasil meraih podium ketiga dalam kejuaraan dunia jetski bertajuk Jetracer World Championship 2019 untuk seri Pro F1 Open.

Sementara itu, podium pertama direbut Pastorello Jean Bruno, pejetski asal Prancis dengan raihan total poin 3.180, diikuti pejetski Prancis lainnya, Granger Anthony yang meraih 3.048 poin. Sedangkan Aqsa meraih 2.936 poin.

“Cukup memuaskan, semuanya sudah disiapkan sedemikian rupa, namun memang ada beberapa kendala di lapangan bisa terjadi, atlet siap dan sudah dibuktikan,” ujar Ketua Dewan Pembina Indonesia Jetsport Boating Association (IJBA) Syafruddin seusai ajang Jetracer World Championship di Ancol, Jakarta, Minggu.

Menurut dia, ajang jetski internasional ini akan menambah jam terbang pejetski nasional, yang akan membawa dampak positif ke depannya dengan ukuran meraih prestasi lebih baik lagi.

“Yang penting selanjutnya, baik atlet dan acaranya dapat lebih bagus dan besar. Ini merupakan ajang awal untuk promosi sekaligus membangun opini ke dunia,” kata Syafruddin yang juga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (PANRB).

Ke depan, lanjut dia, pihaknya akan berkonsentrasi untuk mencari atlet-atlet nasional agar turut berprestasi dalam ajang olahraga itu.

“Kita punya venue terbagus di dunia, kita akan cari anak bangsa untuk bisa berprestasi di ajang jetski,” ucapnya.

Dalam kesempatan sama, Ketua IJBA Saiful Sutan Aswar mengatakan salah satu faktor yang menghambat pejetski Indonesia dalam meraih podium tertinggi dalam ajang itu adalah kendala teknis.

“Ada kendala teknis yang kita hadapi, kebanyakan ada pada jetskinya. Namun, kita berada di posisi ketiga,” katanya.

Untuk ajang berikutnya yang akan digelar di Maroko, lanjut dia, pihaknya akan mempersiapkan segi teknis lebih baik lagi sehingga pejetski tidak mengalami kendala dalam pertandingan. Terbuka kemungkinan IJBA akan mengganti pabrikan.

Dalam ajang Jetracer World Championship 2019 ini, pejetski Indonesia Aero Sutan Aswar tidak bisa tampil maksimal. Pejetski Indonesia itu tiba-tiba keluar dari arena dan menepi, tidak meneruskan pertandingan.

Baca juga: Kejuaraan dunia jetski, Aero alami kendala mesin
Baca juga: Cinta kepada laut antarkan kakak-beradik jadi atlet jetski

“Ada kendala teknis lagi, namun berbeda seperti hari sebelumnya (Sabtu,30/3/2019), hari ini gir mesin bermasalah sehingga mengganggu balapan,” ujarnya.

Dalam ajang Jetracer World Championship 2019, pejetski Indonesia lainnya, yakni Wisnu Dwihutomo Putro meraih podium kedua untuk seri Pro F1 Open (Normally Aspirated). Sedangkan podium teratas diraih Sergeii Khomik, asal Rusia.

Untuk seri Amateur F1 Open (Grand Tourismo), podium teratas diperoleh pejetski asal Filipina, Marchael Louie Buhisan yang berpasangan dengan Pacifico Elnar. Podium kedua diraih Vangansbeck Claude asal Belgia, dan diikuti pejetski Prancis, Rathoin Jeremy berpasangan dengan Aquino Christophe.

Ajang internasional yang pertama kali diadakan di Indonesia itu diikuti oleh 32 atlet yang berasal dari 14 negara.

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Vidi Aldiano taklukkan MLI di Piala Presiden Esports

Jakarta (ANTARA) – Pertandingan eksibisi (exhibition match) bertajuk “Fun Match” menjadi salah satu pojok yang juga dinantikan oleh penonton Grand Final Piala Presiden Esports 2019 di Istora Senayan, Minggu.

Berbeda dengan pertandingan Sabtu kemarin yang mempertemukan tim Atta Halilintar dengan tim Giring Ganesha, fun match hari ini mempertandingkan Majelis Lucu Indonesia (MLI) melawan tim Vidi Aldiano.

Tim MLI yang beranggotakan Rigen Pro Player All Games, Gianluigi, Coki Pardede, Muslim, dan Joshua Suherman ini berhadapan dengan tim Vidi Aldiano dan Baim Wong beserta ketiga rekan lainnya.

Laga gim Mobile Legends pada pertandingan eksibisi kali ini menggunakan sistem best of one, yakni hanya ada satu set saja yang dimainkan.

Pertandingan berlangsung cepat dengan tim Vidi yang mendominasi permainan.

“Saya berlatih berbulan-bulan loh ini buat tanding di Piala Presiden,” canda Vidi.

Dilengkapi dengan live chat yang memungkinkan tim satu dapat berkomunikasi dengan tim lainnya, membuat penonton semakin antusias dan terhibur.

Selain itu, Joshua dan Baim Wong yang ditemani sang istri juga mengundang tawa penonton dengan ID mereka yang unik. Joshua menggunakan ID “Jojo Aldiano”, sedangkan ID Baim adalah “Bakmi Wong”.

Baca juga: Atta Halilintar tantang Vidi Aldiano di Piala Presiden Esports

Pertandingan yang berakhir kurang dari sepuluh menit ini ditutup dengan kemenangan tim Vidi Aldiano atas MLI dengan skor 1-0.

Setelah sesi fun match berakhir, Vidi memimpin Istora untuk menyanyikan Indonesia Raya bersama. Tak lama, JKT48 hadir menampilkan lagu “Heavy Rotation” sebelum babak grand final antara Onic melawan Louvre dimulai malam ini.

Pewarta: Dea N. Zhafira
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jawara Kejuaraan Dunia Jetski, Pastorello bocorkan strateginya

Jakarta (ANTARA) – Pejetski asal Prancis Jean-Bruno Pastorello membeberkan strategi yang ia terapkan hingga akhirnya menjuarai ajang Jetracer World Championship 2019 di Ancol, Jakarta, Minggu.

Kepada Antara Pastorello mengungkapkan pentingnya memulai start di urutan terdepan.

“Pilot yang mampu menguasai pit akan menjadi penentu jalannya balapan di sini. Karena itu saya berusaha jadi yang tercepat di garis start di setiap moto. Ketika saya berhasil memulai start dengan baik maka segalanya akan jadi lebih mudah,” jelas Pastorello.

Pastorello menjadi pemuncak klasemen dengan 3.180 angka dalam kejuaraan yang berlangsung selama empat hari tersebut. Ia menatap optimis putaran selanjutnya yang akan diselenggarakan di Maroko, November mendatang dengan mengubah taktik.

“Tentu karakter Samudera Atlantik yang ada di Maroko berbeda dengan laut di Indonesia. Di sini ombaknya cenderung datar karena tidak banyak angin. Tapi laut di Maroko bisa sangat ganas dan menyulitkan. Kami akan memulai start perlahan dengan tujuan utama berhasil sampai di finis,” tambahnya.

Dengan kemenangan ini pejetski kelahiran Touluse berusia 47 tahun tersebut berhasil menambah deretan trofi juara dunia jetski menjadi sebelas kali.

Sementara peraih medali emas Asian Games 2018 Aqsa Sutan Aswar harus puas finis di urutan ketiga dengan raihan 2.936 poin, di bawah pejetski negara bagian Prancis, Guadeloupe, yaitu Anthony “Nini” Granger yang mengumpulkan 3.048 angka.

Baca juga: Kejuaraan dunia jetski diharapkan jadi promosi wisata laut Indonesia

Baca juga: Terkendala teknis, tim jetski Indonesia optimistis raih hasil maksimal

Pewarta: Adnan Nanda
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Aung La kokohkan dominasinya di One Championship

Tokyo, Jepang (ANTARA) – Petarung asal Myanmar Aung La N Sang mengkokohkan dominasinya pada kelas light heavyweight One Championship setelah mengalahkan wakil tuan rumah Ken Hasegawa di Ryogoku Kokugikan, Tokyo Jepang, Minggu.

Dengan kemenangan tersebut petarung yang berjuluk “The Burmese Python” tetap menyandang predikat juara dunia. Hasil ini bisa dipastikan menjadi sebuah kebanggaan. Apalagi di negaranya, Aung sudah mendapatkan tempat.

Sebagai juara bertahan, Aung justru mengawali pertarungan dengan menyerang. Meski tidak seagresif di kelas di bawahnya seperti lighweight, serangan petarung Myanmar itu selalu masuk terutama tendangan ke arah perut samping kiri Ken Hasegawa.

Pada ronde pertama dan kedua, kedua petarung memang terus jual beli serangan meski Aung La lebih dominan. Kondisi berbeda terjadi di ronde ketiga, sisi kiri perut Ken kelihatan memerah karena terus mendapatkan tendangan dari Aung La.

Pukulan telak ke arah muka akhirnya membuat petarung asal Jepang itu tersungkur. Kondisi tersebut membuat pertahanan Ken goyah. Aung yang dikenal memiliki pukulan keras terus melayangkan pukulannya. Akhirnya sang wasit menghentikan pertarungan dan petarung asal Myanmar itu kembali dinobatkan sebagai juara dunia.

“Latihan keras memang menjadi modal untuk meraih hasil ini. Tidak mudah untuk menjalani pertandingan tadi. Terima kasih untuk semuanya,” kata Aung La N Sang usai pertarungan.

Dengan kemenangan atas Ken Hasegawa, rekor profesional Aung La N Sang pada One Championship adalah 24-10. Petarung yang mempunyai disiplin bela diri tinju, muay thai dan BJJ ini hingga saat ini juga memegang predikat juara dunia kelas middlelweight.

Sementara itu di kelas jerami putri, petarung asal China Xiong Jin Nan sukses mempertahankan gelar juara dunia setelah mengalahkan petarung asal Singapura Angela Lee pada ronde kelima.

Baca juga: Wakil Indonesia bertahan satu ronde di One Championship Jepang

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dua tim profesional beradu di final Piala Presiden Esports

Jakarta (ANTARA) – Dua tim cabang olahraga elektronik (esports) profesional Indonesia, yaitu ONIC Jakarta dan Louvre.JG Jakarta saling berhadapan dalam babak final turnamen Piala Presiden Esports 2019 yang diselenggarakan di Istora Senayan, Jakarta.

Dalam laga puncak yang berlangsung pada Minggu (31/3), kedua tim saling adu taktik dan strategi untuk menjadi juara turnamen tersebut melalui nomor pertandingan atau jenis permainan Mobile Legends.

Sebelumnya, di babak semifinal, tim ONIC berhasil menaklukkan tim esports profesional lainnya, yakni PSG.RRQ Jakarta dengan skor 2-0. Sama seperti ONIC, tim Louvre.JG juga mengalahkan tim esports profesional EVOS Jakarta dengan skor 2-0.

Sementara itu, juara ketiga turnamen tersebut dimenangkan oleh tim PSG.RRQ Jakarta usai menaklukkan tim EVOS Jakarta dengan perolehan akhir 2-0.

Berdasarkan hasil tersebut, tim PSG.RRQ pun berhak mendapatkan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp100.000.000 serta medali perunggu bagi masing-masing pemain.

Acara grand final turnamen Piala Presiden Esports 2019 berlangsung pada Sabtu (30/3) dan Minggu (31/3) di Istora Senayan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Sebanyak 16 tim, yang terdiri dari delapan tim regional dan tim profesional esports tanah air saling berkompetisi untuk menjadi juara turnamen bergengsi tersebut.

Piala Presiden Esports 2019 diselenggarakan atas kerja sama Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kantor Staf Presiden dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Baca juga: Piala Presiden Esports, Onic salah satu tim paling diperhitungkan

Baca juga: Ini pesan Liliyana Natsir kepada atlet esport

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dikalahkan pegolf Denmark, Tiger Woods terhenti di perempat final

Jakarta (ANTARA) – Langkah perjuangan Tiger Woods untuk terus berkibar di World Golf Championships-Dell Technologies Match Play terhenti setelah dikalahkan Lucas Bjerregaard pada pertandingan perempat final di padang golf Austin, Texas, AS, Sabtu waktu setempat.

Pegolf AS Tiger Woods yang melangkah ke perempat final setelah menyingkirkan pegolf Irlandia Utara Rory McIlroy dengan skor 2 dan 1, akhirnya harus menyerah kalah tipis 1-up atas pegolf asal Denmark itu di babak yang diikuti delapan pegolf itu, demikian dilansir situs PGA Tour.

Kedua pegolf bertanding sangat ketat dengan hingga menjelang akhir permainan, namun pada lubang ke-18 Wood gagal melakukan pukulan putt dari jarak empat kaki, dan memberi kesempatan kepada pegolf berusia 27 tahun asal Denmark itu melaju ke semi final.

“Ini mendebarkan berakhir pertandingan dengan cara seperti ini,” kata Bjrregaard.

“Ini pertandingan tidak pantas bagi kami, tapi saya senang bisa memenangi pertandingan,” tambahnya.

Dengan hasil kemenangan di perempat final ini maka Bjerregaard yang tahun memenangi gelar pertama dia di European Tour di St. Andrews in the Dunhill Links, selanjutnya pada babak semi final akan menghadapi Matt Kuchar pada Minggu pagi waktu setempat.

Sementara itu pegolf AS Kuchar sendiri melangkah ke semi final setelah menggilas pegolf Spanyol Sergio Garcia dengan skor 2-up.

Dua semi finalis lainnya adalah pegolf AS Kevin Kisner yang mengalahkan pegolf Afrika Selatan Louis Oossthuizen dengan skor 2 dan 1, sedangkan pegolf italia Francesco Molinari menundukkan pegolf AS lainnya Kevin Na.

Baca juga: Tiger Woods dan Rory sukses hari pertama Match Play

Pewarta: Aris Budiman
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PSG.RRQ raih medali perunggu Piala Presiden Esports

Jakarta (ANTARA) – Tim esports profesional Paris Saint-Germain Rex Regum Qeon atau PSG.RRQ berhasil menyabet posisi ketiga dalam turnamen Piala Presiden Esports 2019 yang berlangsung di Istora Senayan Jakarta, Minggu.

Perebutan medali perunggu ini mempertandingkan PSG.RRQ dengan EVOS Esports yang berakhir dengan skor 2-0 dalam waktu yang relatif singkat.

“Kami berusaha untuk tetap solid dan memberikan usaha terbaik,” ujar salah satu pemain PSG.RRQ yang memakai nama ID Diky di akhir pertandingan.

Namun, tim esports yang menjalin kerja sama dengan klub terkemuka Paris Saint-Germain ini juga mengatakan bahwa terbesit rasa sesal karena hanya dapat membawa pulang medali perunggu di ajang ini.

“Seharusnya bisa dapat emas. Tapi kali ini baru mendapat perunggu,” lanjutnya.

Selain membawa pulang medali perunggu, tim profesional PSG.RRQ juga mendapatkan hadiah sebesar Rp100.000.000 serta satu tempat di Pelatnas dalam cabang olahraga yang sama.

Pelatihan di Pelatnas ini ditujukan untuk mempersiapkan atlet-atlet muda ini dalam pertandingan esport lainnya. Salah satu prioritasnya adalah untuk SEA Games 2019 di Filipina nanti.

Baca juga: Dua tim profesional beradu di final Piala Presiden Esports

Baca juga: Target medali esports SEA Games ditentukan usai try out pelatnas

Pewarta: Dea N. Zhafira
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Eddie Alvarez gagal debut manis di One Championship

Tokyo, Jepang (ANTARA) – Veteran petarung UFC, Eddie Alvarez gagal menjalani debut manis di One Championship setelah menyerah kepada  wakil Rusia Timofey Nastyukhin di Ryogoku Kokugikan, Tokyo Jepang, Minggu,

Hasil ini jelas di luar prediksi mengingat Eddie Alvarez dikenal dengan predikat petarung tangguh. Catatan prestasinya juga jelas yang di antaranya adalah empat kali menjadi juara dunia tarung bebas kelas lighweight.

Bahkan bergabungnya petarung asal Amerika Serikat itu digadang-gadang mampu mencapai hasil puncak di One Championship. Namun, kondisi di lapangan berbeda karena harus menyerah dari lawan. Apalagi di ronde pertama.

Sebenarnya saat masuk ke lokasi pertarungan, petarung berusia 35 tahun itu cukup percaya diri. Dukungan penuh juga diberikan oleh penonton yang memadati tempat yang biasa untuk petarungan bela diri khas Jepang, Sumo itu.

“Eddie….Eddie….Eddie……”

Namun, selama pertarungan berlangsung, sang lawan datang tanpa bebas terlihat lebih cekatan. Pukulan dan tendangan keras terus dilakukan. Kondisi ini membuat mantan lawan Conor Mc Gregor ini terpojok meski pertarungan dilakukan terbuka.

Pukulan telak ke pelipis kiri oleh Timofey Nastyukhin pada menit akhir ronde pertama membuat Eddie Alvarez sempoyongan dan langsung diberondong dengan pukulan keras. Akhirnya wasit harus menghentikan pertarungan.

“Ini hasil usaha keras kami. Persiapan yang matang membuat kami meraih hasil ini,” kata Timofey Nastyukhin dengan tersenyun.

Kondisi berbeda diraih oleh veteran UFC lainnya, Demetrious Johson. 12 kali juara dunia tarung bebas ini mampu tampil apik pada laga debutnya di One Championship setelah menang di ronde kedua atas wakil tuan rumah, Yuya Wakamatsu.

“Yuya adalah petarung muda. Jadi dia terus berusaha mempertahankan diri dari kuncian saya. Meski hingga akhirnya menyerah. Dia tetap petarung potensial,” kata petarung yang berjuluk Mighty Mouse itu.

Baca juga: Eddie Alvarez bakal jalani debut One Championship di Jepang

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Engelen : Maaf, saya belum bisa beri yang terbaik

Tokyo, Jepang (ANTARA) – Anthony Engelen nampak begitu kecewa setelah mengalami kekelahan cepat dari Garry Tonon pada kejuaraan tarung bebas One Championship di Ryogoku Kokugikan, Tokyo Jepang, Minggu,

“Maaf, saya belum bisa beri yang terbaik,” kata petarung blasteran Indonesia-Belanda itu saat ditemui usai pertarungan dengan tajuk One : A New Era itu.

Petarung yang menjadi wakil Indonesia itu pada awalnya memilik keyakinan mampu mengimbangi petarung asal Amerika Serikat yang lagi naik daun di One Championship itu. Namun, hasil di lapangan berbeda karena Engelen harus menyerah TKO di ronde pertama.

Engelen yang berdarah Manado itu menjelaskan ia sebenarnya telah berusaha memberi perlawanan dengan bermain atas. Namun, sang lawan yang memiliki rekor One Championship 3-0 itu bermain bawah (grappling) yang menjadi andalannya.

Baca juga: Wakil Indonesia tak terpengaruh nama besar Garry Tonon

Sejak kuncian dilakukan oleh Garry Tonon, Engelen terus tertekan meski beberapa kali berusaha melepaskan diri. Kuncian kuat dari BJJ World Champion pada menit-menit akhir babak pertama ini akhirnya membuat Engelen tak berkutik sehingga wasit harus menghentikan pertarungan.

“Saya tadi sudah mencoba keluar dari kuncian dia. Tapi dia terus menekan. Saya juga berusaha menahan pukulan yang terus dilakukan,” kata Engelen menambahkan.

Baca juga: Wakil Indonesia bertahan satu ronde di One Championship Jepang

Meski baru mengalami kekalahan, Engelen mengaku akan segera bangkit dengan kembali melakukan latihan keras. Pihaknya tidak ingin kembali mengalami kekalahan pada pertarungan-pertarungan berikutnya.

“Saya akan terus berusaha. Semoga kembali bisa menang,” kata petarung yang memiliki tato Arjuna dan Garuda Wisnu Kencana itu dengan tersenyum.

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wakil Indonesia bertahan satu ronde di One Championship Jepang

Tokyo, Jepang (ANTARA) – Wakil Indonesia pada kejuaraan tarung bebas One Championship di Ryogoku Kokugikan, Tokyo Jepang, Minggu, Anthony Engelen hanya bertahan satu ronde dari Garry Tonon pada pertarungan kelas featherweight.

Pada laga bertajuk One : A New Era itu, petarung blasteran Indonesia-Belanda sebenarnya cukup percaya diri saat naik ke lokasi pertandingan. Di awal ronde pertama bahkan mampu memberi tekanan seperti yang direncanakan sebelumnya.

Ternyata sang lawan yang berasal dari Amerika Serikat itu juga langsung mengandalkan keunggulannya yaitu main bawah (grappling) dengan mengandalkan kuncian. Engelen-pun langsung terbatas pergerakannya.

Garry Tonon yang memiliki spesialisi bela diri jujitsu itu terus menekan dengan pukulan kerasnya. Engelen yang memiliki rekor sebelumnya 8-5 ini sebenarnya berusaha bangun dan mengajak bermain atas. Namun usahanya tetap sia-sia.

Upaya Engelen untuk memperpanjang waktu gagal setelah sang wasit menghentikan pertarungan beberapa detik menjelang ronde pertama usai. Sang wasit menetapkan wakil Indonesia itu kalah dengan TKO.

Garry Tonon yang belum begitu lama bergabung dengan One Championship itu terlihat gembira saat bisa menghentikan Anthony Engelen. Dengan kemenangan tersebut, petarung berusia 27 tahun ini memperpanjanh rekor profesionalnya menjadi 4-0.

“Selama ini saya terus berlatih dan yang saya keluarkan di sini belum seberapa. Saya akan terus memberikan perlawanan dengan siapa dan dimanapun,” kata Garry Tonon usai menerima plakat kemenangan.

Petarung yang berjuluk The Lion Killer ini memang menjadi sorotan karena kemampuan yang dimiliki . Apalagi petarung yang berlatih di tim Renzo Gracie ini adalah seorang BJJ World Championship.

Sebelum laga Anthony Engelan melawan  Garry Tonon, ada dua pertarungan yaitu antara pegarung Korea Selatan Yoon Chang Min yang menang di ronde pertama atas wakil India, Bala Setty.

Pertarungan kedua antara wakil Siprus, Panicos Yusuf menang angka dari wakil Malaysia, Mohammed bin Mahmoud.

Baca juga: Engelen gunakan filosofi sepak bola di One Championship

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

SKN FC Kebumen juara tiga Futsal Profesional 2019

Yogyakarta (ANTARA) – Tim Futsal SKN FC  juara tiga setelah mengalahkan Bintang Timur Surabaya pada laga final perebutan peringkat tiga Futsal Profesional 2019 di Gedung Olahraga Universitas Negeri Yogyakarta (GOR UNY), Minggu.

Tim asuhan pelatih Deny Handoyo itu menundukkan lawannya dengan skor tipis 2-1 setelah melalui pertandingan yang sengit dan menegangkan selama dua kali 20 menit di arena yang penuh sorak-sorak ribuan penonton.

Adapun jalannya pertandingan pada babak pertama, SKN Kebumen langsung menunjukkan permainan menyerang, intensitas serangan yang masif tersebut membuat beberapa kali tim Bintang Timur Surabaya (BTS) tertekan.

Dengan strategi permainan cepat dan kombinasi umpan, akhirnya tim SKN Kebumen mampu memimpin skor 1-0 setelah menyarangkan bola ke gawang BTS beberapa menit babak pertama berjalan.

Sebaliknya bagi Bintang Timur Surabaya mencoba melakukan serangan balasan, namun masih bisa digagalkan SKN Kebumen, justru kembali kebobolan gol, sehingga skor bertambah menjadi 2-0 untuk tim Kebumen.

Tertinggal dua gol, upaya dan kerja keras tim Bintang Timur Surabaya terus berlanjut untuk memperkecil ketertinggalan, dan perjuangan tim dengan kostum hijau ini membuahkan hasil gol balasan sehingga skor menjadi 2-1.

Pada fase kedua babak pertama tampak tensi serangan SKN FC Kebumen menurun, sehingga dimaksimalkan oleh tim Surabaya dengan serangan balik, namun tembakan kaki pemain Surabaya ke gawang mampu diamankan kiper.

Tim Kebumen kembali mengencarkan serangan dan bermain menekan, meski mendominasi penguasaan bola masih bisa digagalkan, begitu juga saat ada peluang dari tembakan sudut, laju bola mampu diblok pemain tim Surabaya.

Pada menit-menit akhir babak pertama, kedua tim menunjukkan kualitas permainan mereka, terlihat saling terjadi rebutan bola bergantian, meski begitu skor tidak berubah tetap 2-1 hingga peluit panjang babak pertama usai.

Memasuki babak kedua pertandingan, permainan kedua tim seimbang karena beberapa kali serangan ke masing-masing lawan bisa digagalkan, sempat terjadi benturan para pemain saat merebut bola.

Pada babak kedua permainan tim BTS justru mendominasi dan menekan tim Kebumen, namun masih belum efektif menjadi gol, karena beberapa kali masih bisa dibendung dan tidak mampu menembus pertahanan yang rapat.

Beberapa kali SKN Kebumen mendapat kesempatan menekan setelah menguasi bola, namun karena terburu-buru dalam melakukan serangan, eksekusi di depan gawang BTS belum dapat dimaksimalkan.

Pada babak kedua ini permainan tim Surabaya sangat mendominasi bola, serangan bertubi-tubi dilancarkan ke gawang SKN Kebumen, namun usaha keras untuk menyamakan kedudukan belum berhasil karena pertahanan Kebumen yang sulit ditembus.

Jatuh bangun para pemain karena kontak badan sering terjadi pada babak kedua, meski penguasaan bola didominasi tim Surabaya namun hingga babak kedua usai, tidak ada perubahan skor dan tetap 2-1 untuk kemenangan SKN Kebumen.

Pewarta: Hery Sidik
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

28 pelatih ikuti sertifikasi kepelatihan panahan

Palembang (ANTARA) – Sebanyak 28 pelatih mengikuti sertifikasi kepelatihan panahan yang diselenggarakan Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Sumatera Selatan, 30-31 Maret 2019 di Palembang.

Ketua Harian Pemprov Perpani Sumsel Erwin Ibrahim di Palembang, Sabtu, mengatakan, kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet di daerah dalam kaitan memunculkan bibit-bibit olahragawan muda berbakat.

“Target kami setiap klub dan komunitas panahan di Sumsel, pelatihnya harus tersertifikasi,” kata dia.

Ia mengatakan jika nantinya mayoritas klub dan komunitas sudah memiliki pelatih bersertifikat maka Pengprov Perpani akan memberlakukan aturan tegas. Aturan itu, berupa pelarangan membuka klub bagi yang tidak memiliki pelatih bersertifikat.

Aturan ini karena olahraga panahan sangat mementingkan aspek keamanan mengingat jenis peralatannya termasuk senjata tajam.

Oleh karena itu dalam kegiatan sertifikasi pelatih ini terdapat tiga aspek yang disertifikasikan yakni teknik, metode kepelatihan dan prestasi. Pelatih diharapkan lebih memahami porsi kegunaan panah dan keamanannya.

Ia menambahkan sertifikasi pelatih panahan ini juga untuk merespon animo masyarakat yang tinggi terhadap olahraga tersebut pada dua tahun terakhir.

Pengprov Perpani Sumsel cukup terkejut dengan munculnya puluhan komunitas dan klub panahan di Sumsel, namun diketahui hanya satu klub yang mempunyai izin. “Ini harus ditertibkan, yang jelas cara melatih tidak boleh sembarangan, harus jelas,” kata Erwin.

Terkait prestasi ini, selain mengurus bidang kepelatihan, Perpani Sumsel juga sudah menjadwalkan diselenggarakan sertifikasi wasit panahan pada 7 April 2019 untuk membina dan meningkatkan kompetensi wasit panahan.

Perpani Sumsel  menargetkan dapat mendulang medali emas cabang panahan pada PON Papua 2020 mendatang.

Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wakil Asia Haotong Li tersingkir di 16 besar Match Play

Jakarta (ANTARA) – Pegolf asal China Haotong Li, satu-satunya wakil Asia yang tersisa di ajang World Golf Championships-Dell Technologies Match Play, akhirnya kandas di babak 16 besar turnamen tersebut setelah dikalahkan pegolf AS Kevin Kisner dengan skor 6 dan 5 di padang golf Austin, Texas, AS, Sabtu waktu setempat.

Pegolf Li tidak mampu meladeni permainan apik Kisner yang unggul 3-up setelah pegolf AS itu mampu mencetak birdie putt dari jarak delapan kaki di lubang pertama dan di dua lubang selanjutnya mencetak par, demikian dilansir situs PGA Tour.

Birdie lain yang dibuat Kisner di lubang kelima dari jarak sembilan kaki semakin memperbesar keunggulan pegolf AS itu, sedangkan Li yang untuk pertamakali dia mampu melangkah ke babak 16 besar dari dua penampilannya di ajang Match Play ini, justru tampil buruk dengan membuat tiga bogey dari enam lubang permainnan terakhirnya dan hanya mampu empat kali memukul bola mencapai fairwau dari 10 pukulannya, sedangkan Kisner mampu memukul sembilan kali dari 10 pukulannya ke fairway ketika pertandingan berakhir di lubang ke-13.

“Dia membuat dua kali bogey awal, dan saya cukup beruntung bisa mencetak par dan bahkan beberapa birdie, saya bermain solid sepanjang hari, mungkin ini permainan tersolid sepanjang pekan ini,” kata Kisner.

Sebelumnya Li sempat bermain cemerlang dengan mengalahkan bintang Ryder Cup Alex Noren dan pegolf nomor 3 dunia Brooks Koepka di pertandingan grup, sebelum dia kalah 1-up dari Tom Lewis yang mengharuskannya bermain di sudden-death playoff melawan Noren dan akhirnya dia menang.

“hari ini saya tidak bisa fokus, saya dua kali mengalami kesalahan, artinya, anda tidak boleh melakukan itu di match play,” kata Li.

“Seperti saya katakan, tenaga saya sudah habis, itu merupakan pengalaman sangat bagus, terutama permainan kemaren sangat bagus, jika saya bermain dengan permainan terbaik saya, saya bisa bersaing dengan siapapun, maka saya harus bekerja lebih keras lagi,” tambahnya.

Bintang golf asal yang sedang bersinaar itu berharap bisa menjadi pegolf pertama dari negaranya yang mampu masuk ke Presidents Cup di Melbourne, Australia pada Desember mendatang, dan dia sedang menunggu untuk bisa kembali lagi ke Austin untuk ajang WGC-Dell Technologies Match Play lainnya.

“Ini sering terjadi, anda butuh melaju dan fokus, ini berat untuk fokus, dan mendatang hanya butuh bekerja lebih baik lagi,” katanya.

Li pekan depan tetap akan ikut ajang PGA Tour Valero Texas Open sebelum menuju turnamen Masters yaitu kejuaraan utama tahun ini.
 

Pewarta: Aris Budiman
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

David Price menang diskualifikasi

David Price (kanan) dan Kash Ali saling melancarkan pukulan pada kejuaran tinju kelas berat, di M&S Bank Arena, Liverpool, Inggris, Sabtu (30/3/2019). David Price keluar sebagai juara setelah Kash Ali mendapatkan diskualifikasi pada ronde kelima. ANTARA FOTO/Reuters/Lee Smith/ama.

Zohri raih emas di Malaysia Open

Jakarta (ANTARA) – Pelari Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, meraih medali emas lari 100m putra pada 1st Malaysia Open Grand Prix di Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Sabtu.

Menurut keterangan dari PB PASI yang diterima Antara Sabtu malam, Zohri yang berlari di lintasan keenam mencatatkan waktu 10,20 detik.

Sprinter berbakat asal Nusa Tenggara Barat itu finis di posisi pertama mengungguli pelari Malaysia, Zulfiqar Ismail, yang finis di posisi kedua dengan catatan waktu 10,41 detik. Sedangkan peringkat ketiga diraih pelari Taiwan, Wei-Hsu Wang, dengan catatan waktu 10,44 detik.

Selain Zohri, Indonesia juga merebut medali emas di turnamen atletik tersebut melalui Sapwaturahman di nomor lompat jauh.

Sapwaturrahman meraih medali emas dengan lompatan 7.97m, mengalahkan pelompat jauh asal Malaysia Andre Anuar yang mencatat lompatan sejauh 7.72m, disusul pelompat asal Korea Selatan Joo Eunjae yang melompat sejauh 7.69m.

Baca juga: Indonesia raih dua emas pada kejuaraan atletik di Singapura

Baca juga: Emilia Nova fokus latihan teknik jelang Kejuaraan Asia

Baca juga: Zohri bersiap hadapi Asian Grand Prix 2019 Malaysia

Pewarta: Dadan Ramdani
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Target medali esports SEA Games ditentukan usai try out pelatnas

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyatakan baru akan menentukan target perolehan medali untuk cabang olahraga elektronik (esports) dalam SEA Games 2019 di Filipina selepas proses try out pemusatan latihan nasional.

Sayangnya, tahap seleksi bagi para atlet esports menuju pelatnas SEA Games 2019 juga masih belum ditentukan waktunya.

“Target untuk SEA Games nanti dulu, mungkin sekitar Agustus atau September 2019, setelah proses try out di pelatnas,” kata Imam saat menghadiri turnamen Piala Presiden Esports 2019 di Istora Senayan, GBK, Jakarta, Sabtu.

“Untuk seleksi pelatnas atlet esports masih kami matangkan kembali. Sebetulnya Piala Presiden ini merupakan bagian dari seleksi pelatnas. Mungkin kami akan ambil juara-juaranya, nanti kami atur lagi,” ujar Imam.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan dalam pelatnas tersebut nantinya juga akan diberlakukan promosi dan degradasi, sama seperti cabang-cabang olahraga lainnya.

“Kemudian, nanti juga akan ada try out. Jadi, para atlet akan dikirim ke luar negeri untuk bertanding dengan atlet-atlet lain. Ini yang akan kami lakukan untuk meningkatkan prestasi mereka,” tutur Imam.

Baca juga: Piala Presiden Esports, Onic salah satu tim paling diperhitungkan

Baca juga: Piala Presiden Esports, Revo tim regional pertama tembus delapan besar

Dia menambahkan untuk nomor pertandingan atau jenis-jenis permainannya (games), nantinya juga akan diperbanyak, sehingga tidak hanya terbatas pada satu jenis permainan saja.

“Jadi nanti nomor pertandingannya bukan Mobile Legend saja, tapi ada juga gim lainnya, diantaranya Arena of Valor dan masih banyak lagi. Atlet-atlat esports itu memang harus kita perhatikan,” tambah Imam.

Berkaitan dengan perkembangan esports di tanah air, saat ini sedang berlangsung grand final turnamen Piala Presiden Esports 2019 di Istora Senaya Gelora Bung Karno (GBK). Senayan, Jakarta hingga Minggu (31/3) besok.

Sebanyak 16 tim, yang terdiri dari delapan tim regional dan delapan tim profesional esports saling bersaing untuk menjadi juara turnamen bergengsi tersebut.

Piala Presiden Esports 2019 diselenggarakan oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kantor Staf Presiden dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Baca juga: Pemerintah berkomitmen dukung esports di Indonesia

Baca juga: Total transaksi di industri gaming Indonesia capai Rp15 triliun

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Final Esports Piala Presiden

Suasana babak final kejuaraan Esports Piala Presiden 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Babak final yang berlangsung 30-31 Maret 2019 tersebut mempertandingkan game Mobile Legend yang diikuti delapan tim regional dan delapan tim profesional. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/pras.

1.200 pebalap sepeda dari 42 negara ramaikan Tour de Bintan 2019

Untuk masuk di kejuaraan dunia, peserta Tour de Bintan harus tiba di garis finish di 25 persen teratas di kelompok umur masing-masing

Tanjungpinang (ANTARA) – Sebanyak 1.200 pebalap sepeda dari 42 negara ambil bagian dalam perhelatan olahraga tahunan Tour de Bintan yang dilaksanakan pada 29-31 Maret 2019.

CEO Tour de Bintan, Nathalie Marquet, di Bintan, Jumat, mengatakan, tahun ini Metasport selaku penyelenggara menjadikan Bintan Lagoon Resort sebagai tuan rumah Tour de Bintan

Ia menjelaskan, pelaksanaan Tour de Bintan dibagi dalam 7 kategori yang dapat melayani semua tingkatan pebalap sepeda. Dua dari tujuh kategori adalah kualifikasi untuk kejuaraan dunia 2019 di Polandia.

Kualifikasi individual time trial 17 km dilaksanakan pada Jumat (29/3) siang, dan perlombaan 144 km Gran Fondo Classic dihelat Sabtu (30/3) pagi.

“Untuk masuk di kejuaraan dunia, peserta Tour de Bintan harus tiba di garis finish di 25 persen teratas di kelompok umur masing-masing,” jelas Nathalie.

Pada pelaksanaan tahun ini, Nathalie memperkirakan mendatangkan sebanyak 1.800 wisatawan. Keindahan alam, jalur lintasan yang ditata dengan baik, serta resor-resor kelas dunia di Bintan yang menjadi salah satu alasan Tour de Bintan tetap diminati.

Tour de Bintan merupakan ajang balapan sepeda terkemuka bagi pebalap sepeda amatir di Asia. Tahun ini merupakan pelaksanaan tahun kesembilan dan tahun ketiga berturut-turut ajang kualifikasi kejuaraan dunia Gran Fondo UCI.

Kegiatan serupa hanya terdapat di dua negara Asia dan 21 negara di dunia yang merupakan bagian dari Seri Dunia UCI Gran Fondo.

Tour de Bintan 2019 dimulai Jumat (29/3), di mana para peserta melakukan uji coba waktu di kawasan Lagoi Bay Bintan Resorts. Esok harinya peserta akan memulai perlombaan di Simpang Lagoi, memulai dan menyelesaikan “Queen Stage”, yaitu Gran Fondo Classic. Para peserta akan melakukan balapan sejauh 144 km di sekitar bagian utara dan timur Bintan.

Balapan akan dimulai dan berakhir di Bintan Lagoon Resort. pada Minggu (31/3)

Secara terpisah, Kepala Dinas pariwisata Bintan Wan Rudi mengatakan sejauh ini pihaknya belum bisa menambah jumlah peserta melebihi 1.200 orang dengan alasan keterbatasan hunian.

“Hunian yang ada tidak mampu menampung jika peserta melebihi 1.200 orang,” katanya.
 

Pewarta: Nikolas Panama
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kongres Filipina setujui anggaran untuk SEA Games 2019

Jakarta (ANTARA) – Kongres Filipina menyetujui anggaran dana 5,1 miliar peso (sekitar Rp1,35 triliun) untuk persiapan negara tersebut sebagai tuan rumah pesta olahraga Asia Tenggara (SEA Games) 2019.

Dana untuk Komisi Olahraga Filipina (PSC) itu masuk dalam anggaran belanja negara tahun 2019.

Anggota Kongres Filippina Michael Romero, seperti dikutip laman Phillippines Star, Sabtu, berharap Presiden Duterte akan segera menandatangani proposal anggaran tersebut menjadi dokumen hukum.

Baca juga: Filipina tegaskan SEA Games tetap jalan meski anggaran dipotong

“Begitu anggaran ditandatangani menjadi undang-undang, maka kementerian anggaran dan manajermen akan bisa segera mencairkan dana untuk SEA Games, dan persiapan dapat dipercepat,” katanya.

Menurut dia, persiapan jelas terpengaruh oleh penundaan proses penganggaran tahun 2019

Romero mendesak PSC dan pihak-pihak terkait lainnya agar mempercepat sejumlah aktivitas di antarnaya penyelesaian prasarana dan fasilitas SEA Games.

Untuk menutupi kekurangan pembiayaan SEA Games, PSC dan organisasi-organisasi olahraga Filipina juga menggaet pihak swasta.

Semula perkiraan biaya untuk SEA Games 2019 adalah 7,5 miliar peso.

Kegiatan SEA Games Filipina 2019 akan dipusatkan di Angeles City, kota di sebelah utara Manila.

Baca juga: Pembangunan arena SEA Games 2019 “melampaui target”

Baca juga: Kemenpora tunggu kabar dari Filipina terkait SEA Games 2019

Pewarta: Teguh Handoko
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Terkendala teknis, tim jetski Indonesia optimistis raih hasil maksimal

Jakarta (ANTARA) – Meski mengalami kendala teknis, tim Jetski Indonesia tetap optimistis meraih hasil maksimal pada putaran terakhir Jetracer World Championship 2019 yang akan berlangsung  Minggu (31/3/2019).

“Pada putaran ketiga hari ini (30/3/2019) sempat mengalami kendala teknis, oli mesin berkurang dan sempat keluar dari race untuk tambah oli,” ujar pejetski Indonesia Aero Sutan Aswar seusai menyelesaikan pertandingan hari ketiga kejuaraan Jetski dunia, di Jakarta, Sabtu.

Kendati demikian, ia bersyukur mampu menyelesaikan pertandingan putaran ketiga Sabtui (30/3/2019) dengan hasil cukup memuaskan.

Saat ini posisi Aero berada di peringkat kelima dengan total poin 1.070. Sementara pejetski Indonesia lainnya, Aqsa Sutan Aswar yang merupakan adik Aero menempati peringkat ketiga dengan raihan poin 1.108, terpaut 60 poin dari peringkat pertama Pastorrelo Jean Bruno, pejetski asal Prancis.

Saat ini, Aero mengatakan, tim sedang memperbaiki hal yang sifatnya teknis agar tidak terjadi kendala pada putaran selanjutnya di ajang Jetracer World Championship 2019 nomor Pro F1 Open. “Saya sendiri menyiapkan fisik agar fit saat pertandingan besok,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Indonesia Jet Sport Boating Association (IJBA) Saiful Sutan Aswar mengatakan secepatnya akan menyelesaikan setiap kendala yang dihadapi pejetski Indonesia.

“Segala masalah hari ini harus selesai sehingga besok dapat tampil maksimal,” ujarnya.

Jetracer World Championship 2019 mempertandingkan tiga nomor endurance yaitu Pro F1 Open, Pro F1 Open (Normally Aspirated) dan Amateur F1 Open (Gran Tourismo).

Baca juga: Kejuaraan dunia jetski, Aero alami kendala mesin

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tour de Bintan

Pebalap memacu sepeda melewati wilayah Kawasan Ekonomi Khusus Galang Batang saat mengikuti Tour de Bintan di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Sabtu (30/3/2019). Tour de Bintan 2019 ini diikuti oleh 1.200 pebalap sepeda dari 42 negara yang memperlombakan 7 kategori. ANTARA FOTO/Yuli Seperi/foc.

Piala Presiden Esports, Revo tim regional pertama tembus delapan besar

Jakarta (ANTARA) – Tim Revo dari Surabaya menjadi tim regional pertama yang lolos ke babak delapan besar Piala Presiden Esports 2019 di Istora Senayan Jakarta, Sabtu.

Kemenangan 2-1 atas tim profesional Alter Ego mematahkan spekulasi penonton yang beranggapan tidak akan ada tim regional yang lolos ke babak perempat final.

Tim Revo mengungguli Alter Ego pada set pertama namun berujung skor 1-1 pada set kedua.

“Sempat lengah namun di set tiga kami mencoba untuk fokus sehingga kami berhasil lolos ke babak selanjutnya,” kata Edward dari tim Revo menerangkan.

Tim Revo yang terdiri dari lima eks-pemain profesional ini memiliki beberapa target lain untuk diraih, selain Piala Presiden Esports 2019.

“Kami juga memiliki target untuk berlaga dan memenangi liga-liga lain seperti Esports Premiere League (EPL) Serie IV,” ujar Edward.

Tim esport asal Surabaya ini akan bertanding melawan tim profesional lainnya, Louvre pada Sabtu petang ini untuk memperebutkan tempat di semifinal.

Babak penyisihan yang akan berlangsung hingga Sabtu malam ini akan menyisakan empat tim terbaik. Keempat tim ini kemudian akan berhadapan satu sama lain di babak semifinal dan final pada Minggu (31/3/2019).

Baca juga: Nissan gandeng tim eSports demi Gen Z

Baca juga: “E-sport” masuk kurikulum, terobosan atau beban?

Baca juga: Tim ROC Bali juara pertama “Piala Presiden Esports 2019”

Pewarta: Dea N. Zhafira
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Piala Presiden Esports, Onic salah satu tim paling diperhitungkan

Jakarta (ANTARA) – Onic menjadi salah satu nama tim yang paling sering disebutkan oleh peserta lainnya dalam ajang Piala Presiden Esports 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu, sebagai tim yang layak diperhitungkan.

Tim profesional dengan pemain berusia rata-rata 16 hingga 20 tahun ini masih menduduki peringkat pertama dalam Mobile Legend Professional League (MPL). Sehingga tak mengherankan bahwa Onic merupakan tim yang patut diwaspadai.
Baca juga: Onic tim pertama yang lolos delapan besar Piala Presiden Esports

“Mereka memiliki pemain dengan skill yang sangat bisa berkembang, mengingat usia para player masih sangat muda,” ujar M. Ridwan dari tim Capcorn.

Tim Capcorn adalah tim yang akan bertemu Onic dalam babak delapan besar Piala Presiden 2019. Pendapat yang sama juga dilontarkan oleh tim PSG.RRQ.

“Onic timnya memang kuat dan cara bermainnya pun juga baik,” kata salah satu wakil dari tim PSG.RRQ ketika ditanya mengenai lawan yang layak diperhitungkan.

Tim Onic sendiri sejak awal memang berambisi untuk berkarir dalam esport di kancah internasional.

“Kami berlatih dan memiliki rasa percaya diri agar dapat terus memenangkan berbagai pertandingan esport,” kata Julian dari Onic.

Tim yang diperkuat oleh M. Julian (Udil), Maxhill Leonardo (AntiMage), Adriand Larsen (Drian), dan Teguh Imam Firdaus (Psychoo) ini memiliki pemain asal negeri jiran, Lu Khai Bean (SaSa) dari Malaysia.

Namun, mereka mengatakan bahwa mereka dapat berkomunikasi dengan baik satu sama lain tanpa halangan.

“Kami merasa kami sudah solid sehingga bisa memiliki rasa percaya diri untuk bertanding,” lanjut Julian.

Onic menjadi tim pertama yang lolos ke delapan besar Piala Presiden Esports 2019 setelah mengalahkan Cupu dari Pontianak, Kalimantan Barat, 2-0.

Laga yang mempertandingkan enam belas tim esport profesional dan regional ini akan berlangsung di Istora Senayan Jakarta hingga Minggu (31/3).
Baca juga: Pemerintah berkomitmen dukung esports di Indonesia

Pewarta: Dea N. Zhafira
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Onic tim pertama yang lolos delapan besar Piala Presiden Esports

Jakarta (ANTARA) – Tim Onic menjadi tim pertama yang lolos ke delapan besar Piala Presiden Esports 2019 yang berlangsung di Istora Senayan, Sabtu, setelah mengalahkan tim Cupu asal Pontianak.

Menurut M. Julian dari Onic, pertandingan yang dimenangi oleh Onic dengan skor 2-0 ini sudah dapat diprediksi sebelumnya.

“Pertandingannya cukup ketat namun tidak sulit untuk ditaklukkan,” kata dia.

Julian dan tim menambahkan bahwa mereka optimistis untuk memenangi turnamen Piala Presiden Esports 2019 dan dapat mewakili Indonesia di kancah SEA Games Filipina akhir tahun nanti.

“Kami yakin 100% bisa memenangi Piala Presiden. Dan kami juga berharap agar dapat menjadi wakil Indonesia di SEA Games Filipina besok, kalau bisa,” imbuhnya.

Di sisi lain, Tim Cupu dari Pontianak yang takluk dari Onic harus mengakui kekalahannya. Suasana pertandingan di babak penyisihan Piala Presiden Esport 2019 yang berlangsung di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (30/3/2019). (ANTARA/Dea N Zhafira)

Tim Cupu yang merupakan wakil Kalimantan Barat di ajang ini mengakui bahwa timnya salah memprediksi strategi dan taktik lawan.

“Kami sudah memperhatikan teknik main dari mereka (Onic), namun rupanya kami salah prediksi. Hal itu lalu membuat konsentrasi kami pecah,” ujar Adi Bayu dari tim Cupu.

Ia juga mengatakan bahwa tim regional seperti tim Cupu belum memiliki jam terbang yang banyak layaknya tim profesional.

“Maka dari itu kami ke depannya juga ingin mencoba untuk melebarkan sayap dengan masuk ke tim professional untuk mengembangkan skill kami,” kata dia.

Babak penyisihan ini akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta hingga Sabtu petang. Empat tim teratas akan berhadapan satu sama lain di babak semifinal dan final pada Minggu (31/3/2019).
Baca juga: Pemerintah berkomitmen dukung esports di Indonesia
Baca juga: Ini pesan Liliyana Natsir kepada atlet esport
Baca juga: Tiket terusan final Piala Presiden Esport 2019 habis terjual

Pewarta: Dea N. Zhafira
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah berkomitmen dukung esports di Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyatakan pemerintah akan terus mendukung perkembangan cabang olahraga elektronik atau esports di Indonesia.

“Atlet-atlet esports itu wajib kita perhatikan karena masa depan mereka bukan hanya soal industrinya saja, tetapi juga prestasinya,” kata Imam saat menghadiri grand final Piala Presiden Esports 2019 di Istora Senayan GBK, Jakarta, Sabtu.

Terutama dari segi prestasi, menurut dia, pemerintah harus mempersiapkan seluruh atlet esports yang ada di Tanah Air dengan sebaik mungkin, mulai dari kondisi fisik, mental dan sebagainya.

“Kalau ingin mengejar prestasi, tentu harus kita perhatikan semuanya, khususnya bagi para atlet, mulai dari asupan gizi, kondisi fisik, kondisi psikis dan lain-lain. Semuanya harus diperhatikan,” ujar Imam.

Dengan adanya dukungan yang baik dan terus-menerus dari pemerintah, sambung dia, maka para atlet esports dapat mencetak banyak prestasi yang mengharumkan nama bangsa.

Baca juga: Tiket terusan final Piala Presiden Esport 2019 habis terjual

“Jadi, mengejar prestasi itu artinya bukan semata-mata hanya memberikan waktu untuk bermain saja, tapi ada hal-hal lain yang harus diperhatikan dan didukung terus oleh pemerintah,” tutur Imam.

Berkaitan dengan perkembangan esports di Indonesia, saat ini sedang berlangsung grand final turnamen Piala Presiden Esports 2019 di Istora Senaya Gelora Bung Karno (GBK). Senayan, Jakarta hingga Minggu (31/3) besok.

Sebanyak 16 tim, yang terdiri dari delapan tim regional dan delapan tim profesional esports saling bersaing untuk menjadi juara turnamen bergengsi tersebut.

Piala Presiden Esports 2019 diselenggarakan oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kantor Staf Presiden dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Baca juga: Ini pesan Liliyana Natsir kepada atlet esport
Baca juga: Atta Halilintar tantang Vidi Aldiano di Piala Presiden Esport

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Vamos Mataram taklukkan Bintang Timur Surabaya 6-2

Yogyakarta (ANTARA) – Tim futsal Vamos Mataram meraih hasil positif dengan mengalahkan tim Bintang Timur Surabaya dengan skor 6-2 pada laga semifinal Futsal Profesional 2019 di Gedung Olahraga (GOR) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Yogyakarta, Sabtu sore.

Dengan kemenangan ini, maka juara bertahan dua tahun berturut-turut pada laga yang sama ini memasuki final Futsal Profesional 2019 pada Minggu (31/3) melawan Black Steel Manokwari yang mengalahkan SKN FC Kebumen dalam laga sebelumnya.

Selama pertandingan babak pertama dan dua, permainan Vamos Mataram melawan Bintang Timur Surabaya sangat sengit meski penguasaan bola didominasi tim Vamos, dan terlihat beberapa pemain terjatuh akibat benturan saat berebut bola.

Dengan diiringi gemuruh sorak penonton dari berbagai sudut kursi menambah suasana semakin panas di lapangan, sehingga para pemain makin menggencarkan serangan setelah mendapat penguasaan bola.

Selama pertandingan ada beberapa kesempatan dari tim Surabaya untuk membuat gol, seperti saat setengah permainan babak kedua tendangan keras ke arah gawang Vamos melebar di sisi kiri penjaga gawang.

Akan tetapi, tim Surabaya justru sering mendapat serangan balik dari Vamos Mataram, hingga membuat gol setelah diupayakan melalui kombinasi umpan cepat yang dapat melewati beberapa pemain bertahan surabaya.

Meski tertinggal gol 5-2 di menit akhir babak kedua, tim Surabaya tidak mengendorkan serangan berharap bisa memperkecil ketertinggalan gol, namun sulit bagi tim untuk menembus gawang Vamos karena pertahanan yang rapat dan penjaga gawang yang sigap.

Karena kondisi itu, Bintang Timur Surabaya menerapkan permainan menyerang penuh dengan meninggalkan gawang untuk melakukan kombinasi umpan, namun justru bola berhasil direbut sehingga dengan mudah kebobolan gol.

Gol tersebut menjadi angka terakhir menambah keunggulan bagi kemenangan Vamos Mataram hingga skor 6-2, karena tidak lama kemudian terdengar peluit panjang tanda berakhirnya permainan babak kedua.

Sementara itu, Pelatih Vamos Mataram Reza Falah usai pertandingan mengatakan, merasa bersyukur bisa mendapat tiga poin dari pertandingan tersebut, tetapi dirinya tidak bisa senang karena selanjutnya tim akan melawan tim yang lebih baik lagi di final.

“Tentu kami memiliki motivasi bagus, dan kami bersyukur dengan hasil hari ini, dan kita harus mempersiapkan rekoveri selama 24 jam untuk menghadapi pertandingan final sesungguhnya,” katanya.

Sedangkan pelatih Bintang Timur Surabaya Hicham Ben Hammau mengatakan, mengakui keunggulan Vamos, meski begitu dia bangga dengan permainan timnya yang sudah berjuang keras dan banyak belajar dari pertandingan semifinal tersebut.

“Untuk menuju sukses selalu ada rintangan, dalam pertandingan hari ini kita bisa belajar di olahraga. Kita sudah berlatih keras, namun inilah hasilnya. Tentu saya ucapkan kepada Vamos, mereka bermain bagus dan pantas menang,” katanya.

Pewarta: Hery Sidik
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kejuaraan renang master internasional

Perenang SFT Kon Leong Tang bertanding pada nomor Gaya Dada 50 meter Putra kategori umur 25-99 tahun saat First South East Asian Master Swimming Championship 2019 di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Kejuaraan renang master internasional tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai negara, berlangsung hingga 31 Maret 2019. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc.

Kejuaraan dunia jetski, Aero alami kendala mesin

Jakarta (ANTARA) – Pejetski andalan Indonesia Aero Sutan Aswar mengalami kendala pada mesin jetskinya saat mengikuti putaran kedua Jetracer World Championship 2019 nomor Pro F1 Open di Ancol, Jakarta, Sabtu.

Dalam perlombaan menempuh jarak 8,8 km tersebut, Aero bahkan sempat masuk pit dan melepas jok jetskinya.

“Sepertinya ada masalah pada koil atau silinder mesinnya. Ketika awal balapan, tarikan mesin cukup enak namun di tengah putaran mesinnya agak melemah,” kata Aero saat memeriksa jetski selepas lomba.

Baca juga: Aqsa tutup 2018 dengan emas di Thailand

Di hari ketiga kejuaraan jetski dunia ini Aero berada di posisi empat klasemen sementara dengan torehan 360 poin. Sedangkan peraih medali emas Asian Games 2019 Aqsa Sutan Aswar di posisi ketiga dengan raihan 368 angka. Juara dunia jetski sepuluh kali Jean-Bruno Pastorello menjadi pemuncak klasemen sementara dengan 400 poin.

Jetracer World Championship 2019 mempertandingkan tiga nomor endurance yaitu Pro F1 Open, Pro F1 Open (Normally Aspirated) dan Amateur F1 Open (Gran Tourismo).

Pewarta: Adnan Nanda
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Futsal – Tim Manokwari kalahkan FC Kebumen 5-3

Yogyakarta (ANTARA) – Tim Futsal Black Steel Manokwari meraih kemenangan setelah mengalahkan tim futsal SKN FC Kebumen dengan skor 5-3 pada laga semifinal Futsal Profesional 2019 di Gedung Olahraga Universitas Negeri Yogyakarta, Sabtu.

Dengan kemenangan tim Manokwari itu maka tim asuhan Issraqul Issa tersebut berhasil melangkah ke babak final Futsal Profesional 2019 yang akan dipertandingkan pada Minggu (31/3) di GOR UNY Yogyakarta.

Kemenangan tim futsal Manokwari itu diraih setelah unggul 3-1 dalam tendangan adu penalti karena setelah pertandingan dua kali 20 menit ditambah perpanjangan waktu selama dua kali lima menit tersebut skor imbang 2-2.

Selama pertandingan baik babak pertama maupun kedua, masing-masing tim menunjukkan permainan yang keras dan cepat, begitu juga tim lawan mampu memberikan perlawanan yang seimbang.

Selama babak pertama pertandingan, permainan berlangsung sengit, masing-masing tim saling berupaya menerobos pertahanan lawan, namun serangan masih bisa digagalkan pemain.

Kedua tim yang menerapkan permainan cepat dalam oper silang dan keras serta variasi serangan juga masih bisa digagalkan lawan, permainan kedua tim ini terlihat berimbang dari segi teknik dan variasi serangan.

Baca juga: BJL Cosmo tundukkan Mataram FC 5-4 di Liga Fulsal Profesional

Pada babak pertama, tim Manokwari mampu mencetak gol terlebih dulu, namun kemudian berhasil dibalas tim SKN FC Kebumen hingga skor 1-1. Tidak berselang kama kemudian tim Manokwari kembali mencetak gol dan skor 2-1.

Memasuki babak kedua pertandingan, permainan semakin sengit ketimbang babak pertama, kedua tim saling menerapkan serangan cepat dan pertahanan ketat hingga sulit ditembus masing-masing lawan.

Namun setelah melalui perjuangan keras, tim SKN FC Kebumen berhasil menyamakan kedudukan hingga skor 2-2, tetapi skor tidak bergeming hingga pertandingan babak kedua berakhir.

Pada babak perpanjangan dua kali lima menit, kedua tim tidak mampu menambah gol, meski sempat ada peluang dengan upaya dan perjuangan keras, namun tidak mampu menyarangkan bola ke gawang.

Sementara itu, pelatih Black Steel Manokwari Issraqul Issa usai pertandingan mengaku senang dengan hasil permainan tersebut, sebab timnya yang bermain dominan dengan skor ketat 2-2 tersebut akhirnya bisa memenangkan babak adu penalti.

“Ini sangat luar biasa menurut saya, ini buah dari hasil kerja keras tim. Saya bangga kepada mereka, dan saya yakin sekali untuk pertandingan selanjutnya, kuncinya kerja keras untuk menang,” katanya.

Sedangkan pelatih SKN FC Kebumen Deny Handoyo mengatakan, selama permainan sebenarnya timnya punya banyak kesempatan, tetapi belum bisa dimanfaatkan dengan baik.”Tim sudah kerja keras, namun sayang tidak bisa memanfaatkan dengan baik,” katanya.

Pewarta: Hery Sidik
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tiger Woods lolos 16 besar, buka peluang gelar keempat Match Play

Jakarta (ANTARA) – Tiger woods membuka peluang merebut gelar keempat World Golf Championships-Dell Technologies Match Play setelah dia memastikan lolos ke babak 16 besar turnamen tersebut dengan diwarnai eagle yang dibuatnya dari jarak 83 kaki di Austin Country Club, Texas, AS, Jumat (29/3) setempat.

Woods yang bakal membukukan kemenangan 80 kali di turnamen PGA Tour jika dia memenangi turnamen Match Play ini, akan menghadapi juara Player Champion Rory McIlroy setelah pegolf asal Irlandia Utara itu menyingkirkan Matthew Fitzpatrick 4 dan 2 untuk membukukan total kemenangan 3-0 di pertandingan grup dia, demikian dilansir laman resmi PGA Tour.

“Kami sedang menunggu, kami pernah bermain bersama di beberapa turnamen, masing-masing pernah kalah di ajang itu, tapi tidak pernah di pertandingan Match Play seperti ini, maka ini akan menyenangkan,” kata Woods.

Pegolf AS itu berpasangan dengan McIlroy di grup terakhir TOUR Championship musim lalu, dimana dia memenangi pertarungan ketika McIlroy terpuruk dengan mencatan 74 pukulan atau 4 di atas par dan berada di posisi ketujuh.

“Saya hanya butuh bertarung lebih baik daripada yang pernah saya lakukan di Atlanta tahun lalu, hari itu saya tidak memiliki lebih dari satu pertandingan,” kata McIlroy.

“Ini turnamen yang menyenangkan, saya yakin itu akan menyenangkan bagi kami, saya merasa permainan saya bagus, saya bermain bagus di sepanjang tahun, dan pekan ini saya terus melakukan itu,” tambahnya.

“Tentu saja ini akan menjadi satu dari yang lain dimana saya butuh pergi ke sana dengan rencana permainan saya, dan sungguh tidak melihat apa yang dia akan lakukan hingga saya mungkin harus melaju atau berakhir,” katanya.

Kedua pegolf itu sebelumnya tidak pernah bertanding di ajang Match Play meskipun keduanya pernah berlatih di Florida.

Mereka pernah berpasangan bersama di ajang PGA Tour turnamen stroke play selama 18 kali dan Woods mencatat sembilan kali memiliki pukulan lebih rendah dibanding McIlroy enam dan tiga kali berada di posisi ties bersama.

Baca juga: Haotong Li masuk babak 16 besar di Match Play setelah menang playoff

Berikut susunan pertandingan babak 16 besar World Golf Championships-Dell Technologies Match Play yang berlangsung Sabtu waktu setempat. (angka dalam kurung menunjukkan peringkat dunia)

Lucas Bjerregaard (50) vs Henrik Stenson (37)
Rory McIlroy (4) vs Tiger Woods (13)
Matt Kuchar (23) vs Tyrrell Hatton (35)
Branden Grace (40) vs Sergio Garcia (26)
Marc Leishman (17) vs Louis Oosthuizen (19)
HaoTong Li (36) vs Kevin Kisner (48)
Francesco Molinari (7) vs Paul Casey (10)
Justin Rose (2) vs Kevin Na (57)

Pewarta: Aris Budiman
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia incar juara umum Asean School Games 2019

Semarang (ANTARA) – Indonesia mengincar posisi juara umum dalam Asean School Games (ASG) 2019 yang akan digelar di Kota Semarang, Jawa Tengah, Juli mendatang.

Ketua Kontingen Indonesia dalam Asean School Games 2019, Pura Darmawan, di Semarang, Sabtu, mengatakan, Indonesia dipastikan mengikuti kesembilan cabang olahraga yang akan digelar dalam pesta olahraga pelajar se-Asia Tenggara itu.

“Semua kami ikut, targetnya juara umum,” katanya.

Beberapa cabang olahraga yang diharapkan bisa menjadi andalan Indonesia antara lain renang, bola voli dan basket.

Ia menyebut ada sekitar 200 atlet yang disiapkan yang nantinya akan menjalani seleksi sebelum diterjunkan dalam event tahunan tersebut.

Para atlet yang diseleksi tersebut, lanjut dia, selanjutnya akan menjalani pemusatan latihan di Kota Semarang.

“18 hari sebelum pelaksanaan ASG akan dilaksanakan TC di Semarang,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, pimpinan kontingen Asean School Games (ASG) Ke-11 dari 10 negara berkumpul di Kota Semarang untuk memastikan kesiapan ajang pesta olahraga tahunan yang akan digelar di Ibu Kota Jawa Tengah pada Juli 2019.

ASG Ke-11 di Semarang akan digelar pada 17 hingga 25 Juli 2019.

Baca juga: Pembukaan Asean School Games tetap di GOR Jatidiri
Baca juga: Seluruh arena Asean School Games 2019 siap digunakan
Baca juga: Semarang tuan rumah ASEAN School Games 2019

Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Haotong Li masuk babak 16 besar di Match Play setelah menang playoff

Jakarta (ANTARA) – Pegolf wakil Asia dari China Haotong Li mengaku dirinya beruntung bisa lolos ke putaran 16 besar World Golf Championships-Dell Technologies Match Play berhadiah total 10,25 juta dolar AS di Texas, AS, Jumat waktu setempat atau Sabtu WIB.

Pegolf berusia 23 tahun itu pada babak sebelumnya mengalahkan Alex Noren dan Brooks Koepka di dua pertandingan pertama Group 3 di Austin Country Club, namun pada pertandingan berikutnya putaran ketiga kalah tipis 1-up dari pegolf Inggris Tom Lewis setelah gagal memasukkan bola ke lubang ke-18 lewat pukulan birdie putt dari jarak sembilan kaki. Padahal kalau berhasil bisa langsung masuk babak sistem gugur, seperti dilansir situs PGA Tour.

Dengan hasil kemenangan Noren dari Koepka untuk kemenangan keduanya di grup, berarti pegolf Swedia Noren dan Li harus saling berhadapan dalam playoff sudden-deat. Pegolf muda asal China itu akhirnya memenangi playoff setelah sukses mencetak birdie putt dari jarak tiga kaki di lubang tambahan petama untuk memastikan dia menjadi pegolf Asia sendirian yang masih bercokol di turnamen itu.

“hari keseluruhan seperti roller coaster,” kata Li.

“saya tidak bermain solid, pukulan saya agak buruk dan saya pikir itu penyebabnya, dan di permainan lubang terakhir ke-18 saya bermain cukup tegang dan pukulan bola saya agak melemah dan itu tidak cukup baik, tangan saya berat dan saya merasa apakah ini akan terjadi dan akhirnya itu terjadi, selanjutnya saya akan berusaha bermain baik,” tambahnya.

Pada pertandingan berikutnya sistem gugur, Li akan bertemu runner-up tahun lalu Kevin Kisner yang menyingkirkan Ian Poulter di pertandingan playoff lainnya.

“Jujur saya beruntung (di playoff), pukulan saya agak lamban dan terlihat mental, saya ‘berterimakasih kepada Tuhan’, saya berterimakasih kepada semuanya,” kata Li yang tahun lalu dalam debutnya mengalami kekalahan di tiga pertandingan grup.

Dengan masuk ke babak sistem gugur 16 besar melawan Kisneer pada Sabtu, Li yang pernah dua kali menjuarai ajang European Tour dan berharap bisa masuk tim Presidents Cup International , tahu dirinya harus berjuang lebih keras lagi untuk bisa merebut dan memperpanjang kiprahnya di WGC-Dell Technologies Match Play.

“Saya merasa seperti tenaga saya sudah habis-habisan, saya butuh sesuatu, pulih dan melihat apa yang kami bisa lakukan besok, berharap saya bisa memenangi beberapa pertandingan lagi,” katanya.

Pewrtandingan babak 16 besar pada Sabtu waktu setempat akan menampilkan; Marc Leishman (Australia) vs Louis Oosthuizen (Afsel), Haotong Li (China) vs Kevin Kisner (AS), Francesco Molinari (Italia) vs Paul Casey (Inggris), Kevin Na (AS) vs Justin Rose (Eng), Lucas Bjerregaard (Den) vs Henrik Stenson (Swe), Tiger Wood (USA) vs Rory McIlroy (NIR), Matt Kuchar (AS) vs Tyrrell Hatton (Inggris), Brandon Grace (Afsel) vs Sergio Garcia (Spanyol).

Baca juga: Sejumlah langkah diusulkan untuk kembangkan wisata golf
Baca juga: Mikko Ilonen mundur dari golf profesional

Pewarta: Aris Budiman
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Engelen gunakan filosofi sepak bola di One Championship

Tokyo, Jepang (ANTARA) – Anthony Engelen mengaku akan menggunakan filosofi pertandingan sepak bola pada pertarungan One Championship melawan Garry Tonon di Ryogoku Kokugikan, Tokyo Jepang, Minggu (31/3) mengingat sang lewan merupakan petarung hebat.

“Saya tidak akan bertahan. Pertahanan terbaik adalah menyerang. Jika dia mau rangkul, akan langsung saya pukul,” kata petarung blasteran Indonesia-Belanda saat ditemui di Tokyo, Jepang, Sabtu.

Sang lawan, Garry Tonon memang baru dua kali meraih kemenangan di One Championship. Namun, sebelum bergabung dengan One, petarung asal Amerika Serikat ini adalah seorang juara terutama untuk disiplin bela diri jujitsu.

Meski demikian, Engelen mengaku sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi Tonon. Hanya saja, pria berdarah Manado ini tidak fokus mencari kelemahan calon lawan, namun lebih fokus dalam mengasah kemampuan yang dimiliki.

“Saya sudah melakukan latihan keras. Intinya saya memaksimalkan apa yang saya punya. Semoga bisa meraih hasil yang terbaik,” kata Engelen yang berlatih di Bali MMA.

Tonon, kata Engelen, memang petarung yang tidak bisa dianggap remeh. Bahkan, dirinya mengakui jika calon lawan memang lebih unggul terutama dalam bela diri jujitsu. Kondisi tersebut memang pantas diwaspadai.

“Dia adalah petarung jujitsu profesional. Untuk jujitsu saya akui dia lebih unggul. Tapi di sini (One Championship) bukan jujitsu saja. Boleh semuanya. Tendang, pukul hingga bantingan,” kata Engelen menegaskan.

Pertarungan antara Anthony Engelen melawan Garry Tonon itu adalah satu dari 15 partai yang dipertandingkan. Adapun partai utamanya akan mempertemuman petarung asal Filipina, Eduard “Landslide” Folayang melawan jagoan tuan rumah Shinya “Tobikan Judan” Aoki pada kelas One Lightweight World Championship 77,1 kg. Pertarungan ini adalah yang kedua bagi mereka.

Untuk pertandingan lain tak kalah hebohnya karena akan mempertemukan beberapa juara dunia. Pemegang gelar One Middleweight dan Light Heavyweight World Champion Aung La “The Burmese Python” N Sang akan mempertahankan gelar Middleweight miliknyanya saat melawan petarung Jepang Ken Hasegawa.

Pada laga utama tambahan lainnya, pemegang gelar One Women’s Strawweight World Champion “The Panda” Xiong Jing Nan akan mempertahankan sabuk juaranya melawan One Women’s Atomweight World Champion “Unstoppable” Angela Lee.

Baca juga: Wakil Indonesia tak terpengaruh nama besar Garry Tonon

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Piala Presiden: Persebaya kalahkan PS Tira Persikabo

PERSEBAYA KALAHKAN PS TIRA PERSIKABO Pesepak bola Persebaya Amido Balde (kanan) berusaha memasukkan bola ke gawang PS Tira Persikabo saat pertandingan babak delapan besar Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (29/3/2019). Persebaya Surabaya memenangi pertandingan dengan skor 3-1. ANTARA FOTO/Moch Asim/nz.

Wakil Indonesia tak terpengaruh nama besar Garry Tonon

Tokyo, Jepang (ANTARA) – Petarung blasteran yang menjadi wakil Indonesia pada One Championship dengan tajuk One : A New Era di Ryogoku Kokugikan, Tokyo Jepang, Minggu (31/3) , Anthony Engelen mengaku tidak terpengaruh nama besar calon lawan yaitu Garry Tonon.

“Dia adalah petarung jujitsu profesional. Untuk jujitsu saya akui dia (Garry Tonon) lebih unggul. Tapi di sini (One Championship) bukan jujitsu saja. Boleh semuanya. Tendang, pukul hingga bantingan,” kata Anthony Engelen di sela latihan di Prince Hotel, Tokyo, Jepang, Jumat.

Engelen yang merupakan petarung blasteran Indonesia-Belanda mengaku sudah mempelajari permainan lawan asal Amerika Serikat yang kuat di permainan bawah (grappling). Persiapan sendiri dilakukan di Bali MMA sejak akhir Februari.

“Saya latihan keras sekali. Sehari dua kali. Yang jelas saya berusaha memaksimalkan kemampuan saya. Semua teknik terus saya pelajari,” kata Engelen menambahkan.

Turun di kelas featherweight, Engelen sudah mengetahui persaingan yang bakal dihadapi. Meski sang calon lawan sudah memiliki nama besar sejak di luar One Championship, pria peranakan Manado ini akan berusaha memberikan perlawanan.

Apalagi, kata dia, selama turun pada kejuaraan tarung bebas profesional dirinya belum pernah bertemu dengan petarung yang memiliki karakter mirip dengan Garry Tonon.

Baca juga: Petarung blasteran wakili Indonesia di One Championship Jepang

“Memang belum pernah ketemu lawan dengan karakter yang sama dengan Tonon. Tapi saya sudah siap dengan strategi saya. Jika mau mendekap maka saya akan melancarkan serangan,” kata petarung yang sempat keluar dari One Championship untuk mengikuti kejuaraan lainnnya itu.

Pertarungan antara Anthony Engelen melawan Garry Tonon itu adalah satu dari 15 partai yang dipertandingkan. Partai utamanya akan mempertemuman petarung asal Filipina, Eduard “Landslide” Folayang melawan jagoan tuan rumah Shinya “Tobikan Judan” Aoki pada kelas One Lightweight World Championship 77,1 kg. Pertarungan ini adalah yang kedua bagi mereka.

Untuk pertandingan lain tak kalah hebohnya karena akan mempertemukan beberapa juara dunia. Pemegang gelar One Middleweight dan Light Heavyweight World Champion Aung La “The Burmese Python” N Sang akan mempertahankan gelar Middleweight miliknyanya saat melawan petarung Jepang Ken Hasegawa.

Pada laga utama tambahan lainnya, pemegang gelar One Women’s Strawweight World Champion “The Panda” Xiong Jing Nan akan mempertahankan sabuk juaranya melawan One Women’s Atomweight World Champion “Unstoppable” Angela Lee.

Baca juga: One Championship Jepang ajang para juara tarung bebas

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pembukaan Asean School Games tetap di GOR Jatidiri

Semarang (ANTARA) – Organising Committee Asean School Games 2019 Washinton Galingging mengharapkan pembukaan Asean School Games (ASG) 2019 pada Juli nanti tetap dilaksanakan di GOR Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah.

“Kompleks Jatidiri saat ini masih dalam tahap renovasi, tapi pak gubernur minta digelar di Jatidiri,” kata Washinton di Semarang, Jumat.

Upacara pembukaan akan dilaksanakan dia area indoor kompleks Jatidiri dan akan digelar berbeda dari upacara-upacara sebelumnya.

“Kami akan lebih banyak bermain teknologi. Akan ditampilkan lebih banyak pertunjukan seperti film,” kata dia, sehingga penonton upacara pembukaan tidak akan bosan.

Upacara penutupan, menurut dia, akan digelas di kompleks Candi Borobudur.

Kementerian Pemuda dan Olahraga menilai seluruh arena untuk ASG 2019 siap digunakan saat  pesta olahraga pelajar tingkat Asia Tenggara digelar Juli nanti.

Washinton mengatakan, pimpinan kontingen ASG 2019 dari 10 negara sudah mengecek langsung arena untuk pesta olah raga tahunan itu. “Masih ada beberapa kekurangan, tetapi sesuai dengan prediksi kami,” kata dia.

Baca juga: Seluruh arena Asean School Games 2019 siap digunakan

Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tim Jelajah Nusantara arungi Indonesia Timur

Jakarta (ANTARA) – Tim Jelajah Nusantara tahun ini akan melintasi 48 kota dab kabupaten di wilayah Indonesia Timur setelah dalam dua tahun terakhir ini menuntaskan ekspedisi di Indonesia bagian barat dan tengah.

Koordinator tim Jelajah Nusantara 2019 Ade Imanuddin di Jakarta, Jumat, mengungkapkan bahwa tema Jelajah Nusantara, yang ada dalam rangkaian program Gowes Nusantara 2019 dari Kementerian Pemuda dan Olahraga adalah “Kita Semua Bersaudara”.

“Kami akan mengajak masyarakat di tempat-tempat yang kami singgahi untuk bersama-sama bersatu padu, menghentikan semua perbedaan dan permusuhan sekaligus juga mengajak mereka untuk berolahraga untuk lebih mempererat lagi persatuan dan kesatuan Indonesia,” kata Ade.

Kali ini rombongan yang terdiri dari 15 pesepeda akan menyusuri jalanan Indonesia sejauh 3.000 km, mulai dari ujung Timur Indonesia, Merauke, kemudian Jayapura, Papua Barat, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur dan akan finis di Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Distrik Sota, Merauke akan menjadi titik start para pebalap pada 13 Juli nanti.

Selama dua bulan tim Jelajah Nusantara akan menguak potensi-potensi daerah yang mereka lewati serta mengajak masyarakat untuk lebih menggiatkan olah raga sepeda.

Tim Jelajah Nusantara akan finis 1 September di Mataram di mana mereka akan menuntaskan program jelajah negeri mereka dari Sabang sampai Merauke dalam tempo waktu tiga tahun.

“Mengingat rutenya yang cukup menantang dengan tanjakan dan turunan dengan grade yang cukup tinggi, maka teman-teman sejak tiga bulan lalu sudah mulai latihan secara intens,” kata Ade.

“Latihan endurance yang ditekankan karena teman-teman ini akan menjelajah setiap harinya lebih kurang 100 hingga 150 km.”

Pada tahun pertamanya, program Jelajah Nusantara, kala itu masih bernama Gowes Nusantara, menempuh rute dari Sabang, Aceh, hingga finis di Magelang, Jawa Tengah.

Sedangkan pada tahun kedua, para pesepeda memulai dari Entikong untuk finis di Yogyakarta, setelah melewati beberapa kota di Kalimantan, Sulawesi dan Bali.

Baca juga: Tim Jelajah Sepeda Nusantara lintasi Kediri
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Seluruh arena Asean School Games 2019 siap digunakan

Semarang (ANTARA) – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menilai seluruh arena yang digunakan untuk Asean School Games (ASG) 2019 di Semarang, Jawa Tengah, siap digunakan saat pesta olahraga pelajar tingkat Asia Tenggara itu digelar Juli nanti.

Asisten Deputi Bidang Pembibitan dan Iptek Olahraga Kemenpora Washinton Galingging di Semarang, Jumat, mengatakan, pimpinan kontingen ASG 2019 dari 10 negara sudah mengecek langsung arena untuk pesta olahraga tahunan ini.

“Masih ada beberapa kekurangan, tetapi sesuai dengan prediksi kami,” kata Organising Committee Asean School Games 2019 itu.

Beberapa kekurangan yang diyakini selesai sebelum ASG kesebelas itu digelar di antaranya adalah penerangan, ventilasi, dan ruang ganti pemain.

“Yang perlu dilengkapi fasilitas yang penting buat anak-anak. Misalnya ruang ganti,”  kata dia. Sedangkan kesiapan teknis justru lebih difokuskan kepada masalah penginapan.

Baca juga: Semarang tuan rumah ASEAN School Games 2019

Ia menjelaskan, hotel untuk para tamu penting lebih berkaitan dengan soal pengamanan. Namun, justru banyak tamu penting yang akan datang nanti minta bergabung bersama dengan kontingennya saat menginap di hotel.

Ia mengatakan hal itu adalah perkara teknis yang bisa segera diselesaikan.

Penyiapan lain menjelang ASG 2019, lanjut dia, adalah berkaitan dengan penyiapan sarana dan prasarana untuk pemusatan pelatihan atlet Indonesia yang akan berlaga.

“Pelatnas nanti dilaksanakan di Semarang. Hal itu yang juga termasuk dalam penyiapan panitia,” kata Galingging.

Baca juga: Pimpinan kontingen Asean School Games 2019 bertemu di Semarang

Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Angela Lee percaya diri meski hadapi sesama juara dunia

Tokyo, Jepang (ANTARA) – Pemegang predikat juara dunia One Championship kelas atom, Angela Lee, mengaku percaya diri untuk menghadapi juara dunia kelas jerami Xiong Jing Nan meski lawan dikenal sebagai salah satu petarung hebat pada kelasnya.

“Saya percaya dengan kemampuan yang saya miliki. Pertarungan ini sudah saya tunggu. Persiapan juga sudah dilakukan dengan baik,” kata Angela Lee di Tokyo, Jepang, Jumat.

Petarung asal Singapura itu naik kelas untuk langsung menantang juara dunia asal China itu pada laga One : A New Era di Ryogoku Kokugikan, Tokyo Jepang, Minggu (31/3).

Pertarungan antarjuara dunia ini diprediksi bakal berlangsung ketat mengingat keduanya memiliki kemampuan tidak jauh beda. Angela Lee selama ini bertarung dengan elegan, sementara Xiong dikenal dengan pertarungan kerasnya.

“Saya tinggal menunggu pertarungannya saja. Pada dasarnya saya sudah siap,” kata petarung berjuluk Unstoppable itu dengan tersenyum.

Baca juga: One Championship bertekad kuatkan nilai-nilai Asia

Tidak hanya Angela Lee yang percaya diri menghadapi pertarungan. Xiong Jing Nan juga tidak kalah bersemangat untuk meraih hasil terbaik. Apalagi petarung asal China ini dikenal dengan pukulan dan tendangan yang keras.

“Sama saja. Saya tetap ingin memegang posisi ini (juara dunia kelas jerami). Berbagai upaya akan saya lakukan,” kata Xiong dengan percaya diri.

Selain pertemuan antara Angela Lee dengan Xiong Jing Nan, One : A New Era ini akan mempertandingkan laga utama pada kelas ringan antara petarung Filipina Eduard Folayang melawan wakil tuan rumah Shinya Aoki.

Berikutnya adalah Ken Hasegawa yang akan berhadapan dengan bintang asal Myanmar yang juga juara dunia kelas menengah Aung La N Sang. Pertarungan ini diprediksi bakal seru karena sebelumnya sudah bertemu. Kedua petarung juga mengaku sudah sama-sama siap.

Baca juga: Aung dan Folayang jadi contoh sukses One Championship

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Haotong Li terus melaju setelah menang dari Koepka di Match Play

Jakarta (ANTARA) – Sehari setelah membuat kejutan dengan mengalahkan seorang bintang Ryder Cup, pegolf China Haotong Li kembali membuat kejutan dengan mengalahkan pegolf nomor tiga dunia Brooks Koepka dengan kemenangan 1-up pada hari kedua pertandingan golf World Golf Championships-Dell Technologies Match Play di Austin, Texas, AS, Kamis waktu setempat.

Pegolf berusia 23 tahun ini, pada hari pertama pertandingan Grup 3, menjungkalkan pegolf Swedia Alex Noren dengan skor 5 dan 4 pada Rabu, bertarung ketat melawan Koepka yang mana dia tidak pernah terkejar di Austin Country Club, demikian seperti dilansir situs PGA Tour.

Li mencetak birdie dari jarak enam kaki ke lubang kedua sebelum memimpin 2-up, namun Koepka bangkit dengan memenangi pertarungan lubang ke-10 dan 13 lewat birdie dan par untuk menyamakan kedudukan, sebelum Lie kembali meraih keunggulan 1-up di lubang ke-15 dan terus memimpin hingga akhir.

“Ini luar biasa, hari ini dia (Koepka) sungguh tidak memberi saya kesempatan tidak seperti kemarin (melawan Noren), maka ini pertarungan ketat melawan orang kuat,” kata Li yang sedang mengincar menjadi pegolf China pertama yang mendapat tempat pada Tim Internasional dalam Presidents Cup melawan Tim AS di Melbourne, Australia, Desember mendatang.

Sekarang Li akan menghadapi pegolf Inggris Tom Lewis dalam pertandingan terakhirnya grup, Jumat, di mana hasil tie saja akan menjamin dirinya lolos ke tahap sistem gugur di turnamen golf Match Play berhadiah total 10,25 juta dolar AS itu. Namun jika dia kalah dari Lewis maka dia akan terlempar ke playoff seandainya Noren yang hari ini mengalahkan Lewis 4 dan 2, mengalahkan Koepka untuk kemenangan kedua dia di grup.

“Saya pikir permainan saya dari hari ke hari semakin baik, dan saya hanya ingin bermain dengan penampilan terbaik saya lagi dan lihat apa yang terjadi,” kata Li yang sempat mengalami kekecewaan debut di sini tahun lalu dengan mengalami tiga kekalahan, namun sekarang Li sudah mendapat kepercayaan diri di Austin.

“Saya mendapat posisi yang buruk tapi saya tetap tenang, saya melakukan itu dengan baik, kecolongan satu lubang permainan tidak masalah, dan berusaha memperbaiki, ini bukan lapangan golf yang mudah, terutama ketika angin bertiup kencang di sini, pukulan putt saya dari jarak 10 kaki saja hanya menghasilkan par,” tambah Li.

Wakil Asia lainnya, dua pegolf Korea Selatan Si Woo Kim dan Byeong Hun An, dikalahkan masing-masing oleh Matt Kuchar dan Louis Oosthuizen, sedangkan pegolf Thailand Kiradech Aphibarnrat meraih kemenangan 2 dan 1 atas pegolf AS Bryson DeChambeau untuk tetap menjaga peluang melaju ke babak berikutnya.

Pegolf Jepang Hideki Matsuyama bermain imbang melawan Chez Reavie ketika teman senegara dia Satoshi Kodaira juga imbang melawan Webb Simpson, dan kedua pegolf Asia itu dipastikan tidak lolos ke babak berikutnya.

Baca juga: Haotong Li satu-satunya wakil Asia menangi putaran pertama Match Play

Pewarta: Aris Budiman
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019