Aero jadikan status tuan rumah modal untuk jadi juara

Jakarta (ANTARA) – Atlet jetski Indonesia, Aero Sutan Aswar bakal menjadikan status Indonesia menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Jetski 2019 di Jet Ski Indonesia Academy, Ancol, Jakarta 27-31 Maret sebagai modal untuk meraih podium juara.

“Kita kan tuan rumah lagi (setelah Asian Games 2018) seharusnya kita bisa menang, itu juga target kita juara 1,” katanya di Jet Ski Indonesia Academy, Ancol, Jakarta, Sabtu.

Apa yang diharapkan Aero bukan tanpa alasan. Atlet berusia 24 tahun ini sudah banyak mengumpulkan prestasi level dunia termasuk berada di posisi tiga kelas Endurance Run About Open di Kejuaraan Dunia Jetski World Finals di Laka Havasu Arizona pada 7 Oktober 2018.

Aero mengaku persiapan untuk memenuhi target pada Kejuaraan Jetski Dunia 2019 sudah sangat maksimal.

“Kemarin sudah sempat testing juga di Amerika hampir tiga minggu, semuanya sudah oke,” katanya menambahkan.

Anak sulung Sutan Saiful Aswar yang merupakan Ketua Indonesia Jet Sport Boating Association (IJBA) itu mengatakan bahwa atlet jetski dari Perancis menjadi salah satu lawan terberatnya.

“Paling kuat kayaknya Perancis karena menurut aku unik sih ya. Kita juga pernah tanding Endurance, balapan sama orang Perancis ini juga jadi kita tahu persiapannya harus gimana,” ungkapnya.

Aero menjelaskan bahwa kejuaraan kali ini tidak jauh berbeda dengan kejuaraan yang pernah dilaluinya pada Asian Games 2018 sehingga persiapan yang dilakukannya juga tidak jauh berbeda.

“Sama saja, tapi kalau Endurance untuk Asian Games kemarin kita lebih ke Endurance tapi namanya super course, track besar. Ini juga track nya besar tapi enggak sebanyak belokan kemarin,” katanya menjelaskan.

Bagi kakak dari Aqsa Sutan Aswar yang juga atlet jetski tersebut menyebutkan bahwa balapan yang akan dilakukannya esok akan menjadi salah satu balapan yang melelahkan daripada balapan sebelumnya.

“Sekarang ini kita balapan untuk satu klass sembilan kali balap empat hari. Menguras tenaga banget ya, jadi pagi-paginya itu kita ada 50 menit balapannya dan wajib isi bensin minimum 10 liter. Terus sore-sorenya kita balapan lagi 30 menit,” jelasnya.

Atlet berambut pirang itu juga mengungkapkan harapan ke depan dalam menyongsong kejuaraan yang akan dilaluinya empat hari lagi termasuk harapan kepada sang adik, Aqsa Sutan Aswar juga mampu meraih hasil terbaik.

Pewarta: Bayu K dan Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019