Dominasi pegolf AS terancam ketika Fitzpatrick pimpin putaran ketiga

Jakarta (ANTARA) – Dominasi pegolf AS di turnamen Arnold Palmer tahun ini terancam ketika hanya mampu menempatkan satu pegolfnya dalam posisi lima besar, sedangkan pegolf dari luar negara Paman Sam justru tampil memukau dengan menempatkan pegolf Inggris Matthew Fitzpatrick yang berada di posisi pimpinan skor sementara lewat keunggulan satu pukulan di turnamen yang berlangsung di Orlando, AS itu.

Fitzpatrick memastikan memimpin sendirian setelah memimpin satu pukulan saat berakhir permainan putaran ketiga atau sehari menjelang putaran terakhir dengan total catatan 207 pukulan atau 9 di bawan par, mengungguli pegolf rekan senegaranya Rory McIlroy yang membukukan 208 pukulan atau 8 di bawah par.

pada permainan putaran ketiga itu Fitzpatrick bersaing ketat dengan rekannya itu, dia mencatan 67 pukulan atau 5 di bawah par tanpa terkena bogey, sedangkan Rory membuat 66 pukulan atau 6 di bawah par.

Sementara itu tiga pegolf lainnya berbagi posisi di ties kedua dengan mengemas 209 pukulan atau 7 di bawah par, ketiganya adalah pegolf Australia Aaron Baddeley (69) dan pegolf Inggris Matt Wallace (69). Sedngkan hanya satu pegolf AS Kevin Kisner (70) yang merupakan pegolf tuan rumah.

“Saya sudah lama tidak ikut turnamen ini karena berbagai alasan, tapi saya selalu mendapat undangan dari Arnold setiap tahun, dan berharap bisa bertemu anda di Bay Hill,” kata McIlroy.

“Dan akhirnya pada 2015 saya bermain di sini dan saya menyadari bahwa saya telah absen cukup lama, saya pernah menghabiskan beberapa waktu bersama Arnold, yang merupakan mimpi yang menjadi kenyataan bagi saya,” katanya.

“Menghabiskan waktu bersama dia saya sadar betapa hebatnya dia, saya pikir ini penting bagi setiap orang untuk mencoba datang ke sini dan memberi hormat kepada salah satu legenda golf,” tambahnya.

Pewarta: Aris Budiman
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019