Indonesia akan jadi tuan rumah kejuaraan sofbol putri Asia

Jakarta (ANTARA) – Indonesia akan menjadi tuan rumah kejuaraan sofbol tingkat Asia bertajuk Asia Women Softball Championship yang akan digelar di Jakarta, 30 April-7 Mei 2019.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (PB Perbasasi) Andika Monoarfa di Jakarta, Jumat mengungkapkan  ini merupakan kali pertama bagi Indonesia dipercaya oleh federasi baseball dan softball internasional WBSC untuk menggelar turnamen sofbol tingkat Asia yang juga salah satu ajang pra-kualifikasi Olimpiade itu.

“Sejauh ini sudah ada 12 negara yang terdaftar sebagai peserta,” kata Andika. Di antaranya Jepang dan Chinese Taipei dipastikan ikut.

Indonesia sendiri memasang target untuk mencapai peringkat lima di kejuaraan Asia itu.

“Karena mengalahkan peringkat satu dan juara dunia, Jepang, untuk saat ini tidak mungkin,” kata Andika.

Oleh karena itu, target terdekat bagi timnas sofbol putri Indonesia adalah mengalahkan Korea Selatan.

“Dengan Korea kami sudah bisa mencetak skor, yang biasanya 13-0, sekarang sudah 4-2. Jadi target yang paling dekat di Asia Cup kami ingin menang melawan Korea,” kata Andika.

Kejuaraan tersebut juga dijadikan ajang pemanasan dan seleksi pelatnas untuk SEA Games 2019 nanti.

Sementara untuk bisa lolos ke Olimpiade, enam wakil terbaik Asia akan diadu dengan dua negara terbaik di Oceania di kualifikasi Asia-Oceania untuk mendapatkan satu tiket ke Olimpiade dari grup Asia-Oceania.

“Lumayan berat. Untungnya Jepang tidak ikut karena dia tuan rumah,” kata Andika.

“Kalau kita ingin ambil Olimpiade, kita harus bisa kalahkan Chinese Taipei, setelah itu kalahkan New Zealand dan Australia,” pungkas Andika.

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

CEO Persija berharap tuah Stadion Internasional Jakarta

Jakarta (ANTARA) – CEO Persija Jakarta Ferry Paulus berharap tuah dari keberadaan Stadion Internasional Jakarta yang pembangunannya sudah dimulai sejak Kamis (14/3).

“Mudah-mudahan bisa membawa Persija lebih berprestasi,” ujar Ferry, dikutip dari laman Persija Jakarta di Jakarta, Jumat.

Menurut Ferry, keberadaan stadion tersebut bukan hanya penting bagi Persija, tetapi juga menjadi kebanggaan warga DKI Jakarta. Manajemen Persija pun mengucpakan selamat dan sukses untuk pembangunan stadion yang direncanakan dapat menampung lebih dari 80 ribu penonton itu.

“Kami juga mengajak suporter The Jakmania untuk mendukung dan mengawal pembangunan stadion ini,” kata Ferry.

Pembangunan Stadion Internasional Jakarta atau Jakarta International Stadium dimulai pada Kamis (14/3) ditandai dengan sepak mula (kick off) yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Stadion yang berlokasi di Jakarta Utara ini ditargetkan selesai pada tahun 2021. Atap dari stadion ini dirancang buka-tutup agar dapat digunakan untuk kegiatan dalam ruangan (indoor) seperti konser. Fasilitas lainnya, stadion ini akan memiliki 200 kursi untuk kaum difabel dan 25 lokasi toilet khusus difabel.

Area parkir mampu menampung 800 mobil dan 100 bus. Dan, proyeksinya, stadion internasional tersebut akan dilewati jalur kereta api, LRT (light rail transit) dan MRT (moda raya terpadu). ***3***

Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lifter Windy Cantika diproyeksikan jadi penerus Sri Wahyuni

Jakarta (ANTARA) – Lifter muda Windy Cantika Aisyah diproyeksikan menjadi penerus Sri Wahyuni Agustiani untuk berlaga dikancah internasional mulai dari SEA Games 2019 dan jika lolos bisa tampil Olimpiade Tokyo 2020.

“Windy ini nanti kita proyeksikan sebagai pengganti Sri Wahyuni Agustiani yang cuti karena hamil. Memang sangat berat tapi kita berusaha dan dia ada potensi untuk ke situ,” ujar pelatih pemusatan latihan nasional PB PABBSI Dirja Wihardja di Mess Kwini, Jakarta, Jumat.

Dirja sendiri sadar betapa berat tugasnya untuk menjaga tradisi medali angkat besi baik di SEA Games maupun Olimpiade.

“Soalnya tugas kita berat untuk mempertahakan medali. Di angkat besi dari tahun 2000 kita selalu dapat medali dan kita mau mendapat medali emas,” ujarnya.

Untuk meningkatkan kemampuan Windy dan enam rekannya, tim angkat besi putri PABBSI rencananya akan dikirim ke Kejuaraan Asia di China dan Kejuaran Dunia Junior IWF 2019 di Fiji. Selain untuk melihat hasil latihan intens para lifter, Dirja juga ingin mereka juara dan mendapatkan poin untuk lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo.

Windy sendiri ditargetkan oleh pelatih bisa membukukan total angkatan sekitar 180 kg pada kelas 49 kg di Kejuaraan Asia 2019 di Ningbao, China,18-28 April dan Kejuaraan Dunia Junior IWF 2019 di Suva, Fiji, 1-8 Juni.

Peraih medali emas Kejurnas Angkat Besi 2018 dengan total angkatan 167 kg itu mengaku sadar bebannya untuk menjadi penerus Sri Wahyuni tidak hanya dari segi prestasi tapi juga menyamai, atau setidaknya mendekati, rekor total angkatan 192 kg yang dipegang oleh peraih medali perak Olimpiade 2016 itu.

“Butuh proses. Dia kan senior, kalau Cantika kan baru masuk (pelatnas). Butuh proses yang cukup lama sama seperti dia,” ujar atlet asal Kabupaten Bandung yang kadang dipanggil Cantika itu.

Indonesia rencananya akan menurunkan atlet di empat nomor putra dan enam nomor putri untuk berlaga di kompetisi regional ASEAN tersebut.

Baca juga: Lifter Deni targetkan total angkatan 310 kilogram di Kejuaraan Asia
Baca juga: PABBSI Bidik Tujuh Kualifikasi Olimpiade Berbekal Rp11 Miliar

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Geisler siap hadapi Theodsak pada World Boxing Council Asia Pacific

Jakarta (ANTARA) – Petinju asal Papua, Indonesia, Geisler AP mengaku siap menghadapi petinju asal Thailand Theodsak Sinam dalam ajang World Boxing Council Asia Pacific pada 30 Maret 2019.

“Kondisi saya saat ini, saya sudah sangat siap menghadapi lawan saya. Saya siap menjadi juara,” kata Geisler saat ditemui di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Senayan, Jakarta, Kamis.

Menurut pria yang kini berusia 35 tahun itu, salah satu persiapan yang sudah dilakukan, yakni melaksanakan berbagai sesi latihan yang dilaksanakan secara rutin dan intensif.

“Dari bulan Januari sampai sekarang, latihan demi latihan masih terus saya lakukan, belum berhenti. Makanya, saya bisa bilang kalau sekarang saya sudah siap tanding,” ujar Geisler.

Meskipun demikian, dia mengaku saat ini masih ada yang belum dilakukan, yaitu menonton video-video pertandingan petinju Thailand tersebut. Dia pun mengaku akan segera menyaksikannya.

“Saya belum pernah lihat video-video pertandingannya. Tapi mungkin nanti akan saya cek, supaya saya bisa mempelajari gerakan lawan dan mengetahui teknik apa yang harus saya lakukan nanti,” tutur Geisler.

Lebih lanjut, dia pun dengan penuh percaya diri memasang target untuk mengalahkan petinju asal Thailand tersebut dalam tiga ronde dari total keseluruhan 12 ronde.

“Targetnya nanti, saya bisa mengalahkan lawan dalam tiga ronde dari 12 ronde. Saya yakin bisa membawa nama Papua dan Indonesia menjadi juara,” ungkap Geisler.

Geisler AP merupakan petinju Indonesia asal Papua yang hingga kini masih bertahan di dunia tinju profesional. Pada 30 Maret 2019, dia berlaga di ajang World Boxing Council Asia Pasifik Welter ringan kelas 63.5 kg di Balai Sarbini, Jakarta.

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenpora minta Greisler banyak berlatih sebelum tanding

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyampaikan pesan kepada petinju asal Papua, Indonesia Greisler AP agar memperbanyak latihan, sehingga dapat meraih prestasi terbaik di bidang tinju.

“Yang penting banyak latihan. Jadi, bisa terus berprestasi sekaligus mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional,” kata Asisten Deputi Industri dan Promosi Kemenpora Sandi Suwardi Hasan di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis.

Lebih lanjut, pihaknya pun mendukung niat Greisler untuk bertanding membela Merah Putih dalam ajang World Boxing Council (WBC) Asia Pasifik pada 30 Maret 2019.

“Kami mendoakan semoga Greisler dapat tampil maksimal dan berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan membawa pulang gelar prestasi yang membanggakan,” ujar Sandi.

Selain itu, dia juga berharap agar Greisler dapat menjadi inspirasi bagi para petinju-petinju lainnya untuk mengikuti jejak Greisler bertanding di kompetisi internasional.

“Ke depannya, kami berharap akan ada semakin banyak petinju-petinju profesional yang lahir dari tanah Papua. Ini akan menjadi kebanggaan juga bagi bangsa Indonesia,” tutur Sandi.

Sementara itu, di tempat yang sama, petinju Greisler AP mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Kemenpora dan berharap dapat memenangkan kejuaraan tinju tersebut.

“Saya berterimakasih kepada Kemenpora atas dukungannya kepada saya. Saya ingin buktikan kalau anak Papua juga bisa jadi juara, membuat Indonesia bangga,” ungkap Greisler.

Geisler AP merupakan petinju Indonesia asal Papua yang hingga kini masih bertahan di dunia tinju profesional. Pada 30 Maret 2019, dia berlaga di ajang World Boxing Council Asia Pasifik Welter ringan kelas 63.5 kg di Balai Sarbini, Jakarta.

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sofbol gelar seleknas hadapi SEA Games 2019

Kami mengundang 30 atlet dari berbagai daerah

Jakarta (ANTARA) – Persatuan Sofbol dan Bisbol Seluruh Indonesia (Perbasasi) memulai seleksi nasional untuk tim putri maupun putra untuk menghadapi SEA Games Filipina 2019.

“Seleknas tim putra kami gelar mulai 11-14 Maret 2019. Kami mengundang 30 atlet dari berbagai daerah,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Perbasasi Andika Monoarfa di Jakarta, Rabu.

Ditemui saat memantau seleknas tim putra sofbol di Stadion Sofbol Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Rabu, Andika menyebutkan persiapan dilakukan untuk tim putra maupun putri.

Tim sofbol putri sudah lebih awal menjalani seleknas yang menyaring 24 atlet dari 45 atlet yang diundang, atau masih 150 persen dari komposisi tim inti yang beranggotakan 17 orang.

“Untuk tim putra, kami belum bisa menentukan akan menyaring berapa orang. Ini masih kami lihat performanya. Tim putri kemarin kan dipilih setelah dilihat performanya,” ungkapnya.

Setelah seleknas, tim putra harus menjalani laga uji coba melawan Tim Nasional Singapura, 30-31 Maret mendatang, sebelum memasuki training camp di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Berbeda dengan putra, training camp bagi tim sofbol putri dipusatkan di Jakarta mulai pekan depan, sekaligus persiapan mengikuti kejuaraan Asia Cup 2019 di Jakarta, pada April mendatang.

Training camp tim putra kami fokuskan di Kendari agar mereka lebih fokus, sementara tim putri menjalani training camp di Jakarta agar mereka lebih nyaman,” jelasnya.

Baik uji coba versus Timnas Singapura bagi tim putra maupun Asia Cup 2019 bagi tim putri, diakui Andika, merupakan tahapan persiapan menghadapi SEA Games Filipina, November 2019.

Pada SEA Games 2019, kata dia, Indonesia menargetkan medali emas sofbol pada kelompok putra maupun putri.

Mengenai peta kekuatan, Filipina yang sekaligus menjadi tuan rumah masih diwaspadai oleh timnas, namun Andika optimistis melihat performa pemain yang bagus.

Sementara itu, Kepala Badan Tim Nasional Sofbol dan Bisbol PB Perbasasi Jajat Darajat KN menambahkan persiapan dilakukan secara menyeluruh, diawali seleksi pelatih.

“Sebelum seleksi pemain, kami seleksi dulu pelatih pada 25-27 Februari 2019. Dari 25 pelatih berbagai daerah yang kami panggil, terpilih enam orang,” ujar mantan atlet nasional sofbol itu.

Baca juga: Indonesia Targetkan Peningkatan Prestasi Renang Di SEA Games 2019

Baca juga: KOI minta Timnas U-22 pertahankan prestasi pada SEA Games 2019

Baca juga: PODSI bidik sembilan emas SEA Games 2019

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Emilia Nova fokus latihan teknik jelang Kejuaraan Asia

Jakarta (ANTARA) – Atlet lari gawang Indonesia Emilia Nova fokus berlatih untuk memperbaiki teknik menjelang Grand Prix Malaysia Terbuka pada akhir Maret dan Kejuaraan Atletik Asia pada April.

“Yang saya soroti dari segi tekniknya, seperti antar gawangnya, kaki lipatnya seperti apa. Dari situ coba diperbaiki pelan-pelan karena tidak mudah mengubah teknik yang bertahun-tahun kita lakukan,” ujar pelatih lari gawang Ongky saat ditemui di Stadion Madya, Jakarta, pada Rabu.

Ongky mengaku tidak memberikan target untuk laga di Malaysia kepada atlet peraih medali perak Asian Games 2018 itu namun akan menjadikannya sebagai acuan perkembangan Emilia menjelang Kejuaraan Atletik Asia 2019 di Qatar.

“Harapan saya lebih baik dari Asian Games. Di Malaysia kita bisa lihat perkembangan Emil dari segi teknik dan bisa kita perbaiki satu bulan sebelum kejuaraan Asia,” ujarnya.

Sependapat dengan pelatihnya, Emilia Nova mengaku laga di Malaysia akan menjadi tolok ukur hasil latihan selama beberapa bulan terakhir dan pijakan untuk kejuaraan Asia.

Atlet berusia 23 tahun itu mengatakan di Qatar dia bertekad ingin mempertahankan prestasi Asian Games 2018 saat mecetak catatan waktu 13,33 detik dan mengalahkan lawannya yang paling berat, yaitu diri sendiri.

“Lawan nggak terlalu mikirin. Tapi untuk pacuan latihan. Lawan terberat itu diri sendiri. Karena pas Asian Games itu sebenarnya aku bisa lebih bagus tapi aku cedera tiga minggu sebelumnya. Jadi lawan terberat itu cedera aku,” ujarnya.

Emilia sendiri memiliki target pribadi yang ingin dia kejar yaitu memecahkan rekor nasional untuk lari gawang yang masih dipegang oleh Dedeh Erawati dengan catatan waktu 13,18 detik.

“Aku ingin pecahin rekor nasional. Aku sudah pegang rekor nasional untuk sapta lomba, tapi belum di gawang,” tambahnya.

Indonesia rencananya akan menurunkan tiga atlet untuk berlaga di Grand Prix Malaysia yaitu Emilia Nova untuk lari gawang 100 meter, Lalu Mohammad Zohri untuk sprint 100 meter, dan Sapwaturrahman di nomor lompat jauh.

Baca juga: Atletik Indonesia kirim tiga atlet ke Grand Prix Malaysian Terbuka
Baca juga: Timnas estafet Indonesia masih cari “chemistry”

 

Pewarta: Prisca Triferna Violeta
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Timnas loncat indah sayangkan berkurangnya nomor di SEA Games 2019

Jakarta (ANTARA) – Pelatih timnas loncat indah, Harli Ramayani menyayangkan berkurangnya nomor loncat indah pada SEA Games 2019 di Filipina yang hanya mempertandingkan empat nomor jauh berbeda jika dibandingkan kejuaraan yang sama sebelumnya yaitu 13 nomor.

“Dalam SEA Games, ini sejarah baru yang dipertandingkan hanya empat nomor,” kata Herli saat ditemui di Stadion Akuatik GBK, Jakarta, Rabu.

Empat nomor yang bakal dipertandingkan adalah individu papan 3 meter putra-putri dan sinkronisasi papan 3 meter putra-putri. Menurut Harli, berkurangnya nomor lomba loncat indah ini, terlebih hanya dalam kategori papan, bisa merugikan timnas Indonesia.

“Jadi menaranya enggak ada. Padahal ini peluang kita. Tapi kita akan terus berusaha. Ya bukan hal yang tidak mungkin kalau kita bisa mencoba peluang itu menjadi besar,” katanya menambahkan.

Harli masih berharap bisa terjadi perubahan mengenai nomor lomba. “Tapi mudah-mudah itu, ada keajaiban jadi ditambah,” katanya menegaskan.

Namun, Harli menjelaskan bahwa berkurangnya nomor lomba loncat indah tidak mengurangi semangat timnas untuk berlatih. Dia menyebut, strategi yang dilakukan untuk SEA Games nanti adalah melakukan persiapan secara detail dan memfokuskan pada atlet prioritas.

Mengenai atlet yang akan diturunkan, dari 14 atlet pelatnas saat ini, sudah dipilih delapan atlet putra-putri, yang nama-namanya masih dalam proses pengajuan ke Menpora yang di antaranya atlet ex-Asian Games 2018 seperti Adityo Restu Putra, Andriyan, Linadini Yasmin, dan Maria Natalie Dinda Anasti.

Harli tetap menargetkan tim binaannya bisa mendapat medali. “Dari empat nomor itu gak semua ya paling satu nomor yang bisa kita coba. Mudah-mudahan. Di papan tiga meter putra,” kata istri mantan pemain sepak bola nasional Ricky Yakobi.

Menurut Harli, Malaysia tetap menjadi lawan terberat di SEA Games nanti. Persiapan detail dengan menjalankan “sport science” diharapkan bisa menggenjot kemajuan para atlet.

“Dari kemarin hasil Asian Games itu kalau kita evaluasi gap-nya enggak banyak. Jadi gap itu yang nanti kita kuatin untuk bisa ngelewatin si Malaysia ini,” pungkas Harli.

Pewarta: Bayu Kuncahyo dan Suwanti
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden WADA yakin terhadap keputusannya menerima kembali Rusia

Jakarta (ANTARA) – Presiden Badan Anti-Doping Dunia (WADA) Craig Reedie mengatakan, Rabu, bahwa keputusan mereka untuk menerima kembali Rusia sebagai anggota sejak enam bulan lalu adalah sebuah keputusan yang benar.

Secara khusus, Reedie mengatakan, keputusan Rusia untuk memberikan akses laboratorium doping di Moskow menyusul diterimanya kembali Badan Anti-Doping Rusia (RUSADA) ikut berperan dalam keputusan tersebut.

Keanggotaan RUSADA dicabut pada 2015 setelah laporan hasil investigasi WADA menyatakan bahwa ditemukan bukti terjadinya praktik doping secara sistematis pada cabang atletik Rusia yang didukung oleh pemerintah.

Laporan lainnya pada tahun berikutnya mengungkapkan bahwa lebih dari 1.000 kasus doping yang terjadi di banyak cabang olahraga, terutama di Olimpiade Musim Dingin pada 2014 di Sochi, Rusia.

Pihak Rusia membantah keterlibatan pemerintah dalam skandal doping tersebut.

Melalui keputusan kontroversial pada September 2018 lalu, WADA setuju untuk memulihkan keanggotaan RUSADA selama mereka memberikan akses kepada penyidik untuk memeriksa laboratorium di Moskow.

“Adalah keputusan yang tepat untuk mengembalikan status keanggotaan RUSADA pada 20 September 2018, yang dalam pandangan saya juga baik bagi terciptanya olahraga yang bersih,” kata Reedie dalam simposium tahunan WADA.

“Jelas bukan keputusan yang mudah bagi komite eksekutif WADA, saya sangat memahami alasan bagi yang tidak setuju,” katanya menambahkan.

Minggu lalu WADA telah menyelesaikan proses yang melelahkan, yaitu memasukkan 1,5 juta data yang diambil dari laboratorium di Moskow dan akan memulai memeriksa informasi untuk memastikan keasliannya.

“Tidak dapat disangkal bahwa mengakses data laboratorium adalah langkah besar dalam masalah ini,” kata Reedie, seraya menambahkan bahwa WADA perlu memastikan bahwa “data tersebut lengkap dan asli.”

Menurut Reedie, WADA harus memindahkan sebanyak 24 terabite informasi yang sama dengan kapasitas 400.000 jam musik.
 

Pewarta: Atman Ahdiat
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Eddie Alvarez bakal jalani debut One Championship di Jepang

Jakarta (ANTARA) – Mantan lawan Conor McGregor, Eddie Alvarez bakal menjalani debut pada kejuaraan tarung bebas (MMA) One Championship dan sesuai dengan rencana bakal turun di kejuaraan bergengsi One : A New Era di Ryogoku Kokugikan, Tokyo, Jepang, Minggu (31/3).

Sesuai data yang dihimpun media dari manajemen One Championship di Jakarta, Rabu, petarung asal Amerika Serikat ini akan berhadapan dengan wakil Rusia,Timofey Nastyukhin dalam pertarungan perempat final ajang One Lightweight World Grand Prix.

Sejak bergabung dengan One Championship, petarung berusia 35 tahun ini memang langsung membidik posisi juara dunia kelas ringan. Dengan pengalaman yang dimiliki, peluang untuk menuju posisi puncak memang terbuka.

“Saya telah berkeliling dunia dalam 15 tahun terakhir dan bertarung dengan para pesaing terbaik yang bisa saya dapatkan dengan tangan saya. Saya telah meraih gelar juara dunia dari setiap organisasi besar dan One Championship adalah satu-satunya organisasi yang saya belum dapatkan gelar juara dunianya,” kata Eddie Alvarez dalam keterangan resminya.

Selama berkelana pada ajang MMA, petarung yang “The Underground King” sudah mengalahkan beberapa nama besar di seperti Shinya Aoki, Roger Huerta, Gilbert Melendez, Anthony Pettis, Rafael Dos Anjos, dan Justin Gaethje.

Berpindah setengah putaran dunia untuk menunjukkan kemampuannya di Asia, Alvarez mengetahui tingkat kehebatan para petarung di One Championship, dan tak meremehkan kompetisi yang ada. Ia mengetahui dengan tepat apa yang akan dihadapinya karena dirinya pernah merasakan pertarungan di Asia pada awal karirnya.

“Saya datang ke sini untuk mendapatkan gelar juara dunia. Saya telah menyediakan ruang kosong di lemari untuk sabuk One Championship. Saya tahu bahwa para petarung sangat tangguh dan di One. Mereka mengerti integritas dari olah raga ini serta apa makna menjadi seorang ahli bela diri dan saya ingin menjadi bagian darinya.” kata Eddie Alvarez menambahkan.

Jika mampu menang di laga debut, Alvarez melangkahkan kakinya lebih dekat ke gelar One Lightweight World Title di ajang One : A New Era dan di babak semifinal sudah ditunggu rekan satu negaranya, Lowen Tynanes

“Seperti yang saya katakan sebelumnya, saya akan bertarung dengan siapa saja anyone, apakah ia yang paling brutal, paling tangguh, atau paling berbahaya, ia adalah yang saya inginkan. Bawa saya kepadanya, dan kami akan memberikan pertarungan yang hebat.” kata Alvarez menegaskan.

Baca juga: Petarung blasteran wakili Indonesia di One Championship Jepang

Baca juga: One Championship gandeng salah satu pembawa F1 ke Singapura

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Penalti Selamatkan Persela di laga pamungkas grup E

Kerasnya persaingan dan permainan demi merebut tiket babak perempat final, kedua tim bermain ngotot hingga menit akhir menjelang babak kedua berakhir, bahkan Barito Putra harus kehilangan Andri Ibo pada menit ke-90 setelah mendapatkan kartu kuning ke

Malang (ANTARA) – Tendangan penalti Washington Brandao berhasil menyelamatkan Persela Lamongan dari kekalahan ketika bermain imbang 1-1 menghadapi Barito Putra di laga pamungkas babak penyisihan grup E Piala Presiden 2019 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu.

Hadiah penalti yang didapat Persela Lamongan setelah terjadi pelanggaran terhadap salah satu pemain Persela, M Hambali, yang dilakukan Donny Munim di kotak terlarang. Washington Brandao yang dipercaya mengeksekusi bola mati itu dengan mudah menceploskan bola ke gawang Yoo Jae Hoon pada menit ke-23.

Persela Lamongan tertinggal lebih dulu dari Barito Putra. Pada menit ke-11 Barito Putra membobol gawang Persela yang dikawal Dian Agus Prasetyo melalui kaki Gavin Kwan. Namun, 12 menit kemudian, anak asuh Aji Santoso itu mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Pada pertandingan terakhir babak grup ini, Barito Putera mengandalkan formasi 4-3-3, dimana tim asuhan Jacksen F. Tiago itu memasang tiga penyerang sekaligus, yakni Lucas Rodrigues, Yakob Sayuri, dan Gavin Kwan.

Sementara Persela Lamongan memanfaatkan pola 4-2-3-1. Dian Agus kembali tampil sebagai penjaga gawang utama dan di lini depan, Aji Santoso memercayakan pada penyerang tunggal Washington Brandao yang didukung tiga gelandang, yakni Jose A Sardon, Lucky Wahyu, dan M. Hambali.

Sejak menit awal babak pertama, kedua tim langsung tampil menyerang dengan mengandalkan serangan dari posisi sayap. Beberapa kali tercatat kedua tim mampu menembus pertahanan lawan. Gavin Kwan pun berhasil membobol gawang Persela pada menit ke-11. Gol Gavin berawal dari umpan tengah lapangan, tendangan jarak jauhnya dari luar kotak 16 tidak dapat ditepis oleh Dian Agus dan membawa keunggulan untuk Laskar Antasari dengan skor 1-0.

Gol cepat yang diciptakan Barito Putera memantik Persela untuk secepatnya menyamakan kedudukan dan berhasil. Melalui eksekusi penalti Washington Brandao pada menit 23. Tendangan keras ke pojok atas kanan gawang tidak mampu digapai oleh Yoo Jae Hoon yang sebenarnya sudah membaca arah datangnya bola. Skor pun menjadi imbang 1-1.

Memasuki menit-menit akhir babak pertama, beberapa peluang tercipta bagi kedua tim, namun tetap gagal dimanfaatkan oleh lini depan kedua klub untuk menambah pundi-pundi golnya hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, baik Barito Putra maupun Persela Lamongan langsung menggebrak dengan terobosan-terobosan serangan demi menerobos lini pertahanan lawan masing-masing. Sejumlah peluang tercipta bagi kedua tim, namun belum mampu mengubah skor, masih tetap 1-1.

Kerasnya persaingan dan permainan demi merebut tiket babak perempat final, kedua tim bermain ngotot hingga menit akhir menjelang babak kedua berakhir, bahkan Barito Putra harus kehilangan Andri Ibo pada menit ke-90 setelah mendapatkan kartu kuning kedua dari wasit. Meski bermain hanya dengan 10 pemain seterlah ditinggalkan Andri Ibo, Barito Putra tetap mampu mempertahankan skor 1-1 hingga wasit meniup peluit panjangnya tanda babak kedua berakhir.

Dengan hasil imbang 1-1 tersebut, Persela Lamongan tetap kokoh berada di puncak klasemen dengan mengemas 7 poin dan Barito Putra 4 poin. Dengan demikian kans Arema FC masih terbuka untuk bisa lolos ke babak perempat final sebagai “runner up” terbaik. Arema FC akan berhadapan dengan Persita Tangerang pada laga pamungkas babak penyisihan grup E Piala Presiden 2019. Pertandingan akan dilangsungkan di Stadion Kanjuruhan Kepanjen pada pukul 18.30 WIB.

Berikut daftar susunan pemain:

Barito Putera (4-3-3): Yoo Jaehoon; Andri Ibo, Arthur Jesus, Donny Monim, Rizky Pora; Paulo Sitanggang, Bayu Pradana, Nazar Nurzaidin; Lucas Rodrigues, Yakob Sayuri, Gavin Kwan

Cadangan: Adhitya Harlan, Ady Setiawan, Ahmad Mahrus, Nazarul Fahmi, Prisca Elisa, Ferdiansyah, Kahar Musakkar

Persela (4-2-3-1): Dian Agus; Aky Taufik, Jairo Rodrigues, Arif Satria, Samsul Arifin; Kei Hirose, Achmad A. Bassit; Jose A Sardon, Lucky Wahyu, M. Hambali; Washington Brandao

Cadangan: Dwi Kuswanto, Moch. Zaenuri, Arhtur Sena, Malik Risaldi, Sugeng Efendi, Birrul Walidain, M. Ridwan

Pewarta: Endang Sukarelawati
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PSM ungguli Lao Toyota 2-1 babak pertama Piala AFC

Cibinong, Jawa Barat (ANTARA) – PSM Makassar mengungguli tamunya dari Laos Lao Toyota dengan skor 2-1 pada babak pertama laga Grup H Piala AFC 2019 di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Rabu.

Dua gol PSM dicetak oleh Wiljan Pluim pada menit ke-12 disusul gol dari Zulham Zamrun di menit ke-21.

Sementara Lao Toyota membalas melalui Kazuo Homma di menit ke-14.

Bermain di kandang sendiri, PSM Makassar langsung menekan pertahanan lawannya sejak awal. Hasilnya, Wiljan Pluim langsung membawa PSM unggul di menit ke-12. Dia melesakkan bola dari dalam kotak penalti usai memanfaatkan umpan Bayu Gatra.

Namun, hanya selang dua menit, Lao Toyota berhasil menyamakan kedudukan melalui satu serangan yang dituntaskan Kazuo Homma.

PSM kembali unggul di menit ke-21 melalui sepakan Zulham Zamrun. Bekerja sama satu-dua dengan Eerko Markkanen, Zulham dengan tenang mengeksekusi bola ke gawang Lao yang dikawal Outthilath Nammakhoth.

PSM sempat mendapatkan penalti di menit ke-45+1, tetapi bola tendangan Marc Klok dapat ditepis oleh kiper lawan.

Tak ada gol lain tercipta setelahnya. PSM tetap unggul dengan skor 2-1 sampai laga memasuki masa jeda.

Berikut susunan pemain kedua tim.

PSM Makassar: Rivky Mokodompit-pg, Aaron Evans, Zulham Zamrun, Eero Markkanen, Marc Klok, Bayu Gatra, Taufik Hidayat, Abdul Rahman, Beny Wahuydi, M. Arfan, Willem Pluim (kapten).

Lao Toyota: Outthilath Nammakhoth-pg, Sayfa Aphideth, Saison Khounsamnan, Somsavath Sophabmixay, Rafael de sa Rodrigues, Soma Otani, Thipphacahanh Inthavong, Kazuo Homma (kapten), Victor Amaro, Ketsada Souksavanh, Manolom Phetphakdy. ***3***

Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kontingen SOIna jalani divisioning jelang World Summer Games

Jakarta (ANTARA) – Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) yang berkompetisi dalam ajang Special Olympics World Summer Games 2019 di Abu Dhabi saat ini sudah mulai menjalani divisioning yang dimaksudkan agar seluruh atlet dapat berkompetisi dengan adil dan setara.

Berdasarkan siaran pers dari tim humas Kontingen SOIna, pada hari pertama divisioning, Selasa (12/3), kontingen SOIna berpartisipasi dalam beberapa cabang olahraga, antara lain bulu tangkis, bola voli, tenis meja, bola tangan (handball), sepak bola, futsal dan atletik.

Pelatih bulu tangkis SOIna Pitriyani mengatakan pada hari pertama divisioning, Jennika dan Riswida Wijayanto masing-masing bertanding dua kali di nomor tunggal putri dan putra dan dua kali menang. Selain nomor tunggal, keduanya juga akan tampil di nomor ganda campuran.

“Jennika menang dua kali melawan atlet dari Hong Kong dan Suriah. Kalau melihat hasil dari divisioning itu, dia akan masuk ke divisi satu. Tapi, Rabu (13/3) masih akan bertanding lagi,” kata Pitriyani.

Sementara itu, pada cabang bola voli, tim Garuda turun di kategori unified putra. Dalam kategori itu, atlet penyandang disabilitas intelektual bermitra dengan atlet yang bukan penyandang disabilitas intelektual.

Kategori tersebut diikuti oleh 17 negara, antara lain Lebanon, Nigeria, Indonesia, Rusia, Italia, Jerman, Republik Ceko, Azerbaijan, Amerika Serikat, Uganda, Sudan, Botswana, Uni Emirat Arab, Slovakia, Tanzania, Serbia dan Oman.

Pada hari pertama, Indonesia bertemu Sudan dan Azerbaijan. Di pertandingan pertama, Indonesia menang atas Sudan dengan skor 25-18 dan 25-11. Namun ketika bertemu Azerbaijan, kedudukan imbang dengan skor 25-22 dan 15-22.

Apabila pertandingan berakhir imbang, maka tidak diteruskan ke set ketiga karena pertandingan tersebut hanya dimaksudkan untuk mengukur kemampuan para atlet, bukan bertanding secara sungguhan.

Untuk cabang olah raga lainnya, yakni futsal, tim putri Indonesia bertanding dua kali. Pertama, menghadapi Filipina dan kalah 4-1. Kedua, berhadapan dengan Pakistan dan menang 1-0.

“Untuk tim futsal putri, tidak akan ada pertandingan lagi. Sekarang kami hanya tinggal menunggu jadwal kompetisi yang akan dimulai pada Jumat (15/3),” kata pelatih futsal SOIna Efie Iswandari.

Selanjutnya, di cabang sepakbola putri, tim Merah Putih hanya bermain satu kali menghadapi Belarusia dan berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 1-0.

Kontingen SOIna akan kembali menjalani divisioning kedua pada Rabu (13/3) untuk cabang olah raga bola basket, renang, atletik, bulutangkis, bola voli dan boccia.

Kontingen SOIna mengirimkan sebanyak 68 atlet, yang terdiri dari 54 atlet special Olympics dan 14 unified partner, dalam ajang Special Olympics World Summer Games yang berlangsung di Abu Dhabi mulai 14 hingga 21 Maret 2019. Tahun ini, ajang tersebut diikuti oleh 190 negara, 10.500 atlet dan sekitar 20.000 relawan.

Dalam ajang tersebut, kontingen SOIna mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, antara lain Kemenpora, Etihad Airways, BNI, Disorda DKI, Bank Mandiri, Prodia, Jasindo, RSCM, Family Dentistry, Hearlife Hearing Care Center dan FIK UNJ.

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kontingan SOIna jalani divisioning jelang World Summer Games

Jakarta (ANTARA) – Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) yang berkompetisi dalam ajang Special Olympics World Summer Games 2019 di Abu Dhabi saat ini sudah mulai menjalani divisioning yang dimaksudkan agar seluruh atlet dapat berkompetisi dengan adil dan setara.

Berdasarkan siaran pers dari tim humas Kontingen SOIna, pada hari pertama divisioning, Selasa (12/3), kontingen SOIna berpartisipasi dalam beberapa cabang olahraga, antara lain bulu tangkis, bola voli, tenis meja, bola tangan (handball), sepak bola, futsal dan atletik.

Pelatih bulu tangkis SOIna Pitriyani mengatakan pada hari pertama divisioning, Jennika dan Riswida Wijayanto masing-masing bertanding dua kali di nomor tunggal putri dan putra dan dua kali menang. Selain nomor tunggal, keduanya juga akan tampil di nomor ganda campuran.

“Jennika menang dua kali melawan atlet dari Hong Kong dan Suriah. Kalau melihat hasil dari divisioning itu, dia akan masuk ke divisi satu. Tapi, Rabu (13/3) masih akan bertanding lagi,” kata Pitriyani.

Sementara itu, pada cabang bola voli, tim Garuda turun di kategori unified putra. Dalam kategori itu, atlet penyandang disabilitas intelektual bermitra dengan atlet yang bukan penyandang disabilitas intelektual.

Kategori tersebut diikuti oleh 17 negara, antara lain Lebanon, Nigeria, Indonesia, Rusia, Italia, Jerman, Republik Ceko, Azerbaijan, Amerika Serikat, Uganda, Sudan, Botswana, Uni Emirat Arab, Slovakia, Tanzania, Serbia dan Oman.

Pada hari pertama, Indonesia bertemu Sudan dan Azerbaijan. Di pertandingan pertama, Indonesia menang atas Sudan dengan skor 25-18 dan 25-11. Namun ketika bertemu Azerbaijan, kedudukan imbang dengan skor 25-22 dan 15-22.

Apabila pertandingan berakhir imbang, maka tidak diteruskan ke set ketiga karena pertandingan tersebut hanya dimaksudkan untuk mengukur kemampuan para atlet, bukan bertanding secara sungguhan.

Untuk cabang olah raga lainnya, yakni futsal, tim putri Indonesia bertanding dua kali. Pertama, menghadapi Filipina dan kalah 4-1. Kedua, berhadapan dengan Pakistan dan menang 1-0.

“Untuk tim futsal putri, tidak akan ada pertandingan lagi. Sekarang kami hanya tinggal menunggu jadwal kompetisi yang akan dimulai pada Jumat (15/3),” kata pelatih futsal SOIna Efie Iswandari.

Selanjutnya, di cabang sepakbola putri, tim Merah Putih hanya bermain satu kali menghadapi Belarusia dan berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 1-0.

Kontingen SOIna akan kembali menjalani divisioning kedua pada Rabu (13/3) untuk cabang olah raga bola basket, renang, atletik, bulutangkis, bola voli dan boccia.

Kontingen SOIna mengirimkan sebanyak 68 atlet, yang terdiri dari 54 atlet special Olympics dan 14 unified partner, dalam ajang Special Olympics World Summer Games yang berlangsung di Abu Dhabi mulai 14 hingga 21 Maret 2019. Tahun ini, ajang tersebut diikuti oleh 190 negara, 10.500 atlet dan sekitar 20.000 relawan.

Dalam ajang tersebut, kontingen SOIna mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, antara lain Kemenpora, Etihad Airways, BNI, Disorda DKI, Bank Mandiri, Prodia, Jasindo, RSCM, Family Dentistry, Hearlife Hearing Care Center dan FIK UNJ.

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah akan beri pembekalan kepada finalis Piala Presiden Esports 2019

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah akan memberikan pembekalan kepada 16 tim esports sebelum berlaga dalam pertandingan final turnamen Piala Presiden Esports 2019 yang digelar pada 30 dan 31 Maret 2019 di Istora Senayan, Jakarta.

“Jadi, sebelum pertandingan final, semua finalis, ada 16 tim, akan mengikuti bootcamp yang diadakan di Kantor Staf Presiden selama dua hari, yaitu 27 sampai 28 Maret 2019. Di bootcamp itu, para finalis akan mendapat semacam pembekalan,” kata Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Aditya Syarief dalam konferensi pers Piala Presiden Esports 2019 di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, bootcamp tersebut harus diikuti oleh seluruh finalis karena untuk menjadi seorang atlet esports yang berprestasi, terlebih di kancah internasional, tidak cukup apabila hanya bermodalkan talenta.

“Ada tiga hal lainnya yang juga harus dimiliki oleh atlet esports. Pertama, harus ada jiwa nasionalisme. Kalau ada motivasi untuk membela Tanah Air dan mengharumkan nama bangsa, maka ini akan menjadi energi ekstra bagi atlet saat bertanding,” ujar Aditya.

Kedua, dia menuturkan, yaitu pemahaman mengenai pola hidup sehat serta gizi yang sehat. Atlet esports harus sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tubuh agar stamina dan konsentrasi dapat terjaga dengan baik. Kemampuan otak harus didukung oleh badan yang sehat.

“Ketiga, kemampuan mengelola finansial. Gaji atlet esports cukup fantastis. Di usia 20-an, pendapatannya bisa sampai puluhan atau ratusan juta per bulan. Mereka harus pandai mengelola keuangan supaya tidak boros. Lebih baik lagi kalau dijadikan investasi sebagai jaminan masa depan,” tutur Aditya.

Baca juga: Final Piala Presiden Esports 2019 siap digelar

Lebih lanjut, dia mengungkapkan rangkaian kegiatan yang akan digelar dalam bootcamp tersebut, antara lain pembinaan ideologi Pancasila dan sportivitas dan dedikasi kepada bangsa oleh Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir.

Kemudian, pemahaman mengenai team building esports dan bisnis esports oleh Hartman Harris dan Delwyn, personal development oleh Laksmiari Saraswati Widodo, public speaking oleh Kemal dan healthy lifestyle oleh dr Andi Kurniawan, Sp.KO.

Dalam pelaksanaan bootcamp itu, Kantor Staf Presiden turut bekerja sama dengan sejumlah kementerian, yakni Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Badan Ekonomi Kreatif Indonesia.

Baca juga: Tiket final Piala Presiden Esports 2019 resmi dijual untuk umum
 

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Atletik Indonesia kirim tiga atlet ke Grand Prix Malaysian Terbuka

Jakarta (ANTARA) – Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) bakal mengirim tiga atlet dari tiga nomor berbeda ke kejuaraan Grand Prix Malaysian Terbuka 019 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, 30-31 Maret.

Pelatih pelatnas lompat jauh, Arya Yuniawan Purwoko di Jakarta, Selasa mengatakan ketiga atlet yang dikirim adalah Sapwaturrahman untuk nomor lompat jauh, Lalu Muhammad Zohri untuk nomor lari 100 meter, dan Emilia Nova untuk nomor lari gawang 100 meter.

“Malaysian Open Grand Prix 2019 menjadi kejuaraan pembuka tahun ini, sekaligus menjadi ajang uji coba atlet sebelum bermain di kejuaraan yang lebih besar seperti SEA Games, Kejuaraan Asia dan Olimpiade,” katanya.

Khusus untuk lompat jauh, Arya menjelaskan jika persiapan sudah dilakukan sejak Januari. Hingga dua pekan menjelang kejuaraan, atlet andalan Indonesia itu tinggal memperbaiki teknik saja.

“Ya sudah 90 persen,” kata Arya ketika ditemui di sela sesi latihan di Stadion Madya Gelora Bung Karno.

Mengenai target pencapaian pada Malaysian Open Grand Prix 2019, Arya menyebut bahwa sebagai olahragawan dia selalu mengharapkan posisi terbaik. Dia juga optimis atlet binaannya bisa menjadi juara.

“Kalau dari perkembangan latihan sih positif terus, dari prestasi yang kemarin di Asian Games bisa terus naik,” katanya menegaskan.

Selain kejuaraan yang akan digelar di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur ini, beberapa agenda pertandingan ‘uji coba’ lainnya akan diikuti oleh timnas atletik sebelum gelaran SEA Games 2019, November mendatang.

“Ada banyak. Kalau menurut jadwal sih kurang lebih tujuh kejuaraan,” kata Arya menerangkan.

Pewarta: Suwanti
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Atlet wushu mulai berlatih di GBK

Jakarta (ANTARA) – Atlet wushu yang mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas) mulai berlatih di Gedung Serba Guna, kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, untuk persiapan menghadapi SEA Games 2019.

“Sudah mulai Senin (11/3) kemarin. Baik untuk kelas sanda (tarung) dan taulo (seni),” kata Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Wushu Indonesia (PBWI) Ngatino di Jakarta, Selasa.

Ngatino menjelaskan latihan di Gedung Serba Guna yang merupakan bekas Gedung INASGOC itu dilakukan setelah kelengkapan sarana prasana terpenuhi, seperti karpet, lampu, dan sebagainya.

Kalau pelatihan, kata dia, sebenarnya sudah dimulai 24 Februari 2019 seiring dengan kedatangan para atlet pelatnas di Hotel Belezza, sekaligus sebagai tempat latihan fisik.

Latihan yang harus dijalani para atlet wushu untuk SEA Games Filipina 2019 terbagi atas teknis dan fisik yang dilakukan secara bergantian, ditambah latihan beban (weight training).

Baca juga: PB WI ajukan GBK Arena sebagai lokasi pelatnas

PBWI telah memanggil 33 atlet untuk mengikuti pelatnas, baik atlet senior maupun junior yang akan diseleksi untuk berlaga di SEA Games 2019.

Dari 33 atlet itu, kata dia, tidak semuanya dikirim ke SEA Games Filipina 2019 karena hanya ada 16 nomor yang dipertandingkan pada ajang itu, sehingga harus disaring.

Komposisi atlet wushu yang akan bertanding pun dibuat seimbang, yakni 50:50 untuk senior dan junior, dari yang diharapkan pemerintah 60:40 lebih banyak juniornya.

Mengenai pemetaan kekuatan lawan pada SEA Games 2019, Ngatino menyebutkan lawan terberat masih kontingen Vietnam, tetapi kemungkinan tim tuan rumah Filipina juga bisa mendominasi.

“Apalagi, itu kan banyak nomor sanda (tarung) yang dipertandingkan. Kalau untuk rasio fifty-fifty, kami rasional saja,” katanya.

Dari pemerintah, kata dia, memberikan kuota 23 atlet untuk wushu, tetapi kemungkinan PBWI akan memberangkatkan 28 atlet bergantung hasil seleksi yang kini sedang berjalan.

Seleksi untuk menentukan tim wushu yang akan berlaga di SEA Games 2019 yang dimulai dengan kejuaraan nasional Piala Presiden Juni 2019, kemudian Kejuaraan Dunia Wushu di Shanghai,Tiongkok pada Juli 2019 yang mengujikan 20-an nomor pertandingan.

Dari kontingen wushu yang maju ke Shanghai, Tiongkok, akan tersaring tim inti yang akan maju ke SEA Games 2019 yang rencananya digelar November mendatang.

“Jadi, ajang seleksinya bertahap. Mengacu kejuaraan terakhir, Kejuaraan Dunia di Shanghai, baru kemudian dibentuk tim yang akan ke SEA Games. Itu tim inti,” kata Ngatino.

Salah satu pelatih pelatnas wushu, Maruli menyebutkan 33 atlet itu terdiri atas 16 orang untuk kelas santa dan 17 orang kelas taulo.

Atlet yang menjalani pelatnas wushu, antara lain Edgar Xavier Marcelo, Ahmad Hulaefi, Juwita Niza Asni, Harris Horatius, Felda Elvira Santoso, Bobie Valentinus Gunawan, dan Yusuf Widiyanto.

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Timnas estafet Indonesia masih cari “chemistry”

Jakarta (ANTARA) – Tim nasional estafet putra masih mencari chemistry (keselarasan) menjelang perhelatan Kejuaraan Atletik Asia 2019 di Qatar pada April mendatang.

“Karena masih ada chemistry yang harus dibangun lagi antara pelari pertama dan kedua jadi kita fokus ke penukaran tongkat mereka. Kalau itu semua lancar untuk melebihi prestasi kita di Asian Games kemarin mungkin bisa,” ujar asisten pelatih pelatnas estafet Fadlin Ahmad saat ditemui di Stadion Madya, Jakarta, Selasa.

Indonesia menyiapkan tim estafet 4×100 meter beranggotakan lima orang yaitu Lalu Mohammad Zohri, Eko Rimbawan, Bayu Kertanegara, yang merupakan peraih medali perak di Asian Games 2018, serta dua anggota baru Moch Bisma dan Joko Kuncoro Adi di kejuaraan atletik tingkat regional Asia tersebut.

Tim itu merupakan susunan baru setelah Fadlin pensiun dari timnas seusai meraih medali perak di Asian Games 2018 dan sebelum berlaga di Qatar mereka akan melakukan debut sebagai tim saat tampil di Singapura Terbuka.

“Target mereka di Singapore Open lebih ke chemistry mereka dapat apa enggak karena mereka tim baru, belum pernah tanding dengan formasi baru ini. Jadi kita mau lihat dengan masuknya dua orang baru ini,” ujar mantan atlet estafet tersebut.

Menurut Fadlin untuk mendapatkan ritme yang baik anggota tim dalan setiap latihan belum memiliki posisi baku dan terus saling bertukar posisi untuk mencari tempat yang sesuai.

“Kita pun latihan estafet yang sekarang tidak baku. Kita rolling semua sampai ketemu enaknya, ya itu yang kita asah,” ujar Fadlin.

Kejuaraan di Qatar akan menjadi pijakan untuk timnas estafet Indonesia berlaga di kejuaraan atletik dunia yang akan menjadi salah satu faktor kualifikasi lolos ke Olimpiade Tokyo 2020.

Pewarta: Prisca Triferna Violeta
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Final Piala Presiden Esports 2019 siap digelar

Jakarta (ANTARA) – Pihak penyelenggara menyatakan siap menggelar pertandingan final Piala Presiden Esports 2019 selama dua hari berturut-turut, yakni pada 30 dan 31 Maret 2019, bertempat di Istora Senayan, Jakarta.

“Dalam pertandingan final tersebut, sebanyak delapan tim esports yang lolos babak kualifikasi nasional akan berhadapan dengan delapan tim esports pemenang regional,” kata ketua penyelenggara Piala Presiden Esports 2019 Giring Ganesha dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, turnamen Piala Presiden Esports 2019 mulai resmi dipertandingkan sejak 29 Januari lalu. Secara keseluruhan, tercatat ada sebanyak 3.572 tim esports yang telah mendaftar untuk mengikuti turnamen tersebut.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.589 tim esports mendaftar di delapan kota, yaitu Palembang, Bali, Makassar, Surabaya, Manado, Solo, Pontianak dan Bekasi untuk mengikuti pertandingan babak kualifikasi regional dan telah dihasilkan satu pemenang dari masing-masing regional. Sedangkan untuk pertandingan babak kualifikasi nasional diikuti oleh 983 tim esports.

“Seluruh proses kualifikasi berjalan dengan lancar. Untuk babak kualifikasi regional sudah selesai dan dihasilkan satu tim pemenang dari masing-masing regional. Namun untuk babak kualifikasi nasional masih berlangsung sampai dengan saat ini,” ujar Giring.

Pertandingan babak kualifikasi nasional akan digelar pada 15 dan 22 Maret 2019 dan disiarkan secara langsung melalui saluran televisi Metro TV mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIB.

Sementara itu, delapan tim pemenang babak kualifikasi regional, antara lain tim Professional Esports dari Palembang, ROC Esports dari Bali, Revo dari Surabaya, Starlest dari Makassar, Star 8 dari Manado, Nazone Gaming dari Solo, Cupu dari Pontianak dan Humble dari Bekasi.

“Kami berharap saat final nanti, seluruh tim peserta dapat bertarung dengan baik dan sportif. Semuanya harus tetap mengikuti aturan yang berlaku. Tidak boleh curang, tidak boleh berkata kasar dan harus saling menghormati satu sama lain,” tutur Giring.

Dia menambahkan bagi masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung jalannya pertandingan final Piala Presiden Esports 2019 di Istora Senayan, dapat membeli tiket secara daring (online) melalui situs tiket.com.

Tiket untuk hari pertama dijual dengan harga Rp20.000 per orang, sedangkan tiket hari kedua sebesar Rp30.000 per orang. Akan tetapi, bagi masyarakat yang ingin menonton dua hari berturut-turut, dapat membeli tiket terusan seharga Rp40.000.

Baca juga: Tiket final Piala Presiden Esports 2019 resmi dijual untuk umum
 

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tiket final Piala Presiden Esports 2019 resmi dijual untuk umum

Jakarta (ANTARA) – Pihak penyelenggara atau Organizing Committee Piala Presiden Esports 2019 secara resmi membuka penjualan tiket untuk umum pertandingan final turnamen Piala Presiden Esports 2019 terhitung mulai Selasa (12/3).

Pertandingan final turnamen Piala Presiden Esports 2019 akan diselenggarakan selama dua hari, yaitu pada 30 dan 31 Maret 2019 dan bertempat di Istora Senayan, Jakarta.

Sebelum final, akan dilaksanakan terlebih dahulu pertandingan babak kualifikasi nasional pada 15 dan 22 Maret 2019 dan disiarkan secara langsung melalui saluran televisi Metro TV mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIB.

“Hari ini, kami secara resmi membuka penjualan tiket bagi warga masyarakat yang ingin menonton langsung pertandingan final Piala Presiden Esports 2019 di Istora Senayan,” kata Ketua Organizing Committee Piala Presiden Esports 2019 Giring Ganesha dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Selasa.

Menurut dia, tiket pertandingan final tersebut dijual dengan harga yang sangat terjangkau. Harga tiket untuk pertandingan hari pertama, yakni Rp20.000, sedangkan harga tiket untuk hari kedua, yaitu Rp30.000.

“Kami juga menyediakan tiket terusan, bisa dipakai untuk dua hari menonton pertandingan final, yaitu dengan harga Rp40.000. Tiket dapat dibeli secara daring atau online melalui situs tiket.com dan blibli.com,” ujar Giring.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan pihaknya akan menyiapkan sebanyak kurang lebih 50.000 tiket per hari. Pihaknya juga menjual tiket secara offline atau langsung di loket penjualan tiket di Istora Senayan.

“Akan tetapi, dari total sekitar 50.000 tiket itu, sebanyak 70 persennya kami jual secara online, sedangkan hanya 30 persen tiket yang kami jual secara offline,” ungkap Giring.

Selain tiket, pria yang juga sekaligus menjabat sebagai Presiden of Indonesia ESports Premiere League (IESPL) itu menambahkan pihaknya juga akan menjual berbagai merchandise atau suvenir resmi dari Piala Presiden Esports 2019 yang terdiri dari kaos, jersey, jaket hoodie dan sweater.

“Kami berharap akan ada banyak warga masyarakat yang berpartisipasi dengan menonton langsung pertandingan final Piala Presiden Esports 2019. Partisipasi masyarakat merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap kemjuan esports di Indonesia,” tutur Giring.

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Petarung bebas Conor McGregor ditangkap di Florida

Jakarta (ANTARA) – Petarung bebas seni bela campuran (MMA) Conor McGregor ditangkap polisi di Pantai Miami, Florida, AS, Senin, setelah merampas dan membanting telpon genggam seorang penggemar dan kemudian melenggang pergi meninggalkan pecahannya yang berserakan.

Seperti dikutip Reuters, Selasa, petarung berusia 30 tahun asal Irlandia itu diamankan di Pusat Penahanan Turner Guilford Knight di Miami atas tuduhan perampokan dan perbuatan kriminal.

“Korban dan terdakwa sedang keluar Hotel Fountainbleau dan korban mencoba mengambil foto terdakwa dengan pesawat selulernya,” demikian menurut laporan polisi yang tidak menjelaskan nama terdakwa.

“Terdakwa kemudian merampas telpon seluler dari tangan korban, membuatnya terjatuh ke lantai. Terdakwa lalu membanting telpon korban beberapa kali dan merusaknya,” demikian menurut laporan tersebut sambil menambahkan bahwa harga telpon seluler tersebut sekitar 1.000 dolar AS (Rp14 juta).

McGregor akhirnya ditahan, Senin, tapi tidak diketahui apakah dia didampingi pengacara lokal untuk mewakilinya.

Ini bukan untuk pertama kali McGregor membuat ulah. Dia juga pernah ditahan pada April 2018 akibat tiga kali aksi penyerangan dan satu kali perbuatan kriminal setelah menyerang bus carteran yang membawa petarung UFC di New York.

Baca juga: Mcgregor akan hadapi Nurmagomedov di UFC

Baca juga: Mayweather dan McGregor akan tuntaskan perseteruan di ring

Baca juga: Floyd Mayweather dan McGregor gelar tarung termahal di dunia

Pewarta: Atman Ahdiat
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tiger Woods akan tampil di TPC Sawgrass

Jakarta (ANTARA) – Mantan pegolf nomor satu dunia Tiger Woods bakal tampil di padang golf TPC Sawgrass pada turnamen THE PLAYERS Championship yang akan berlangsung 14 hingga 17 Maret tahun ini di di Ponte Vedra Beach, Florida, AS.

Tiger Woods merupakan satu-satunya pegolf yang mampu memenangi turnamen tersebut dua kali di TPC Sawgrass, keduanya pada bulan Maret dan Mei, demikian seperti dilansir situs pgatour.

Sebelum memenangi THE PLAYERS Championship pada 2001 dan 2013, Tiger Woods pernah mencatat sejarah memenangi U.S. Amateur pada 1994.

Saat kemenangannya Tiger Woods mengenakan kaos bergaris dan sempat membuat penonton terpukau ketika dia mampu mencetak birdie putt di permainan par-3, dan itu merupakan pijakan karir cemerlang dia selanjutnya, dan itu menjadi pertamakali para penonton menyaksikan satu dari perayaan meriah baginya.

Woods saat menang di ajang amatir itu dia baru berusia 18 tahun, dan kemenangannya itu merupakan pertama dari tiga kali kemenangan merebut gelar U.S. Amateur tiga kali berturut-turut, dan sekaligus menjadi pegolf termuda yang memenangi turnamen tersebut dan bahkan dia telah mengemas 80 kemenangan di PGA Tour.

Barangkali dia akan tertawa tentang penampilannya di TPC Sawgrass itu, dengan kaos katun penuh warna dan tampak kebesaran bagi ukuran tubuhnya dilengkapi dengan topi yang dikenakannya.

“Topi jerami, tidak, saya tidak lagi membawa itu,” katanya sambil tersenyum.

Namun ada juga ketulusan kenangan dari kemenangan itu.

“Dalam satu hal, saya akan selalu rindu, dan saya masih merasa emosional tentang itu, saya tidak akan mendapatkan pelukan itu lagi dari ayah saya,” katanya.

Pewarta: Aris Budiman
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tim Bridge Indonesia masuki tahapan pelatnas hadapi kejuaraan APBF

Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 12 pasang pemain bridge yang berhasil menjuarai seleksi nasional (seleknas) pembentukan tim nasional bridge Indonesia untuk menghadapi kejuaraan The 52nd Asia Pacific Bridge Federation (APBF) Championship di Singapura akan segera memasuki tahapan Pelatnas pada 19 Maret 2019.

Seleknas pembentukan timnas bridge itu sudah dimulai sejak 2 Maret 2019 dan berakhir pada 11 Maret 2019. Seleknas tersebut diikuti oleh 21 pasangan di nomor pertandingan open team, 17 pasangan nomor pertandingan mix team dan 7 pasangan nomor pertandingan ladies team (tim putri).

Berdasarkan siaran pers dari Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB GABSI), dari masing-masing nomor pertandingan itu, telah dihasilkan empat pasangan terbaik melalui seleknas. Usai seleknas, para peserta yang berhasil menjuarai seleknas kemudian akan mengikuti tahapan pelatnas.

Pada nomor pertandingan open team, peringkat pertama ditempati oleh pasangan asal Sulawesi Utara Mario Mambu/Clift Tangkuman. Peringkat kedua diduduki oleh Robert Parasian/Julius Anthonius George. Di peringkat ketiga, terdapat Franky Karwur/Jemmy Boyke Bojoh dan peringkat keempat diisi oleh Stefanus Supeno/Leslie Gontha.

Selanjutnya, untuk nomor pertandingan mix team, peringkat pertama diduduki oleh pasangan suami istri asal DKI Jakarta yang juga meraih dua medali perunggu dalam kejuaraan Asian Games 2018 lalu, yakni Lusje Bojoh/Taufik Asbi.

Sementara itu, peringkat kedua diisi oleh Syarifah Nina Tirta Ayu/Noldy Robert Ngantung. Di peringkat ketiga, ada pasangan Tracy Awuy/Parlin Sinaga dan peringkat keempat ditempati oleh Ernis Sefita/Anthony Soebroto.

Di nomor pertandingan ladies team atau tim putri, peringkat pertama diduduki oleh Fera Damayanti/Riantini dari Jawa Barat. Peringkat kedua ditempati oleh Conny Sumampouw/Rury Andhani. Di peringkat ketiga, ada Winda Sartika Purba/Nur Ainia dan peringkat keempat diisi oleh Roro Juffani Tungga Dewi/Rachma Shaumi.

Dari 4 pasangan di masing-masing nomor pertandingan itu kemudian akan diambil 3 pasangan terbaik untuk masuk menjadi Timnas Bridge Indonesia yang akan bertanding dalam Kejuaraan APBF di Hotel York, Singapura pada 11 hingga 20 Juni 2019.

Kejuaraan APBF tersebut juga merupakan babak kualifikasi Kejuaraan Dunia yang nantinya akan diselenggarakan di Wuhan, Cina pada September 2019.

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia persiapkan atlet polo air putri ke SEA Games 2019

Jakarta (ANTARA) – Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) segera menyiapkan atlet polo air putri setelah Komite Olahraga Filipina minggu lalu memberitahukan bahwa cabang olahraga tersebut akan  dipertandingkan pada SEA Games 2019.

“Informasinya baru kami terima minggu lalu, saat ini kita sedang menyiapkan berbagai aspek yang meliputi pelatih, jadwal serta tempat latihannya,” kata Komisi Teknik polo air PB PRSI Dean Baldwin di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin.

Awalnya, kata dia, tuan rumah Filipina hanya akan mempertandingkan polo air putra pada SEA Games 2019 yang akan digelar akhir November tersebut. Namun, beberapa negara Asia Tenggara meminta Komite Olahraga Filipina agar juga mempertandingkan polo air putri.

Ia menjelaskan pemberitahuan dari pihak Filipina telah diteruskan kepada PB PRSI maupun Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

“Memang baru sebatas pemberitahuan terkait keikutsertaan polo air putri, namun surat resmi segera menyusul dari Filipina,” katanya.

Ia menambahkan pemberitahuan tersebut nantinya dikoordinasikan bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga RI (Kemenpora) serta KOI untuk ditindaklanjuti.

Langkah selanjutnya, ujar pelatih polo putra Indonesia itu, adalah mengajukan besaran anggaran yang bisa dikucurkan oleh pemerintah dalam menyiapkan atlet terbaik di pesta olahraga dua tahunan tersebut.

Terkait rencana atau agenda Pemusatan Pelatihan Nasional (Pelatnas), PB PRSI belum menemukan jadwal pasti karena masih menunggu kepastian besaran anggaran dari pemerintah.

“Secepatnya akan diadakan pelatnas, karena seharusnya sudah mulai,” katanya.

Untuk jadwal pelatnas, ia mengaku secara resmi memang belum mengirimkan surat kepada para atlet di daerah. Namun diperkirakan 18 hingga 20 atlet terbaik akan dipanggil.

“Kita pinginnya sebanyak-banyaknya, cuma kembali lagi itu semua tergantung anggaran,” kata dia.

Rencananya, lanjut dia, para atlet yang dipanggil pada pelatnas tersebut 80 hingga 90 persennya merupakan wajah lama yang ikut bertanding pada Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang.

Sedangkan sisanya direncanakan para atlet atau pendatang baru yang telah berhasil juara di berbagai level nasional.

Prestasi Timnas polo air putri Indonesia di pesta olahraga SEA Games 2017 adalah menyumbangkan medali perunggu. Namun, di tingkat Asian Games 2018 polo putri Indonesia harus puas berada di urutan kelima setelah China, Kazakhstan, Jepang dan Thailand.

Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Francesco Molinari menangi Arnold Palmer Invitational

Jakarta (ANTARA) – Pegolf Italia Francesco Molinari memenangi turnamen Arnold Palmer Inviational ketika pada permainan putaran keempat atau terakhir dia mencatat 64 pukulan atau 8 di bawah par dan memimpin dua pukulan atas pegolf Inggris Matthew Fitzpatrick di Orlando, AS.

Molinari memasuki permainan putaran keempat dengan skor terpaut lima pukulan di belakang posisi pimpinan, namun dia mampu membalikkan keadaan bahkan bermain tanpa terkena bogey untuk membukukan total 276 pukulan atau 12 di bawah par selama empat putaran pertandingan dan memastikan keunggulannya dua pukulan.

Pegolf Italia itu bermain beringas dengan pukulannya di green ketika dia membuat birdie putt dari jarak sembilan inci di permainan lubang terakhir, lewat pukulan dramatik, demikian dilansir dari situs pgatour.

Dengan sukses itu Molinari sekarang telah mengemas tiga kemenangan di ajang PGA Tour dan peringkat dia di FedExCup meroket dari posisi 151 menjadi 20 dan di peringkat dunia dia berada di urutan ketujuh.

“Saya mencoba bermain agresif dari awal dan menyenangkan bisa melihat bola jatuh di area putt,” kata Molinari.

“Saya pikir ini pukulan putt terbaik selama karir saya, dan bagus untuk dilakukan,” katanya.

“Dan saya tidak tahu, terkadang harus terjadi di permainan (lubang 180, dan banyak pegolf yang memenangi turnamen setelah mampu membuat putting,” tambahnya.

Sementara itu Matthew Fitzpatrick yang berada di posisi kedua sendiri pada permainan putaran keempat itu mencatat 71 pukulan dengan total selama empat putaran pertandingan 278 pukulan atau 10 di bawah par.

Sedangkan perwakilan Asia pegolf dari Korea Selatan Sungjae Im berada di posisi ketiga setelah terpaut satu pukulan dari Fitzpatrick dengan total 279 pukulan atau 9 di bawah par.
 

Pewarta: Aris Budiman
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IAAF pertahankan sanksi Rusia atas skandal doping

Jakarta (ANTARA) – Badan Organisasi Atletik Dunia (IAAF) pada Senin mengatakan bahwa mereka memutuskan untuk melanjutkan sanksi terhadap Federasi Atletik Rusia atas skandal doping-nya,

IAAF masih menunggu data-data yang dikumpulkan dari Moskow berikut kompensasi finansial untuk penyelidikannya, demikian dilansir dari Reuters.

Federasi Atletik Rusia (RUSAF) dikenai sanksi sejak tahun 2015, menyusul laporan Badan Anti-Doping Dunia (WADA) yang menemukan bukti penggunaan doping yang meluas dalam olahraga.

Dewan pengurus IAAF membahas kemungkinan mencabut larangan itu saat pertemuan di Doha pada Minggu dan Senin. Namun Rune Andersen, Ketua Satuan Tugas Rusia IAAF, mengatakan bahwa Moskow belum memenuhi dua syarat.

Isu “logistik” kompensasi finansial masih menghambat, termasuk untuk gugus tugas dan biaya hukum dalam kasus-kasus Rusia yang dibawa ke pengadilan, katanya. Selain itu, IAAF juga belum menerima data analitik dan sampel dari laboratorium Moskow, yang sekarang masih dalam penilaian WADA.

“Masalah-masalah itu perlu diselesaikan. Segera setelah kami memiliki semua yang kami butuhkan … kami akan mempertimbangkan kembali secara serius dan merekomendasikan kepada dewan IAAF untuk pemulihan (Rusia),” katanya.

Pihak berwenang Rusia membantah program doping mereka “disponsori negara”, tetapi mengakui bahwa pejabat senior terlibat dalam pemberian zat terlarang kepada atlet serta menghalangi prosedur anti-doping atau menutupi tes positif.

Pemulihan Rusia dari sanksi ditolak IAAF dalam banyak kesempatan sepanjang tiga tahun terakhir. Jika gagal memenuhi persyaratan dalam beberapa bulan mendatang, maka bisa berisiko kehilangan kesempatan mengirim tim ke kejuaraan atletik dunia di Doha, Qatar, pada September mendatang.

Sejak 2015, beberapa atlet Rusia telah diizinkan berkompetisi secara internasional sebagai pihak netral asalkan mereka memenuhi kriteria tertentu yang menunjukkan bahwa mereka berada di lingkungan yang bebas dari doping.

Baca juga: Balik ke Rusia, pakar Wada selidiki lagi kasus doping

Baca juga: WADA apresiasi pengakuan Putin soal masalah doping Rusia

Pewarta: Junaydi Suswanto
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden terima CEO Dorna Sport

Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan CEO Dorna Carmelo Ezpeleta (kiri) disela-sela pertemuan di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (11/3/2019). Pertemuan Presiden dengan CEO Dorna Sport, Dirut Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan sejumlah pebalap tim Honda tersebut diantaranya untuk membahas kesiapan dan rencana Indonesia menjadi tuan rumah MotoGP 2021di Mandalika, Nusa Tenggara Barat. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/hp.

Sumatera Utara juara umum Kejurnas Inkanas Piala Kapolri

Padang (ANTARA) – Sumatera Utara berhasil keluar sebagai juara umum Kejuaran Nasional (Kejurnas) Karate Perguruan Inkanas Piala Kapolri 2019 yang digelar di GOR Universitas Negeri Padang (UNP) Kota Padang Sumatera Barat 8-10 Maret 2019.

Ketua panitia Kejurnas Karate Inkanas Piala Kapolri 2019 Kombes Pol M Agus Fajar di Padang, Minggu mengatakan Sumatera Utara berhasil menjadi yang terbaik setelah mengumpulkan 27 medali emas, 16 perak dan 22 perunggu.

Hasil tersebut diikuti Jawa Barat yang mengumpulkan 21 medali emas, delapan perak dan 25 perunggu dan peringkat ketiga diraih DKI Jakarta yang berstatus sebagai juara bertahan dengan mengumpulkan 16 emas, 30 perak dan 19 perunggu.

Sementara untuk tuan rumah sendiri yang mengirimkan dua tim yakni Sumbar A menempati peringkat keenam dengan perolehan empat medali emas, 13 perak dan 26 perunggu. Kemudian untuk tim Sumbar B sendiri terperosok di peringkat ke 18 dengan perolehan dua perak dan satu perunggu.

Kemudian untuk pemenang setiap kategori, untuk Kategori Usia Dini dimenangkan oleh DKI Jakarta dengan perolehan enam medali emas, enam perak dan empat perunggu. Selanjutnya Kategori Pemula juga dimenangkan oleh DKI Jakarta dengan tiga emas, enam perak dan empat perunggu.

Setelah itu untuk kategori Kadet dan Junior berhasil dimenangkan oleh Sumatera Utara dengan lima medali emas, enam perak dan 10 perunggu. Kemudian untuk Kategori di bawah 21 tahun juga dimenangkan oleh Sumatera Utara dengan enam medali emas, satu perak dan tiga perunggu.

Pada kategori Senior juga diraih Sumatera Utara dengan enam emas, dua perak dan satu perunggu. Setelah itu untuk Kategori TNI dimenangkan oleh Jawa Barat dengan dua emas, satu perak dan enam perunggu.

Kemudian untuk kategori Polri dimenangkan oleh Kepulauan Riau dengan tiga emas dan dua perunggu. Selanjutnya kategori Veteran juga dimenangkan oleh Sumatera Utara dengan satu emas, satu perak dan satu perunggu.

Agus Fajar mengatakan, meskipun Polda Sumbar dalam gelaran ini tidak dapat mempertahankan gelar sebagai juara bertahan kageori Polri namun pihaknya cukup berbangga telah sukses menggelar kejurnas ini.

“Kita bersyukur agenda besar ini dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar bahkan tamu undangan merasa nyaman dengan pelayanan kita sebagai tuan rumah,” katanya.

Sementara Ketua tim Sumatera Utara Joni Hasman mengucapkan syukur atas keberhasilan kontingen Sumatera Utara yang keluar sebagai juara umum dalam kejurnas ini.

“Kami telah mempersiapkan tim ini sejak enam bulan yang lalu dan berkat kerja keras dan usaha anak-anak berhasil mengumpulkan medali terbanyak,” kata dia.

Dia mengatakan tim Sumatera Utara  membawa 148 orang ke Kota Padang,dimana kekuatan kontingen adalah pada atlet usia muda.

“Kami berhasil menjadi yang terbaik di kategori kadet dan junior serta usia di bawah 21 tahun, ini tentu akan kita pertahankan pada kejurnas mendatang,” kata dia.***3***

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Justin Harding juara Commersial Bank Qatar Masters

Jakarta (ANTARA) – Pegolf Afrika Selatan Justin Harding meraih gelar turnamen Europea Tour pertamanya di Commercial Bank Qatar Masters setelah membukukan total catatan skor selama empat putaran permainan 275 pukulan atau 13 di bawah par, dan memimpin dua pukulan atas sembilan pegolf lain yang berbagi posisi di ties kedua di Doha, Qatar.

Justin Harding tiba di Doha Golf Club tanpa keistimewaan setelah dia di Asian tour musim lalu hanya berada di posisi ketiga dan sekarang dia mulai menerobos ajang European Tour ke-54 itu, seperti dilansir situs europeantour..

Pada permainan putaran keempat atau terakhir, Minggu, Harding mencetak tiga birdie awal untuk berbagi posisi pimpinan namun kesempatannya selanjutnya hilang karena terkena dua bogey dan pegolf Korsel Jinho Choi justru tampil brilian dengan mengemas total 11 pukulan di bawah par.

Selanjutnya Harding melesat dengan mencetak birdie di lubang kesembilan dan 12, dan kemudian kembali meraih birdie di lubang ke-15, 17 dan 18, sekaligus memastikan kemenangannya dengan catan 66 pukulan pada permainan putaran keempat itu.

Dia sempat tegang menunggu para pesaingnya yang masih berpeluang mengejar dia, namun catatan total skor dia tetap tak terkejar, ketika pegolf Afrika Selatan lainnya Christiaan Bezuidenhout, George Coetzee dan Erik van Rooyen, pegolf Spanyol Jorge Campillo dan Nacho Elvira, serta Anton Karlsson dari Swedia, pegolf Prancis Mike Lorenzo-Vera, pegolf Inggris Oliver Wilson dan Choi, harus puas berbagi posisi kewdua.

Dengan kemenangannya itu Harding menjadi pegolf Afrika Selatan kelima yang memenangi ajang tersebut, setelah sebelumnya Darren Fichardt, Ernie Els, Retief Goosen dan Branden Grace sukses menorehkan prestasi.

“Ini menyenangkan,” kata Harding.

“Ini cukup menegangkan, ini situasi yang saya belum pernah alami di sini, saya tidak menikmati ini tapi ini sangat menyenangkan, saya bahagia dan bisa melangkah lagi,” katanya.

Pewarta: Aris Budiman
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ratusan karyawan Standard Chartered ramaikan Belt and Road Relay

Jakarta (ANTARA) – Sebanyak kurang lebih 200 karyawan karyawan Bank Standard Chartered Indonesia turut berpartisipasi dalam kegiatan lari bertajuk Belt and Road Relay pada Minggu (10/3).

Belt and Road Relay merupakan kegiatan lari pertama di dunia yang diselenggarakan di negara-negara yang dilalui oleh kebijakan Belt and Road.

Kegiatan tersebut digelar untuk menunjukkan komitmen Standard Chartered dalam mendukung inisiatif Satu Sabuk, Satu Jalan atau One Belt One Road (OBOR) yang diluncurkan pemerintah Cina pada Oktober 2013.

Kegiatan Belt and Road Relay telah dimulai di Hong Kong pada 17 Februari 2019 dan nantinya akan berakhir di China pada 11 Mei 2019, setelah berakhirnya acara Belt and Road Forum.

Sebanyak delapan karyawan bank dari kelompok negara wilayah operasional Standard Chartered, yakni Asia, Afrika, Timur Tengah, Eropa dan Amerika Serikat, berlari di 44 negara yang dilewati jalur Belt and Road dalam kurun waktu 90 hari.

Para pelari itu, antara lain Jack Missin dari Inggris, Lynsey McGarry dari Amerika Serikat, Danny Chang dari Malaysia, Therese Neo dari Singapura, Henry Xiao Qi Li dari Cina, Serena Leung dari Hong Kong, Herman Kambugu dari Uganda dan Dina Tarek Elessawy dari Dubai.

“Di Indonesia, kedelapan pelari itu berlari pada Minggu (10/3) dengan jarak 10 kilometer. Sekitar 200 karyawan Standard Chartered juga ikut meramaikan acara itu,” kata Chief Executive Officer Standard Chartered Bank Indonesia Rino Donosepoetro dalam siaran pers yang diterima Antara, Minggu.

Dia menuturkan ratusan karyawan bank Standard Chartered turut meramaikan acara tersebut dengan berlari menempuh tiga jarak yang berbeda-beda, yaitu 2,5 kilometer, 5 kilometer dan 10 kilometer.

“Melalui Belt and Road Relay, kami ingin turut serta mewujudkan dampak positif dari inisiatif One Belt One Road itu kepada dunia usaha serta masyarakat global,” tutur Rino.

Lebih lanjut, dia menambahkan melalui kegiatan tersebut, pihaknya ingin menarik lebih banyak lagi investasi asing untuk masuk ke Indonesia dengan memanfaatkan jaringan internasional yang dimiliki Standard Chartered di lebih dari 60 negara di dunia, termasuk dari Cina.

Menurut data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), sambung dia, investasi Cina ke Indonesia pada 2018 mencapai 2,4 miliar dolar AS dan menduduki peringkat ketiga setelah Singapura dan Jepang.

“Kami memperkirakan jumlah tersebut akan terus meningkat seiring dengan inisiatif pemerintah untuk memberikan berbagai insentif bagi investor asing,” ungkap Rino.

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Semen Padang kembali diperkuat Irsyad Maulana hadapi Bali United

Padang (ANTARA) – Kesebelasan Semen Padang kembali diperkuat kapten mereka Irsyad Maulana dalam pertandingan kedua babak penyisihan Grup B Piala Presiden 2019 di Stadion Patriot Chandrabhaga Bekasi  Senin (11/3).

Pelatih kepala Semen Padang Syafrianto Rusli melalui keterangan persnya di Padang, Minggu mengatakan kembalinya Irsyad Maulana bermain pascacedera semoga dapat membangkitkan semangat rekan-rekannya untuk memberikan kemenangan dalam laga nanti.

Dirinya mengatakan tim berjuluk “Kabau Sirah” itu memiliki waktu yang cukup panjang untuk mengevaluasi kekurangan mereka pascadikalahkan Bhayangkara United 2-4 di pertandingan pertama babak penyisihan grup.

“Kami sudah lakukan evaluasi dan memperbaiki kondisi tim baik secara strategi maupun mental pemain dan kami opitimistis meraih kemenangan karena kalau kalah kami akan tersingkir,” kata dia.

Syafrianto menilai skuat Semen Padang saat ini dalam kondisi bagus dan tidak ada yang cedera, hanya minus Teja Paku Alam yang mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas.

Hal yang sama juga dirasakan Bali United yang harus merelakan tiga pemain mereka mengikuti pemusatan latihan yakni Ilija Spasojevic, Stefano Lilipaly dan Ricky Fajrin.

Menurut dia kehilangan tiga pemain tersebut tidak akan menghilangkan kehebatan Bali United karena mereka memiliki kedalaman skuad yang bagus dengan kualitas pemain hampir merata.

“Kami menargetkan menang dalam laga nanti dan kami berharap anak-anak bekerja keras serta dapat memaksimalkan kesempatan yang mereka dapatkan untuk membobol gawang lawan,” katanya.

Sebelumnya Semen Padang membatalkan niat mereka merekrut penyerang asal Prancis Florent Zitte yang mencetak satu gol menghadapi Bhayangkara United.

Meskipun mencetak dua gol dari dua pertandingan, jajaran pelatih dan manamen Semen Padang sepakat untuk memulangkan penyerang yang sempat memperkuat klub liga Prancis Nancy tersebut.***3***

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lomba rakit di Bengkulu

Plt Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi (kiri) mengangkat bendera start memulai lomba rakit menyusuri Sungai Air Manna, Batu Kuning, Bengkulu Selatan, Sabtu (9/3). Lomba yang diikuti oleh puluhan tim tersebut dalam rangka Festival Aiak Manna 2019 guna melestarikan olahraga tradisional sebagai kearifan lokal pendukung pada visit Bengkulu 2020 mendatang. ANTARA FOTO/David Muharmansyah/hp.

Sultra pasok atlet dayung di Pelatnas SEA Games

Kendari (ANTARA) – Potensi atlet dayung Sulawesi Tenggara sebagai lumbung dayung nasional kembali diwujudkan dengan memasok pedayung junior di pemusatan latihan nasioal (Pelatnas) menghadapi pesta olahraga Asia Tenggara atau SEA Games di Filipina November 2019.

Pelatih dayung nasional Jamalauddin yang dikonfirmasi melalui saluran telepon, Minggu, mengatakan pedayung junior asal Sultra yang digodok di pelatnas berjumlah tujuh orang.

“Mudah-mudahan mereka tabah menjalani Pelatnas yang memang program latihannya berbeda dengan di daerah. Bobot latihan cukup tinggi tetapi kalau ulet pasti sukses berprestasi,” kata Jamaluddin yang berlatar belakang atlet nasional spesialis rowing.

Tujuh orang atlet masa depan yang masih berusia junior adalah Muhlis (kayak), Laode Jumardin (kayak), M Burhan (cano), Wiken Anwar (kayak putri), Aulia Galib (rowing putri) dan Muh Afif (rowing). Sedangkan pedayung senior Sultra yang menghuni Pelatnas sejak beberapa tahun terakhir adalah Julianto (rowing putri) dan Dayuming (kayak putri).

“Sebenarnya ada atlet rowing asal Sultra yang menjadi salah satu andalan tim Indonesia di berbagai iven taraf Asia Tenggara dan Asia, bahkan kejuaraan dunia, yakni Ali Buton tetapi enggan bergabung di pelatnas,” kata Jamaluddin, jebolan program latihan pelajar Kemenpora tahun 90-an.

Selain berkontribusi atlet di Pelatnas juga pengurus dayung Sultra, KONI Sultra dan pemerintah daerah telah memperkuat jajaran pelatih nasional, yakni Jamaluddin dan Muhamad Hadris yang saat ini menangani atlet pelatnas.

Ketua Pengurus Provinsi PODSI Sultra Abdurrahman Shaleh mengatakan pembinaan atlet mutlak harus terus dilakukan untuk menjamin regenerasi atlet dayung.

“Bakat atlet dayung di Sultra kelihatan sejak anak-anak usia Sekolah Dasar (SD) maupun usia Sekolah Menengah Pertama (SMP), khususnya bermukim di wilayah pesisir. Bakat alam menyebabkan generasi atlet dayung di Sultra berkesinambungan,” kata Rahman yang juga Ketua DPRD Sultra.

“Atlet-atlet junior maupun senior tabah dan sabar menjalani program latihan di pelatnas yang cukup berat tetapi membuka peluang menjadi atlet sukses di masa depan,” ujarnya. ***3***

Pewarta: Hernawan Wahyudono
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dominasi pegolf AS terancam ketika Fitzpatrick pimpin putaran ketiga

Jakarta (ANTARA) – Dominasi pegolf AS di turnamen Arnold Palmer tahun ini terancam ketika hanya mampu menempatkan satu pegolfnya dalam posisi lima besar, sedangkan pegolf dari luar negara Paman Sam justru tampil memukau dengan menempatkan pegolf Inggris Matthew Fitzpatrick yang berada di posisi pimpinan skor sementara lewat keunggulan satu pukulan di turnamen yang berlangsung di Orlando, AS itu.

Fitzpatrick memastikan memimpin sendirian setelah memimpin satu pukulan saat berakhir permainan putaran ketiga atau sehari menjelang putaran terakhir dengan total catatan 207 pukulan atau 9 di bawan par, mengungguli pegolf rekan senegaranya Rory McIlroy yang membukukan 208 pukulan atau 8 di bawah par.

pada permainan putaran ketiga itu Fitzpatrick bersaing ketat dengan rekannya itu, dia mencatan 67 pukulan atau 5 di bawah par tanpa terkena bogey, sedangkan Rory membuat 66 pukulan atau 6 di bawah par.

Sementara itu tiga pegolf lainnya berbagi posisi di ties kedua dengan mengemas 209 pukulan atau 7 di bawah par, ketiganya adalah pegolf Australia Aaron Baddeley (69) dan pegolf Inggris Matt Wallace (69). Sedngkan hanya satu pegolf AS Kevin Kisner (70) yang merupakan pegolf tuan rumah.

“Saya sudah lama tidak ikut turnamen ini karena berbagai alasan, tapi saya selalu mendapat undangan dari Arnold setiap tahun, dan berharap bisa bertemu anda di Bay Hill,” kata McIlroy.

“Dan akhirnya pada 2015 saya bermain di sini dan saya menyadari bahwa saya telah absen cukup lama, saya pernah menghabiskan beberapa waktu bersama Arnold, yang merupakan mimpi yang menjadi kenyataan bagi saya,” katanya.

“Menghabiskan waktu bersama dia saya sadar betapa hebatnya dia, saya pikir ini penting bagi setiap orang untuk mencoba datang ke sini dan memberi hormat kepada salah satu legenda golf,” tambahnya.

Pewarta: Aris Budiman
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wilson memimpin satu pukulan jelang akhir turnamen di Qatar

Jakarta (ANTARA) – Oliver Wilson semakin mendekati gelar sehari menjelang putaran terakhir Commercial Bank Qatar Masters dengan memimpin satu pukulan setelah putaran ketiga turnamen tersebut, Sabtu.

Pegolf asal Inggris itu pernah menempati posisi kedua di sembilan turnamen antara tahun 2006 hingga 2009 dan menjadi pemain Piala Rydera, namun dia kehilangan kartu tour dia pada 2011 sebelum memenangi turnamen Alfred Dunhill Links Championship sebagai pegolf undangan tiga tahun kemudian, seperti dilansir situs europeantour.

Musim ini sekali lagi dia bermain tanpa keistimewaan dan menjadi pemain terakhir yang masuk turnamen, namun dia mampu mencatat 69, 68 dan 69 selama tiga putaran permainan atau total 10 pukulan di bawah par dan hanya terkena satu kali bogey.

Sementara itu, pegolf Australia Nick Cullen, pegolf Spanyol Nacho Elvira, pegolf Prancis Mike Lorenzo-Vera serta Erik van Rooyen dari Afrika Selatan berada di belakang posisi pimpinan dengan membukukan total sembilan pukulan di bawah par di padang golf Doha Golf Club.

Wilson musim lalu memenangi dua kali European Challenge Tour namun dalam peringkat golf dia baru bisa berada di urutan ke-17, namun kemenangannya di Qatar ini akan membuat sejarah tersendiri baginya.

“Sejujurnya saya senang, di sana permainan cukup berat,” kata Wilson.

“sungguh berat permainan di sini bisa menempatkan bola mendekati lubang dari pukulan fairway dengan kondisi angin,” katanya.

“Masih ada perjalanan panjang namun ini bagus secara langsung meskipun saya hari ini tidak bermain cukup bagus, saya harus berjuang, saya tidak merasa mantap dengan swing saya tapi saya bisa mengendalikan itu dalam permainan dan membuat beberapa pukulan bagus seperti yang saya inginkan,” katanya.

Pewarta: Aris Budiman
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Fleetwood dan Bradley memimpin bersama ketika Mickelson tersingkir

Jakarta (ANTARA) – Tommy Fleetwood dan Keegan Bradley bakal bersaing ketat di sisa dua putaran turnamen Arnold Palmer Invitational di Orlando, AS, setelah keduanya berbagi posisi pimpinan sementara setelah putaran kedua dan meninggalkan pesaing berikutnya dengan unggul empat pukulan dalam pertandingan golf di padang golf yang cukup sulit di Bay Hills.

Fleetwood dalam permainannya menggunakan klab baru untuk menghasilkan pukulan eagle, dan membawanya mencatat skor 66 pukulan atau 6 di bawah par pada permainan putaran kedua itu, sedangkan Bradley dengan bekal semangat setelah tahun lalu mengakhiri paceklik gelar selama enam tahun dengan menjuarai ajang PGA Tour, membuat enam birdie di seluruh permainan par 4 dan mencatat 68 pukulan.

Kedua pegolf itu secara total dua putaran membukukan 135 pukulan atau 9 di bawah par yang merupakan rekor catatan skor terbaik di Bay Hill untuk memimpin hingga 36 lubang permainan sejak 2013, seperti dillansir situs pgatour.

Sementara itu Phil Mickelson terpaksa harus tersingkir dari arena pertandingan dan tidak berhak untuk melanjutkan permainan ke putaran selanjutnya ketiga pada Sabtu waktu setempat, setelah dia terkena miss cut. Pada permainan putaran kedua itu Mickleson melakukan pukulan dua kali drive yang cukup mencengangkan–salah satunya keluar lapangan dan lainnya bola masuk ke kolam di tee ke-8–sehingga itu menghasilkan double bogey, dia hanya mampu mencetak satu birdie dengan catatan skor 78 pukulan, skor itu tidak cukup mengangkatnya dari posisi miss cut dengan selisih satu pukulan.

“Ini sebuah hukuman lapangan jika anda tidak bisa memukul dengan sangat baik, dan hari ini saya banyak melakukan kesalahan pukulan,” kata Mickelson.

Pewarta: Aris Budiman
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Juara Olimpiade Liu pecahkan rekor dunia jalan cepat 50km

Jakarta (ANTARA) – Juara jalan cepat Olimpiade Rio Liu Hong memecahkan rekor dunia 50km dan menjadi perempuan pertama yang mencatat waktu di bawah empat jam pada satu even di Haungshan, Sabtu, kata Asosiasi Federasi Atletik Internasional (IAAF).

Liu, yang memenangi emas Olimpiade 20km di Rio, mencatat waktu tiga jam, 59 menit dan 15 detik pada lomba terpanjang tersebut, kata IAAF dalam pernyataannya, memangkas lebih dari lima menit dibanding rekor sebelumnya (4:04:36) yang dicetak oleh rekan senegaranya Liang Rui di Taicang tahun lalu.

Baca juga: Tiongkok rajai jalan cepat putri kejuaraan dunia atletik

Atlet berusia 31 tahun itu sekarang memegang rekor dunia untuk jarak 20km dan 50km, setelah membukukan waktu 1:24:38 di La Coruna, Spanyol pada 2015 untuk jarak 20km.

Ia juga memenangi emas 20km pada Kejuaraan Dunia 2011 dan 2015.

Penerjemah: Fitri Supratiwi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lomba rakit Bengkulu

Plt Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi (kiri) mengangkat bendera start memulai lomba rakit menyusuri Sungai Air Manna, Batu Kuning, Bengkulu Selatan, Sabtu (9/3). Lomba yang diikuti oleh puluhan tim tersebut dalam rangka Festival Aiak Manna 2019 guna melestarikan olahraga tradisional sebagai kearifan lokal pendukung pada visit Bengkulu 2020 mendatang. ANTARA FOTO/David Muharmansyah/hp.

Seleknas tim bridge Indonesia masuki putaran final

Jakarta (ANTARA) – Seleksi nasional (Seleknas) pembentukan tim nasional bridge Indonesia untuk menghadapi kejuaraan The 53rd Asia Pacific Bridge Federation Championship yang akan berlangsung di Singapura pada 11-20 Juni 2019 sudah memasuki putaran final.

Berdasarkan data dari Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB GABSI), pada Jumat (8/3), open team dan mixed team sama-sama telah menyelesaikan delapan sesi dari total masing-masing 18 sesi, sedangkan tim putri telah merampungkan 25 sesi dari total 28 sesi.

Dengan begitu, open team dan mixed masih menyisakan masing-masing 10 sesi, sedangkan tim putri menyisakan tiga sesi terakhir.

Pada nomor pertandingan open team saat ini, peringkat pertama ditempati oleh pasangan Mario Mambu/Cliff Tangkuman dari Sulawesi Utara. Peringkat kedua diduduki oleh pasangan Robert Parasian/Julius Anthonius George asal DKI Jakarta. Kemudian peringkat ketiga ditempati oleh pasangan anggota timnas Asian Games 2018 Ronny Eltanto/Youbert Sumarauw asal Surabaya.

Untuk nomor pertandingan mixed team saat ini ditempati oleh pasangan Tracy Awuy/Parlin Sinaga asal Banten yang pernah mewakili Indonesia dalam kejuaraan The 2nd South East Asia Bridge Federation dan menyabet medali perunggu di nomor mixed team serta medali emas di consolation team.

Selanjutnya, peringkat kedua ditempati oleh pasangan asal DKI Jakarta yang meraih medali perunggu dalam Asian Games 2018, yaitu Lusje Bojoh/Taufik Asbi. Di peringkat ketiga, tampil pasangan suami isteri asal Kalimantan Timur, yakni Jezzica Zhazha At/Donny Louduard.

Sementara itu, di nomor pertandingan tim putri, pasangan asal Jawa Barat peraih medali perak Kejuaraan Dunia Venice Cup 2011 di Veldhoven, Belanda Fera Damayanti/Riantini memimpin di peringkat teratas.

Lalu, disusul oleh pasangan asal DKI Jakarta peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia Mc Collen Cup 2014 di Sanya, China, yakni Conny Sumampouw/Rury Andani pada peringkat kedua dan pasangan asal Jawa Timur yang pernah menjadi anggota timnas dalam Kejuaraan APBF 2015 di Bangkok, yaitu Winda Sartika Purba/Nur Ainia.

Seleknas yang sementara ini dilangsungkan di Wisma PKBI, Jakarta Selatan rencananya baru akan berakhir pada 11 Maret 2019. Namun untuk tim putri, karena tidak ada babak final, maka akan berakhir terlebih dahulu pada 9 Maret 2019.

Baca juga: Tim Bridge Indonesia selesaikan uji coba AS-Eropa

Baca juga: Tim Bridge Indonesia berjaya di Bulgaria

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Coetzee, Harding dan Lorenzo-Vera berbagi posisi pimpinan di Qatar

Jakarta (ANTARA) – George Coetzee, Justin Harding dan Mike Lorenzo-Vera berbagi posisi pimpinan sementara setelah putaran kedua dengan sama-sama mencatat 68 pukulan di Commercial Bank Qatar Masters, Jumat.

Dua dari pegolf tersebut Coetzee dan Harding merupakan pemain berasal dari Afrika Selatan dan mereka sedang mengincar untuk bisa memperpanjang keberuntungan, namun kedua pegolf itu bakal mendapat batu sandungan dari pesaing Lorenzo-Vera yang juga mengincar kemenangan pertama dia di Prancis. Demikian dikutip dari situs europeantour.

Pegolf Italia berusia 34 tahun itu membawa mental baru menuju Doha Golf Club ketika dia mengincar gelar ajang European Tour pertama dia dalam 178 ajang yang pernah dia ikuti dan dia mengemas skor delapan di bawah par setelah dia bermain di putaran kedua itu.

Sementara itu pegolf Afrika Selatan lainnya Erik van Rooyen, pegolf Spanyol Adri Arnaus, pegolf Jepang Masahiro Kawamura dan Oliver Wilson dari Inggris berada di posisi berikutnya dengan mengemas tujuh pukulan di bawah par, dan terpaut satu pukulan dari posisi pimpinan.

Pegolf Australia Deyen Lawson mencetak hole-in-one kedua dia musim ini di permainan lubang ke-17 dan mencatat 68 pukulan dan menempatkan dia satu grup bersama delapan pegolf dengan catatan total pukulan enam di bawah par selama dua putaran permainan.

Lorenzo-Vera dalam pertandingan itu dikawal pelatih baru dia Justin Parsons dan seorang psikolog olahraga.

“Ini lain dengan yang kemaren, saya cukup kelelahan di pertengahan permainan putaran kedua ini, tapi saya senang bisa mengatasi itu dan bangkit kembali,” katanya.

Sementara Coetzee yang tampil untuk ketujuh kalinya berturutan di ajang ini, pernah menduduki posisi kedua pada ajang tahun 2013 dan kemudian menorehkan prestasi masuk sepuluh besar, termasuk tahun lalu, mengatakan senang dengan permainannya hari ini.

“saya senang bisa bermain lebih baik, saya sedikit memutar otak dan mulai fokus dengan apa yang terjadi pada moment dimana saya ingin berada di sebuah tahun,” kata Coetzee.

“Saya kemaren ikut selama tujuh tahun dan saya masih belum bisa menang, dan saya tidak tahu rahasianya tapi saya akan menunggu hingga selesai akhir pekan,” tambahnya.

Pewarta: Aris Budiman
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kalah di Asian Games, Fauma Defril incar medali SEA Games

Jakarta (ANTARA) – Atlet dasalomba Fauma Defril Jumra mengaku tidak patah arang dan siap mengincar medali di SEA Games meski gagal menjuarai Asian Games 2018.

“Harapan saya tahun ini bisa memecahkan rekor nasional dan gelar juara di SEA Games,” ujar atlet berusia 20 tahun itu saat ditemui di Stadion Atletik, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat.

Di Asian Games, Fauma hanya menempati peringkat tujuh dari 11 peserta yang mengikuti kejuaraan tersebut.

Kegagalan di kejuaraan itu diakuinya karena kurangnya kesiapan menjelang perlombaan.

Dia mengaku baru diberi tahu masuk ke Asian Games sebulan sebelum laga sehingga persiapannya kurang.

“Saya nggak tahu saya turun di Asian Games. Sebulan kemudian nama saya masuk. Saya tidak melakukan pemanasan yang cukup,” katanya.

“Namanya atlet siap ngga siap. Setelah turun, hasilnya jelek. Poin saya turun,” tambahnya.

Meski kecewa dengan hasil yang diraihnya, Fauma mengatakan akan terus meningkatkan poin dari setiap laga yang akan diikutinya sehingga bisa tampil maksimal di SEA Games yang akan digelar di Filipina pada 30 November sampai 11 Desember mendatang.

“Saya ingin menjadi juara di SEA Games. Targetnya medali,” katanya.

Untuk menghadapi SEA Games 2019, Fauma mengatakan telah membuat persiapan dengan mengikuti beberapa kejuaraan dalam waktu dekat, seperti Jatim Open yang akan digelar pada akhir Maret, Thailand open pada Mei dan kejuaraan nasional pada Juli.

Persiapan yang dilakukan di antaranya dengan berlatih secara teratur dan disiplin, menjaga kesehatan dan terus berusaha menghindari cedera.

Sementara itu, dia mengatakan kemungkinan saingan utama Indonesia di SEA Games mendatang adalah Thailand dan Filipina.

Dasalomba merupakan cabang yang mempertandingkan 10 nomor, yakni lari 100 meter, lompat jauh, tolak peluru, lompat tinggi, lari 400 meter, lari 110 meter gawang, lempar cakram, lompat galah, lempar lembing, dan lari 1.500 meter.

Pewarta: Fitri S dan Katriana
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cabrera Bello memimpin putaran pertama di Arnold Palmer Invitational

Jakarta (ANTARA) – Pegolf Spanyol Rafa Cabrera Bello membuat debut di Bay Hill dengan mencatat skor 65 pukulan atau 7 di bawah par pada permainan putaran pertama dan sekaligus memimpin dua pukulan atas Keagan Bradley di turnamen Arnold Palmer invitational di Orlando, AS pada Kamis waktu setempat.

Sementara lima pegolf termasuk Phil Mickelson, yang pernah menang di Bay Hill pada 1997, berada di posisi berikutnya ties-3, terpaut tiga pukulan dengan catatan 68 pukulan atau 4 di bawah par, demikian seperti dikutip dari situs pgatour.

Pada putaran pertama itu, Cabrera Bello mengawali permainannya dengan mencetak empat birdie di enam permainan lubang pertama di pagi hari, dan selanjutnya kembali mencetak birdie di permainan sembilan lubang kedua termasuk beberapa pukulan putt yang dia buat dari jarak 30 kaki ke lubang, dan pegolf asal Spanyol itu memperbaiki permainannya dengan melakukan pukulan putt terbaiknya dari jarak enam kaki.

“Saya sungguh tidak mengira, saya tahu bagaimana mudah dan beratnya lapangan dan saya pikir ini banyak pukulan mengerikan di lapangan ini, dan saya merasa bahwa anda ingin memainkan itu lagi, kemungkinan menjadi lebih baik, dan punya harapan tinggi dengan bermain golf di sana,” tambahnya.

Sedangkan bagi Phil Miockelson yang pertama kali tampil setelah enam tahun absen di turnamen ini, permainannya belum begitu memuaskan setelah dia hanya nyaris mencetak birdie ketujuh di lubang ke-18 yang itu akan selalu dia ingat.

“Ini bukan penampilan terbaik setelah kembali berlaga,” kata Mickelson yang pada putaran pembuka itu  mencatat 68 pukulan.

Pemegang posisi kedua Bradley pada putaran pertama itu mencatat 67 pukulan, ketika Mickelson berada di belakangnya bersama Graeme McDowell, Bubba Watson, Patrick Rodgers dan Billy Horschel dengan 68 pukulan.

Sementara Justin Rose yang sedang memiliki peluang untuk kembali merebut posisi pegolf nomor satu di peringkat FedExCup pekan ini, mencatat 71 pukulan.

Sedangkan juara Open Francesco Molinari mencatat 69 pukul, juara bertahan Rory McIlroy opened 72 pukulan.

Pewarta: Aris Budiman
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ratusan atlet ikuti kejuaraan internasional karate mahasiswa

Solo (ANTARA) – Ratusan atlet dari berbagai negara mengikuti kejuaraan internasional antarmahasiswa se-Asia Tenggara “Sebelas Maret Cup (SMC) 2019-XI” yang digelar di GOR Sritex Arena Solo, Jumat.

Menurut ketua panitia penyelenggara Sebelas Maret Cup XI, Rizki Mica Saputra, kejuaraan karate internasional antarmahasiswa tersebut diselenggaran oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Institut Karate-Do Indonesia (Inkai) dalam rangka memperingati Dies Natalis XLIII Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

“Kejuaraan karate antarmahasiswa internasional Sebelas Maret Cup XI ini, akan berlangsung mulai Jumat hingga Minggu (10/3),” kata Rizki Mica Saputra.

Rizki Mica Saputra mengatakan penyelenggaraannya yang digelar setiap dua tahun sekali tersebut sudah dilaksanakan selama 20 tahun untuk memperebutkan Piala Bergilir Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), dan piala sebelumnya ke-10 dipegang oleh juara umum Universitas Negeri Jakarta.

Rizki Mica Saputra mengatakan kejuaraan tersebut merupakan sarana pengembangan prestasi dan sebagai tolak ukur untuk menilai perkembangan teknik karate di kancah internasional, khususnya di kalangan mahasiswa.

Sebelas Maret Cup XI, kata dia, diikuti oleh sebanyak 55 kontingen dengan jumlah peserta lebih dari 320 orang. Peserta mahasiswa ada lima negara yang mengikuti kejuaraan karate Sebelas Maret Cup XI, yaitu Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia, Timor Leste, dan Indonesia sebagai tuan rumah.

Dia mengatakan sebanyak 17 kelas yang dipertandingkan, dan ada tambahan nomor yakni 12 kelas Best of the Best. Kelas itu terbagi menjadi dua kategori yaitu kelas seni (kata) dan kelas tanding (komite) dengan total hadiah hingga jutaan rupiah.

Kejuaraan Sebelas Maret Cup XI mengambil tema “Brave to Break the Limit”, artinya mampu untuk melampaui batas-batas yang dimiliki sehingga mampu menjadi lebih baik lagi.

Untuk meningkatkan mutu dari pertandingan karate yang diselenggarakan, kata dia, Sebelas Maret Cup XI sudah mulai mengundang wasit dari luar negeri. Dengan adanya wasit dari luar negeri diharapkan pertandingan akan lebih baik lagi.

Selain itu, kata dia, adanya wasit dari luar negeri juga menjadi salah satu daya tarik untuk para atlet baik dalam maupun luar negeri supaya berminat untuk bergabung dan mengikuti kejuaraan karate Sebelas Maret Cup XI.

Pada acara pembukaan kejuaraan Sebelas Maret Cup XI dimeriahkan dengan penampilan hiburan antara lain Kemlaka, Rowdra, Voca Erudita, All Star, Nuansa, dan Tim Performer dari Dinas Kebudayaan Surakarta.
 

Pewarta: Bambang Dwi Marwoto
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IAAF akan pilih wakil presiden perempuan pertama

Jakarta (ANTARA) – Federasi Atletik Internasional (IAAF) akan memilih perempuan pertama sebagaI wakil presiden pada kongres yang akan berlangsung pada September mendatang sebagai usaha untuk memenuhi kuota kesetaraan jender di tubuh organisasi atletik tertinggi dunia itu.

Menurut IAAF, mereka juga akan menambah jumlah anggta dewan eksekutif perempuan setelah pemilihan pada kongres yang akan berlangsung di Doha, menjelang digelarnya Kejuaraan Dunia.

Kongres IAAF saat ini memiliki 27 orang anggota, termasuk enam perempuan, sesuai dengan jumlah minimal kuota.

“Menyambut Hari Perempat Internasional, saya sangat senang bisa menerapkan komitmen untuk memenuhi kesetaraan jender dalam strukrur organisasi olahraga kita,” kata Presiden IAAF Sebastian Coe dalam pernyataannya.

IAAF juga menargetkan bahwa dua dari empat posisi wakil presiden akan diisi oleh wakil perempuan pada 2027 mendatang, serta sepuluh anggota dewan pada 2023.

Penerjemah:
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Justin rose istirahat empat pekan menuju Bay Hill

Jakarta (ANTARA) – Juara bertahan FedExCup Justin Rose akan kembali beraksi di turnamen PGA Tour Arnold Palmer Invitational yang akan dimulai, Kamis (7/3) waktu setempat di padang golf Bay Hill Club & Lodge, Orlando, AS, setelah dia sempat istirahat bertanding selama empat pekan.

Setahun yang lalu di Bay Hill, Rose berada di posisi ketiga di papan skor akhir, dan terakhir kali pada 27 Januari, pegolf asal Inggris berusia 38 tahun itu menorehkan prestasi meraih kemenangan tour ke-10 di Farmers Insurance Open di Torrey Pines, seperti dikutip dari situs pgatour.

“Saya istirahat di rumah selama empat pekan,” kata Rose.

“Sengaja memilah beberapa pukulan putting, dan tentu kemenangan di San Diego lalu cukup membantu bisa sedikit istirahat,” katanya.

“Cukup menyenangkan bisa istrirahat ketika anda berada di belakang FedExCup dan orang-orang berusaha meraih poin kiri, kanan dan tengah,” katanya.

“Tapi untuk mendapatkan poin itu dengan kondisi istirahat seperti ini, itu sedikit kurang tegang dalam perjalanan,” tambahnya.

Apapun yang anda lihat, Rose pernah nyaris menang di Bay Hill, dengan mampu berakhir di posisi 15 besar selama tujuh kali sejak 2006. Tahun lalu dia juga hampir menang, berhadapan dengan Rory McIlroy di putaran terakhir, jika kemajuan Rose di Bay Hill bisa menjadi cerminan kemajuan karir dia, maka dia bisa diperkirakan bakal memenangi gelar turnamen pada Minggu nanti.

Meskipun Rose sudah beristirahat selama empat pekan, namun dia tampak sudih bugar dan tidak memiliki masalah, dia tidak memperdulikan dengan kemenangan Dustin Johnson dan Brooks Koepka, dan dengan pernah berada di posisi 12 di turnamen besar World Golf Championship-Mexico Championship dan The Honda Classic secara berturut-turut, dan tiga kali di posisi satu dalam peringkat resmi golf dunia, maka peluang itu akan bisa dia pegang lagi pekan ini.

“Saya lihat secara umum turnamen PGA Tour pada Minggu nanti cukup keren, dan jika itu menarik, saya mungkin melihat permainan tiga dari empat lubang permainan terakhir dari jauh, untuk melihat apa yang terjadi,” kata Rose.
 

Pewarta: Aris Budiman
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lifter Deni targetkan total angkatan 310 kilogram di Kejuaraan Asia

Jakarta (ANTARA) – Liftert angkat besi Deni menargetkan total angkatannya seberat 310 kilogram dalam Kejuaraan Asia di Ningbao, China pada 18-28 April 2019.

“Dalam kompetisi itu nanti saya harus lebih baik daripada kejuaraan sebelumnya. Saya optimistis dapat menyentuh angka 310 kilogram,” kata Deni saat ditemui di Mess Kwini, Jakarta, Rabu.

Lebih lanjut Deni berharap mampu mengangkat barbel  dengan total seberat 310 kilogram itu dalam waktu dua pekan latihan.

Sebelumnya pada Piala Dunia Angkat Besi 2019 yang digelar di Fuzhou, China pada 22-27 Februari lalu, Deni meraih medali perunggu dengan total angkatan seberat 305 kilogram dengan rincian snacth 135 kilogram dan clean and jerk 170 kilogram.

Dia diungguli oleh Pak Jong Ju, lifter asal Korea Utara dengan total angkatan 318 kilogram yang memperoleh medali emas dan lifter China Huang Minhao dengan total angkatan 314 kilogram meraih perak.

“Target saya bisa meraih medali lagi dan menambah poin menuju Olimpiade,” ujarnya.

Menurut Deni, Kejuaran Asia 2019 memiliki gengsi yang lebih tinggi karena levelnya emas, sedangkan Piala Dunia Angkat Berat 2019 levelnya perak.

“Pelatih menanamkan agar saya lebih konsisten dalam setiap pertandingan,” ucapnya.

Sementara itu pelatih angkat besi Dirja Wihardja mengatakan, pihaknya terus melakukan evaluasi kekurangan lifter agar dapat meningkatkan capaian beban barbel dalam kejuaraan-kejuraan selanjutnya.

“Kami terus menggali kekurangan para lifter dan memperbaikinya mulai dari tonnage, repitisi, dan volume latihan,” kata Dirja Wihardja.

Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa atlet harus konsisten masuk delapan besar dalam setiap pertandingan.

“Parameter basic power harus dipenuhi lifter, karena dibutuhkan sekitar 6-8 kali pertandingan agar dapat ikut dalam ajang Olimpiade Tokyo 2020,” imbuhnya.

Pewarta: Fitri S dan Sugiharto Purnama
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menpora ingin atlet bisbol junior teruskan perjuangan Ramon

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi berharap agar para pemain bisbol junior Tanah Air terus melanjutkan perjuangan almarhum Ramon Setiyono untuk mengharumkan nama Indonesia.

Harapan tersebut disampaikan oleh Imam ketika mengunjungi kediaman Ramon yang berlokasi di Desa Banglarangan, Ampelgading, Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (6/3) siang.

“Semoga jejak perjuangan Ramon ditiru oleh semua pemain bisbol junior untuk terus mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” kata Imam seperti dikutip Antara melalui laman resmi kemenpora.go.id, Rabu.

Dalam kunjungan tersebut, Imam mengaku sangat berduka atas kepergian Ramon. Dia pun mendoakan agar seluruh keluarga senantiasa sabar dan dapat mengikhlaskan kepergian Ramon ke pangkuan Illahi.

“Saya sangat berduka cita dan merasa kehilangan. Saya mendoakan semoga Ramon husnul khotimah, dan keluarga yang ditinggalkan sabar dan iklas melepaskan kepergiannya,” ujar Imam.

Menurut dia, Ramon merupakan salah satu atlet bisbol yang telah dipersiapkan untuk membela tim Merah Putih dalam ajang SEA Games 2019 yang akan dilangsungkan di Filipina. Akan tetapi, Tuhan berkehendak lain.

“Sejatinya, Ramon sudah kami persiapkan untuk berlaga di SEA Games 2019 di Filipina nanti. Namun ternyata Tuhan berkehendak lain. Kita harus menerima ini dengan lapang dada dan mengikhlaskan kepergian Ramon,” tutur Imam.

Ramon Setiyono merupakan atlet bisbol nasional yang membela Merah-Putih dalam ajang Asian Games 2018 lalu. Almarhum Ramon meninggal dunia pada 19 Februari 2019 di Semarang, Jawa Tengah pada usia 31 tahun.

Dalam kunjungan tersebut, Menpora Imam Nahrawi memberikan santunan serta membaca doa tahlil bersama orang tua Ramon, yaitu Durrahman dan  Suriah serta Mila Arni, adik kandung Ramon.

Kedatangan Imam turut didampingi oleh Ketua Umum PB Perbasasi Andika Manoarfa, Dirpel BPJS Ketenagakerjaan Krisna Syarif, Kadispora Kota Semarang Gurun Risyadmono, Staf Ahli Ekonomi Kreatif Kemenpora Jonni Mardizal dan Asdep Kemitraan dan Penghargaan Kemenpora Dwijayanto Sarosa Putera.

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PASI akan kirim enam sprinter ke Qatar

Jakarta (ANTARA) – Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) bakal mengirimkan enam pelari sprint pada ajang Asian Athletics Championship 2019 di Qatar pada April mendatang.

“Keenam atlet itu dipilih berdasarkan kemampuan dan catatan waktu mereka. Untuk sementara ini di tingkat nasional mereka terbaik,” kata pelatih atletik pelatnas Eni Nuraini saat ditemui di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Selasa.

Enam pelari sprint itu adalah Lalu Mohammad Zohri, Eko Rimbawan, Bayu Kertanegara, Adi Ramli, Joko Kuncoro Adi, dan Moch Bisma.

Mereka akan berlaga dalam ajang lari estafet 4×100 meter dan nomor perorangan.

“Karena sudah mendekati lomba, kami saat ini melakukan persiapan khusus teknik pertukaran tongkat,” ujar mantan atlet renang penyumbang medali pada Asian Games 1962 tersebut.

Dia menjelaskan, catatan waktu estafet para atletnya selama latihan saat ini baru berkisar 39,5 – 39,6 detik.

Sedangkan dalam ajang Asian Games 2018 lalu, rekor estafet putra Indonesia mencatat waktu 38,77 detik berada di belakang peraih medali emas tim Jepang dengan torehan waktu 38,16 detik.

“Target kami tidak untuk memecahkan rekor, tapi mendekati prestasi terbaik,” ucapnya.

Kejuaraan Asian Athletics Championship 2019 ini, lanjut Eni, akan menjadi kompetisi tim atletik Indonesia merebut poin menuju Olimpiade Tokyo 2020.
Baca juga: Tiga nomor atletik dituntut bikin kejutan di SEA Games Filipina
Baca juga: Indonesia akan negosiasikan tiga nomor atletik SEA Games
Baca juga: Sapwaturrahman jadi tumpuan raih emas di SEA Games 2019

Pewarta:
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemampuan sprinter muda Erna Nuryanti diuji di tingkat Asia

Jakarta (ANTARA) – Setelah meraih medali emas pada kejuaraan tingkat Asia Tenggara, SEA Youth Athletics Championship di Filipina akhir pekan lalu, kemampuan sprinter Erna Nuryanti akan kembali diuji pada Asian Youth Championship 2019 di Hong Kong, pertengahan Maret.

“Erna akan ikut latihan lagi karena 10 hari lagi akan mengikuti Asian Youth Championship pada pertengahan Maret,” kata pelatih atletik Eni Nuraini saat melatih sejumlah atlet junior di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa.

Eni menyampaikan rencana tersebut setelah atlet asuhannya itu memenangi medali emas nomor lari 100 meter dan nomor campuran 4×100 meter bersama Richo Richard Tumarar, Muhammad Ardiansyah, dan Raden Roselin Fikananda pada kejuaraan SEA Youth Athletics Championship di Filipina, 2-3 Maret.

Eni mengaku senang beberapa atlet asuhannya mengharumkan nama Indonesia dengan merebut emas pada kejuaraan itu.

“Pastinya senang karena akhirnya mereka bisa menang,” ujarnya.

Dua emas yang diperoleh Erna pada kejuaraan tahun ini, kata dia, merupakan pencapaian yang cukup baik setelah sebelumnya dia berada di urutan kedua pada kejuaraan yang sama tahun lalu.

Dia berharap atlet asuhannya dapat mengumpulkan poin terbaik untuk perorangan dan masuk peringkat 16 besar untuk nomor estafet sehingga akhirnya bisa lolos ke Olimpiade.
Baca juga: PASI akan kirim enam sprinter ke Qatar
Baca juga: Tiga nomor atletik dituntut bikin kejutan di SEA Games Filipina

Pewarta:
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Atlet hoki Papua tuntut pembangunan arena PON di Biak

Biak (ANTARA) – Kalangan atlet hoki yang dipersiapkan ke Pekan Olahraga Nasional XX Papua melakukan aksi damai ke kantor DPRD Biak, Selasa, menuntut pembangunan arena hoki di Kabupaten Biak Numfor.

Wakil Ketua II DPRD Biak Godlief JW Kawer bersama sejumlah anggota dewan menerima aksi damai pemain hoki Papua tersebut.

“DPRD Biak sebagai wakil rakyat akan menindaklanjuti aspirasi pemain hoki untuk diteruskan ke Gubernur Papua dan KONI Papua di Jayapura,” kata Godlief JW Kawer didampingi Kabag Humas N.Mambenar.

Ia mengakui adanya aspirasi pemain hoki untuk pembangunan venue di Biak Numfor sangat beralasan mengingat dominan pemain hoki berasal dari Kabupaten Biak Numfor.

Sementara itu, pelatih hoki Biak Mateus Kbarek mengatakan aspirasi tuntutan dari para pemain kepada Pemprov Papua, Gubernur Lukas Enembe dan KONI Papua untuk mengembalikan tempat pembangunan venue hoki di Kabupaten Biak Numfor.

“Biak sudah menyiapkan lahan untuk lokasi venue hoki sehingga pembangunannya harus ditetapkan di Kabupaten Biak Numfor,” katanya.

Ia mengakui, alasan venue hoki dibangun di Biak sangat tepat mengingat 100 persen pemain pemusatan latihan tim hoki Papua berdomisili di Biak.

Kegiatan demo damai para atlet hoki Papua dilakukan dengan berjalan kaki dari lapangan menuju gedung DPRD Biak Jalan Majapahit Mandouw distrik Samofa dan berlangsung lancar karena mendapat pengawalan personel Sabhara Polres Biak.

Pewarta:
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia akan negosiasikan tiga nomor atletik SEA Games

Jakarta (ANTARA) – Tim atletik Indonesia akan menegosiasikan tiga nomor andalan dalam perlombaan atletik SEA Games 2019 menyusul ketiadaan kepastian dari panitia SEA Games Filipina terkait sejumlah nomor atletik.

“Sampai sekarang, kami belum dapat informasi tentang nomor perlobaan Hendro, yaitu 20 ribu meter jalan cepat, Triyaningsih pada lari 10 ribu meter putri, dan Agus Prayogo pada lari 10 ribu meter putra,” kata Direktur Pelatnas Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Mustara Musa di sela-sela kegiatan kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) di Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa.

PB PASI, menurut Mustara, belum mendapatkan konfirmasi terkait nomor-nomor perlombaan cabang atletik, terutama pada nomor lari jarak jauh.

“Untuk nomor-nomor lari jarak pendek dan nomor-nomor perlombaan lapangan, panitia SEA Games sudah mencatumkannya,” kata Mustara yang menyebut ketiadaan atlet-atlet nomor lari jarak jauh dari kontingen tuan rumah Filipina.

Mustara mengatakan langkah negosiasi nomor-nomor perlombaan SEA Games 2019 telah ditempuh PB PASI melalui Asosiasi Atletik Asia (AAA).

“Nomor-nomor perlombaan atletik itu adalah nomor mandat Olimpiade dan harus ada dalam setiap perlombaan multi-cabang olahraga,” ujarnya.

PB PASI telah mengajukan proposal anggaran pelatnas SEA Games 2019 dengan jumlah atlet 35 orang, baik senior ataupun junior.

“Kami sedang melakukan revisi proposal anggaran SEA Games 2019 dan belum ada tanggapan lagi dari pihak Kemenpora,” kata Mustara.

Cabang atletik merupakan cabang dengan kontribusi medali paling banyak dalam SEA Games 2017 di Malayia dengan perolehan total lima medali emas, tujuh medali perak, dan tiga medali perunggu.

Pewarta:
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hadapi SEA Games, polo air fokus tingkatkan kecepatan dan kebugaran

Jakarta (ANTARA) – Menghadapi SEA Games 2019 di Filipina, tim nasional (timnas) putra polo air Indonesia tengah memfokuskan latihan pada peningkatan kecepatan dan kebugaran pemain.

“Selain fokus pada kecepatan, kami juga mendorong para pemain putra polo air untuk menggenjot latihan dasar serta mengembalikan daya tahan pemain,” kata pelatih timnas polo air Indonesia Dean Baldwin di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa.

Persiapan menghadapi SEA Games 2019 di Filipina ujar dia, merupakan proyek jangka panjang yang perlu persiapan yang baik sejak awal.

Persiapan tersebut, kata dia, kadang membosankan bagi para pemain, namun harus diterapkan.

Selain fokus pada persiapan kecepatan, daya tahan pemain dan latihan-latihan dasar, timnas putra polo air Indonesia dalam waktu dekat juga menghadapi salah satu tim kuat dari negeri Sakura, Jepang.

Pertandingan melawan tim dari Jepang tersebut katanya, untuk melihat sejauh mana perkembangan sekaligus evaluasi sebelum menghadapi SEA Games 2019 di Filipina.

“Pelatihan ini telah dilakukan sejak satu bulan setengah dengan berbagai materi, termasuk menghadapi salah satu tim kuat dari Jepang pada 18 hingga 24 Maret,” katanya.
Baca juga: Dua atlet Indonesia akan bermain di liga polo air Serbia

Ia mengaku sejak ditangani oleh pelatih asal Serbia, kualitas permainan Timnas Putra Polo Air Indonesia cukup mengalami peningkatan yang signifikan.

Pada SEA Games 2019, polo air putra memasang target menyabet medali emas, karena sejak 2011 baru bisa meraih medali perak.

“Terakhir timnas kita mampu menahan imbang Singapura, dan hal itu merupakan satu catatan prestasi terbaik sejarah polo air Indonesia,” ujar dia.

Setelah melakukan pertandingan dengan salah satu tim dari Jepang, Timnas putra polo air Indonesia akan bertolak ke Serbia pada Mei hingga Juli 2019 untuk mengikuti kejuaraan di Eropa.

Sementara itu Silvester (31) salah seorang pemain timnas polo air mengaku materi persiapan sebelum menghadapi SEA Games 2019 dan tim asal Jepang cukup berat dengan latihan pagi dan sore.

“Materi cukup panjang, mudah-mudahan lancar dan mendapatkan hasil yang maksimal di 2019,” kata dia.

Selama beberapa bulan terakhir kata dia, para pemain difokuskan latihan pada fisik, stamina dan daya tahan.

Pemain yang berposisi sebagai wing striker tersebut mengaku tidak memiliki trik khusus dalam menghadapi tim asal Jepang selain istirahat teratur, latihan, mengonsumsi vitamin serta persiapan mental.
Baca juga: PRSI akan kirim atlet polo air ke Serbia
Baca juga: PRSI berencana gelar liga polo air Indonesia tahun depan

Pewarta:
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kontingen SOIna bidik 10 medali di Olimpiade Spesial

Jakarta (ANTARA) – Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) membidik 10 medali dari 11 cabang olahraga yang diikuti dalam Special Olympics World Games 2019 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada 8-22 Maret mendatang.

“Target 10 medali itu adalah keseluruhan, baik emas, perak, ataupun perunggu. Kami optimis karena Indonesia sudah berlatih dan bertanding secara konsisten dalam cabang-cabang yang diikuti,” kata Wakil Ketua Bidang Teknis Kontingen SOIna SOWG 2019 Mustara Musa di pemusatan latihan Special Olympics di Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa.

Optimisme Mustara itu juga dilatarbelakangi pencapaian presatasi atlet-atlet disabilitas intelektual Indonesia dalam cabang bulu tangkis dan tenis meja.

“Kami akan menurunkan 68 atlet pada 31 nomor pertandingan dari 11 cabang yang kami ikuti. Special OlympicsWorld Games 2019 ini lebih banyak menggelar cabang-cabang beregu seperti sepak bola, futsal, voli, dan bola tangan,” kata Mustara.

Pada SOWG 2015 di Los Angeles, Amerika Serikat, kontingen Indonesia meraih 19 medali emas.
  Wakil Ketua Bidang Teknis Kontingen SOIna SOWG 2019 Mustara Musa memberikan pengarahan kepada atlet dan pelatih Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) di pemusatan latihan Special Olympics di Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (5/3). (Antara/Imam Santoso)

“Dalam Olimpiade atlet-atlet tuna grahita itu tidak ada pemeringkatan kontingen seperti Olimpiade musim panas. Sistem pertandingan bukan seperti olahraga lain dengan babak penyisihan dan babak melainkan dengan penerapan divisi-divisi,” kata pria yang juga menjabat Direktur Pelatnas PB Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) itu.

Atlet-atlet yang berlatarbelakang pelajar dan mahasiswa itu, lanjut Mustara, merupakan atlet-atlet dari berbagai daerah di Indonesia yang telah menjalani latihan desentralisasi dan mengikuti pelatnas di Jakarta selama satu bulan sejak awal Februari.

“Mereka adalah warga negara Indonesia yang juga punya kesempatan untuk membela Tanah Air dengan kecakapan pada bidang olahraga. Kami dan para pelatih membina dan mendampingi mereka secara penuh baik ketika latihan ataupun selama berada di asrama,” kata Mustara.

Sebelas cabang olahraga yang akan diikuti kontingen SOIna dalam SOWG 2019 antara lain atletik, bocce, bola basket, bola tangan, bola voli, bolling, bulu tangkis, futsal, renang, sepak bola, dan tenis meja.

Pewarta:
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pecatur Cilik Penajam Ikuti Turnamen Catur HUT Kabupaten

Penajam (ANTARA) – Para pecatur cilik di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur mengikuti turnamen catur terbuka, sebagai rangkaian kegiatan memperingati hari ulang tahun kabupaten setempat ke-17.

“Kami gelar turnamen catur terbuka mulai hari ini, untuk tingkat SD hingga SMA, dan untuk senior akan dilaksanakan pada 13-14 Maret 2019,” kata Ketua Panitia Turnamen Catur Terbuka Wawang Supriatna ketika ditemui, Selasa.

“Salah satu peserta turnamen pernah mengikuti Kejuaraan Daerah atau Kejurda Catur Provinsi Kalimantan Timur pada 2018, dan berhasil meraih medali perak,” ujarnya

Tujuan turnamen catur terbuka tersebut lanjut Wawang Supriatna, untuk mencari atlet-atlet muda dan mempersatukan para pecinta catur di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Catur menurut Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesoia atau Percasi Kabupaten Penajam Paser Utara Rozihan Asward, merupakan salah satu olahraga favorit masyarakat umum maupun kalangan pelajar di daerah setempat.

Turnamen catur terbuka tersebut jelasnya, juga sebagai persiapan menghadapi Kejurda Catur Provinsi Kalimantan Timur 2019, yang akan dilaksanakan di Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Kami harus mempersiapkan atlet-atlet yang akan bertanding, jadi turnamen catur terbuka itu juga sebagai ajang pengalaman dan uji coba persiapan Kejurda,” ucap Rozihan Asward.

Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara Suhardi mengaku, sangat mengapresiasi pertandingan catur tersebut, selain melatih mental juga menumbuhkan karakter positif anak.

Gelaran turnamen catur terbuka menurut dia, akan membangun mental para pecatur, karena mental merupakan salah satu modal sebelum bertanding.

“Pertandingan catur itu adalah kegiatan positif, dan diharapkan dapat melahirkan bibit pecatur handal di Kabupaten Penajam Paser Utara,” tambah Suhardi.

Turnamen catur terbuka tersebut diikuti 60 peserta dari kalangan pelajar Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas sedarajat yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara. ***3***

Pewarta:
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indra Sjafri: Ezra Walian ditunggu hingga minggu ini

Jakarta (ANTARA) – Pelatih Tim Nasional (Timnas) U-23 Indonesia Indra Sjafri di Jakarta,  Selasa menyatakan Ezra Walian belum bisa dipastikan memperkuat skuat Garuda Muda dalam menghadapi kualifikasi Piala Asia yang berlangsung pada 22-26 Maret 2019 di Vietnam. 

Ia memberi tenggat kepada pemain yang bermain di Belanda itu hingga pekan ini.

“Saya sudah berikan kesempatan dua kali kepada Ezra Walian, namun hingga kini belum ada kabar darinya,” kata Indra ,seusai melaksanakan latihan bersama skuat Timnas U-23 di Komplek Gelora Bung Karno Jakarta. 

Ia menegaskan jika dalam minggu ini Ezra Walian tidak memberikan konfirmasi kehadiran, maka jajaran pelatih memastikan mencoret nama pemain RKC Waalwijk di Belanda itu.

Sementara dua pemain lainnya yang bermain di luar negeri yakni Egy Maulana Vikri (klub Lechia Gdansk, Polandia) dan Saddil Ramdani (Pahang FA, Malaysia) segera bergabung dengan dengan tim nasional U-23 dalam minggu ini.

Khusus Saddil Ramdani, pemain Pahang FA tersebut akan bergabung bersama Tim Garuda Muda lainnya pada 8 Maret 2019. Sedangkan Egy Maulana Vikri baru berangkat dari Polandia menuju Indonesia pada 12 Maret 2019.

“Saddil Ramdani dan Egy Maulana Vikri akan segera bergabung latihan bersama rekan-rekan lainnya,” ujar pelatih asal Sumatera Barat tersebut.

Khusus selama tiga hari pertama pemusatan latihan (TC), para pemain akan difokuskan pada peningkatan kebugaran dengan cara game tactical. 

Setelah itu, pelatih Timnas U-23 tersebut baru mencocokkan para pemain yang akan berlaga pada kualifikasi Piala Asia di Vietnam.

Secara umum lanjutnya, hampir seluruh pemain yang dipanggil telah ikut berlatih, tinggal menunggu pemain yang dari luar negeri saja.

Senada dengan pelatihnya, penyerang Timnas Indonesia U-23 Marinus Wanewar juga mengatakan saat ini ia sedang fokus pada kebugaran kondisi tubuh seusai menjalani Piala AFF U-22 di Kamboja.

“Kondisi badan saat ini memang agak sedikit berat,” kata dia.

Sementara itu, secara terpisah mantan pemain Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto mengatakan para pemain yang dipanggil oleh pelatih Indra Sjafri merupakan pilihan terbaik dalam memperkuat tim pada Piala Asia tahun 2020.

Apalagi kata dia, Indonesia memiliki modal besar dan bagus setelah menjuarai Piala AFF U-22 tahun 2019. Namun, para pemain diingatkan agar tidak terbawa euforia yang berlebihan.

“Mereka para pemain skuat Garuda Muda, harus lebih termotivasi usai menjuarai Piala AFF U-22, namun jangan sampai cepat puas,” ujar mantan pemain Sampdoria Primavera tersebut.

Selain itu, mantan pemain Persela Lamongan itu juga mengingatkan agar Tim Garuda Muda tetap fokus pada latihan dan pertandingan karena tim lawan akan berupaya memancing emosi saat di lapangan.

Pewarta:
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

ABTI sayangkan bola tangan tak dipertandingkan pada PON Papua

Kupang (ANTARA) – Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) menyayangkan tidak dimasukannya cabang olahraga bola tangan pada Pekan Olaharga Nasional (PON) 2020 di Papua.

“Berdasarkan hasil rapat tahunan (RAT) KONI Provinsi Papua yag dilakukan di Papua pada 1-2 Maret lalu, telah diputuskan sebanyak 46 cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada (PON) XX. Namun sayangnya tak ada olaharga bola tangan dalam 46 cabang olahraga yag akan di pertandingkan itu,” kata Wakil Sekjen PB ABTI Andi Zamzami kepada Antara Kupang, Senin.

Andi mengaku sangat prihatin dengan hasil rapat KONI Papua itu yang menghapus cabang olahraga bola tangan itu.

Jika merujuk apada Surat Keputusan KONI Pusat Nomor 72 Tahun 2018, kata dia, cabang olahraga bola tangan adalah salah satu yang akan dipertandingkan dalam PON 2020 nanti.
Baca juga: KONI Pusat-Papua segera bahas persiapan PON 2020

“Kalau sesuai dengan SK KONI Pusat seharusnya ada cabang olahraga bola tangan,” kata dia menambahkan.

Menurut Andi, PON adalah perhelatan pesta terbesar olahraga di Indonesia. Artinya bahwa hal itu bukan berkaitan dengan kepentingan tuan rumah.

“Bola tangan adalah olahraga yang sudah go internasional, seperti Sea Games, Asian Games bahkan Olimpiade. Seharusnya ini dimasukan,” kata dia dengan tegas.

Cabang olahraga bola tangan saat ini, kata dia, sedang berkembang di Indonesia. Disamping itu bola tangan juga membutuhkan banyak atlet guna untuk seleksi agar kedepannya Indonesia punya timnas yang kuat.

Ia juga menambahkan untuk bola tangan di PON 2020 tidak membutuhkan biaya yang besar. Selain itu pula tidak perlu membangun lokasi pertandingan baru karena ukuran lapangan sama dengan futsal.

Sementara itu tekait peralatan, kata dia, tidak perlu dikhawatirkan karena saat Asian Games 2018 ada banyak fasilitas bola tangan yang bisa digunakan.

“Kami sudah berkoordinasi, mengenai peralatan juga tidak perlu bel. Pemerintah sudah belikan pada saat pelaksanaan Asian Games 2018 sebenarnya tidak perlu menghapus cabang olahraga bola tangan di PON 2020,” katanya menjelaskan.

Andi juga memohon kepada Menpora sebagai pimpinan tertinggi olahraga di Indonesia bisa membantu agar cabang olahraga bola tangan tetap dipertandingkan di PON 2020 untuk pembinaan prestasi menuju go internasional.
Baca juga: Papua siapkan pengrajin noken untuk cendera mata PON 2020
Baca juga: PRSI Mulai Lakukan Persiapan PON 2020
Baca juga: Gubernur Sulsel: target PON tunggu hasil kualifikasi

Pewarta:
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jenazah wartawan olahraga Yaman ditemukan di Aljazair

Jakarta (ANTARA) – Wartawan olahraga Yaman, Mohammed Al-Ahdal ditemukan tewas di lepas pantai Oron di utara Aljazair ketika perahu yang ditumpangi bersama lusinan pemuda dari beberapa negara Arab mengalami kecelakaan saat berlayar menuju Spanyol untuk bermigrasi ke Eropa.

Seperti yang dikutip dari Organisasi Wartawan Olahraga Internasional (AIPS), Asosiasi Wartawan Olahraga Yaman (YASM) mengaku sangat terkejut dengan kematian Al-Ahdal, pemuda yang belum berusia 25 tahun dan salah satu wartawan olahraga paling berbakat di negaranya.

Lebih dari 400 wartawan olahraga di beberapa bagian wilayah Yaman hidup di tengah perang yang mengancam jiwa mereka, termasuk ancaman dari kelompok agama militan.

Yaman saat ini dikoyak konflik bersenjata antara pasukan pemerintah yang didukung Arab Saudi dan diakui dunia internasional dan kelompok Houthi yang didukung Iran dan menguasai Ibukota Sanaa serta daerah utara yang padat penduduk.

Mohammed Al-Ahdal pergi ke Arab Saudi untuk menghindari perang dan kemudian memutuskan untuk ikut bermigrasi ke Eropa, tapi perahu yang ditumpanginya bersama pengungsi lain tenggelam di Laut Mediterania, hanya berselang dua jam setelah berlayar menuju Spanyol.

Di tengah kesibukan Pemerintah Yaman menghadapi perang, Asosiasi Wartawan Olahraga Yaman terus menindak lanjuti insiden tersebut, meminta semua pihak untuk bekerjasama dengan Kedutaan Yaman di Aljazair.

Pihak Kedutaan Yaman di Aljazair menyatakan bahwa mereka sudah menerima pernyataan dari Kementrian Luar Negeri Aljazair bahwa jenazah Mohammed Al-Ahdal ditemukan di pantai Mins, distrik Ténès di Provinsi Chlef.

Presiden AIPS Gianni Merlo menyampaikan bela sungkawa mendalam atas kematian Al-Ahdal yang juga anggota YASMI. Merlo juga menyampaikan ucapan duka kepada keluarga yang ditinggalkan, serta keluarga besar wartawan olahraga Yaman.

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Wartawan Olahraga YASM Basheer Senan mengungkapkan cerita dibalik insiden yang menyedihkan tersebut sebelum Al-Ahdal dinyatakan hilang.

“Muhammad melakukan perjalanan ke Arab Saudi untuk menghindari perang yang sudah berlangsung empat tahun. Dari sana dia akan bermigrasi ke Spanyol empat bulan lalu melalui beberapa negara Afrika, termasuk Mauritania, Mali dan Aljazair,” kata Senan.

“Ia mencapai kesepakatan dengan sejumlah penyelundup dan berdasarkan perjanjian itu, ia akan berlayar dengan sejumlah imigran Arab menuju Spanyol sebelum kapal tenggelam sekitar 20 kilometer dari pantai Kota Oran di utara Aljazair,” katanya menambahkan.

Petugas Penyelamat Penjaga Pantai dari Oran menyatakan keadaan darurat setelah dua jenazah ditemukan dan 12 orang lainnya berhasil diselamatkan di kawasan “Ras al-Ebra” di propinsi Arzew, tapi tidak menemukan jenazah Mohammed Al-Ahdal.

Menurut saksi mata yang ada di atas kapal, Mohammed tengelam di laut bersama tiga orang lainnya saat terjadi kecelakaan, tanpa menggunakan jaket penyelamat.

Pewarta:
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KONI Bojonegoro Gelar Pemusatan Latihan April

Pemusatan latihan atlet akan mulai awal April. Meskipun demikian sekarang atlet yang akan diterjunkan dalam porprov sudah menjalani latihan di induk organisasinya masing-masing.

Bojonegoro (ANTARA) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bojonegoro, Jawa Timur, akan menggelar pemusatan latihan bagi atlet yang akan diturunkan dalam Pekan Olahraga Porivnsi (Porprov) ke-6 provinsi itu pada April mendatang.

“Pemusatan latihan atlet mulai awal April. Meskipun demikian, sekarang atlet yang akan diterjunkan dalam Porprov sudah menjalani latihan di induk organisasinya masing-masing,” kata Kepala Bidang Pembinaan Prestasi KONI Bojonegoro Syaifuddin, di Bojonegoro, Senin.

Menurut Syaifuddin yang juga Kepala Keolahragaan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Bojonegoro itu, Pada Porprov ke-6 Jawa Timur yang akan diselenggarakan di Bojonegoro, Gresik, Tuban dan Lamongan itu, Bojonegoro akan mengikuti 26 cabang olahraga dengan jumlah atet sekitar 300 orang.

“Pemusatan latihan atlet Porprov masih menunggu pemenang lelang konsumsi. Sesuai rencana pemusatan latihan akan berlangsung selama tiga bulan,” kata dia menjelaskan.

Meskipun pemusatan latihan belum berjalan, kata dia, para atlet yang akan diterjunkan di Porprov sudah rutin berlatih untuk mempersiapkan diri, akan tetapi berlatih di induk organisasinya masing-masing, contohnya para atlet catur yang sudah mulai berlatih sejak sepekan terakhir.

Menjawab pertanyaan terkait target, ia menegaskan KONI tetap memasang target memperoleh 20 keping medali emas atau meningkat dibandingkan Porprov Jatim pada 2015 dengan perolehan delapan medali emas, delapan perunggu dan sembilan medali perak.

“Target Bojonegoro sejak awal bisa meraih 20 medali emas,” ucapnya.

Ia menyebutkan cabang olahraga andalan Bojonegoro yang diperhitungkan bisa meraih medali, antara lain panahan, angkat besi, tenis lapangan, pencak silat dan pentanque.

“Cabang olahraga panahan dan angkat besi tetap menjadi andalan untuk bisa meraih medali,” katanya.

Yang jelas, kata dia, tempat pertandingan di Bojonegoro untuk Porprov sudah dipersiapkan, bahkan pembenahan juga sudah selesai.

Ia menyebutkan untuk cabor panahan di SMAN 2, sepak takraw di SMAN 3, voli di GOR Dabonsia, Yudo di GOR SMT Terpadu, angkat besi/angkat berat/bina raga di Gedung Serbaguna, cabor anggar di Gedung Serbaguna, dan cabor catur di Hotel MCM.

Pewarta:
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sheik Ahmad Al-Fahad Al-Sabah kembali terpilih sebagai Presiden OCA

Sheikh Ahmad menegaskan dirinya tidak bersalah dan mengatakan bahwa pengadilan Swiss tersebut tidak ada hubungannya dengan “olahraga atau korupsi”.

Jakarta (ANTARA) – Meski tengah dikaitkan dengan masalah hukum oleh penyidik di Swiss, Sheik Ahmad Al-Fahad Al-Sabah dari Kuwait melangkah mulus dan tidak tersaingi untuk terpilih kembali sebagai Presiden Dewan Olimpiade Asia (OCA).

Pria yang sudah lama menduduki posisi tertinggi di organisasi olahraga Asia yang dikenal sebagai sekutu dekat Ketua Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach, tanpa saingan terpilih lagi untuk masa jabatan kedelapan dalam sidang umum OCA di Bangkok, Thailand, demikian pernyataan OCA, Senin.

Menjadi anggota IOC sejak 1992, Sheikh Ahmad kemudian mundur dari peran di organisasi olahraga tertinggi dunia itu sejak November 2018 lalu, kurang dari dua minggu setelah Penuntut Umum di Jenewa, Swiss, menyampaikan tuduhan pemalsuan pada pengadilan kriminal terhadap Al-Sabah dan empat warga Kuwait lainnya.

Baca juga: OCA: Kejuaraan olahraga bukan hanya untuk meraih kemenangan

Sheikh Ahmad sebelumnya menjabat sebagai Ketua Olympic Solidarity, program miliaran dolar AS yang mendanai proyek olahraga di seluruh dunia  dan juga sebagai Ketua Asosiasi Komite Olimpiade Nasional (ANOC), yang satu anggotanya adalah Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

Sheikh Ahmad menegaskan dirinya tidak bersalah dan mengatakan bahwa pengadilan Swiss tersebut tidak ada hubungannya dengan “olahraga atau korupsi”.

Menurut pernyataan OCA, Ketua Komite Olimpiade Jepang Tsunekazu Takeda tetap dipertahankan sebagai Wakil Presiden OCA meski ia juga tersangkut kasus dugaan korupsi yang sedang diselidiki oleh pengadilan Perancis.

Menurut sebuah sumber pengadilan di Prancis kepada Reuters pada Januari lalu, penuntut dari Prancis saat sedang menyelidiki keterlibatan Takeda atas pembayaran miliar dolar AS oleh komite pemenangan Tokyo sebagai tuan rumah Olimpiade 2020 kepada sebuah perusahaan konsultan Singapura dan secara resmi melakukan penyelidikan terhadap Takeda mulai 10 Desember 2018.

Takeda, Wakil Presiden Dewan Eksekutif Olimpiade Tokyo 2020, juga menyatakan tidak bersalah dan menolak segala tuduhan yang diarahkan kepadanya.

Pihak OCA menyatakan, Komisi Etika mereka telah “meninjau” kasus yang ditimpakan pada Sheikh Ahmad dan Tsunekazu Takeda, dan berdasarkan informasi yang ada, tidak ada tindakan yang akan diambil kepada keduanya.

“Komisi Etik memegang teguh prinsip praduga tidak bersalah,” demikian pernyataan OCA.

Pewarta:
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019